Thursday, January 27, 2022

REDAKSI

REDAKSI

JAKARTA , BUTONRAYANEWS.CO.ID - Presiden Joko Widodo dipastikan akan menghadiri acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2021 dari Istana Merdeka secara Virtual pada puncak acara HPN 9 Februari mendatang.

Kepastian kehadiran presiden tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, ketika menerima Audensi secara virtual Pengurus PWI Pusat dan Panitia Hari Pers Nasional 2021 Selasa, (2/2/2021)

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan Presiden akan mulai hadir dalam rangkaian HPN 2021 pada pukul 09.30 WIB. Pratikno juga berharap lewat momentum Hari Pers Nasional 2021 yang mengangkat Tema "Bangkit Dari Pandemi, Jakarta Gerbang Pemulihan Ekonomi, Pers Sebagai Akselerator Perubahan", dirinya berharap pers sebagai salah satu pilar demokrasi bersama negara bisa mengawali kebangkitan dan kekuatan untuk keluar dari pandemi covid-19.

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat yang juga Penanggung Jawab HPN 2021, Atal S.Depari melaporkan tentang kesiapan pelaksanaan HPN 2021 yang tahapannya sudah dimulai dari tanggal 4 Februari dengan menghadirkan serangkaian kegiatan seperti seminar, konvensi dan acara puncak yang dipusatkan di Ancol ini akan diikuti secara virtual ribuan wartawan anggota PWI dari seluruh Indonesia serta anggota organisasi konstituen Dewan Pers.

Dalam audensi virtual dengan Mensesneg, Atal S Depari di dampingi Sekjen PWI Pusat Mirza Zulhadi, Ketua Bidang Pendidikan Nurjaman Mochtar, Ketua Panitia HPN Auri Jaya, Wakil Sekjen PWI Pusat Suprapto, Bendahara Umum Muhammad Ihsan, Wakil Bendahara Umum PWI Pusat Dar Edi Yoga, Kesit B Handoyo, Merdy Sofiansyah dan Penanggung Jawab Humas HPN Mercys Charles Loho.*

Editor : Mulyadi


 
 
BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) H. Ali Mazi, SH. memastikan pembangunan jembatan penghubung antara pulau Buton dan Muna tidak akan ada kendala. Pasalnya, pemerintah Kota Baubau dan Buton Tengah telah melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan jembatan tersebut.
 
Hal ini diungkapkan Ali Mazi kepada sejumlah media usai meninjau lokasi rencana pembangunan jembatan penghubung pulau Buton-Muna di Kelurahan Palabusa Kec. Lea-Lea Kota Baubau, Sabtu, (30/1/2021). Dalam peninjauan tersebut, Ali Mazi didampingi oleh Wali Kota Baubau Dr. H. AS Tamrin, MH., Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse, dan Sekda Kota Baubau Dr. Roni Muhtar, M.Pd.
 
Kepada sejumlah media Ali Mazi menuturkan, pembebasan lahan dari pemerintah Kota Baubau dan Kabupaten Buton Tengah sudah siap dan tidak ada masalah. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan evaluasi khususnya masalah tanah dan tinggal menunggu penyelesaian DID.
 
“Pembangunan jembatan ini saya rencanakan sejak tahun 2003 masa periode pertama saya jadi Gubernur, nanti tahun 2020 baru kita bisa laksanakan. Untuk itu saya menghimbau agar masyarakat mendukung sepenuhnya proyek perencanaan ini, karena ini adalah salah satu ikon dunia juga”, ujarnya.
 
Orang nomor satu di Sultra ini juga mengungkapkan, mengingat pemerintah Pusat telah serius dalam rencana pembangunan tersebut maka pemerintah daerah lebih serius lagi. Untuk itu, pihaknya merasa bersyukur karena pemerintah Pusat sangat mensuport baik secara moril maupun finansial.  
 
“Pulau Buton dan Muna ini harus jadi satu sehingga betul-betul Sulawesi Tenggara ini menjadi satu kesatuan. Oleh karena itu, Visi dan Misi saya disebut dengan Garbarata yang merupakan akselerasi pembangunan antara kepulauan dan daratan menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan”, paparnya.
 
