Friday, August 14, 2020

Sekda

REDAKSI

REDAKSI

KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Pelatihan bagi narapidana di Lapas Kelas IIA Kendari hasil Kerjasama antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tenggara (Kanwil KemenkumHAM Sultra) dan Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari mulai dihelat.
 
 
Pelatihan dengan tema pendidikan dan keterampilan bidang jasa, manufaktur serta agribisnis bagi narapidana di Lapas Kelas IIA Kendari resmi dibuka Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu mewakili Kepala Kanwil KemenkumHAM Sultra H Sofyan yang disaksikan Kepala Lapas Kelas IIA Kendari Samad, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Kendari serta tamu undangan lainnya di ruang terbuka Lapas Kelas IIA Kendari, Senin (29/6/2020).
 
 
Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu dalam sambutannya mengatakan, kegiatan pelatihan yang dibuka hari ini merupakan pelatihan yang telah direncanakan sejak Maret lalu, sebagai bagian dari bentuk kerjasama yang terbangun antara Kanwil KemenkumHAM dan BLK Kendari.
 
 
"Tujuannya, agar menjadikan narapidana atau warga binaan di Lapas Kelas IIA Kendari bisa memiliki kemampuan keterampilan yang kompeten," terangnya.
 
 
Keterampilan kompeten tersebut, jelas dia, bukan hanya sekedar tahu tentang pelatihan yang diikuti, tetapi harus mampu dan bisa melakukan atau menerapkan hasil pelatihan yang didapatkan untuk menolong pribadinya atau kelompok.
 
 
"Akan memiliki nilai sebuah pelatihan yang diikuti, jika apa yang diperoleh bisa diterapkan sehingga bermanfaat bagi pribadi atau keluarga dan orang lain," tuturnya.
 
 
Atas hal itu, lanjut orang nomor satu di BLK Kendari ini,  pihaknya sangat berharap jika para peserta pelatihan yakni narapidana untuk sungguh-sungguh mengikuti proses pelatihan.
 
 
"Saya dan Keluarga Besar BLK Kendari sangat berharap jika nantinya saudara kami yang kini akan mengikuti pelatihan bisa benar-benar lebih baik ketika keluar dari Lapas, dan menerapkan keterampilan yang dimiliki untuk membantu kehidupannya secara pribadi atau bahkan keluarganya," tandasnya.
 
 
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Kendari Samad juga menambahkan, bahwa dalam pelatihan yang akan dilaksanakan, setiap jurusannya hanya akan diikuti 20 narapidana dengan target 300 narapidana bisa mendapatkan pelatihan.
 
 
"Instrukturnya ada dari BLK Kendari, Dinas Pertanian, dan Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Kendari. Yang pasti kita akan berikan yang terbaik bagi warga binaan," tutupnya. 
 
Penulis: Rull
 

KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Proses pelatihan menjahit masker yang dilakukan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kendari bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja Kendari untuk tahap I resmi ditutup, Senin (29/6/2020).
 
 
Proses pelatihan yang dilakukan siswa MAN 1 Kendari selama 10 hari sejak 16 Juni lalu dengan bimbingan dua instruktur BLK Kendari mampu hasilkan 2.000 masker dari target hanya sebanyak 500 masker.
 
 
"Ini prestasi luar biasa yang dilakukan anak-anak kita, karena capaian mereka bisa melebihi target yang diberikan," kata Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu ketika menutup kegiatan pelatihan di MAN 1 Kendari.
 
 
Ia menjelaskan, jika proses pelatihan yang dilakukan pihaknya bersama dengan MAN 1 Kendari saat ini merupakan buah dari kerjasama yang telah dibangun bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra).
 
 
"Alhamdulillah, kerjasama kita dengan Kanwil Kemenag bisa memberikan nilai tambah berupa keterampilan bagi para siswi di MAN 1 Kendari dan bahkan nanti di seluruh sekolah madrasah se-Sultra," jelasnya.
 
 
Seperti sebelumnya, lanjut orang nomor satu di BLK Kendari ini, pihaknya mengharapkan dari hasil pelatihan yang diberikan dapat menambah ilmu dan keterampilan bagi para siswi madrasah. Sehingga penting bagi para siswi untuk sungguh-sungguh mengikuti proses pelatihan tersebut.
 
 
"Jadi, bukan hanya ilmu agama dan ilmu pengetahuan yang mereka kuasai, tapi juga keterampilan. Keuntungannya, ketika mereka benar-benar sudah berada di masyarakat bisa bermanfaat dan tentu  akan membuat bangga kita semua," tukasnya.
 
