Wednesday, December 1, 2021

REDAKSI

REDAKSI

 

BAUBAU,BUTONRAYANEWS.CO.ID - Pasca beberapa aksi teror yang terjadi di Kota Makassar dan di Markas Mabes Polri, jajaran Polres Baubau mengambil langkah dengan menggelar rapat koordinasi dengan beberapa organisasi dan tokoh agama lintas agama.

Kegiatan jni digelar pada hari Kamis 1 April 2021 jam 09.30 wita bertempat di Aula Rupatama Aryaguna, dihadiri langsung Kapolres Baubau dan dihadiri para Pendeta,Pastor,Tokoh Umat Hindu,Budha,FKUB.

Kapolres Baubau, AKBP Rio Tangkari SIK mengungkapkan dalam relesnya kegiatan yang digelar Polres Baubau untuk keamanan Wilayah hukum Polres Baubau dalam rangka pencegahan penangkalan, dan pemberantasan paham intoleran, radikalisme dan terorisme di wilayah hukum Polres Baubau.

Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut sbb :
1. Kapolres Baubau AKBP RIO TANGKARI, S.H., S.I.K
2. Wakapolres Baubau KOMPOL ARNALDO VON BULOW,S.I.K
3. Kabag Ops Polres Bau Bau AKP BAGIO, S.H
4. Kasat Intelkam Polres Bau Bau IPTU PRADIFTA DHANAN JAYA.P, S.I.K
5. Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Baubau Drs.H.RUSDIN,T
6. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH.ABDUL RASYID,S
7. Ketua Nahdatul Ulama Kota Baubau (NU) Drs. H. ARIF TASILAH
8. Ketua Muhammadiyah BASRI
9. Ketua Badan Musyawarah Gereja (BAMAG) Pdt.Ronald Marbun
10. Gereja Khatolik An.NIEHOLAKS PEGAN
11. Ketua BPMJ Gep Sultra Lelemangura Pdt TIRZA MADONA
12. Ketua PHDI adat karing-karing I MADE SUMADI
13. Yayasan Tionghoa ANDRY TENGGONO

Dari hasil pertemuan yang digelar ini ada beberapa kesimpulan diantaranya :

1. Bahwa semua tokoh agama, NU, MUI, FKUB, Bamag, dan para pengurus Gereja se Kota Baubau Mengutuk keras atas kejadian bom bunuh diri di gereje Katedral Makassar.

2. Bahwa semua ajaran agama tidak membenarkan terhadap adanya paham Radikalisme, Intoleran dan ajaran terorisme karena sangat bertentangan dengan kehidupan manusia dalam berbangsa dan bernegara.

3. Bahwa Polres Baubau siap mengamankan pelaksanaan hari paska oleh umat nasrani di gereja2 dalam Kota Bau Bau

4. Polres Bau Bau meminta kepada masyarakat agar tidak terprokasi dengan isu-isu yang tidak bertangggung jawab pasca terjadinya Bom Bunuh Diri di Kota Makassar.

5. Dalam setiap perayaan Ibadah tiap-tiap agama, pengamanan akan melibatkan personil-personil dari Lintas Agama.

Kegiatan berakhir pada jam 11.15 Wita , situasi dalam keadaan aman terkendali.(ist)

Editor : Mulyadi


BAUBAU,BUTONRAYANEWS.CO.ID - Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka KanKemenag) Kota Baubau, H. Rahman Ngkaali sambangi Kepala Badan Pertanahan Nasional (Ka BPN) Kota Baubau, Asmanto Mesman. Kedatangan Ka KanKemenag Kota Baubau disambut hangat oleh Kepala BPN Baubau di ruang kerjanya, Rabu, (31/03/2021).

Urusan kami di Kantor BPN Baubau untuk mempercepat proses pensertifikatan tanah (balik nama) dari Pemda ke Kementerian Agama Kota Baubau sebagaimana dokumen lokasi tanah hibah yang baru-baru ini diserahkan oleh Walikota Baubau, lanjut pria yang di ketahui sebagai ketua Badan Wakaf Indonesia Kota Baubau.