Lebih lanjut dijelaskan, panjang jembatan tersebut rencananya akan dibangun sepanjang 762 meter. Mengenai masalah dana pembangunan ia tegaskan agar tidak perlu dipermasalahkan. Pasalnya, proyek tersebut adalah proyek pemerintah pusat dan pemerintah pusat yang memikirkan anggarannya.
 
“Insya Allah ini bisa diwujudkan dalam waktu dekat ini dan nanti di sini akan juga dibangun kawasan Pariwisata. Jadi jembatan ini bukan hanya jembatan penyebrangan, tetapi nanti akan tumbuh ekonomi baru di sini karena adanya area wisata yang cukup bagus”, imbuhnya.
 
Gubernur dua periode ini menambahkan, area pariwisata yang akan dibangun tersebut akan dilengkapi dengan sarana prasarana yang cukup memadai. Ia optimis, jika jembatannya sudah jadi banyak para investor yang akan masuk. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat sekitar akan sangat luar biasa.
 
Sementara itu, sebelum meninjau lokasi rencana pembangunan jembatan penghubung Pulau Buton-Muna, Ali Mazi beserta rombongan lebih dulu meninjau lokasi rencana pembangunan Tugu Pahlawan Nasional dari Buton Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi (Oputa Yikoo) di Kotamara dan rencana perluasan bandar udara Betoambari.
 
Terkait dengan rencana pembangunan Monumen Pahlawan Nasional Oputa Yiko, Ali Mazi mengaku pihaknya akan mempelajarinya lebih lanjut sebelum menetapkan titik lokasi pembangunannya. Hal tersebut ia maksudkan demi memperhatikan nilai estetika dari monumen tersebut.
 
“Tapi kira-kira di area Kotamara, namun kita juga harus memperhatikan nilai estetikanya. Karena ini nantinya akan menjadi salah satu ikon juga yang bisa menarik wisatawan lokal maupun wisatawan dari luar terutama wisatawan mancanegara”, ungkapnya.
 
Sedangkan, untuk perluasan Bandara, Gubernur juga komitmen akan memperluas bandara Betoambari dengan panjang 3000 meter dan lebar 60 meter. Hal ini ia maksudkan agar pesawat Airbus bisa mendarat di Bandara Betoambari. Ali Mazi meyakini, dengan mendaratnya pesawat berbadan besar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Baubau dan sekitarnya.
 
“Kemarin saya sudah bersurat dengan panjang 2500 meter dengan lebar 45 meter, namun saya minta kepada kepala bandara agar ukuran tersebut diubah menjadi 3000 meter dengan lebar 60 meter. Hal ini kita maksudkan agar pesawat berbadan besar bisa mendarat di Bandara Betoambari ini”, pungkasnya.
 
Editor : Mulyadi

 

BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.DI -Konsep pembangunan PO 5 di Baubau untuk diamalkan dan dilaksanakan di pemerintahan dalam kehidupan masyarakat harus betul-betul menjadi perhatian bersama. Termaksud mengamalkan pancasila sebagai dasar negara. harus terpatri dalam jiwa untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu, kepada seluruh pimpinan OPD dalam hal ini Kadis, kepala badan dan Camat untuk membumikan Pancasila dan PO 5 dengan salah satunya yakni membuat papan yang bertuliskan Pancasila dan PO 5 di kantornya masing-masing.

Permintaan untuk membumikan Pancasila dan PO 5 itu diungkapkan Sekretaris daerah Kota (Sekot) Baubau Dr Roni Muhtar, M.Pd saat pelantikan satuan tugas Pramuka peduli Kota Baubau di aula Kantor Dinas Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Kota Baubau Senin (1/2/2021).

