Wednesday, December 1, 2021

REDAKSI

REDAKSI

BAUBAU,BUTONRAYANEWS.CO.ID - Wakil Wali Kota (Wawali) Baubau La Ode Ahmad Monianse menekankan pentingnya tenaga kerja Konstruksi yang terlatih, terampil, dan bersertifikat. Pasalnya, selain dapat memberikan manfaat bagi pekerja tenaga Konstruksi, keahliannya juga dapat diakui di mancanegara.

Hal tersebut diungkapkan La Ode Ahmad Monianse melalui sambutannya saat membuka dengan resmi kegiatan bimbingan teknis Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) di Hotel Zenith Premiere Baubau, Senin (22/3/2021).

“Infrastruktur bukan hanya membutuhkan tenaga kerja konstruksi dalam jumlah besar, namun juga perlu menyiapkan tenaga kerja konstruksi yang terlatih, terampil dan bersertifikat. Sertifikasi bukan hanya amanat Undang-undang No.2 Tahun 2017, tapi juga harus memberikan manfaat bagi tenaga kerja khususnya di Kota Baubau”, tuturnya.

La Ode Ahmad Monianse menjelaskan, tenaga kerja konstruksi yang memiliki Sertifikat akan memperoleh manfaat antara lain, remunerasi yang lebih kompetitif dan berdaya saing di pasar mancanegara. Untuk itu, Wawali menekankan agar uji kompetensi dan pelatihan tenaga kerja Konstruksi tersebut dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Perlu digaris bawahi bahwa dalam Pasal 70 Ayat 1 dan 2 Undang-undang No.2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi menyebutkan bahwa setiap tenaga kerja di bidang jasa konstruksi wajib memiliki sertifikat kompetensi kerja. Dan setiap pengguna jasa dan atau penyedia jasa wajib mempekerjakan tenaga kerja konstruksi yang memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja”, ujarnya.

Ditambahkan, pembangunan infrastruktur yang pesat membutuhkan tenaga kerja Konstruksi dalam jumlah yang besar. Namun demikian, kuantitas tersebut juga harus dibarengi dengan kualitas yang baik. Selain itu, dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten, andal, dan berdaya saing tidak lepas dari peran pembinaan tenaga kerja Konstruksi melalui pelatihan dan sertifikasi.

“Tenaga kerja mempunyai peranan dan kedudukan yang sangat penting dalam pelaksanaan Pembangunan Nasional sebagai pelaku dan tujuan pembangunan. Untuk itu setiap tenaga kerja harus memiliki kompetensi kerja sesuai dengan standar kinerja yang disyaratkan di tempat ia bekerja” imbuhnya.

Lebih lanjut La Ode Ahmad Monianse mengungkapkan, pasar konstruksi di Kota Baubau sudah mulai meningkat. Di antaranya ialah pembangunan infrastruktur umum, gedung, hingga perumahan rakyat. Hal tersebut seiring dengan meningkatnya porsi dana yang dikeluarkan oleh Pemerintah untuk industri Konstruksi setiap tahunnya.

“Hal ini berarti sektor Konstruksi sangat membutuhkan jumlah tenaga kerja terampil dan ahli. Untuk memenuhi jumlah ideal tenaga kerja bersertifikat, peningkatan keahlian tenaga kerja yang kompeten sangat diperlukan. Hal ini guna mengatasi kemungkinan kegagalan bangunan, kegagalan konstruksi, bahkan penyimpangan ke ranah hukum”, ungkapnya.

Untuk itu La Ode Ahmad Monianse berharap, agar pelaksanaan kegiatan tersebut dapat memberikan kontribusi secara positif terhadap pembangunan, khususnya di Kota Baubau. Selain itu, agar dapat mendorong perkembangan dan kemajuan sektor jasa konstruksi di Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi Tenggara terutama Kota Baubau.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Baubau terus mendorong, agar seluruh stakeholder jasa Konstruksi baik di Pusat maupun di Daerah dapat berperan sebagai pionir bagi perubahan jasa konstruksi dalam menjawab tantangan pembangunan infrastruktur yang berdaya saing dan berkelanjutan”, pungkasnya.(ist)

 

EDITOR : MULYADI



KENDARI,BUTONRAYANEWS.CO.ID - PekanOlahraga Pelajar Daerah (Popda) se Sultra yang di gelar lokasi Eks MTQ Kendari Selasa Sore (23/3/2021) telah dibuka secara resmi oleh Gubernur Sultra H Ali Mazi, SH dan dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, unsur Muspida Sultra, Bupati/Walikota se Sultra, Kadispora se Sultra. 17 Kabupaten/Kota se Sultra turut ambil bagian dalam ivent antar pelajar tersebut termaksud pelajar dari Kota Baubau.

