Wednesday, December 1, 2021

REDAKSI

REDAKSI

 

BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID  - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bekerja sama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Baubau dibawah pimpinan Plt Ketua Samsul Bahri (Bojes) dan Sekretaris Erwin menggagas pembentukan kampung digital di 8 kecamatan dalam wilayah Kota Baubau. Bahkan, pada Senin (7/6/2021), KNPI dan Dispora Kota Baubau sudah melalukan sosialisasi di Kecamatan Lea-Lea dan Surawolio untuk rencana pembentukan kampung digital tersebut. Dan pada Selasa (8/6/2021) akan dilanjutkan sosialisasi pada 6 kecamatan lainnya.

Menurut Kadispora Kota Baubau La Ode Darussaalam, S.Sos, M.Si, pembentukan kampung digital sebetulnya agar ke depan orang-orang yang berkumpul dengan aktifitas kampung digital dan diharapkan seluruh kelurahan yang ada bahkan sampai di grassrood paling bawahnya yakni RT dan RW nya itu semua dilakukan dengan merek digital khususnya kaum mudanya atau pemudanya. Dan program ini dilaksanakan untuk seluruh kecamatan yang ada di kota Baubau.

Dikatakan Darussalam, sesungguhnya kerjasamanya tepat yang bahkan tadinya juga akan digandeng Kominfo Baubau sebab digitalnya ini sesungguhnya berkaitan dengan Kominfo. “Yang audience nya pemuda tetapi kontennya adalah Kominfo. Nah untuk pemuda dan konten digitalnya ini itu kenanya di Adi Guna, dia pemuda dan jago IT. Nanti setelah itu pak Adi Guna, akan mentransfer ilmu digitalnya nanti kepada komunitas atau kampung pemuda kita yang sudah terbentuk nanti di setiap RT dan RWnya. Untuk itu harapan2 kita semua sesungguhnya sekali lagi sebagai spirit untuk anak muda kita semua ini. Adiguna ini akan menjadi spirit untuk Kita semua. Mudah2an ini, beliau dari STPDN dan semoga bisa mengikuti jejak2 kita di depan ini. Bahkan mungkin lebih, karna pandangannya jauh lebih ke depan dari kita yang terlahir di jaman yang terlambat digital. Dia ini lahirnya sudah di era digital dan dipenuhi oleh berbagai pengetahuan yang mempuni,”katanya.

Ke depan tambah Darussalam yang juga Plt Kadis Kominfo Baubau adalah sangat penting dan merupakan tugas kominfo bekerja sama dengan Dispora untuk mencatat berapa usia 16 sampai dengan 40 tahun atau 30 tahun yang masih melek digital, yang masih melek teknologi, yang tidak mampu menggunakan smartphone dengan baik, tidak menggunakan digital ini dengan baik. Sebab jangan sampai masih ada, anak di usia muda yang masih ada seperti itu. Padahal, era sekarang ini anak muda tidak boleh lagi melek digital, melek teknologi informasi, tidak bisa lagi. Ini harus yang di update terutama di kalangan anak muda yangs emua serba online, serba teknologi. Sehingga bila ketinggalan, melek ini bisa bahaya.”Yang penting saat ini adalah bersama sama untuk mengawal bagaimana Lea-Lea sebagai kecamatan pertama untuk pelaksanaan kegiatan dan kedepannya sudah bisa menjadi 0% dari pengguna yang melek teknologi informasi,”ungkapnya.

Ditempat yang sama, Camat Lea-Lea La Ode Arwa, S.Sos memberikan apresiasi terhadap Dispora dan KNPI Baubau yang ingin menjadikan Kecamatan Lea-Lea sebagai kampung digital, Hanya saja, yang menjadi persoalan sekarang ini adalah masalah siginal karena masih tempat di Kecamatan Lea-Lea yang blank spot atau kondisi suatu tempat tidak tersentuh atau terlingkupi sinyal komunikasi. Namun, hal ini sudah dijawab oleh Kadispora yang juga Plt Kadis Kominfo Kota Baubau Darussalam bila pihaknya sudah bersurat ke Gubernur Sultra melalui Kominfo Provinsi Sultra agar Baubau di bangunkan beberapa BTS untuk mengatasi tempat-tempat yang masih blank spot. Dan sudah disahuti akan dibangunkan BTS terutama di Kecamatan Lea-Lea.