Menurut Sekot Baubau Roni Muhtar, pembuatan papan Pancasila dan PO 5 di kantor masing-masing OPD dimaksudkan agar setiap ASN dapat membaca, pasal demi pasal dalam pancasila, dan butir demi butir dalam PO 5. Sebab, dalam pengamatan sekarang ini tidak hanya PO 5 tapi juga pancasila sudah banyak yang melupakan sila-silanya. Buktinya, terkait dengan hukuman fisik orang-orang tertentu sebagai hasil pra fisik baik di Kota Baubau maupun di kota lain yang disaksikan melalui televisi, setelah disuruh ucapkan pancasila ternyata ada yang bingung tidak tahu dan tidak paham bahkan disengaja. Sehingga, ingatan semakin tergerus termaksud pemahaman terkait dengan ideologi pancasila. Padahal, pancasila merupakan dasar negara. Demikian pula dengan falsafah leluhur sara pataanguna yang kemudian di konseptualkan oleh Walikota Baubau Dr H AS Tamrin, MH menjadi PO5, selalu dilupakan.

Karena itu, kata Roni Muhtar yang juga ketua Kwarcab Pramuka Kota Baubau ini, bila ada yang bertanya kepadanya apa buktinya kalau orang itu pancasilais maka sederhana saja pihaknya menjawab kalau dia sudah mengamalkan prinsip-prinsip ketuhanan yang maha esa, mengamalkan priinsip-prinsip kemanusiaan yang beradab, mengamalkan prinsi-prinsip Persatuan Indonesia, mengamalkan prinsip-prinsip Kerakyatan yang adil beradab dan mengamalkan prinsip-prinsip keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang baik di masyarakat. Demikian pula bila ada lagi yang bertanya apa tandanya yang sudah PO 5 maka kelima butir yang ada dalam PO 5 sudah harus diwujudkan dalam aktivitas sebagai insan manusia.” Sederhananya kalau kita betul-betul menjadi manusia pancasilais kalau kita nyata menerapkan PO 5 maka tidak ada lagi orang di Baubau ini yang suka menghasut orang lain dan tidak ada lagi orang di Baubau ini yang tidak peduli dengan sesamanya dan tidak akan ada lagi orang di Baubau ini yang menyebar fitnah, kebohongan sehingga terjadi keretakan kohesi sosial masyarakat Baubau, tidak ada lagi masyarakat Baubau yang merendahkan martabat orang lain, bahkan tanpa sebab musababnya memaki-maki orang dan sebagainya. Itu jawaban saya kalau ditanya orang, saya yakin semua orang akan jawab begitu. itu artinya, Walikota Baubau tidak asal menegaskan tentang PO 5 ini ada asbabul nuzulnya ada sebab musababnya,”ujarnya.
Jenderal ASN Kota Baubau ini mengakui dan memahami bahwa perbaikan negeri ini terutama di Baubau harus diawali dengan penataan perilaku yang baik sehingga bila sudah menata dengan baik maka akan terbangun soliditas akan terbangun kebersamaan, optimis dan lain-lain sejenisnya. Ini merupakan dasar-dasar melakukan pembangunan termaksud perubahan ke arah yang lebih baik. Sebab, nonsen kalau perilaku tidak dibenahi dalam artian bahwa orang-orang yang berperan melakukan dengan apa yang dimaksudkan menggunakan cara-cara model kerjanya, cara berpikirnya tidak menunjukkan PO 5 dan tidak menunjukkan pancasilais.

Karena itu, pilihan Walikota Baubau Dr H AS Tamrin, MH untuk membumikan pancasila dan PO 5 di Baubau harus didukung oleh semua pihak dan jangan diperdebatkan dan dipertentangkan lagi sara pataanguna. “Yang pokok bagaimana menunjukkan nilai-nilai itu tercermin dari perilaku kita. Untuk apa, supaya Baubau ini menjadi lebih dari sebelumnya. Kita prihatin kota kita, atau Baubau masa lalu begitu adem ayem tidak ada perseteruan, orang masih membawa solidaritas, bahu membahu kalau ada suatu kejadian atau musibah turut serta, ada acara kemasyarakat misalnya khitanan, pesta atau nikahan keluarga dari kampung pelosok datang membawa bantuan. Sekarang jauh dengan apa yang dirasakan. Tugas pramuka adalah kembalikan itu, tentu masing-masing kita harus memiliki home model tentang ini. Saya berharap semua kita keluarga pramuka. Apalagi yang sudah dilantik harus menjadi contoh teladan bagi yang lainnya. Jangan kita saling menegur orang belum PO 5, belum Pancasila tidak usah itu, dia akan berproses namun masing-masing diri kita berusaha membenahi, memperbaiki menata menunjukkan itikad yang baik. Makin lama kalau kita tulus melakukan itu maka makin lama, keluarga kita, tetangga kita teman-teman jauh kita akan bisa bersama-sama kita. Jadi mari kita mulai dari diri kita sendiri. Pramuka harus jadi pelopor tentang ini. Inilah sebenarnya mengapa kita selalu berdiskusi tentang perubahan dan pramuka harus melakukan perubahan dan yang mendasar seperti tadi,”pungkasnya.