Menurut Sekda Baubau Dr Roni Muhtar, M.Pd, keikutsertaan pelajar Kota Baubau dalam Popda se Sultra di Kendari tersebut tidak terlepas dari peran serta Dispora Kota Baubau sehingga atas nama Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrin, MH pihaknya memberikan apreasiasi kepada jajaran Dispora Kota Baubau yang berusaha keras untuk memobilisasi peserta dalam hal ini pelajar untuk ikut serta dalam ajang olahraga bergengsi tingkat pelajar se Sultra tersebut.

Apalagi memang diakui, saat ini telah banyak atlet-atlet dari Baubau seperti Husna Uba sudah disebut-sebut sebagai salah satu kebanggaan nasional. Sehingga, keikutsertaan Kota Baubau dalam Popda tingkat Sultra diharapkan menjadi motivasi tersendiri untuk memberikan terbaik bagi daerahnya dan mengikuti jejak seniornya berprestasi di tingkat nasional dan dunia,“Dengan keberadaan itu, kita titip pesan kepada pelajar Kota Baubau untuk mengikuti jejak seniornya seperti Husni Uba yang sudah berprestasi di tingkat nasional dan dunia yang sudah menunjukkan prestasi yang luar biasa,”ujarnya.

Terkait mengenai pernyataan PLt Kadispora Provinsi Sultra Drs Yasmin, M.Si yang memberikan peluang kepada Kabupaten/Kota yang ada di Sultra untuk menjadi tuan rumah Popda se Sultra, Sekda Baubau Roni Muhtar menyatakan kesiapan Baubau menjadi tuan rumah Popda jika nantinya digilir tiap Kabupaten/Kota seperti rencana Plt Kadispora Provinsi Sultra tersebut. Namun demikian, jika rencana itu ada maka harus disampaikan lebih awal kepada daerah-daerah yang menyatakan kessiapan sebab yang pasti itu akan membutuhkan anggaran dan jauh-jauh hari anggarannya harus dipersiapkan.

Pada Pembukaan Popda se Sultra yang juga dihadiri oleh Ketua Koni Sultra Agista Ali Mazi beserta jajarannya tersebut, Pemkot Baubau diwakili oleh Sekda Kota Baubau Dr Roni Muhtar, M.Pd didampingi Kadispora Kota Baubau yang juga Plt Kadis Kominfo Kota Baubau La Ode Darussalam, S.Sos, M.Si. Dan dalam upacara pembukaan tersebut deputi bidang pembudayaan olahraga Kemenpora RI menyebut salah satu atltetik terbaik Sultra dalam olah raga takraw yakni Husni Uba telah mengharumkan nama Indonesia di beberapa kejuaraan tingkat nasional termasuk pada sea games yang baru dilaksanakan di tahun 2018 yang lalu.(ist)


KENDARI,BUTONRAYANEWS.CO.ID - PekanOlahraga Pelajar Daerah (Popda) se Sultra yang di gelar lokasi Eks MTQ Kendari Selasa Sore (23/3/2021) telah dibuka secara resmi oleh Gubernur Sultra H Ali Mazi, SH dan dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, unsur Muspida Sultra, Bupati/Walikota se Sultra, Kadispora se Sultra. 17 Kabupaten/Kota se Sultra turut ambil bagian dalam ivent antar pelajar tersebut termaksud pelajar dari Kota Baubau.

Menurut Sekda Baubau Dr Roni Muhtar, M.Pd, keikutsertaan pelajar Kota Baubau dalam Popda se Sultra di Kendari tersebut tidak terlepas dari peran serta Dispora Kota Baubau sehingga atas nama Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrin, MH pihaknya memberikan apreasiasi kepada jajaran Dispora Kota Baubau yang berusaha keras untuk memobilisasi peserta dalam hal ini pelajar untuk ikut serta dalam ajang olahraga bergengsi tingkat pelajar se Sultra tersebut.

Apalagi memang diakui, saat ini telah banyak atlet-atlet dari Baubau seperti Husna Uba sudah disebut-sebut sebagai salah satu kebanggaan nasional. Sehingga, keikutsertaan Kota Baubau dalam Popda tingkat Sultra diharapkan menjadi motivasi tersendiri untuk memberikan terbaik bagi daerahnya dan mengikuti jejak seniornya berprestasi di tingkat nasional dan dunia,“Dengan keberadaan itu, kita titip pesan kepada pelajar Kota Baubau untuk mengikuti jejak seniornya seperti Husni Uba yang sudah berprestasi di tingkat nasional dan dunia yang sudah menunjukkan prestasi yang luar biasa,”ujarnya.