 
Terkait kendala dalam proses pelatihan, salah satu instruktur dari BLK Kendari Harisma Dewi menambahkan,  bahwa proses pelatihan yang dilakukan siswi MAN 1 Kendari cukup baik sehingga mampu menghasilkan karya yang baik pula, bahkan pihaknya tidak menduga jika capaian target yang diperoleh bisa melebihi.
 
 
"Hanya di hari pertama mereka masih lambat, namun di hari-hari berikutnya mereka sangat agresif padahal untuk menjahit masker baru pertama kali dilakukan," pungkasnya. 
 
 
Penulis: Rull

KENDARI, ButonRayaNews.co.id  - Sebanyak 3.000 nasi kotak hasil pelatihan jurusan memasak tanggap Covid-19 tahap III di Balai Latihan Kerja Kendari telah tersalurkan ke masyarakat Kota Kendari.
 
 
"Jumlah tersebut merupakan kalkulasi hasil masakan yang tersalurkan selama 10 hari, dimana setiap harinya ada 300 nasi kotak yang dibagikan," kata Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu ditemui di kediamannya, Sabtu (27/06/2020).
 
 
Ia menjelaskan, bahwa sejak pelatihan memasak dibuka hingga tahap III, sudah ada 12.000 nasi kotak yang dibagikan dan masih akan terus berlanjut, dimana pada Senin (29/6) pekan depan pelatihan memasak tahap IV akan kembali dibuka.
 
 
"Insya Allah pelatihan ini masih akan berlanjut sampai pertengahan Agustus, termasuk  pelatihan pembuatan masker dan wastafel," paparnya.
 
 
Setiap jurusan tanggap Covid-19, lanjut mantan Kepala Bagian (Kabag) Rumah Tangga Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) ini, masing-masing memiliki target hingga pertengahan Agustus, dimana untuk pembuatan masker sebanyak 80.000 masker, pembuatan wastafel sebanyak 120 wastafel dan memasak sebanyak 27.000 nasi kotak siap saji.
 
 
"Insya Allah kami Keluarga Besar BLK Kendari Kementerian Ketenagakerjaan RI akan selalu berusaha untuk berkontribusi kepada masyarakat terutama dalam masa pandemi Covid-19 ini, sehingga BLK disamping menyelenggarakan kegiatan pelatihan reguler yakni Pelatihan Berbasis Kompetensi yang diikuti oleh masyarakat yang belum memiliki ketrampilan,  juga menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Tanggap Covid-19 yang diikuti oleh saudara-saudara kami yang dirumahkan, yang ter-PHK dan yang telah memiliki wadah usaha tetapi tidak produktif lagi karena pandemi Civid-19," tutupnya.
 
 
Penulis: Rull

KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Dalam memperingati Hari Bhayangkara ke 74, Polda Sultra kembali melaksanakan bakti sosial berupa pembagian sembako kepada masyarakat.
 
 
Pembagian sembako berupa beras tersebut melibatkan 40 personel Bhabinkamtibmas dan 40 personel Babinsa yang akan membagikan beras sesuai titik masing-masing yang telah ditentukan.
 
 
Kapolda Sultra, Irjen Pol Merdysyam melepas secara langsung Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang ditugaskan untuk membagikan sembako.
 
 
"Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh stakeholder yang turut membantu terlaksananya bakti sosial kali ini. Baksos ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat," ungkap Irjen Merdy di Polda Sultra, Jumat (26/06/2020).
 
 
Pengganti Bgrigjen Pol Iriyanto ini mengungkap hingga saat ini Mabes Polri telah membagikan 60 ribu paket sembako yang didistribusikan ke beberapa daerah serentak serta 557 ribuan paket dibagikan ke seluruh Indonesia.
 
 
"Bahwa Polri harus hadir ditengah-tengah masyarakat, kita harus terus berbuat baik dan memohon kepada allah untuk dapat melewati pandemi covid-19," pungkas Merdisyam.
 
 
Penulis: Muhammad Al Rajap

BUTON UTARA, ButonRayaNews.co.id - Keluarga penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) mulai merasakan manfaatnya tidak terkecuali di Kabupaten Buton Utara Provinsi Sulawesi Tenggara.
 
 
Namun ada pula warga yang memilih untuk mengundurkan diri dari program nasional ini. Setidaknya ada tiga warga Butur yang merasa sudah mampu dan keluar dari PKH tersebut. Ke tiganya adalah Suriana, Wa ode Murniati dan Endang Wanisatri masing-masing dari Desa Koepisino, Kecamatan Bonegunu.
 
 
Kepala Dinas Sosial, Muliana melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Butur, Alman, menjelaskan 
tiga orang yang memundurkan diri dari PKH tersebut dikarenakan sudah menjadi aparat desa dan juga merasa sudah mampu.
 