Lebih lanjut, Ka KanKemenag Kota Baubau, menjelaskan kedatangannya di Kantor BPN Kota Baubau bermaksud untuk percepatan sertifikasi tanah hibah (balik nama) sebagaimana Dokumen hibah barang milik daerah berupa tanah yang tercatat pada kecamatan Lea-lea, Kecaman Murhum dan Kecamatan Bungi kepada Kementerian Agama Kota Baubau untuk lokasi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan di tiga wilayah dimaksud.

Kami mengkoordinasikan percepatan sertifikat tanah atas nama Kemenag Kota Baubau untuk selanjutnya akan dimohonkan anggaran pembangunan 3 unit Balai Nikah dan Manasik Haji masing- masing, di KUA Kec. Murhum, KUA Kec. Bungi dan KUA Kec. Lea-lea, Kota Baubau, katanya.

Intinya, percepatan pengurusan proses sertifikat untuk pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji pada KUA Kec; Murhum, Bungi dan Lea-lea, terang, Rahman Ngkaali.

Sebelumnya, bertempat di rumah jabatan Walikota Baubau, Selasa/Malam (16/3) ketiga Dokumen aset hibah tanah diserahkan Walikota Baubau, Dr. H. AS. Tamrin, MH, pada Kementerian Agama Kota Baubau dan diterima Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara Fesal Musaad, S.Pd., M.Pd.(ist)

Editor : Mulyadi


KENDARI, Butonrayanews.co.id - Peristiwa meninggalnya salah satu pegawai Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Kota Baubau, Israwati (30), masih menjadi misteri. Hingga saat ini penyebab meninggalnya belum terungkap secara pasti.

 

Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang menangani kasus ini pun belum juga menyimpulkan penyebab kematian ibu dua anak itu.

 

Akibatnya, pihak keluarga korban mendesak polisi untuk segera melakukan autopsi terhadap jenazah Israwati yang meninggalnya dianggap janggal atau tidak wajar.

 

Kuasa hukum keluarga korban, Anselmus AR. Masiku menilai Polda Sultra bekerja lamban dalam menangani kasus kematian Israwati yang dianggap keluarga banyak kejanggalan.

 

"Korban meninggal pada 8 Oktober 2020, keluarga mengadukan laporan di Polda Sultra tanggal 12 November 2020 dengan dugaan tindak pidana pembunuhan. Hampir berjalan lima bulan kasus ini belum ada hasil," kata Ansel saat dihadapan awak media, Rabu, (31/03/2021).

 

Ansel bilang, keluarga sudah mengajukan permintaan autopsi sejak 28 Desember 2020 lalu untuk mengetahui penyebab kematian Israwati. Sebab berdasarkan resume medis, Israwati yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Siloam Baubau, sebelum meninggal pasien Israwati mengalami perdarahan subdural, perdarahan intraventrikel, dan perdarahan subarachnoid.

 

Dikutip dari laman halodoc.com, perdarahan subdural atau hematoma subdural biasanya terjadi karena cedera kepala, baik dari kontak fisik olahraga, kecelakaan bermotor maupun terjatuh, terjadi hantaman atau benturan yang cukup kuat mengenai kepala, dan dapat membuat otak bergetar dan terbentur dinding tengkorak, sehingga terjadi perdarahan dalam.

 

Sementara perdarahan intraventrikel bisa terjadi akibat trauma fisik, sedangkan perdarahan subarachnoid disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah otak karena aneurisma, gangguan pembekuan darah atau cedera kepala berat.

 

Selain itu juga, kata Ansel saat jenazah dimandikan, keluarga melihat sejumlah keganjilan pada tubuh Israwati. Dimana belakang telinga kanan dan bahu bagian kiri serta bagian lainnya mengalami lebam.

 

Sehingga keluarga mencurigai sebelum dilarikan ke rumah sakit, Israwati diduga terlebih dahulu mendapat tindak kekerasan fisik.

 

"Nah dugaan itu butuh kepastian, apakah itu dugaan kekerasan atau ada penyebab lain. Dan untuk mengungkap kematian itu, kita tidak bisa hanya mengamati dari luar. Itu yang harus dilakukan adalah autopsi," jelasnya.

 

Ansel juga mempertanyakan mengapa pihak Polda Sultra belum mengambulkan permintaan autopsi dari keluarga terhadap jenazah Israwati. Padahal dengan dilakukannya autopsi dapat mengetahui dan menentukan apakah Israwati meninggal wajar atau tidak wajar.