Sementara itu, ketua KNPI Kota Baubau Samsul Bahri (Bojes) yang didampingi ketua panitia sosialisasi kampung digital Adiguna mengakui, kegiatan pembentukan kampung digital karena ide salah satu pemuda Baubau yakni Adiguna yang digagas berawal dari keprihatinan dan kesadaran terkait dengan situasi pandemi covid-19 yang telah merubah sendi-sendi perekonomian nasional dan berdampak pada UMKM juga. Sehingga, selama Pandemi ini pun telah berubah pola konsumsi masyarakat juga berubah yang tadinya offline menjadi online sebab banyak masyarakat yang berdiam dirumah karena ada kebijakan stay at home yang memang harus dilakukan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Karena itu, dengan situasi tersebut, KNPI Baubau berpikir sudah saatnya kaum muda untuk mengambil peran dengan kreatif mengatasi solusi tersebut dengan ide memanfaatkan teknologi digital untuk menggairahkan kembali usaha-usaha masyarakat terutama yang berada di kecamatan-kecamatan dalam 8 wilayah Kota Baubau.

Pada sosialiasi kampung digital di 8 kecamatan tersebut, Dispora dan KNPI Kota Baubau juga melibatkan pemateri analisis monev Ditjen Polpum Kementerian Dalam Negeri yakni Dr Marsudi Asinu yang membawakan materi dengan judul penguatan ketahanan ekonomi masyarakat di era pandemi dengan berbasis ekonomi digital.(ist)

 

Editor : Mulyadi


 
 
BAUBAU,BUTONRAYANEWS.CO.ID - Sekretaris Daerah Dr Roni Muhtar, M.Pd mewakili Wali Kota Baubau mengikuti workshop pengeloaan anggaran pemulihan pasca pandemi covid-19 yang diselenggarkan oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Komisariat Wilayah (Komwil) di Kota  Ambon Maluku Kamis (10/6/2021).
 
Menurut Roni Muhtar,kehadiran dirinya mewakili Wali Kota Baubau bersama Wali Kota dan Sekda yang mewakili Wali Kota se Komwil VI dalam workshop pengelolaan anggaran pemulihan pasca pendemi covid-19 di Kota Ambon sangatlah penting untuk diikuti karena memang rencananya akan memuat beberapa hal yang terkait dengan pengolahan anggaran pemulihan pasca pandemi covid-19. 
 
Bagi  Kota Baubau kata Jenderal ASN Kota Baubau ini, sepulang dari pelaksanaan workshop ini  akan mencoba untuk mengkaji lebih lanjut. Kemudian, mencoba mempelajari secara menyeluruh keterkaitan dengan kementerian dan  di Pemkot Baubau  serta relevansinya dengan pemenuhan kebutuhan Pemkot Baubau terkait dengan anggaran. "Diharapkan pemulihan di satu sisi, dan siasat Pemkot adalah bagaimana anggaran yang dimiliki bisa termanfaatkan untuk anggaran dan perekonomian masyarakat. Akan tetapi disisi lain, juga tida bisa melupakan aspek-aspek lainnya yang juga penting untuk diposisikan anggarannya pada masa-masa mendatang,"katanya.
 
Pada workshop pengelolaan anggaran pemulihan pasca pademi di Kota Ambon tersebut, Sekda Baubau Dr Roni Muhtar, M. Pd yang didampingi Asisten I Drs Rahmad Tuta, M.Si dan beberapa pejabat Pemkot Baubau sempat memberikan pertanyaan kepada pemateri terkait beberapa inovasi  daerah terkait dalam mengatasi pasca pandemi covid-19 dan mencoba melakukan rekayasa agar pendapatan masyarakat bisa meningkat. 
 