Sementara itu, yang terpilih sebagai ketua Satgas Pramuka Peduli Kota Baubau yakni Drs MZ Tamsil Tamim, M.Si. Dan pada kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan donasi dari Kwarcab Pramuka Kota Baubau untuk korban bencana alam di Sulawesi Barat. turut hadir dalam kesempatan itu anggota DPRD Kota Baubau Drs H Masri, M.Pd dan Plt Kadis Kominfo Kota Baubau La Ode Darussalam, S.Sos, M.Si, serta jajaran pengurus Kwarcab Pramuka Kota Baubau.(ist)

Editor : / Mulyadi


MUNA, Butonrayanews.co.id - Pemilihan Kepala Desa Kabupaten (Pilkades) di Kabupaten Muna, Sulawesi tenggara direncanakan akan digelar secara serentak pada tahun ini.

 

Berdasarkan hal itu, Mantan Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa dan Pemuda Pelajar (Fokmapp) Desa Labunti, Kilman Radjiu telah memantapkan dirinya untuk ikut bertarung pada pilkades mendatang.

 

Melalui media ini, ia telah menyatakan sikap siap untuk mewujudkan proses demokrasi dipilkades tahun ini.

 

"Saya telah siapkan diri untuk ikut berpartisipasi dalam perhelatan pemilihan kepala desa serta siap mewujudkan proses demokrasi yang sehat di Desa Labunti," tuturnya, Selasa (02/02/2021).

 

Ketika ditanya alasannya, putra kembar ini memberanikan diri untuk mencalonkan diri sebagai kepala Desa Labunti karena panggilan hati nurani dan bentuk komitmen pemuda untuk membangun desa.

 

Berangkat dari pengalamannya sebagai mantan ketua paguyuban mahasiswa dan pemuda Desa Labunti, Kilman mengatakan peran pemuda dalam membangun desa tentu sangat besar.

 

Sebab, kata dia, untuk memajukan sebuah desa tentu membutuhkan komitmen yang besar dan terukur untuk mewujudkan masa depan desa yang maju.

 

Apalagi tambah Kilman, selama ini kepemimpinan sebelumnya di Desa Labunti belum menunjukan perkembangan yang signifikan yang dampakannya dirasakan secara langsung oleh masyarakat desa.

 

"Saya terpanggil untuk membangun Desa Labunti karena saya melihat belum ada pembangunan yang signifikan untuk dirasakan masyarakat, oleh karena itu saya telah merencanakan beberapa program unggulan untuk memajukan Desa Labunti kedepan," katanya.

 

Meski begitu, semua program unggulan yang telah dirancangnya tidak bisa terwujud tanpa dukungan, dan kerjasama dari semua pihak masyarakat Labunti.

 

"Kerjasama semua pihak sangat penting untuk mewujudkan semua program-program saya kedepan, dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta seluruh masyarakat Labunti," pungkasnya. (Adm)

 


 

BUTONRAYANEWS.CO.ID BAUBAU - Ditengah pandemik Covid 19 saat ini dan masih terus meningkatnya warga yang positif membuat para pihak terus mendengungkan protokol kesehatan, salah satunya jajaran Polres Baubau melalui Bhabinkantimas Kelurahan Kadolomoko Kecamatan Kokalukuna Kota Baubau melakukan sosialisasi diterminal antar kota.