 
"Mereka datang dari desa ke Dinas Sosial hanya untuk memundurkan diri dari keikut sertaan PKH" jelas Alman saat ditemui diruang kerjanya, Jumat, (26/06/2020).
 
 
"Kami dari Dinas Sosial sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh tiga warga ini. Dan inilah sebetulnya sikap warga yang diharapkan," tambahnya.
 
 
Sebelumnya, lanjut Alman, hal yang sama juga pernah terjadi yaitu di Kelurahan Lemo. Dikatakan Alman, warga yang mengundurkan diri dari penerimaan PKH ini mengundurkan diri sebelum dilakukannya pelabelan PKH.
 
 
"Saya tidak merasa kaya, tetapi masih banyak saudar-saudara kita yang lebih layak dari saya" kata Alman, meniru salah seorang warga yang mengundurkan diri dari PKH.
 
 
Menurutnya, sikap Keluarga Penerima Manfaat peserta Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) berbeda-beda, ada yang Graduasi Sejahtera mandiri, ada pula Graduasi sejatera.
 
 
"Graduasi mandiri yaitu dengan memundurkan diri secara sukarela sedangkan Graduasi sejatera yaitu dilihat dari perkembangan sosial ekonomi KPM," katanya.
 
 
Penulis : Deni Irawan
Editor : Muhammad Al Rajab



BUTON UTARA, ButonRayaNews.co.id - Menjelang hari ulang tahun(HUT) Bhayangkara ke-74, kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Buton Utara (Butur) menggelar Rapid tes secara gratis di pasar mina-minanga, kecamatan Kulisusu, Kamis, (25/06/2020)

Kapolres Buton Utara AKBP Wasis Santoso, S.I.K melalui Wakapolres Kompol Samuel Simanjuntak, S.I.K menjelaskan kegiatan bakti sosial tersebut dalam rangka jelang memperingati hari bhayangkara yang ke-74. "Kegiatan hari ini kami sediakan 150 Rapid tes gratis untuk masyarakat, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan" jelas Kompol Samuel saat ditemui awak media

Lanjut Dia, Kegiatan baksos maupun bansos seperti ini sudah di mulai sejak 16 Juni kemarin. "nanti puncaknya besok tanggal 26 Juni, bakti sosial serentak seluruh Polda se-Indonesia yaitu akan melaksanakan kerja bakti di pasar Mina-minanga dan terminal dan bekerja sama dengan Pemerintah daerah (Pemda)" ungkapnya

"Ia berharap dengan memperingati hari bhayangkara ke-74 ini, mudah-mudahan Kamtibmas kondusif masyarakat semakin produktif" harapnya.

 

Peliput : Deny

Editor : Mulyadi




BUTON UTARA, ButonRayaNews.co.id - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Butun Utara(Butur) siap seratus persen untuk memberikan pengamanan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020

Kapolres Buton Utara AKBP Wasis Santoso, S.I.K melalui Wakapolres Kompol Samuel Simanjuntak, S.I.K menjelaskan
Satgas Nusantar tersebut dibentuk untuk meminimalisir adanya isu-isu maupun upaya provokasi yang berpotensi menimbulkan konflik terkait penyelenggaraan Pilkada

“Untuk mengantisipasi konflik sosial atau perpecahan baik sebelum, selama maupun paska pelaksanan pilkada serentak"
jelas Kompol Samuel saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis, (25/06/2020)

"Polres Butur pastinya siap seratus persen memberikan pengamanan di pilkada nanti" tambahnya. Pembentukan Satgas Nusantara juga merupakan tindak lanjut Pembentukan Satgas di tingkat Polda maupun Mabes Polri

"Satgas Nusantara ini terdiri dari beberapa Satgas didalamnya ada Satgas Manajemen Sosial, Satgas Manajemen Kemitraan, Satgas Manajemen Media dan Satgas Manajemen Penegakan Hukum". Lanjut Dia, Sebelum pelaksanaan Pilkada tersebut pihaknya sudah memulainya dari awal agar pelaksanaan Pilkada di Butur bisa aman dan kondusif

"Untuk saat ini situasi Kamtibmas di wilayah Butur, masih tergolong kondusif. Namun kami tetap antisipasi dengan di bentuknya Satgas Nusantara"

Ia menembahkan, Seluruh daerah di Indonesia yang menyelenggarakan pilkada dibentuk juga Satgas Nusantara.  "Satgas Nusantara ini diharapkan akan menjadi elemen penting sebagai penyejuk (Cooling System) dalam Pilkada Tahun 2020, terkhusus di Wilayah Kabupaten Butin Utara" harapnya.