Terkait mengenai pernyataan PLt Kadispora Provinsi Sultra Drs Yasmin, M.Si yang memberikan peluang kepada Kabupaten/Kota yang ada di Sultra untuk menjadi tuan rumah Popda se Sultra, Sekda Baubau Roni Muhtar menyatakan kesiapan Baubau menjadi tuan rumah Popda jika nantinya digilir tiap Kabupaten/Kota seperti rencana Plt Kadispora Provinsi Sultra tersebut. Namun demikian, jika rencana itu ada maka harus disampaikan lebih awal kepada daerah-daerah yang menyatakan kessiapan sebab yang pasti itu akan membutuhkan anggaran dan jauh-jauh hari anggarannya harus dipersiapkan.

Pada Pembukaan Popda se Sultra yang juga dihadiri oleh Ketua Koni Sultra Agista Ali Mazi beserta jajarannya tersebut, Pemkot Baubau diwakili oleh Sekda Kota Baubau Dr Roni Muhtar, M.Pd didampingi Kadispora Kota Baubau yang juga Plt Kadis Kominfo Kota Baubau La Ode Darussalam, S.Sos, M.Si. Dan dalam upacara pembukaan tersebut deputi bidang pembudayaan olahraga Kemenpora RI menyebut salah satu atltetik terbaik Sultra dalam olah raga takraw yakni Husni Uba telah mengharumkan nama Indonesia di beberapa kejuaraan tingkat nasional termasuk pada sea games yang baru dilaksanakan di tahun 2018 yang lalu.(ist)


BALI, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi salah satu penerima Penghargaan dari 10 BEST OF THE YEAR 2020-2021 The Best Governor pada acara “2021 INDONESIA GOLDEN AWARDS”, yang diselenggarakan oleh Seven Media Asia, di Harris Hotel dan Residences Sunset Road-Bali, Jumat (19/3/2021) malam.

Penghargaan sebagai The Best Governor 2020-2021 diterima oleh Asisten III Setda Prov. Sultra, La Ode Mustari, M.Si. mewakili Gubernur Prov. Sultra, H. Ali Mazi, SH. yang didampingi oleh Kepala Dinas Kominfo Sultra, M. Ridwan Badallah, S.Pd. MM., Kadis Cipta Karya Sultra, Dr. Fachri Yamsu, ST., MT., dan Karo Pembangunan Sultra, H. Beli, SE., M.Si.

Penghargaan "2021 INDONESIA GOLDEN AWARDS" diberikan kepada para Pemimpin (Leaders) terbaik yang meliputi berbagai sektor antara lain, Kepala Daerah (Pemerintahan) Perusahaan (Swasta), Badan Usaha Milik Daerah, Badan Usaha Milik Negara, Pemimpin Perempuan, Legislatif, Pendidikan, serta kalangan Profesional terbaik di Indonesia.

Dasar pemberian penghargaan ini diberikan, atas pencapaian kinerja dan prestasi ke pemimpinan dalam melakukan perubahan dan percepatan, serta inovasi baru dalam mewujudkan Indonesia Kini Dan Masa Depan.

Program bergengsi ini baik secara Nasional maupun Internasional untuk peraih penghargaan meliputi, Leadership, Education, Impact, Marketing and Innovation. di tingkat Nasional dan International yang di persembahkan oleh Seven Media Asia.

Proses pemilihan melalui penilaian kualitatif atas hasil kinerja yang telah dicapai dan menetapkan standar yang tinggi kepada penerimaan penghargaan terpilih yang mencakup, Quality Performance, Responsibility, dan Attractiveness, dengan atribut pengukuran layanan inovatif dan berkualitas, tata Kelola atau management yang baik, mampu berkembang dengan mengikuti perubahan serta memiliki keperdulian sosial yang tinggi.