Bripka Rebonding SH, Bhabinkantibmas Kelurahan Kadolomoko mengungkapkan berdasarkan instruksi kapolri yang diteruskan kejajaran Polda dan Polres ikut membantu pemerintah didalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19 diharapkan kepada seluruh masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan dalam kehidupan keseharian. "kami akan terus memberikan edukasi pentingnya protokol kesehtan buat masyarakat secara umum," ungkapnya.

Ia menambahkan sebagai Bhabinkantibmas diwilayah Kadolomoko dimana terdapat terminal luar kota diantaranta Kabupaten Buton dan Buton Utara" akses keluar masuk warga di Kadolomoko setiap har cukup tinggi maka saat ini kami juga melalukan sosialisasi ke para penumpang dan juga warga sekitar tentang protokol kesehatan," paparnya.

Protokol kesehatan didalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19 dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak harus menjadi prioritas dalam new normal.

Bhabinkamtibmas kel.kadolomoko polsek kokaukuna Bribka Rebonding SH inj terus menerus memberikan sosialisasi kepada warga binaan tentang prokes, yang mana prokes tersebut untuk kepentingan bersama dalam memutus mata rantai yang saat ini masih di landa pandemik virus corona ( covid 19 ).

Peliput / Editor : Mulyadi


BUTONRAYANEWS.CO.ID, BAUBAU - Bantuan Stimulus Perumahan Swadaya (BSPS) untuk membantu warga yang kurang mampu dalam bentuk bedah rumah merupakan program yang tepat sasaran, salah satunya di Kecamatan Sorawolio Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara terdapat 170 Warga miskin menerima bantuan ini ditahun anggaran 2020.

Hal ini diungkapkan Camat Sorawolio, Muslimin SH Msi ketika dikonfrrmasi. Untuk bantuan BSPS ini merupakan salah satu bantuan pemerintah khususnya dibidang perumahan rakyak. "Dikecamatan sorawolio tersapat 170 KK yang menerima bantuan ini diantaranya Keluraran Kaisabu baru 50 unit, Karya Baru 50 unit dan kelurahan Bugi 20 unit," ungkapnya.

Ia menambahkan ada beberapa syarat yang memenag harus terpenuhi bagi warga yang ingin mendapatkan dana stimulus dalam bentuk bantuan bedah rumah ini, yang terpenting adalah kepemilikan tanah harus jelas bukan tahan pinjam atau bukan hak milik. Selain itu ada keswadayaan msyarakat didalam program ini dimana masyarakat siap menyelesaikan pekerjaan secara gotong royong atau swadaya sendiri.

"Artinya karna BSPS sifatnya merancang buat warga kurang mampu kususnya dalam meneyelesaikn rumahnya yang sudah tidak layak huni seperi atap,lantai dan dinding. Dana yang disiapkan sebesar 17,5 juta dimana 15 juta berupaa material bangunan dan 2,5 sifatnya membantu ongkos tukang selebihnya kegotong royongan dan keswadayaam menjadi prioritas," papar pria mantan anggota Pol PP ini.

Muslimin juga menambahkan dari 170 warganya yang menerima BSPS tersapat 90 persen sudah menyelesaian 100 persen dan sisanya masih terkendala faktor cuaca karena ada beberapa rumah fokus penyelesaian atap rumah. " Dari pantauan kami selama program ini kami melihat ada pemberdayaan dan kegotong royongan artinya warga yang memiliki keahlian sebagai tukang juga diberdayakan dan membantu penerima bantuan khususnya kepala keluarga perempuan dan lansia. Kegotong royongan juga terlihat dan kamierasa terbantu dengan adanya program ini," jelasnya.

Untuk itu diharapkan kepada warga penerima BSPS ini memanfaatkan secara maksimal dan tepat sasaran dan bagi warga yang belum terkafer pihak kecamatan tetap akan mendata dan memperjuangkan warganya yang belum terkafer.