Sementara itu, workshop pengelolaan anggaran pemulihan pasca pandemi oleh Apeksi  Komwil VI yang berlangsung di Kota Ambon ada kebijakan atau inovasi daerah dalam pemulihan ekonomi daerah masing-masing agar bisa menggerakan perekonomian daerah melalui workshop diharapkan pandemi tetap dicegah tapi ekonomi rakyat hendaknya dapat didorong untuk tumbuh karena UMKM adalah penggerak ekonomi rakyat. Dan dibuka oleh Wali Kota Gorontalo selaku wakil ketua Apeksi Komwil VI Marten Taha di restoran Sari Gurih Beach Kota Ambon Kamis (10/6/2021).(Ist)
 
Editor : Mulyadi
 

 

BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Diujung musim penghujan tahun ini membuat beberapa ruas jalan di Kota Baubau rawan kecelakan, untuk itu Kapolres Baubau mengjimbau warga untuk berhati-hati.

Sabtu (29/5/2021) pagi hari Kota Baubau diguyur hujan sedang yang membuat beberapa ruas jalan di Kota Baubau licin dan rawan untuk pengendara roda dua. Khususnya di penurunan jalan Jambu Mente Kelurahan Batulo Kecamatan Kokalukuna dan penurunan jembatan Beli Kota Baubau.

Kapolres Baubau, AKBP Rio Tangkari Chandra SIK dengan sigap dan tanggap langsung memerintahkan jajaran Satuan Lalu lintas untuk ke Lokasi menghidari adanya korban kecelakaan. "alhamdullah sudah ada anggota yang kelolasi," ungkapnya dalam grub Whatsaap.

Ia menambahkan kedepan jika ruas jalan tersebut dianggap membahayakan buat pengendara maka akan dialihkan. "Kedepan jika jalan rawan dan licin kami akan alihkan," tambahnya. Kapolres Baubau juga menghimbau kepada warga khususnya pengendara roda dua dan roda empat harus tetap berhati-hati dan waspada jika melewati jalur yang membahayakan.

Penulis / Editor : Mulyadi




BAUBAU, BUTONRAYANEWSWCO.ID -WaliKota Baubau Dr. H.AS. Tamrin, MH didampingi Sekda Kota Baubau Dr. Roni Muhtar, M.Pd bersama 47 kepala daerah lainnya di Indonesia menandatangani Nota Kesepakatan tentang implementasi gerakan Smart City dengan Ditjen Aptika Kementerian Kominfo RI bersamaan Harkitnas tahun 2021 Kamis (20/5/2021)

Khusus Kota Baubau penandatanangan dilakukan di Kota Kendari menyusul bersamaanya kegiatan Wali Kota Baubau berkait penandanganan MoU dengan Bank Sultra.

Nota Kesepakan Smart City dengan Kemenkominfo ini adalah hasil assesment Smart City pada 100 daerah yang dilaksanakan beberapa bulan silam, dan hasilnya 4 daerah di Sultra yang dinyatakan lulus untuk hal tersebut, yakni Kota Baubau, Kabupaten Buton, Kab Wakatobi dan Kab Konsel.

Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrin, MH usai penandatanan nota kesepahaman bersama Sekda Kota Baubau Dr Roni Muhtar, M Pd berpesan pada pihak Kominfo untuk menyiapkan segala hal berkait dampak Nota kesepahaman tersebut, seperti penyiapan masterplan smart city, pembentukan dewan smart citu dan sebagainya.(ist)

 

EDOTOR : MULYADI


BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - PemkotBaubau memastikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) masuk kantor pada hari pertama setelah libur idul fitri yakni Senin (17/5/2021) sebagaimana penegasan dari surat edaran dari Menpan RB. Oleh sebab itu, guna memastikan kehadiran ASN lingkup Pemkot Baubau maka Sekda Baubau Dr Roni Muhtar, M.Pd melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Senin (17/5/2021).