 

"Jadi penyidik Polda tidak melakukan autopsi atau berlama-lama dengan autopsi ini maka menjadi pertanyaan bagi kita selaku kuasa hukum, itu ada apa sebenarnya. Supaya tidak menjadi tanda tanya silahkan Polda Sultra melakukan autopsi, karena keluarga juga sudah mengiyakan," pungkasnya.

 

Israwati menghembuskan napas terakhir di RS Siloam Baubau pada 8 Oktober 2020 lalu. Nyawanya tak tertolong setelah sepekan dirawat di ruang ICU. Jenazahnya kemudian dibawa ke rumah duka di Kelurahan Lalodati, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.

 

Namun, saat jenazah dimandikan, keluarga melihat sejumlah keganjilan pada tubuh almarhumah. Pada belakang telinga kanan dan bahu bagian kiri serta bagian lainnya mengalami lebam.

 

Atas kejanggalan-kejanggalan itu, kakak Israwati, Yawaluddin membuat laporan ke Polda Sultra atas dugaan tindak kekerasan yang menyebabkan kematian pada 12 November 2020 lalu. Dalam laporannya, Yawaluddin juga melampirkan foto-foto dugaan kekerasan fisik almarhumah Israwati.

 

Laporan itu ditindaklanjuti oleh Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Umum dengan menerbitkan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP) pada 23 November 2020. Kemudian dalam prosesnya, Yawaluddin sudah dua kali diminta oleh penyidik untuk membuat surat permohonan autopsi untuk membongkar kuburan Israwati.

 

Sementara itu, Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sultra Kompol Dolfi Kumaseh mengatakan, penyidik  sudah dua kali melakukan gelar perkara atas dugaan kasus pembunuhan itu.

 

Dari hasil gelar perkara kedua penyelidikan dihentikan. Sehingga pihaknya sementara melengkapi berkas penghentian penyelidikan tersebut. Dengan dasar almarhum meninggal secara wajar.

 

"Dan itu berdasarkan keterangan dari dokter ahli yang memeriksa almarhumah pada saat di bawa di rumah sakit," kata Dolfi saar dikonfirmasi, Senin, 29 Maret 2021.

 

Saat ditanya terkait permintaan keluarga korban agar Polda Sultra melakukan autopsi terhadap jenazah Israwati, Dolfi menyampaikan agar keluarga datang lansung ke Ditreskrimum.

 

Penulis: Muhammad Al Rajap


BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Perjanjian kerja sama antara Kantor Kementerian Agama (Kan Kemenag) Kota Baubau dan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari untuk dapat menerapkan dan mengembangkan pengetahuan Mahasiswa, khususnya pengelolaan gerobak bakso halal.

Perjanjian kerja sama ditandatangani para pihak (pihak pertama, Dekan Fuad IAIN Kendari, Dr. Nurdin, S.Ag., M.Pd dan pihak kedua Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Baubau, H. Rahman Ngkaali, S.Ag., MP.d), disaksikan Ketua Baznas Kota Baubau, Muhadi Ilimi, Plt, Kasubbag TU, Khairiyati Rahmah, S.HI., M.HI, dan Kasi Bimas Islam Kan Kemenag Baubau, H. Sanudin S.Ag., M.A bersama para Kepala KUA Kecamatan Se_ Kota Baubau, Penyuluh Agama Islam dan Pengelola Gerobak Bakso Halal serta rombongan tenaga pengajar FUAD IAIN Kendari, berlangsung di Aula Kan Kemenag Baubau/ Auditorium Muirun Awi, Senin, (29/ 03/2021)/ Sore.

H. Rahman Ngkaali, menjelaskan ruang lingkup sebagaimana naskah perjanjian kerja sama. "Jika diperlukan masing- masing pihak berhak memberi bantuan tridarma perguruan tinggi dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat di fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah serta tenaga pengajar.

"Jika diperlukan, para pihak, melakukan penelitian bersama baik di Sulawesi Tenggara maupun di seluruh Indonesia, papar, Ka Kan Kemenag Baubau.

Intinya, kata pria yang diketahui juga sebagai ketua Badan Wakaf Indonesia Kota Baubau, kami berkewajiban akan saling membantu sepanjang tidak mengganggu pelaksanaan fungsi kelembagaan masing-masing.

