Thursday, January 27, 2022

REDAKSI

REDAKSI

AS Tamrin : Bidan Garda Terdepan Sosialisasikan Prokes

BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Momentum Musyawarah Cabang Ke IV Ikatan Bidan Indonesia Kota Baubau Walikota Baubau Dr. H. AS Tamrin, MH menghimbau agar Bidan dapat menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan protokol kesehatan di masa pandemink Coveid-19 ini. 

Walikota Baubau, H. AS Tamrin juga berharap, di masa pandemi Covid-19 ini, Bidan tetap meningkatkan pelayanan dan melayani sepenuh hati, serta menganggap pasien seperti keluarga sendiri demi keselamatan dan kesehatan ibu dan bayinya. Selain itu, Bidan juga diharapkan dapat menjadi garda terdepan atau ujung tombak untuk menjaga kesehatan masyarakat melalui program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

“Kita berharap agar bidan dapat terus memberikan pelayanan berkualitas dengan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan Covid-19 ini. Agar masyarakat kita tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari di masa pandemik ini”, ujarnya.

Ia menambahkan Sejak tahun 2020 ini, kita mengalami wabah penyakit yang disebabkan oleh virus Corona. Berbagai program dan kebijakan telah diambil oleh pemerintah untuk menanggulangi penyebaran penyakit Covid-19. Untuk itu dirinya meminta dukungan dan partisipasi seluruh bidan yang ada di Kota Baubau untuk memberikan edukasi pada masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan.

“Penerapan Protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari sebagai salah satu upaya efektif mengurangi penyebaran Covid-19 ini. Insya Allah dengan kerja sama dan peran serta semua elemen masyarakat tentunya diiringi dengan Doa, kita mampu menghadapi pandemi Covid-19 ini”, imbuhnya.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini juga menegaskan, Bidan sebagai orang yang memberikan dukungan, asuhan dan nasehat selama hamil, melahirkan, masa nifas serta bayi baru lahir, agar bekerja secara profesional. Pasalnya, Bidan adalah merupakan profesi yang sangat berperan penting dalam mendampingi dan menolong ibu melahirkan sampai dapat merawat bayinya dengan baik.

“Dalam perkembangannya, bidan tidak lagi terbatas pada penanganan kesehatan reproduksi tetapi juga harus mampu menjadi pelaksana, pengelola, pendidik dan peneliti serta menggerakkan dan memberdayakan masyarakat”, tuturnya.

Wali Kota dua periode ini juga mengungkapkan, IBI merupakan suatu organisasi yang sangat besar manfaatnya bagi seluruh Bidan. Pasalnya, dengan adanya organisasi tersebut, seluruh Bidan bisa berkoordinasi dalam berbagai hal.

“IBI ini dibentuk dengan tujuan agar dapat menjadi wadah seluruh Bidan-bidan untuk menyamakan persepsi dalam tugas dan wewenang. Bidan sebagai pelayan utama dalam tatanan kesehatan di mana saja, terlibat aktif dalam menjaga kesehatan untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi tentu harus diberikan perhatian dan ruang”, pungkasnya.

Dalam Musyawarah Cabang Ke-IV tersebut, Ikatan Bidan Kota Baubau mengusung tema "Bidan Garda Terdepan Mengawal Kesehatan Maternal Neonatal Melalui Germas dan Pelayanan Berkualitas". tutupnya, dalam reless Kominfo Kota Baubau

 

Editor : Mulyadi


KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Kejakaaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) dinilai lemah dalam menangani kasus dugaan korupsi rekayasa lalulintas di Kabupaten Wakatobi yang melibatkan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sultra, Hado Hasina.
 
 
Ketua Barisan Aktivis Keadilan (Bakin) Sulawesi Tenggara,
La Munduru mengatakan proyek rekayasa lalulintas tersebut merupakan kerjasama Dinas Perhubungan Sultra dan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Manusia (LPPM) Universitas Halu Oleo (UHO) tahun 2017 lalu.
 
 
La Munduru bilang, akibat proyek tersebut menimbulkan kerugian bagi negara yang telah ditemukan melalui pemeriksaan oleh Dinas Inspektorat Provinsi Sulawesi Tenggara yang berkisar Rp 1 miliar lebih.
 