Menurut Sekda Kota Baubau Dr Roni Muhtar, M.Pd sidak yang dilakukannya kali ini adalah menyisir 3 OPD sebagai sampel yakni Dinas Kesehatan, Perhubungan dan Kominfo yang kebetulan jarak ketiga kantor ini berdekatan. Kehadiran ASN pada 3 dinas ini tentunya sudah bisa menjadi gambaran bahwa ASN Kota Baubau sangat tertib dan patuh terhadap surat edaran pemerintah pusat dalam hal ini Menpan RB . “Alhamdulilah dari ketiga dinas itu ASN hadir, dimana untuk yang di rumah sakit, tadi saya lihat langsung aktivitas pelayanan utamanya terkait dengan pelayanan covid-19. Kemudian, di dinas perhubungan, dikarenakan ada beberapa yang tugas lapangan tetapi laporan dari Kadis setelah datang pagi di kantor terus kemudian menyebar melaksanakan tuga di lapangan. Demikian pula dengan yang di Dinas Kominfo. Alhamdulillah saya melihat langsung semua ASN hadir dan masuk kantor mulai hari ini dan ini membahagiakan,”ujarnya.

Jenderal ASN Kota Baubau ini memastikan bila seluruh aktivitas ASN pasca lebaran idul fitri akan kembali normal. Bahkan, pada saat di secretariat daerah Senin (17/5/2021) dirinya langsung memimpin apel dan tentu apel yang diselenggarakan mengacu pada Protokol Kesehatan (Prokes) yang paling utama meskipun kewajiban sebagai ASN harus terlaksana.

Terkait untuk peningkatan kinerja, Roni Muhtar mengakui jika Pemkot Baubau sudah punya aplikasi yang dinamakan Sipolima yang saat ini sudah dipakai walaupun masih butuh beberapa pembenahan sistimnya. Akan tetapi paling tidak, sebagai pijakan awal ini sudah menjadi dasar untuk menentukan bahwa ASN Baubau itu telah bekerja sesuai porsinya. Kemudian, tentu akan diikuti dengan pengawasan yang dilakukan dari tingkat OPD sampai ke bawahnya. Sehingga, ke depan apa yang ada di aplikasi Sipolima akan terus disempurnakan sebab harapannya ada koneksi antara apa yang dilakukan hasil pengamatan, pendataan untuk basis data tentang kehadiran ASN dengan mengukur kinerjanya dan nanti dihubungkan dengan tindakan-tindakan baik itu sifatnya punishment maupun reward. “Nanti akan dilakukan supaya tidak ada kekagetan dari ASN tiba-tiba ada punihsmentnya. Kita masih melakukan pengontrolan pengawasan tidak hanya Sipolima tapi masih juga secara manual dilakukan. Belum sepenuhnya menggunakan ini secara khusus tapi kita mengarah kesana,”ungkapnya.

Sementara itu, Plt Kadis Kominfo Kota Baubau La Ode Darussalam, S.Sos, M.Si menyambut baik dengan Sidak yang dilakukan oleh Sekda Kota Baubau Dr Roni Muhtar, M.Pd yang tentunya menjadi pemicu semangat untuk memacu kinerja ASN menjadi lebih baik lagi ke depannya.(ist)

Editor: Mulyadi


Butonrayanews.co.id, Konawe - Memasuki perayaan hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah, PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS) membagikan puluhan ribu parcel atau bingkisan lebaran kepada karyawan dan masyarakat sekitar perusahaan.
 
 
General Manager PT VDNI dan PT OSS, Tony Zhou Yuan mengatakan, ada sebanyak 25 ribu parcel yang mulai dibagikan pada hari ini kepada karyawan VDNI dan OSS.
 
 
Pemberian parcel tersebut kata Tony sebagai bentuk kepedulian dan keturutsertaaan perusahaan terhadap karyawan dan masyarakat yang merayakan hari raya idul fitri.
 
 
"Kami ingin merayakan hari raya Idul Fitri ini bersama seluruh karyawan dan masyarakat layaknya sebagai sebuah keluarga besar," ucap Tony, Rabu (12/05/2021).
 
 
Meskipun perayaan idul fitri kali ini berbeda karena masih dalam suasana pandemi Covid-19, namun Tony berharap hal itu tidak mengurangi kebahagiaan bagi karyawan dan masyarakat yang merayakan.
 
 
"Harapan kami, apa yang kami beri ini bisa menyenangkan hati karyawan dan masyarakat yang merayakan idul fitri. Tidak lupa kami selalu mengingatkan baik itu karyawan maupun masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan agar nantinya di masa yang akan datang dapat merayakan idul fitri dengan lebih meriah," imbuhnya.
 