Bahwa FUAD IAIN Kendari tertarik dengan kegiatan Gerobak Bakso Halal (GBH) yang kita sudah launching tahun 2018 lalu. Launching GBH saat itu, kita bekerjasama dengan Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kota Baubau, karena itu kita hadirkan BAZNAS Kota Baubau pada kegiatan hari ini, kata Mantan Kasubbag Hukum dan Kerukunan Umat beragama Kanwil Kemenag Sultra.

Sementara itu, Dr. Nurdin mengatakan alasan mengapa memilih kerjasama dengan Kementerian Agama Kota Baubau. Pertama Kemenag Baubau ini sudah melakukan terobosan terbaru terkait dengan pemanfaatan Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) lewat Gerobak Bakso Halal yang diberikan pada Mustahik.

Yang kedua kepentingan lembaga kami meriset terkait ini, tujuannya untuk memberikan edukasi pengembangan seperti apa? jadi studi banding dan ini kemudian bisa untuk dijual pada yang lain- lainnya supaya orang tahu oh ini loh kira- kira kita punya ZIS, pemanfaatan Zakat Infak sedekahnya kita, kenapa di Kemenag Baubau bisa, tuturnya.

Ketiga, kami itu ada program studi manajemen Dakwah dan itu konsentrasinya ada di ZIS, maka ini kemudian menjadi studi banding, riset pengembangan pemanfaatan ZIS untuk dikembangkan, terangnya.

Diketahui, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Kendari menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis pengembangan program studi, Kolaborasi dengan Kemenag Baubau mengusung tema 'Transformasi Mustahik menjadi Muzakki berbasis Gerobak Bakso Halal menghadirkan juga pemateri ketua BAZNAS Kota Baubau.

Pantauan kami, awal acara dilangsungkan pemasangan vidio Launching GBH dan Launching Wakaf uang di Lingkungan Kemenag Baubau.(ist)

Editor : Mulyadi


BUTON TENGAH, Butonrayanews.co.id - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tenggara, Asmar mengatakan usia pernikahan bagi remaja idealnya 25 tahun untuk pria dan 21 tahun untuk wanita.
 
 
Hal ini dalam program pendampingan pelaksanaan edukasi penyiapan perencanaan kehidupan keluarga bagi remaja pada kelompok pik remaja dan bina keluarga remaja tingkat kabupaten Buton Tengah yang diikuti oleh pelajar tingkat SMP dan SMK sederajat.
 
 
Asmar mengungkapkan pada jenjang usia tersebut baik bagi pria maupun wanita sudah matang secara fisik maupun mental untuk melakukan pernikahan. Sebab kata Asmar, banyak ditemukan kasus perkeraian di Indonesia yang dipicu oleh remaja yang menikah dibawah usia.
 
 
“Untuk di Sultra sendiri, usia pernikahan itu berada di usia 19 tahun. Meskipun undang-undang sudah membolehkan umur 19 tahun sudah bisa menikah, kita berharap nanti hamil di usia 21 tahun,” jelas Asmar, Selasa (30/03/2021) ).
 
 
Asmar menambahkan pihaknya telah memiliki remaja yang ada di sekolah-sekolah maupun di desa-desa yang selalu diundang untuk diberikan materi tentang usia pernikahan ideal yakni 21 tahun untuk wanita dan 25 bagi pria.
 
 
"Jadi kita juga sudah melakukan penandatanganan MoU dengan Kemenag Sultra mengenai program pembinaan dan penasehatan bagi calon pengantin termasuk salah satu syarat untuk menikah adalah sudah mendapatkan konseling dari BKKBN setempat," imbuhnya.
 
 
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Buteng, Tamrin Mau menjelaskan dalam acara tersebut terdapat tiga kegiatan utama.
 
 
"Pertama, penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja, kedua kelompok Bina Keluarga Remaja (BKR) dan ketiga orientasi pemberdayaan ekonomi keluarga," ungkap Tamrin Mau.
 
 
Dari tiga kegiatan nantinya akan dibagi dalam beberapa kelas yang terdiri atas ratusan remaja.
 
 
"Masing masing kelas akan menerima materi yang berbeda seperti konseling remaja, sosialisasi materi dan media KIE (konseling informasi dan edukasi)," tutupnya.
 