 

Editor : Mulyadi


BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Lobi Gubernur Sultra Ali Mazi, SH bersama Walikota Baubau Dr H AS Tamrin, MH, Bupati Buton Drs La Bakri,M.Si, Sekda Baubau Dr Roni Muhtar, M.Pd untuk pembangunan infrastruktur di sektor perhubungan saat mengunjungi Kantor Kementerian Perhubungan dan bertemu Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi pada Jumat (4/3/2021) nampaknya tidak sia-sia. Pasalnya, selang beberapa minggu kemudian yakni pada Kamis (18/3/2021) Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi meninjau Bandara Betoambari dan Pelabuhan Murhum Baubau. Hanya saja, kunjungan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang didampingi anggota DPR RI Ridwan Bae, Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrin, MH, Bupati Buton Drs La Bakri, M.Si, Ketua DPRD Kota Baubau H Zahari, SE, Kapolres Baubau AKBP Rio Tangkari, Sekda Baubau Dr Roni Muhtar, M.Pd, Kadis Perhubungan Sultra Ir Hado Hasina, MT dan jajaran Kementerian Perhubungan pada Bandara Betoambari dan Pelabuhan Murhum Baubau tidak begitu lama hanya kurang lebih 1 jam. Menteri Perhubungan tiba di Bandara Betoambari dengan pesawat khusus kurang lebih pukul 14.30 Wita dan meninggalkan Bandara Betoambari kurang lebih pukul 15.30

Disamping itu, kunjungan Menteri Perhubungan kali ini dengan protokol kesehatan yang begitu ketat diterapkan oleh protokoler Kementerian Perhubungan baik di Bandara Betoambari maupun saat di Pelabuhan Murhum Baubau sehingga kalangan media tidak sempat melakukan wawancara langsung dengan orang nomor satu di Kementerian Perhubungan tersebut.

Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrin, MH didampingi Sekda Baubau Dr Roni Muhtar, M.Pd usai mengantar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Bandara Betoambari kepada sejumlah media mengatakan, kedatangan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Kota Baubau menandakan perhatiannya terhadap sarana perhubungan transportasi di Sultra termaksud Kota Baubau untuk perpanjangan landasan dan terminal serta pelabuhan murhum untuk mobilitas pelabuhan kontainer dan memudahkan akses keluar masuk pelabuhan murhum Baubau termaksud pula pelabuhan di Nambo Kabupaten Buton. Hanya saja dikarenakan waktu dari Menteri Perhubungan Karya Sumadi yang terbatas melakukan kunjungan di Baubau dan Kabupaten Buton sehingga tidak sempat lagi meninjau Pelabuhan Nambo Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton.

Menurut Wali Kota Baubau AS Tamrin, saat melakukan pertemuan singkat dengan Kedatangan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, pihaknya meminta dukungan Menteri Perhubungan untuk membantu pembangunan landasan pacu Bandara Betoambari dan pembangunan pelabuhan murhum Baubau dan ternyata mendapat respon yang cukup antusias dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dengan membantu perpanjang landasan pacu Bandara Betoambari.”Dan itu rencananya mau di KPBU dengan investor karena kalau saja dana pemerintah terbatas akan mengundang investor untuk membangun terutama untuk pelabuhan kontainer,”ujarnya.

Ditambahkan AS Tamrin, kunjungan Menteri Perhubungan di Sultra terutama di Kota Baubau dan Kabupaten Buton adalah erat kaitannya dengan hasil kunjungan Gubernur Sultra Ali Mazi, SH bersama dirinya dan Bupati Buton Drs La Bakri, M.Si di Kementeri Perhubungan RI yang dijembatani Kepala BKPM RI Bahlil Lahadalia beberapa waktu lalu di Jakarta. Dimana sebelumnya, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia juga telah mengunjungi Kota Baubau dan Kabupaten Buton beberapa waktu yang lalu. Dalam pertemuan dengan Menteri Perhubungan di Jakarta beberapa waktu lalu, pihaknya telah menyampaikan soal Bandara Betoambari dan Pelabuhan Murhum Baubau sebab Kota Baubau saat ini merupakan pusat sirkulasi barang dan mobilitas penumpang untuk kawasan Kepulauan Buton.

Terkait mengenai dukungan untuk penyiapan lahan untuk pembangunan Bandara Betoambari, Wali Kota Baubau dua periode ini mengakui, harus ada sinergitas ada aktivitas kegiatan dari pemerintah pusat, pemerintah Provinsi Sultra dan Pemkot Baubau.”Nanti kita bagi tugas, misalnya pengadaan tanahnya dari Pemkot Baubau kemudian untuk dukungan lainnya dari pak gubernur bisa juga membantu. Makanya tadi gubernur diwakili oleh Kadis Perhubungan Ir Hado Hasina, MT termaksud dari menteri perhubungan tadi. Itulah sinergitas kemudian juga sinergitas horizontal antar lintas daerah Baubau, Buton, Busel, Buteng, Wakatobi, Muna, Butur, Muna Barat semua itu akan terhubung, tersambung secara sinergi baik dari aspek transportasinya maupun aspek pemanfaatan kegiatan pembangunan yang lain. Alokasi anggaran harus dianggarkan sesuai kebutuhan untuk pembangunan lahan dan saya minta Sekda Baubau untuk menyiapkan anggaran itu,”tutupnye.