BSPS merupakan program dalam rangka pengejawantahan visi dan misi bapak Presiden Republik Indonesia terkait program “sejuta Rumah” Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat terus berkomitmen melakukan pembenahan infrastruktur terutama di bidang Perumahan dengan tagline “SIGAP MEMBANGUN NEGERI”. Salah satu Program unggulan berupa Bantuan Stimulun Perumahan Swadaya (BSPS) yang bertujuan memberikan jaminan tempat tinggal yang layak bagi warga Negara. kementerian PUPR lewat Satuan Kerja Non Vertikal (SNVT) selaku instansi teknis di tingkatan Provinsi terus melakukan pendataan Rumah tidak Layak Huni.

Penulis / Editor : Mulyadi


BUTON TENGAH, Butonrayanews.co.id - Sekretaris Daerah Buton Tengah, Kostantinus Bukide menyebut 181 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) Bupati 80 persen dikontrak sampai pensiun.
 
 
Pernyataan ini ia ucapkan dalam upacara penyerahan SK Bupati di depan Kantor Bupati Buteng, Kamis (28/01/2021).
 
 
"Saudara-saudara sudah menyatakan diri menjadi PNS di Buteng, jadi kontraknya sampai pensiun. Jangan ada yang berpikir mungkin karena jauh rumahnya di luar Buteng lalu setelah menerima SK 100 persen minta pindah ke daerah asalnya," jelas Kostantinus.
 
 
Hal tersebut lanjut Kostantinus sudah menjadi konsekuensi dari pilihan para CPNS memilih Kabupaten Buton Tengah dari sekian banyak daerah yang ada di Sultra.
 
 
"Saudara-saudara diterima di Buteng karena memang dibutuhkan oleh daerah. Jadi tunjukkan kinerja saudara sekalian sebaik mungkin," katanya.
 
 
Kostantinus menegaskan kepada para CPNS untuk segera mencari rumah sewa atau rumah kontrakan di Buteng bagi yang belum memiliki hunian disekitar tempat tugasnya masing-masing. Sebab 1 Februari 2021 mendatang semua sudah aktif bekerja di instansi masing-masing.
 
 
"Jadi saudara-saudara ini sudah mengurus KTP di Buteng. Dengan perpindahan kependudukan dari daerah asal ke Buteng, maka domisili saudara-saudara juga harus di Buteng," tutupnya.
 
 
Penulis: Muhammad Al Rajap

 

BUTONRAYANEWS.CO.ID, BAUBAU - Meski belum ada penetapan pelaksanaa Pemilihan Kepala daerah di Kabupaten Buon kapan akan digelar, namun sudah ada beberpa nama yang hangat diperbincangkan untuk masuk dalam bursa Pilkada diantaranta Tamrin Tamim.

Dukungan pada Tamrin Tamin kali ini berasal dari para pemuda Buton perantau di Kota Ambon telah menyatakan komitmennya untuk mendukungnya baju sebagai calon Bupati Buton priode 2022-2027. Dukungan ini pun pun dinyatakan siap menjadi tim pemenangan Tamrin Tamim.

Komitmen para pemuda tersebut menyusul setelah beredarnya pemberitaan di beberapa media online terkait persoalan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilihan Umum (Pemilu) sebagaimana telah diselenggarakan secara serentak tahun 2020 kemarin, selanjutnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akan digelar kembali pada 2022 dan 2023.

Sebagaimana diketahui, RUU Pemilu juga memisahkan Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah. Pemilu Nasional terdiri dari Pilpres, Pileg DPR RI, DPRD provinsi, serta DPRD kabupaten/kota, dan DPD RI. Sementara Pemilu Daerah adalah pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati/Walikota serta Wakil Bupati/Wakil Wali kota.

Berdasarkan informasi tersebut, maka salah satu daerah yang akan melakukan Pemilu tahun 2022 adalah Kabupaten Buton. Hal itu dikarenakan masa jabatan Bupati Buton dan Wakil Bupati Buton akan berakhir di tahun 2022. Di beberapa media sosial pun mulai diramaikan dengan bermunculannya para Bakal Calon Bupati Buton termasuk petahana.