 
"Beberapa waktu lalu pihak dari Kejati telah memanggil Kepala Dinas Perhubungan Sultra (Hado Hasina) dan sejumlah pihak LPPM UHO untuk diperiksa, namun kasus ini belum juga dituntaskan. Ini yang kemudian menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat," ujar La Munduru, Selasa (29/12/20).
 
 
Pihak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara pun lanjut La Munduru telah mengakui adanya dugaan korupsi dalam proyek rekayasa lalulintas di Wakatobi namun hingga saat ini proses hukum masih saja berkutat pada Pengumpulan Data (Puldata) dan Bahan Pertimbangan (Pulbaket).
 
 
"Jadi, melihat kinerja yang ditontonkan oleh Kejati Sultra, maka kami menilai bahwa Kejati Sultra tidak serius dalam dalam menangani kasus ini," tambah La Munduru.
 
 
Sementara itu, Ketua Kesatuan Pembela Rakyat (KPR) Sultra, Riswanto mengatakan persoalan tersebut harus disikapi serius oleh pihak Kejati. Pasalnya, telah dibuktikan kerugian negara melalui hasil pemeriksaaan Inspektorat Sultra yang bisa saja digunakan untuk kepentingan diri sendiri maupun kelompoknya.
 
 
"Kami perlu pertegas bahwa persoalan ini kami kawal secara kelembagaan. Olehnya itu Kejati jangan main-main," tegasnya.
 
 
Kejati Sultra lanjutnya perlu menjaga marwah dan profesionalitasnya dan integritas dalam penegakan hukum, termasuk menuntaskan dugaan tindak pidana korupsi rekayasa lalulintas tahun anggaran 2017 yang melibatkan Dishub Sultrai sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).
 
 
Senada dengan itu, Ketua Gerakan Pemuda Sulawesi Tenggara (GP-Sultra) Sultra, Rohman menjelaskan pihaknya bersama lembaga lainnya juga memantau perkembangan kasus tersebut.
 
 
Menurutnya, lambannya penanganan dugaan tindak pidana korupsi rekayasa lalulintas itu dapat memancing aksi mosi tidak percaya terhadap Kejati Sultra dalam menuntaskan kasus-kasus serupa di Provinsi Sultra.
 
 
"Kasus ini kan muncul di publik awalnya dari hasil konfrensi pers pihak kejaksaan tinggi. Ini kan jadi pertanyaan besar, mereka (Kejati) awalnya sungguh sangat antusias dalam penuntasan kasus ini, akan tetapi di akhir- akhir ini kok kayaknya melemah yah," ungkapnya.
 
 
Sementara itu, Ketua LPM Sultra Ados, menyayangkan lambannya penanganan kasus ini oleh Kejati Sultra. Ados menegaskan akan kembali menggelar aksi demonstrasi namun berbeda dengan aksi sebelumnya.
 
 
"Kita akan akan menggelar aksi kemah di depan kantor Kejati Sultra, hingga kasus tersebut di tuntaskan. Hal ini akan kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kami terhadap penegakan hukum di Sultra," sambungnya.
 
 
Penulis: Muhammad Al Rajap

KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Guna mempererat tali silaturahmi antar alumni, angkatan 98 STM Kendari bakal menggelar kejuaraan.
 
 
Rencananya, kejuaraan sepakbola mini itu akan dilangsungkan pada 25 Desember 2020 mendatang.
 
 
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua Panitia Pelaksana, Sainal saat ditemui di salah satu warkop yang ada di Kota Kendari, Sabtu (19/12/2020).
 
 
Sainal mengungkapkan dampak dari situasi pandemi Covid-19 saat ini membuat reuni tidak dapat dilaksanakan. Untuk itu pihaknya mengagendakan kejuaraan futsal namun tetap mengikuti protokol kesehatan.
 
 
"Ini kan lagi pandemi, jadi tidak mungkin melakukan reuni. Jadi, kita buat turnamen futsal. Pembukaannya itu tanggal 25 Desember dan pertandingannya itu tanggal 26 dan 27 Desember," terangnya.
 
 
Dikatakannya, pertandingan tersebut akan diikuti oleh seluruh alumni, tanpa ada pengecualian. Salah satu tujuannya yakni mempererat tali silaturahmi antar alumni.
 
 
"Ini rencananya diikuti oleh 20 tim, untuk sementara yang mendaftar itu dari angkatan 1992 dan termuda itu angkatan baru yakni 2020," ujarnya.
 