 
Penulis: Muhammad Al Rajap
 

BAUBAU,BUTONRABANEWS.CO.ID - Kejadian pengeboman gereja Katedral di Makassar Sulsel Minggu (28/3/2021) menjadi perhatian dari seluruh dunia termaksud di Kota Baubau dikarenakan sangat tragis, bengis bahkan sangat susah untuk diucapkan dengan kata-kata. Namun yang dapat ditangkap dari kejadian ini khususnya di Kota Baubau yakni sudah saatnya untuk mengaktualisasikan nilai-nilai PO 5 untuk menjaga Kota Baubau. Sehingga mau tidak mau, suka atau tidak suka, senang atau tidak senang maka dengan bersama-sama mengupayakan agar nilai-nilai PO 5 yang selalu disampaikan oleh Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrin, MH dapat ditaati. Hal ini dimaksudkan sebaga wahana dan sarana untuk mencegah radikalisme dan sejenisnya
Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Baubau Dr Roni Muhtar, M.Pd saat mewakili Wali Kota Baubau membuka lomba senam PO 5 antar kelurahan, DWP unit kecamatan, DWP unit OPD dan instansi vertikal, BUMN/BUMD tingkat Kota Baubau tahun 2021 di aula kantor Wali Kota Baubau Palagimata Senin (29/3/2021).

Menurut Sekda Baubau Roni Muhtar, dikarenakan masyarakat Kota Baubau yang jumlahnya sangat banyak maka yang dapat diintervensi untuk penerapan nilai-nilai PO 5 yakni kalangan ASN karena merupakan bagian dari Pemkot Baubau termaksud seluruh keluarganya. Sebab ASN bisa diatur apalagi ada reward and punishment sehingga seluruh keluarga mulai dari suami ataupun istri, anak termaksud cucu dapat diterapkan nilai-nilai PO 5. “Karenanya maka, asbabul nuzulnya diadakan acara senam PO 5 adalah seperti itu bahwa kita harus mengintevensi ini sehingga menjadi kebiasaan baru yang tadi saya katakan radikalisme dan yang sejenisnya menjadi sesuatu yang meresahkan kita dan saya kira harus bersepakat pesan-pesan nilai PO 5 menjadi sarana dan wahana kita untuk mencegah radikalisme dan sejenisnya,”ujarnya.

Ditambahkan, lomba senam sehat PO 5 yang tentunya kalau didalami manfaatnya maka banyak hal yang bisa diurai. Hal pertama dari segi sosial, lomba ini akan semakin menyemarakkan, semakin mensosialisasikan dan semakin menyadarkan masyarakat terhadap pentingnya nilai-nilai PO dalam praktek kehidupan sehari-hari. Kemudian, dari aspek lainnya dengan kegiatan seperti akan melahirkan keseimbangan dan meningkatkan hormon tubuh sebab penyaluran emosi dari ibu-ibu dharma wanita bisa enjoyn dengan kegiatan seperti ini. Sehingga, langkah Dispora Kota Baubau menginisiasi kegiatan ini bekerja sama dengan DWP Kota Baubau patut diberikan apresiasi dengan melaksanakan kegiatan yang positif.

Hal kedua yakni dari segi ekonomi, dapat dibayangkan di kelompok dhama wanita, dipastikan dalam lomba ini akan membeli baju baru, selendang baru, topi baru sepatu baru, termaksud juga usaha salon. Sehingga berdampak secara instrumental secara ekonomi. “Kesimpulannya, ekonomi menjadi bergerak sehingga melahirkan juga peluang kerja bagi yang lainnya sehingga inilah yang kemudian disebut kegiatan yang bersentuhan langsung dengan peningkatan dalam upaya kita untuk membangun ketahanan ekonomi masyarakat. Karena itu, kepada para Kadis bila melakukan konsultasi di provinsi dan di jakarta agar mengundang mereka menyeleggarakan acaranya di Baubau supaya roda ekonomi berputar. Belum lagi penjual sayur, rumah makan, dengan ini akhirnya beli makanan, beli nasi kotak sehingga semua berputar,”jelasnya.

Terkait dengan banyaknya peserta yang mengikuti lomba senam sehat PO 5, Jenderal ASN Kota Baubau ini tetap berpesan agar lomba senam sehat PO 5 ini tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) sehingga jangan karena bersemangat menjadi tidak memakai masker lagi, tidak lagi menjaga jarak dan jangan sampai kemudian diplintir orang dimana mau sehat tapi tidak prokes.