Salah satu pemuda perantau di Kota Ambon, Hendrik mengungkapkan bahwa beberapa figur dari berbagai profesi mulai dari kader partai, pengusaha maupun birokrasi bakal tampil sebagai Calon Bupati Buton periode 2022-2027.

“Tentunya semua figur yang mencalonkan diri merupakan kader terbaik yang dimiliki Kabupaten Buton, salah satunya adalah Tamrin Tamim, S.Pd., ST., MT, ” tutur Hendrik sebagaimana dilansir Indonesiasatu.co.id, Selasa (26/01/2021).

“Saat ini pak Tamrin Tamim dipercayakan sebagai Direktur Utama PDAM Kabupaten Buton Selatan. Dalam masa pengabdiannya sebagai orang nomor satu di PDAM Buton Selatan, beliau telah mencetak beberapa penghargaan positif dalam perjalanan PDAM Buton Selatan, salah satunya adalah anugerah Bintang Tiga dalam kategori Top BUMD Awards 2020 dari seribu lebih PDAM dan Perumda di Indonesia, ” sambungnya.

Selain itu kata Hendrik, Tamrin Tamim juga dikenal sebagai sosok yang ramah terhadap semua kalangan, baik dengan orang yang lebih muda ataupun terhadap orang yang lebih tua darinya.

Akibat keramahan dan torehan prestasi tersebut, Hendrik menyebutkan bahwa saat ini tingkat penerimaan Tamrin Tamim di tengah masyarakat Kabupaten Buton sangatlah besar. Hendrik yang mewakili pemuda perantau di Kota Ambon sangat mengharapkan Tamrin Tamim untuk ikut serta dalam kontestan Pilkada Buton kedepannya.

Ia juga sangat yakin bahwa Tamrin Tamim merupakan sosok harapan dan energi baru untuk perubahan Kabupaten Buton menuju masyarakat adil dan makmur yang di ridohi Allah SWT.

“Dalam waktu dekat ini kami pemuda perantauan yang ada di Kota Ambon akan melakukan deklarasi bersama dan siap pulang kampung untuk mengantarkan Bapak Tamrin Tamim sebagai Bupati Buton tahun 2022-2027, ” tutup Hendrik.

Menanggapi hal tersebut, Direktur PDAM Buton Selatan, Tamrin Tamim menyatakan belum ada niatnya untuk mencalonkan diri dalam Pilkada. “Informasi itu hanya gosip yang beredar diluar”, katanya saat dihubungi via pesan WhatsApp.

Editor : Mulyadi


BUTON TENGAH, Butonrayanews.co.id - Bupati Buton Tengah, Samahudin melantik sebanyak 16 orang kepala desa terpilih di laut Tanjung Buaya, Desa Lasori, Mawasangka Timur.

 

Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepala desa se-Kabupaten Buteng itu disaksikan oleh ribuan pasang mata oleh masyarakat setempat.

 

Pelantikan tersebut kata Samahudin merupakan hasil dari pemilihan kepala desa serentak tahun 2020 di Indonesia. Dimana, dari 16 kepala desa yang dilantik, sembilan orang diantaranya adalah kepala desa yang baru. Sementara tujuh orang lainnya adalah kepala desa lama yang terlilih kembali.

 

Samahudin juga menyebut jika pelantikan di laut itu adalah satu-satunya dari banyak pelantikan kepala desa yang pernah dilakukan di Sulawesi Tenggara.

 

"Saya ucapkan selamat kepada kepada kepala desa yang telah dilantik hari ini. Khusus untuk kepala desa baru, agar bekerjasama dengan kepala desa lama yang lebih berpengalaman dalam mengelola dana desa," ucap Samahudin, Kamis (28/01/2021).

 

Samahudin juga menekankan kepada semua kepala desa agar dalam penggunaan dana desa harus memiliki perencanaan yang jelas dan terbuka.

 

"Saya ingatkan kepada para kepala desa jangan seenaknya saja dana desa dipergunakan dengan tidak menyentuh kepada masyarakat," tegas Samahudin.