 
Untuk memastikan peserta dari kejuaraan futsal tersebut adalah alumni STM Kendari sambung Sainal, maka pemain yang akan memperkuat tim-nya masing-masing ketika mendaftar harus memperlihatkan bukti ijazah.
 
 
"Ini kita lakukan agar turnamen yang akan dilangsungkan nanti, betul-betul murni alumni dari STM Kendari. Kalau kami temukan ada peserta yang bukan dari alumni STM Kendari, maka akan kami pulangkan atau kami tolak berkas pendaftarannya," ujar Sainal.
 
 
Sainal menambahkan kejuaraan sepakbola mini tersebut dilakukan untuk mengakrabkan seluruh alumni, sehingga tidak ada jarak baik antara senior dan junior.
 
 
Ditambahkannya, kegiatan yang akan digelar tersebut dananya bersumber dari sukarela. Rencananya, kejuaraan itu akan dihadiri oleh Ketua KONI Sultra, Agista dan Wali Kota Kendari, Sulkarnain.
 
 
"Kita masih menunggu konfirmasi dari Ibu Agista dan Wali Kota Kendari, Sulkarnain untuk turut hadir dalam acara kami," tambahnya.
 
Penulis: Muhammad Al Rajap

PEMALANG ButonRayaNews.co.id - Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah nomor urut 3, Iskandar Ali Syahbana dan Akhmad Aguswardana memiliki 25 program unggulan.
 
 
Selain memiliki program utama yakni Rp30 juta per RT, keduanya juga memiliki strategi program kerja untuk Kabupaten Pemalang yang Maju dan Transparan (Mapan) dan hal itu tidak dimiliki oleh calon kandidat yang lain.
 
 
Dengan 25 program unggulan, Iskandar bersama Aguswardana siap merealisasikan jargon Mbangun Desa Nata Kota.
 
 
Iskandar mengatakan Mbangun Desa, Nata Kota  merupakan wujud komprehensivitas perhatian dan prioritas dalam memajukan Pemalang, baik untuk wilayah pedesaan maupun perkotaan.
 
 
Hal itu sekaligus merupakan semangat untuk mengintegrasikan potensi kedua wilayah tersebut sehingga terbentuk sinergitas untuk mempercepat tercapaianya Pemalang MAPAN (Maju dan Transparan).
 
 
"Maju mengandung makna yang lebih progresif daripada hanya sekedar lebih baik dari kondisi sebelumnya, Maju bermakna mampu mewujudkan daya saing (berkarakter dan produktif) dalam pembangunan manusia, terpenuhinya kebutuhan dasar , tersedinya fasilitas ekonomi dan  sosial budaya yang memadai serta mampu mewujudkan kesejahteraaan masyarakat," jelas Iskandar, Kamis (03/12/20).
 
 
Sementara transparan lanjut Iskandar merupakan adalah wujud sistem pemerintahan yang baik dan amanah, yang menunjukkan adanya keterbukaan informasi dan kesediaan untuk bekerja bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat serta kesungguhan birokrasi dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
 
 
Adapun program kerja yang ditawarkan oleh Iskandar-Aguswardana adalah: 
 
 
Pelayan prima admistrasi kependudukan dan perizinan secara online dan pengembangan sentra pelayanan publik atau “one stop service”.
 
 
Peningkatan fasilitas dan pelayanan Kesehatan (Puskesmas dan RSUD).
 
 
Peningkatan layanan kesehatan ibu hamil, kesehatan bayi, kesehatan balita, kesehatan anak sekolah dan layanan gratis  program KB dan ibu bersalin.
 
 
Satgas kesehatan untuk mengoptimalkan promosi kesehatan dan program tanggap penanganan Covid 19.
 
 
Pemenuhan air bersih dan sambungan listrik  untuk masyarakat.
 
 
Bantuan desa, bantuan sosial, program rumah sehat sederhana  dan sanitasi.
 
 
Fasilitasi dan Penguatan  bumdesa (Badan usaha Milik desa), Bum-tren (Badan Usaha Milik Pesantren) dan WADIN (Warung Diniyah).
 
 
Pelatihan kerja bagi pemuda dan cetak 1.000 wirausahawan Muda.
 
 
Beasiswa SMA dan perguruan tinggi negeri  bagi siswa dan santri dan pemuda berprestasi.
 
 
Intensif/tunjangan bagi Guru,  Guru madrasah dan TPQ dan peningkatan tunjangan TPP bagi ASN.
 