 
Sementara itu, Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara yang turut hadir dalam pembagian bingkisan lebaran ini mengharapkan kerjasama semua pihak, terutama masyarakat dan karyawan untuk menjaga keberlangsungan perusahaan.
 
 
"Kawasan industri Morosi ini penyumbang pendapatan daerah yang terbesar. Olehnya itu, saya minta semua menjaga ini. Demi masa depan anak cucu kita," ujar Gusli.
 
 
Ia menyebut, apa yang dilakukan oleh pihak perusahaan terhadap karyawan dan masyarakat dengan memberikan 25 ribu paket bingkisan lebaran harus diapresiasi.
 
 
"Semoga kedepan, kerjasama antara perusahaan dengan karyawan dan masyarakat sekitar akan terus terjalin dengan baik dan semakin erat," pungkasnya.
 
 
Penulis: Muhammad Al Rajap

 
KENDARI, Butonrayanews.co.id - Arsjad Rasjid, Calon Ketua Umum (Caketum) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia berkunjung ke Sulawesi Tenggara sekaligus menyantuni ratusan anak yatim piatu di Panti Asuhan Shabri Kendari.
 
 
Dalam penyerahan bantuan itu, Arsjad Rasjid didampingi oleh Ketua Umum KADIN Sultra Anton Timbang, Wakil Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dan beberapa pejabat KADIN dari provinsi lain.
 
 
Dalam sambutannya, Wakil Ketua Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional KADIN Indonesia itu menyampaikan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari bentuk menjalin silaturahmi dengan sesama, apalagi bertetapan dengan  bulan suci ramadan dan menyambut bulan syawal.
 
 
"Jadi adik-adik niat kami juga ingin meminta doa kepada semua agar kami bisa memenangkan pemilihan ketum KADIN Indonesia," ungkapnya di hadapan puluhan anak yatim dan piatu.
 
 
Ia pun memberikan motivasi kepada para anak yatim untuk mempunyai mimpi ke depan dengan modal kerja keras dan terus belajar.
 
 
Sementara itu Anton Timbang menyebutkan, bahwa pemberian bantuan ini merupakan komitmen KADIN untuk terus hadir di tengah masyarakat. Kata dia, bantuan ini diberikan sebanyak 80 paket.
 
 
Pengurus Panti Asuhan Shabri Kendari
M Syamsu menyambut baik bantuan yang diberikan kepada 70 anak yatim piatu dan pengurus panti asuhan. Menurutnya, anak yatim piatu dan terlantar sudah menjadi kewajiban pemerintah dan negara untuk merawat dan melindungi mereka.
 
 
"Jadi KADIN ini bagian dari negara, jadi sudah menjadi kewajiban kita," ujarnya.
 
 
Penulis: Muhammad Al Rajap

KENDARI, Butonrayanews.co.id - Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara, Anton Timbang mengapresiasi niat baik Anindya Bakrie dalam membantu 40 pengusaha muda di Kota Kendari.
 
 
Di tengah pandemi Virus Corona yang masih melanda negeri ini kata Anton Timbang tentu pengusaha UMKM khususnya di Kota Kendari membutuhkan support, baik dari sisi kebijakan maupun permodalan.
 
 
Bantuan dengan total Rp100 juta itu diserahkan Anindya Bakrie melalui Kadin Sultra, pada malam konsolidasi tim yang dilaksanakan di Kantor Kadin Sultra.
 
 
"Kadin akan selalu mendorong sektor UMKM terus bangkit, dan membantu pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi," jelas Anton Timbang, Sabtu (08/05/2021).
 
 
Dijelaskannya, bantuan UMKM yang dikucurkan Anidnya Bakrie untuk para pengusaha UMKM di Kota Kendari merupakan bentuan perhatian Kadin.
 
 
Melalui video singkat, Anindya Bakrie mengapresiasi atas kerja keras tim dan pengurus Kadin Sultra, sehingga penyerahan bantuan kepada anak yatim dan pelaku UMKM dapat terselenggara dengan baik.
 
 
"Saya sampaikan terima kasih kepada Bapak Anton Timbang dan abang-abang yang ada di Sultra, yang telah bekerja keras dalam menyukseskan kegiatan ini," kata putra Aburizal Bakrie itu.
 