Ditempat yang sama Ketua panitia yang juga Kadispora Kota Baubau La Ode Darussalam, S.Sos, M.Si mengakui, kegiatan ini merupakan program dari Dispora dimana tujuan utamanya adalah mensosialisasikan nilai-nilai PO 5 dalam gerak dan lagu wasiati yang diciptakan oleh Drs Masrin Abidin sehingga nilai-nilai PO 5 ini sampai di tengah-tengah masyarakat yakni di grassroot paling bawah yakni tingkat kelurahan. Lomba ini diikuti oleh DWP Kota Baubau, OPD, kecamatan dan instansi vertikal, BUMN dan BUMD, kemudian seluruh kelurahan 43 dan 8 kecamatan. Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada DWP Kota Baubau yang telah bermitra dengan Dispora Kota Baubau untuk melaksanakan kegiatan ini. Kemudian kKepada Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrin, MH yang sebelumnya begitu melihat pesertanya yang cukup banyak dan menjadi ragu dan setelah dijelaskan pelaksanaannya selama 4 hari. Dan setiap harinya akan dibagi 2 sift yakni sift pertama 10 grup dan sift kedua 10 grup dengan tujuan menghindari kerumunan dan tetap melaksanakan prokes dapat memahami.
Sementara itu, ketua DWP Kota Baubau Dr Nanik H Roni Muhtar, SE, M.Si menyambut baik karena DWP menjadi mitra Dispora dalam lomba senam sehat PO 5. Karena itu, DWP dalam lomba ini DWP Kota Baubau menurunkan 2 kontingen untuk lomba senam sehat PO 5. Yang mana 1 regu adalah semua mantan atlet 75 yang saking senangnya tidak mau kalah dari atlet milenial. Namun DWP Kota Baubau tidak akan mengikuti lomba melainkan hanya memberikan suport pada pembukaan lomba senam sehat PO 5.

Dr Nanik H Roni Muhtar, SE, M.Si menghimbau kepada tim juri untuk melihat syarat anggota DWP sehingga tidak ada pertengkaran dalam penilaian. “Walaupun kami ingin sedikit protes senang diajak bermitra hanya logo dharma wanita tidak ada artinya adalah bermitra. “Intinya kita bersenang-senang di lomba kembalikan kesegaran mental dan kebugaran fisik dimana kita melepaskan rutinitas keseharian sehingga hal ini sangat luar biasa. Sehingga dirinya juga harus meninggalkan tugas negara di Universitas Haluoleo demi untuk kegiatan ini. Lomba untuk bukan siapa yang menang atau kalah tapi lebih pada kebersamaan dan kerinduan kita setelah lama hampir satu tahun tidak ketemu, disinilah ajang silaturahmi dengan semangat kebersamaan dan berandaskan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Buton PO 5,”pungkasnya.

 

Editor : Mulyadi


BUTON TENGAH, Butonrayanews.co.id - Ketua DPD Partai Nasdem Buton Tengah, Suharman bertekad untuk menjadikan partai besutan Surya Paloh menjadi tujuan masyarakat Buteng untuk berpartai politik sekarang dan yang akan datang.

 

Hal ini bukan hanya sekedar retorika belaka, sebab sudah dibuktikan dengan adanya pemantapan Elektronik Kartu Tanda Anggota (E-KTA) atau perekrutan anggota baru yang bergabung dengan Partai Nasdem di Kabupaten Buton Tengah.

 

Suharman yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Buton Tengah ini mengungkapkan saat ini pihaknya terus melakukan pendekatan-pendekatan dan gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai Partai Nasdem.

 

Kata dia, keberadaan Partai Nasdem di Buteng ini sudah familiar di mata masyarakat. Demikian pula dengan kader Nasdem yang menjadi anggota DPRD Buteng sambung Suharman yang sudah memiliki popularitas dan basis yang jelas sehingga memudahkan dalam memperkenalkan maupun merekrut anggota baru.

 

“Alhamdulillah dibawah kepemimpinan kami jumlah anggota yang bergabung dengan Partai Nasdem dari hari ke hari terus bertambah. Kami juga sangat respon terhadap semua kalangan yang mencaari dan singin bergabung dengan parpol yang menurut kami sangat cocok untuk mereka,” tutur Suharman belum lama ini.