 
Program bantuan pengembangan pendidikan bagi sekolah Swasta (PAUD/RA/SD/MI/SMP/MTS), madrasah, pondok pesantern dan sarana peribadatan.
 
 
Peningkatan infrastruktur penunjangan perekonomian (pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan), pengembangan pariwisata desa dan program respon cepat perbaiki jalan rusak (jalan bebas lubang).
 
 
Mendorong tumbuh dan berkembanganya usaha-usaha ekonomi produktif yang berbasiskan masyarakat seperti UMKM, koperasi, BUMDesa/BUMADES serta sektor-sektor ekonomi yang berbasiskan syariah (BMT, Koperasi Syariah, BPR Syariah).
 
 
Fasilitasi dan pengembangan produk unggulan desa,/daerah dan industri kreatif.
 
 
Fasilitasi dan pengembangan 15 pariwisata desa (wisata, alam dan, wisata religi).
 
 
Peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan melalu kegiatan pelatihan, pendampingan, magang atau sekolah lapangan.
 
 
Majukan dan penyelenggaraan event olah raga dan festival seni budaya.
 
 
Dukungan kegiatan Bagi lembaga kemasyarakatan dan organisasi sosial/keagamaan dalam rangka pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.
 
 
Penguatan kapasitas bagi apartur desa lembaga kemasyarakatan di desa, dan program (gerakan) 10 pemuda membangun desa.
 
 
Pengembengan teknologi informasi dan komunikasi penunjang pendidikan, kesehatan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada Masyarakat.
 
 
Pengadaan fasilitas Wifi/hotspot di ruang public di pusat kota, lembaga pendidikan, organisasi sosial/keagamaan dan perkantoran.
 
 
Program kita peduli lingkungan dan sampah.
 
 
Peningkatan ketahanan pangan melalui pembangunan irigasi pengairan penyediaan pupuk dan optimalisasi lahan pertanian.
 
 
Membuka dan permudah investasi, pembangunan kawasan industri dan lapangan kerja baru.
 
 
Sinergitas pemerintah daerah dan pemerintah desa dengan mengembangkan basis data potensi desa dan daerah.
 
 
Pengembangan kawasan dan penataan kota sebagi sentra perdagangan dan lendidikan yang indah, nyaman, tertib dan ramah lingkungan dan ramah anak.
 
 
"Saya meminta kepada masyarakat Kabupaten Pemalang memberi kepercayaan penuh kepada kami (Iskandar-Aguswardana) Paslon nomer tiga untuk bisa menjalankan roda pemerintahan diperiode 2021-2026 guna merealisasikan keinginan masyarakat," seru Iakandar.
 
 
Penulis: Mas
Editor: M Al Rajap

JAKARTA, ButonRayaNews.co.id - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis mengaku sudah menerjunkan Satuan Tugas (Satgas) Tinombala ke Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah untuk mencari kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora atas pembunuhan satu keluarga dan pembakaran rumah warga, Jumat (27/11) lalu.

 

Mantan Kepala Bareskrim Polri itu menegaskan negara tidak boleh kalah dengan kelompok teror yang sudah melakukan tindakan pembunuhan terhadap masyarakat apapun dalihnya.

 

“Saya sudah bilang ke anggota, tindak tegas mereka. Jika ketemu lalu mereka melawan, tembak mati saja,” ujar Idham dalam keterangannya, Senin (30/11/2020).

 

Menurut dia, selain Polri, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga sudah menerjunkan pasukan TNI untuk mencari dan mengepung kelompok Ali Kalora.

 

“Kita akan cari sejumlah tempat yang selama ini jadi persembunyian kelompok Ali Kalora,” tegas mantan Kapolda Metro Jaya ini.

 

Presiden Jokowi sebelumnya mengaku sudah memerintahkan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk mengatasi serangan teror tersebut. Dia meminta Kapolri untuk mengusut tuntas pelaku teror hingga ke akarnya.

 

Dia juga memerintahkan Panglima agar mengerahkan pasukannya menjaga kawasan yang menjadi sasaran teror.

 

 “Saya sudah memerintahkan kapolri dan panglima mengusut tuntas jaringan pelaku dan membongkar jaringan itu sampai ke akarnya," ungkap Jokowi dalam keterangannya, Senin (30/11/2020).