 
Dia juga menotivasi para pengusaha muda di Sultra, agar terus bergerak maju di tengah terpaan kesulitan.
 
 
"Percayalah, dibalik kesulitan pasti ada kemudahan," ujar calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia ini.
 
 
Menurut Anindya Bakrie, meski pandemi Covid-19 telah memberikan dampak dalam pengembangan usaha, namun di saat yang bersamaan, hal itu juga bisa dilalui bahkan membuat para pengusaha naik kelas.
 
 
Penulis: Muhammad Al Rajap

BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Surat edaran Gubernur Sultra ditujukan kepada Bupati/Wali Kota se Sultra nomor 521-21/1887 tentang penggunaan beras Bulog langsung disikapi oleh Pemkot Baubau. Saat meninjau pasar murah yang digelar oleh Perindag Kota Baubau Rabu (5/5/2021), Sekda Kota Baubau Dr Roni Muhtar, M.Pd membenarkan telah menerima surat edaran dari Gubernur Sultra tersebut. Namun demikian, Roni Muhtar, mengungkapkan akan mencoba untuk mengatur berasnya dan harus beras lokal. Pasalnya, Baubau punya beras lokal dari Ngkaring-Nkaring sehingga secara otomatis beras yang dibeli oleh Bulog Baubau adalah dari petani yang ada di Ngkaring-Ngkaring atau sekitarnya.

Menurut Jenderal ASN Kota Baubau ini, penggunaan beras lokal dimaksudkan agar apa yang dihasilkan susah payah oleh petani bisa terjual dengan harga yang sesuai pasar. “Nanti kemudian beras yang dibeli Bulog itu dari petani yang ada di Ngkaring-Ngkaring akan dijual dengan harga pasar juga kepada para ASN Kota Baubau. Dan mekanismenya akan dibicarakan kemudian. Jadi saya akan lapor dulu ke Wali Kota Baubau soal ini supaya apa yang disampaikan tadi itu lalu kemudian kita mintakan saran-saran, pandangan-pandangan, perintah dari Wali Kota Baubau tentang bagaimana seharusnya kita tindak lanjuti surat Gubernur Sultra,”ujarnya.

Penggunaan beras lokal untuk ASN tambah ketua TPID Kota Baubau ini,;harapannya ini berefek banyak kepada para petani sehingga bisa menjual hasil produk pertanian dalam hal ini petani Ngkaring-Nkaring dengan harga seperti harga pasar dan pasti harganya karena yang atur Bulog. Disamping itu, ASN bisa mendapatkan beras yang produk lokal Ngkaring-Ngkaring dan ini akan didistrbusi oleh Bulog melalui kendaraan Bulog ke OPD masing-masing setiap akhir bulan. Namun semua ini, tergantung dari keputusan Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrin, MH. Karena itu, pihaknya bersama Ka Bolog Baubau, Kadis Perindag akan menghadap ke Wali Kota Baubau untuk menindaklanjuti surat Gubernur Sultra. Disamping itu pula, dalam waktu dekat akan membahas dengan kepala-kepala OPD sebab diupayakan bulan Juni 2021 ini program penggunaan beras lokal Ngkaring-Ngkaring ini sudah jalan.

Sementara itu, Kabulog Baubau Ardiansyah, ST menjelaskan secara teknis kesiapan Bolog Baubau, dimana nantinya Bulog Baubau akan menyerap beras petani yang kemudian dikemas dalam bentuk 10 Kg atau 25 Kg setelah itu Bulog yang distribusi ke setiap OPD masing-masing. Umpamanya, Kelurahan maka dropnya di kelurahan.