 

Suharman mengungkapkan dari lima dapil yang ada di Buteng, hanya satu dapil yang belum meloloskan kadernya di DPRD Buteng Tengah yakni dapil Mawasangka. Namun dibawah kepemimpinannya ia optimis bakal ada kader Nasdem yang akan duduk di kursi DPRD Buteng. Hal ini tidak terlepas dari antusias masyarakat setempat yang masuk bergabung dengan Partai Nasdem.

 

“Kami di Buteng mendapatkan target 4.000 E-KTA dari DPP Nasdem. Saat ini kita sudah dapatkan anggota sekitar 2.000 E-KTA. Dan kita optimis target itu bisa dicapai bahkan bisa dilewati mengingaat antusias besar masyarakat yang ingin menjadi kader Nasdem,” urai Suharman.

 

Bagi warga Buteng yang ingin bergabung dengan Partai Nasdem kata Suharman bisa langsung mendatangi pengurus Nasdem di masing-masing desa atau kecamatan untuk dilakukan penginputan yang secara otomatis dinyatakan sebagai kader Nasdem.

 

Penulis: Muhammad Al Rajap


BUTON TENGAH, Butonrayanews.co.id - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) memberikan bantuan kepada salah satu warga korban kebakaran yang terjadi di Desa Kamama Mekar, Kecamatan GU.

 

Kepala Dinas Sosial Buteng, Abidin saat dikonfirmasi mengatakan bantuan yang telah disalurkan itu merupakan salah satu bentuk perhatian dari Pemerintah Kabupaten Buton Tengah terkhusus Dinas Sosial terhadap warganya yang tertimpa musibah.

 

“Hari ini kita telah menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran La Rahama berupa peralatan dapur keluarga, makanan siap saji dan makanan untu anak,” terang Abidin pada media ini, Jumat (26/03/2021).

 

Selain itu lanjut Abidin, korban La Rahama juga menerima bantuan lain berupa tenda gulung, matras, kids ware hingga food ware. Mantan Kadis Koperasi ini berharap agar bantuan yang diberikan dapat dipergunakan dengan baik sesuai dengan kebutuhan keluarga korban.

 

“Kami juga memberikan penguatan kepada korban agar selalu kuat dan sabar dalam menghadapi cobaan yang dialami,” imbuhnya.

 

Sementara itu, La Rahama mengucap syukur atas bantuan yang telah diterima dari Pemkab Buton Tengah.

 

“Terimakasih atas bantuannya. Ini sangat membantu kami untuk kembali menata kehidupan kami kedepan. Semoga tuhan membalas semua kebaikan yang telah diberikan,” ujar La Rahama.

 

Penulis: Muhammad Al Rajap


BAUBAUBWali BUTONRAYANEWS.CO.ID - Walikota Baubau Dr H AS Tamrin, MH telah menandatangani nota kesepahaman atau MoU antara Pemerintah Daerah Kota Baubau dengan Lembaga Adminitrasi Negara (LAN) di Puslatbang KMP LAN Jalan Raya Baruga Nomor 48 Makassar Kamis (25/3/2021). Penandatangan MoU ini juga dirangkaikan dengan Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional tingkat II angkatan VI.

Menurut Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrin, MH, MoU antara Pemerintah Daerah Kota Baubau dengan LAN Makassar merupakan salah satu langkah maju yang patut diberikan apresiasi. Apalagi, ini dirangkaikan dengan pelatihan kepemimpinan nasional yang tingkat II dan angkatan VI yang juga diikuti oleh perwakilan dari Kota Baubau.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini mengakui, pelatihan kepemimpinan nasional yang tidak hanya diikuti oleh perwakilan dari Kota Baubau tapi juga dari daerah lain di Indonesia haruslah dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh peserta karena ini untuk meningkatkan kapasitas seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). Sehingga, diharapkan kegiatan pelatihan ini jangan hanya formaliitas bagi ASN.