 

Jokowi mengutuk keras aksi biadab tersebut karena sangat jelas menciptakan provokasi dan teror di tengah masyarakat dengan tujuan merusak persatuan dan kerukunan di tengah warga bangsa.

 

Penulis: Muhammad Al Rajap


BUTONRAYANEWS.CO.ID, BAUBAU - Arah kebijakan umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Baubau pada tahun 2021, Pemerintah Kota Baubau merumuskan lima prioritas pembangunan.

Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse pada rapat Paripurna DPRD dalam rangka penyampaian RAPBD Kota Baubau TA. 2021 di ruang Auditorium kantor DPRD Kota Baubau, "APBD Kota Baubau tahun anggaran 2021 pada hakikatnya merupakan gambaran kongkret yang akan dikerjakan pemerintah. Hal ini guna mempercepat pelaksanaan pembangunan Kota Baubau dalam upaya mewujudkan Kota Baubau yang Maju, Sejahtera, dan Berbudaya," ungkap Monianse.

Ia menambahkan untuk mewujudkan semua upaya tersebut maka pihaknya telah merumuskan lima prioritas pembangunan Daerah Kota Baubau. Karena, hal tersebut telah sesuai dengan arah dan kebijakan umum APBD tahun anggaran 2021 yang telah disepakati bersama.

Adapun lima prioritas pembangunan daerah Kota Baubau tahun anggaran 2021 antara lain: 1. Pengembangan industri perdagangan dan industri kreatif yang didukung oleh peningkatan sarana dan prasarana, 2. Peningkatan iklim promosi dan investasi, 3. Pengembangan potensi kepariwisataan daerah, 4. Peningkatan pendapatan masyarakat miskin berbasis potensi lokal, dan 5. Pengelolaan pemerintahan dan administrasi pelayanan publik serta peningkatan SDM

Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Baubau tahun anggaran 2021 pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp. 869 milyar 926 juta yang terdiri dari: 1. Pendapatan asli daerah sebesar Rp. 132 Milyar 748 Juta yang terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah, 2. Pendapatan dana transfer sebesar Rp. 714 Milyar 567 Juta yang terdiri atas transfer Pusat dan transfer antar daerah, 3. Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar 22 milyar 610 juta rupiah.

“Pada Rancangan APBD ini proporsi dana transfer sebesar 82,14 persen dari total pendapatan Daerah. Sedangkan pendapatan asli daerah kita baru memberi kontribusi sekitar 15,26 persen. Sedangkan lain-lain pendapatan Daerah yang sah sebesar 2,60 persen”, ujar Monianse mengutip pidato Wali Kota Baubau AS Tamrin.

Ditambahkan, dalam RAPBD Kota Baubau Tahun Anggaran 2021 belanja Daerah direncanakan sebesar Rp. 1 triliun 106 milyar 926 juta yang terdiri atas belanja operasi yang dianggarkan untuk pengeluaran kegiatan sehari hari pemerintah Daerah, belanja Modal dan belanja tidak terduga.

Pemkot Baubau  juga menyadari, di samping terdapat keberhasilan yang dicapai, pelaksanaan pembangunan Kota Baubau hingga saat ini juga masih terdapat beberapa kekurangan dan kelemahan yang harus dibenahi. “Untuk itu, dengan itikad baik saya mengajak kepada kita semua untuk menagani masalah-masalah yang ada secara bersama-sama sehingga membawa kemajuan yang lebih baik untuk Kota Baubau yang kita cintai”, pungkasnya. seperti dalam reless Dinas Kominfo Kota Baubau

Editor : Mulyadi


 
KENDARI - Lingkar Pemuda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Webinar efektivitas pendistribusian bantuan sosial tunai (BST) terhadap masyarakat penerima manfaat yang terdampak Covid-19 di Sultra, Sabtu (07/11/2020).
 
Dalam acara Webinar itu hadir sebagai narasumber Kepala PT Pos Kendari Surya Hambali, Kabid Penanganan Fakir Miskin Dinsos Kota Kendari, Akademisi UHO Pendais Hak, dan Pegiat Pemberdayaan Masyarakat Sultra LM. Syamsul Kaidah. 
 
Dalam kesempatannya, Surya Hambali mengatakan realisasi Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap tiga sampai dengan delapan di Kota Kendari telah mencapai 81 persen lebih. 
 