Dikatakan Ardiansyah, dengan adanya penggunaan beras Bulog oleh ASN maka ASN tidak perlu lagi ke pasar sebab Bulog yang distribusikan ke kantor masing-masing. Sedangkan terkait nanti harga beras, Kepala Bulog Baubau mengaku akan disesuaikan dengan mekanisme pasar. Bila sebelumnya berlaku harga pemberian pemerintah namun ini komresial dan belinya nanti ke petani sehingga harganya sesuai dengan mekanisme pasar. “Jadi nanti petani atau penggilingan bawa berasnya ke Bulog setelah itu masuk di penggilingan Bulog setelah langsung bayar ke petani. Petani tidak perlu menunggu berapa hari uangnya karena Bulog langsung bayarkan pada saat sudah masuk ke Bulog. Setelah itu kita kemas lagi dengan ada yang mungkin lagi ada kemasan sendiri kita pakai brend sendiri untuk produk lokal Kota Baubau. Terkait pembayaran beras untuk ASN, nanti diantar pada akhir bulan dan bendahara yang potong. Namun demikian akan diatur lebih lanjut karena akan ada perjanjian Bulog dan Pemkot Baubau,”tutupnya.(ist)

Editor : Mulyadi


BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID-  seorang pendidik, guru dituntut untuk memiliki kemampuan lebih karena harus dapat menjadi contoh teladan bagi murid-muridnya. Pasalnya, guru yang dapat menjadi contoh teladan akan mampu mendidik murid-muridnya dalam berbagai aspek, khususnya aspek moral.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Baubau Dr. H. AS Tamrin, MH. melalui sambutannya saat menghadiri dan membuka dengan resmi Diklat Calon Kepala Sekolah dan Seleksi Substansi Diklat Calon Pengawas Sekolah Tingkat TK, SD, dan SMP Tahun 2021 di Hotel Zenith Premier Baubau, Sabtu (1/5/2021).

“Guru itu bukan hanya mampu mengajar tapi juga harus mampu mendidik murid-muridnya. Guru tidak hanya mengajarkan rumus-rumus serta pelajaran lainnya kepada para murid, namun harus mampu membentuk moral dan mental murid-muridnya agar kelak menjadi orang baik,” tandas H. AS Tamrin.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini menilai, tergerusnya nilai moral generasi muda saat ini adalah merupakan dampak dari berkembannya Teknologi Informasi dan Komunikasi. Menurutnya, dampak tersebut sangat terasa, di mana para pelajar yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menegah Atas (SMP) sudah gemar tawuran bahkan ikut berunjuk rasa.

“Kita semua sudah menyaksikan fenomena ini di media-media, anak-anak SMP sudah berani ikut-ikut unjuk rasa padahal mereka ini masih kecil-kecil. Itu pasti ada yang suruh-suruh, berarti yang suruh-suruh ini lebih berpengaruh daripada orang tua dan gurunya,” tukasnya.

Untuk itu H. AS Tamrin menekankan, agar dalam menjalankan tugas sebagai guru harus didasari dengan rasa ikhlas dan rasa tanggung jawab, bukan dengan niat hanya untuk menggugurkan kewajiban. Pasalnya, guru yang mengajar dengan hati tulus akan mampu mendidik murid-muridnya sehingga menjadi anak yang memiliki moral dan karakter yang baik.

“Siapa lagi yang akan memberi contoh-contoh yang baik kepada generasi muda selain kita-kita ini. Tidak ada manusia pintar tanpa guru, tapi kalau gurunya saja tidak memberi contoh yang baik ini yang jadi persoalan. Olehnya itu guru haru mampu menjadi contoh teladan bagi para siswa-siswanya,” ujarnya.

Kepada para calon Kepala Sekolah dan Pengawas Wali Kota dua periode ini mengingatkan, agar dalam mengikuti diklat tersebut harus serius. Hal ini mengingat calon Kepala Sekolah dan Pengawas harus mempunyai satu intervensi yang dibuktikan dengan Sertifikat sebagai syarat untuk menduduki jabatan tersebut.

“Di dalam perkembangan kepegawaian, banyak di antara kita yang sudah pensiun, sehingga dalam mengangkat Kepala Sekolah kita kesulitan. Disisi lain pengangkatan tersebut harus dilakukan tentunya, karena ini menyangkut pemenuhan kebutuhan dalam rangka penandatanganan dokumen-dokumen sekolah,” pungkasnya.(ist)

Editor : Mulyadi


Page 3 of 156

iklan tahun baru

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
TELEPON/WA 0822 9106 0301 / 0822 9168 7184 

Visitors Counter

5521141
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
151
2757
9619
5481429
151
118254
5521141