Pihaknya tidak ingin ada anggapan bila seseorang ASN sudah mengikuti kegiatan pelatihan kepemimpinan seperti ini selalu timbul anggapan seolah-olah merasa sudah terbina. Padahal sesungguhnya tidak seperti itu yang menjadi harapan."Saat menjadi ASN di Badan Pertahanan Nasional dulu, saya selalu mengikuti dan memanfaatkan pelatihan seperti ini dengan tujuan meningkatkan kapasitas. Dan semua jenjang pelatihan di ASN saya selalu lalui termaksud pendidikan di Lemhanas,"ujar Wali Kota Baubau dua periode ini.

Dr H AS Tamrin, MH menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Kepala BKD Provinsi Sulsel, termaksud Bupati Pangkep dan LAN Makassar yang menyelenggarakan kegiatan ini.

Turut hadir dalam penandatangan MoU yang dirangkaikan dengan pelatihan kepemimpinann nasional tingkat II angkatan VI LAN yakni Bupati Buton Selatan H Arusani yang juga bersama Wali Kota Baubau menandatangani MoU dengan LAN, Bupati Pangkejene Kepulauan dan Bupati Luwu Utara yang juga menandatangani MoU dengan LAN serta Kepala LAN RI DR Adi Suryanto, M.Si, Kepala Puslatbang KMP LAN RI DR Andi Taufik, M.Si, Gubernur Sulsel diwakili Ka BKD Provinsi Sulsel.(ist)


BAUBAUB BUTONRAYANEWS.CO.ID - Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dibidang pengelolaan Keuangan Daerah. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan sistem pengelolaan keuangan yang Berkualitas dan Efisien, Ekonomis, Efektif, Transparan, dan Bertanggung jawab.

Demikian diungkapkan Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse, melalui sambutannya saat membuka dengan resmi kegiatan Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah yang diselenggarakan di Hotel Mira, Selasa (23/3/2021).

La Ode Ahmad Monianse menuturkan, sosialisasi Permendagri Nomor 77 tersebut merupakan upaya pemerintah Kota Baubau untuk memberikan pemahaman dan tambahan informasi kepada Aparatur Pemerintah Daerah terhadap penerapan aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

“Penerapan aplikasi SIPD ini bertujuan untuk mewujudkan pengelolaan keuangan Daerah yang transparan, partisipatif, akuntabel, tertib dan disiplin anggaran melalui pengintegrasian dan penyelarasan perencanaan pembangunan dan keuangan Daerah”, tuturnya.

Di samping itu, lanjut La Ode Ahmad Monianse, aplikasi SIPD juga sebagai alat bantu dalam penyusunan laporan Keuangan Daerah agar dapat terselesaikan dengan mudah, cepat, tepat dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

La Ode Ahmad Monianse juga mengungkapkan, aplikasi SIPD juga dapat mempermudah dalam mendapatkan informasi penatausahaan, dan pertanggungjawaban Keuangan Daerah, Barang Milik Daerah dan Informasi keuangan lainnya.

“Dengan demikian maka Organisasi Perangkat Daerah terkait dapat memaksimalkannya. Sebab sistem ini juga mampu menyajikan analisa yang sangat informatif bagi para pemangku kepentingan”, ujarnya.

Meski demikian, La Ode Ahmad Monianse menyadari, SIPD atau aplikasi yang digunakan saat ini merupakan hal baru bagi seluruh Daerah khususnya Kota Baubau. Pasalnya, dalam pelaksanaan penatausahaan masih terdapat kendala dan permasalahan yang menyebabkan terhambatnya proses pencairan dan pelaporan melalui SIPD.

Untuk itu La Ode Ahmad Monianse berharap, dengan diselenggarakannya sosialisasi Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tersebut, para Kasubag Keuangan, Bendahara, dan operator aplikasi SIPD lingkup Pemerintah Kota Baubau dapat memahami cara penggunaannya sehingga dapat menyelesaikan segala permasalahan yang ada.

“Setiap Organisasi Perangkat Daerah harus mempunyai Sumber Daya Manusia yang berkualitas dibidang pengelolaan Keuangan Daerah. Dengan demikian akan terwujud sistem pengelolaan keuangan yang berkualitas dan efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggungjawab”, tandasnya.(ist)

Editor : Mulyadi


Page 5 of 156

iklan tahun baru

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
TELEPON/WA 0822 9106 0301 / 0822 9168 7184 

Visitors Counter

5521073
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
83
2757
9551
5481429
83
118254
5521073