"Kami ucapkan terimakasih kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari, Puskesos yang selalu melakukan koordinasi dalam memberikan data penerima BST di Kota Kendari. Sehingga proses penyalurannya tepat sasaran," kata Surya Hambali.
 
 
Sementara Sri Nursamdewi selaku Kabid Penanganan Fakir Miskin Dinsos Kota Kendari menyebut BST kepada masyarakat berpedoman pada petunjuk dari Menteri Sosial (Mensos) RI. Namun, pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan pihak PT Pos agar menambah loket pembagian BST untuk mengurangi antrian masyarakat. 
 
"Data penerima BST, kami selalu koordinasi dengan RT/RW, kemudian kelurahan sampai dengan Puskesos. Sehingga datanya tidak salah. Paling tidak bantuan itu bisa menjadi penyambung hidup dimasa Pendemi saat ini," ujarnya. 
 
Pegiat Pemberdayaan Masyarakat Sultra, LM. Syamsul Kaidah menilai tingkat efektifitas pendistribusian BST terdiri beberapa aspek yang kuantitas dan waktu. Menurut dia, penerima BST keluarga yang kurang mampu. Sementara dari segi kualitas, sasaran penerima manfaat merupakan masyarakat miskin tidak mampu. 
 
"Gerakan PT Pos turun langsung pendistribusian kepada penerima manfaat langkah yang tepat," ucapnya. 
 
Dikatakannya, penyaluran bantuan BST di yang harus diantisipasi adalah konflik. Itu tidak bisa dihindari. Namun, substansinya data dari PT Pos. Lanjutnya, kesesuaian basis data dari berbagai instansi sangat penting karena masih ada tumpang tindih data masing-masing instansi. 
 
"Perlu keterlibatan dari berbagai pihak termasuk mahasiswa untuk mengawal data dan penyaluran BST agar tepat sasaran," tambah Syamsul. 
 
"Penanganan Covid tdiak hanya fokus pada Kemensos tapi baiknya dari Kemendesa termasuk instansi terkait ikut terlibat. Sehingga dengan adanya keterlibatan semua pihak, kita bisa keluar dari permasalahan kemiskinan dimasa Pendemi," tuturnya. 
 
Sementara itu, Akdemisi UHO Pendais Hak mengungkapkan pada zaman Presiden SBY-JK namanya BLT. Bantuan tersebut ada akibat efek domino akibat kenaikan BBM saat itu.
 
Kemudian di masa pemerintahan Jokowi disebut BST. Bantuan itu ada akibat Pandemi Covid-19 berdampak pada semua aktivitas ekonomi masyarakat dibatasi pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sehingga berdampak pada pola ekonomi masyarakat
 
"BST diberikan kepada masyarakat kurang mampu dan rentan. Tujuan BST sebagai pengaman bagi masyarakat akibat mengalami kondisi ekonomi kurang dimasa Covid-19," ujarnya.
 
Ia menjelaskan, wilayah perkotaan lebih berdampak pada aspek kehidupan masyarakat dibanding di desa. Dimasa Pandemi yang paling penting adalah kebutuhan pokok. Namun yang paling berdampak itu masyarakat di wilayah perkotaan. 
 
"Hasil survei berdasarkan data kuesioner, di desa itu banyak petani. dimasa Pandemi pun mereka tetap berkebun. Di desa pun tetap ada pasar hanya saja perputaran ekonomi sangat sepi," tuturnya. 
 
"Dinsos harus menciptakan instrumen. Sebab, tidak aspek kontrol. Jadi kelihatan longgar apalagi di desa-desa. Misalnya aspek pendataan, meraka yang tidak punya KTP di desa bisa saja mendapatkan BST meskipun tidak punya KTP di desa itu. Karena mereka bisa membuat keterangan domisili di desa," ulasnya. 
 
Kemudian, aspek pencairan tidak ada masalah. Mengingat PT Pos telah melakukan tugasnya dengan tepat. 
 
"Program ini sangat bermanfaat sekali kepada masyarakat. Dan saya rekomendasikan bantuan itu tetap lanjut. Dengan catatan harus diperhatikan semua aspek yang berhak mendapatkan bantuan. Serta ada skala perioritas untuk menghindari konflik intern atau kepentingan apalagi dimasa politik saat ini," jelas Pendais.
 
Penulis: M Al Rajap

KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Ketua Barisan Tim Relawan Militan (TEMAN RUSMAN ) Faisal Yamin menyatakan sikap untuk mendukung pasangan calon nomor urut 1 dalam pemilihan pasangan calon bupati dan wakil bupati Muna, LM Rusman Emba dan Bachrun Labuta.
 