 

Selain itu ia juga menekankan kepada para kepala desa yang wilayahnya masih belum tersentuh penerangan agar dilakukan pengadaan lampu untuk mengurangi kejahatan, pengonsmsi miras dan pemain judi.

 

Penulis: Muhammad Al Rajap


BUTONRAYANEWS.CO.ID , BAUBAU - Sebagai lembaga pemerintah yang bertanggung jawab terhadap kedaulatan bangsa, Integritas bagi Imigrasi Indonesia sangat penting. Untuk itu, Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse berharap agar Imigrasi Indonesia khususnya Kota Baubau untuk terus menjaga integritasnya.

Harapan tersebut ia ungkapkan melalui sambutannya saat menghadiri acara Hari Bhakti Imigrasi (HBI) yang ke 71 di aula kantor Imigrasi kelas III Non TPI Kota Baubau Jalan Palagimata simpang lima Kelurahan Sulaa Kecamata Betoambari Kota Baubau, Selasa, (26/1/2021).

La Ode Ahmad Monianse menuturkan, meski Imigrasi memiliki langkah-langkah terbuka dalam melakukan pelayanan, namun persyaratan yang ditetapkan cukup ketat. Untuk ia berharap upaya-upaya yang dilakukan Imigrasi tersebut dapat didukung oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Saya melihat dari beberapa strategi atau kebijakan imigrasi itu langkah-langkahnya terbuka akan tetapi persyaratannya cukup ketat. Mudah-mudahan kita semua dapat mendukung upaya-upaya Imigrasi ini dalam melaksanakan tugasnya sebagai penjaga pintu gerbang dan kedaulatan bangsa”, ujarnya.

Ditambahkan, atas nama pemerintah Wakil Wali Kota sangat berharap agar Imigrasi dapat terus menjaga integritasnya sebagai instansi yang bertanggung jawab besar terhadap kedaulatan bangsa. Pasalnya, kewibawaan suatu bangsa terletak pada seberapa kuat kedaulatan yang dimilikinya.

“Saya kira kita tidak bisa mungkiri sebagai penjaga pintu gerbang dan kedaulatan bangsa Imigrasi sangat berkiprah. Untuk itu, di ulang tahun yang ke 71 ini saya atas nama Pemerintah Kota Baubau mengucapkan selamat ulang tahun kepada Imigrasi dan seluruh insan Imigrasi di Indonesia khususnya Imigrasi Kota Baubau”, imbuhnya.

Lebih lanjut La Ode Ahmad Monianse berharap, di umurnya yang ke 71 dengan tantangan zaman yang begitu berat Imigrasi dapat terus berinovasi. Ia menyadari, Sebelum Covid-19, Imigrasi sudah begitu besar tanggung jawabnya dalam menjaga kedaulatan bangsa.

“Saya melihat Imigrasi khususnya Imigrasi Kota Baubau, dengan tantangan yang begitu besar, namun terus berinovasi dengan upaya-upaya ketat dalam rangka memproteksi bangsa ini dari adanya imigran gelap serta penyeludupan obat-obat terlarang dan barang-barang ilegal lainnya serta masuknya kelompok separatis di Indonesia khususnya di Kota Baubau”, tuturnya.

Terkait dengan Pandemik Covid-19 La Ode Ahmad Monianse berharap, Imigrasi dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga agar penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas. Menurutnya, hal tersebut dapat dilakukan dengan menjaga ketat agar tidak ada aliran imigran gelap yang masuk di Indonesia khususnya di Kota Baubau.

“Kita melihat Imigrasi Indonesia khususnya Imigrasi Kota Baubau sudah melakukan beberapa inovasi-inovasi yang begitu baik dan sangat beradaptasi khususnya di masa pandemik ini. Sehingga dinamika ekonomi di bangsa ini tidak terkendala oleh pandemik. Untuk itu kita berharap agar inovasi-inovasi ini dapat terus ditingkatkan”, pungkasnya.

Editor : Mulyadi


Page 11 of 156

iklan tahun baru

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
TELEPON/WA 0822 9106 0301 / 0822 9168 7184 

Visitors Counter

5798736
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1269
4827
24125
5737762
132337
145409
5798736