 

Peliput : Deny

Editor : Mulyadi


KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-74 tahun 2020, personil Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menjalani rapid tes massal.
 
 
Rapid tes yang dilaksanakan oleh Bid Dokkes Polda Sultra beserta Rumah Sakit Bhayangkara ini bertempat di Lapangan Hitam depan Mapolda Sultra yang diikuti oleh semua personel baik Polri maupun PNS yang menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua.
 
 
Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Ferry Walintukan menjelaskan rapid tes ini dilakukan selain dalam peringatan Hari Bhayangkara, juga sekaligus untuk memastikan kondisi kesehatan personil Polda Sultra dalam masa pandemi Corona saat ini.
 
 
"Setelah dilakukan rapid tes oleh Bid Dokkes Polda Sultra kepada personil, hasilnya diketahui semuanya negatif (dari Virus Corona),"  ungkap AKBP Ferry.
 
 
Diapun menganjurkan sesuai perintah Kapolda agar kepada seluruh prajurit atau personil agar tetap selalu menjalankan dan memperhatikan protokol kesehatan ditengah Covid-19 saat ini.
 
 
"Kepada personel yang telah dilaksanakan rapid tes, diminta tetap harus memperhatikan protokol kesehatan terutama sebelum berangkat ke kantor kemudian pada saat melakukan aktivitas kerja di kantor serta setelah pulang ke rumah dan berkumpul bersama keluarga,” imbuhnya.
 
 
Adapun jumlah personel yang diperiksa yakni sebanyak 440 orang dan semuanya menunjukkan hasil non reaktif.
 
 
Penulis: Muhammad Al Rajap
 

KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Kepala Kantor Imigrasi Kendari, Hajar Aswad memastikan masuknya 156 Tenaga Kerja Asing (TKA) gelombang I yang dijadwalkan akan masuk di Sulawesi Tenggara menggunakan visa kerja (C312) yang terdapat keterangan nama dan nomor paspor pada visa tersebut.
 
 
"Kami sudah memegang daftar identitas para TKA yang akan masuk di Sulawesi Tenggara," ujar Hajar Aswad, Selasa (23/06/2020).
 
 
Hajar Aswad menambahkan pihak Imigrasi Kendari juga akan terjun bersama tim untuk meninjau para TKA selama 15 hari kedepan. Selain itu kata Hajar, para TKA yang akan tiba di Sultra akan di karantina selama 14 hari.
 
 
"Terkait dengan visa dan izin masuk keimigrasian para TKA diberi waktu 30 hari. Jika selama kurun waktu 30 hari belum melapor, maka para TKA belum bisa bekerja," tegas Hajar.
 
Penulis: Muhammad Al Rajap

KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Terus berbuat yang terbaik bagi masyarakat dimasa pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari kembali membuka paket pelatihan tanggap Covid-19 dengan tiga jurusan tersedia yaitu membuat masker, membuat wastafel dan memasak.
 
 
Kepala BLK Kendari, Dr La Ode Haji Polondu menuturkan paket pelatihan tanggap Covid-19 masih akan terus berlanjut hingga pertengahan Agustus mendatang.
 
 
"Setiap jurusan memiliki target masing-masing hingga batas waktu yang ditentukan sejak dibukanya pekat pelatihan pada 13 Mei lalu," tuturnya, Selasa (23/07/2020).
 
 
Ia menyebutkan, pada jurusan pembuatan masker target yang diberikan hingga Agustus sebanyak 80.000 masker, pembuatan wastafel sebanyak 120 wastafel dan memasak sebanyak 27.000 nasi kotak.
 
 
"Itu untuk target selama pelatihan tanggap Covid, kalau untuk target pertahapnya selama sepuluh hari maka pembuat masker harus mencapai 8.000, pembuat wastafel sebanyak 15 dan memasak sebanyak 130 nasi kotak," papar orang nomor satu di BLK Kendari ini.
 
 
Sejauh ini lanjut Polondu beberapa hasil karya siswa telah dibagikan kepada masyarakat Sultra bahkan telah sampai ke Kantor Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI) yang diterima langsung Dirjen Binalattas dan Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziah.
 
 
"Kita mendapatkan apresiasi dari Dirjen dan Menteri, hal ini merupakan motifasi baik bagi kami keluarga BLK Kendari termaksud siswa pelatihan," tutupnya.
 
Penulis: Rul

Page 3 of 142

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
TELEPON/WA 0822 9106 0301 / 0822 9168 7184 

Visitors Counter

3102576
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
2097
4702
24486
3040331
66668
152174
3102576