 
Pernyataan dukungan ini bukan tanpa alasan, sebab pihaknya sebelumnya telah melakukan diskusi panjang serta berbagai kajian bersama teman- teman kelompok hingga akhirnya memutuskan untuk mendukung pasangan nomor urut 1 tersebut.
 
 
"Alasan kami mendukung pasangan nomor urut 01 di pilkada Muna karena kami melihat bahwa bapak Rusman Emba adalah bupati yang mampu meneruskan program-program dari bupati sebelumnya," ujar Faisal pada media ini, Sabtu (31/10/2020).
 
 
Faisal membeberkan beberapa bukti serta contoh pembangunan yang disempurnakan oleh sentuhan  dari Rusman Emba seperti pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Pasar moderen Kota Raha hingga Masjid Almunajat.
 
 
"Selain itu juga kami benar benar-benar merasakan selama pak Rusman memimpin semacam   ada sebuah kedamaian yang dirasakan oleh masyarakat kita, gairah kehidupan masyarakat mulai terlihat, terbukti banyaknya usaha-usaha dipinggiiran kota banyak usaha UMKM, warkop, tempat wisata dan lain-lain," katanya.
 
 
"Memang kami sadari bahwa masih ada mimpi dan cita cita yang belum kita capai untuk daerah ini, oleh karena itu kami mendukung bapak Rusman dan Bahrun Labuta untuk melanjutkan dan menuntaskan kembali program-program beliau," tutup Faisal.
 
 
Faisal menambahkan bahwa anggota Teman Rusman sudah tersebar disetiap desa diseluruh Kabupaten Muna dengan satu tujuan yaitu mendukung dan memenangkan pasangan dengan tagline terbaik (Teruskan Rusman Emba Bahrun Labuta pilihan kita).
 
 
Penulis: Muhammad Al Rajap

Baubau, 26 Oktober 2020
 
BUTONRAYANEWS.CO.ID, BAUBAU - Seperti tahun sebelumnya dalam memperingati hari kelahiran Nabi Besar Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam, Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau akan menggelar malam Gorana Oputa pada Rabu malam 28 Oktober 2020.
 
Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse Ia mengungkapkan, penetapan malam Gorana Oputa, berdasarkan hasil keputusan musyawarah Perangkat Masjid Agung Keraton (Sara Kidina). Hasil musyawara tersebut disampaikan langsung oleh tiga orang perwakilan dari Sara Kidina, dirumah jabatannya pada Jum’at pagi tgl. 23 Oktober 2020. Dalam pertemuan tersebut, ia didampingi kabag Protokoler Sekda Kota Baubau Eko Prona Jaya.
 
“Sebagaimana biasanya tiap tahun, dalam memasuki bulan Maulid kita selalu menyelenggarakan ritual Gorana Oputa. Dan sebelum penyelenggaraan, dari Sara Kidina selalu menyampaikannya langsung pada bapak Wali Kota. Tapi karena pak Wali masi berangkat jadi mereka menemui saya untuk menyampaikan hal itu. Nanti Pak Wali tiba di Baubau baru saya laporkan pada beliau”, ungkapnya.
 
Lebih lanjut La Ode Ahmad Monianse menambahkan, malam Gora Oputa merupakan warisan budaya leluhur yang harus dipelihara dan dijaga. Pasalnya, selain memiliki nilai budaya, tradisi Gorana Oputa juga sarat dengan nilai-nilai Religius. Untuk itu, ia berharap agar tradisi Gorana Oputa ini tidak tenggelam seiring dengan perkembangan zaman.
 
“Kita berharap tradisi ini akan terus dijaga dan dipelihara oleh generasi penerus kita dimasa yang akan datang. Karena tradisi ini mengajarkan kita banyak hal dalam sendi-sendi kehidupan. Lagipula ini berkaitan dengan hari kelahiran Nabi Besar kita Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam. Dimana pada diri Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam terdapat suri teladan yang baik dan wajib kita ikuti”, imbuhnya.
 
Terkait dengan protokol kesehatan, Orang nomor dua di kota Baubau ini menjelaskan, pelaksanaan Gorana Oputa tahun ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, penerapan protokol kesehatan harus diutamakan. Namun ia dapat memastikan, protokol kesahatan tersebut tidak akan mengurangi nilai kesakralan ritual Gorana Oputa ini.
 
Sebagaimana biasanya, tradisi Gorana Oputa setiap tahun diselenggarakan dirumah jabatan Wali Kota Baubau sebagai pertanda dimulainya haroa Maludu. Tradisi ini sudah dilaksanakan sejak tahun 1538 pada masa pemerintahan Sultan Murhum. Dimana pada masa itu, tradisi ritual Gorana Oputa ini dilaksanakan secara sederhana.
 
Pada tahun 1629 Masehi dimasa Sultan Dayanu Ikhsanuddin, tradisi ini ditetapkan sebagai peringatan awal Maulid (Maludu). Tradisi ritual Gorana Oputa ini dilaksanakan setiap tanggal 12 Rabiul Awal oleh Sultan bersama perangkat Masjid Agung Keraton (Sara Kidina). Gorana Oputa ini bermakna sebagai Munajjad Sultan, dimana sultan memohon kepada Allah SWT agar rakyatnya selalu terhindar dari segala musibah dan bencana.
 
Karena begitu penting dan sakralnya ritual ini, sehingga setiap sultan selalu melaksanakan tradisi ini, yang kemudian diiukuti oleh masyarakat dengan mengadakan haroa Maludu di rumah masing-masing. Walaupun kesultanan buton sudah tidak ada, namun tradisi ini terus dilaksanakan. Wali Kota Baubau sebagai manifestasi dari kesultanan terus melakukan tradisi ini setiap tahunnya.
 
Editor : Mulyadi

Baubau, 26 Oktober 2020

 

BUTONRAYANEWS.CO.ID, BAUBAU- Konsoludasi pengurus dan kader partai NasDem Kota Baubau terus dilakukan Ketua DPD Partai NasDem Kota Baubau, Arifuddin S.Sos, sekaligus dengan penandatangannan kepatuhan pengurus DPD Partai Nasdem Kota Baubau, Senin (26/10/2020).

Ketua DPD Partai NasDem Kota Baubau, Arifuddin SSos mengatakan dengan adanya amanah yang diberikan kepada pengurus yang baru ini akan menjadi energi baru di partai Nasdem khususnya di Baubau.

"Rasa optimis setiap kader dan pengurus dalam membesarkan partai ini harus dimiliki seluruh kader dan pengurus baik DPC maupun DPD," ungkap Arifuddin.

Mantan legislator DPRD Kota Baubau ini menambahkan konsolidasi akan terus dilakukan khususnya didalam menghadapi beberapa agenda politik yang akan datang hingga 2024 mendatang.

Selain konsolidasi kader dan pengurus, Arifuddin selaku ketua DPD Partai Nasdem Kota Baubau juga menyerahkan SK pengurus DPC Se Kota Baubau dimana dengan diterimanya SK ditingkat DPC maka secepatnya akan dilakukan konsolidasi ke tingkat DPRt se Kota Baubau.

Selain itu, pada hari yang sama dilakukan penandatangan surat pernyataan kepatuhan. Terdapat 5 poin dalam pernyatan itu.

Adapun isi dari surat kepatuhan tersebut yaitu bahwa pengurus DPD partai Nasdem Baubau dengan kesungguhan menyatakan sebagai berikut:

1. Bersedia aktif dengan penuh wakt, berintegritas dan disiplin yang tinggi serta sungguh-sungguh mengemban amanat partai
2. Senantiasa menjalankan visi dan misi partai Nasdem sebagaimana tertera dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.
3. Bersedia dan patuh terhadap keptusan partai Nasdem termasuk kepengurusan DPD partai Nasdem Kota Baubau sebagaimana tertuang dalam Keputusan DPD Partai Nasdem Nomor 441-kpts/DPP-Nasdem/IX/2020 tentang Pengesahan Susunan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Nasdem Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara Periode 2020-2024.
4. Mensukseskan Pilkada tahun 2023 dan mensuksekseskan pemilu tahun 2024.
5.Bersedia diberhentikan apabila melakukan tindakan-tindakan yang dapat merusak dan atau menggagu soliditas, citra dan marwah Partai.

 

Peliput / Editor : Mulyadi


Page 13 of 156

iklan tahun baru

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
TELEPON/WA 0822 9106 0301 / 0822 9168 7184 

Visitors Counter

5798419
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
952
4827
23808
5737762
132020
145409
5798419