Editor : Mulyadi


BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Kantor Kementerian Agama Kota Baubau terima Aset berupa tanah hibah dari Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau. Aset berupa tanah hibah yang diserahkan Pemkot ke Kemenag Baubau berada di tiga (3) lokasi kecamatan kota Baubau (lokasi Kantor Urusan Agama : Kecamatan Murhum, Kec. Bungi dan Kec. Lea- Lea Kota Baubau).

Ketiga lokasi itu diterima setelah dilakukan penandatangan dan penyerahan Dokumen aset hibah tanah dari Walikota Baubau, Dr. H. AS. Tamrin, MH, pada Kementerian Agama, diterima Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara Fesal Musaad, S.Pd., M.Pd setelah penandatanganan berita acara oleh Sekretaris Daerah Kota Baubau Dr. Roni Muhtar, M.Pd atas nama Pemerintah Daerah Kota Baubau sebagai pihak 1 dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Baubau H. Rahman Ngkaali atas nama Kementerian Agama, Selasa/ Malam (16/3/2021).

Dalam sambutannya, Walikota Baubau", menuturkan, penyerahan aset berupa tanah ini, diserahkan agar segera dimanfaatkan, untuk pusat pelayanan masyarakat yang berurusan dengan layanan di Kementerian Kota Agama Baubau." Muda- mudahan niat baik kita, semua ini, secepatnya bisa terwujud untuk pembangunan balai nikah dan manasik haji di tiga kecamatan dimaksud.

Harapannya, aset lokasi tanah KUA yang diserahkan ini segera dapat dibangun fisiknya, untuk peningkatan pelayanan dan kenyamanan bagi umat yang membutuhkan jasa Kementerian agama di Kota Baubau, terang H.AS. Tamrin.

Senada dengan Walikota, Ka Kanwil Kemenag Prov. Sultra" menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi- tingginya pada Walikota Baubau atas penyerahan aset tanah 3 lokasi untuk pembangunan KUA di Kota Baubau. Itu menunjukan bahwa pak Walikota sangat mencintai umat, bangsa dan Negara dan Agama, katanya.

Muda- mudahan pertemuan kita ini membawa berkah dan membawa kemaslahatan bagi umat, bangsa dan negara, khususnya kota Baubau yang sama- sama kita cintai. Semoga jerih payah pak Walikota menjadi catatan amal perbuatan disisi Allah SWT, harap, Fesal Musaad.

Sebelumnya, Rahman Ngkaali, berharap kehadiran Direktur Penais Ditjen Bimas Islam Kemenag RI dan Ka Kanwil Kemenag Prov. Sultra saat penyerahan hibah aset tanah untuk KUA Kec. Murhum, KUA Kec. Lea-lea dan KUA Kec. Bungi di lingkungan Kemenag Baubau dapat mempercepat dan mempermudah kita dalam urusan pembangunan.

Sebagaimana harapan bapak penggagas Kepemimpinan PO5 (Dr.H. AS. Tamrin, MH) agar aset- aset diserahkan segera dan dibangun, jangan dibiarkan kosong ditumbuhi rumput, ungkap, Kepala Kemenag Kota Baubau.

Diketahui, kegiatan dihadiri pihak Pemda Kota Baubau; Walikota Baubau, Dr. H. AS. Tamrin, MH. Sekda Kota Baubau, Dr. Roni Muhtar, M.Pd didampingi beberapa pejabatnya, sementara dari pihak Kemenag, Direktur Penais pada Ditjen Bimas Islam Kemenag RI, Dr. H. Juraidi Malkan, MA, Ka Kanwil Kemenag Sultra, Fesal Musaad, S.Pd., M.Pd dan Kepala Kemenag Kota Baubau, H. Rahman Ngkaali, M.Pd beserta beberapa pejabat struktural di lingkungan Kan Kemenag Baubau dan Kanwil Kemenag Sultra.

Pantauan kami, penandatangan dan penyerahan aset turut disaksikan KH. Zakir Nappu dan Kepala Kemenag Buton Selatan serta Kasi Bimas Islam dan Plt Kasubbag TU Kantor Kemenag Baubau.(ist)

 

Editor : Mulyadi


KENDARI, butonayanews.co.id - Stadion Lakidende yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari bakal di rehab oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.
 
 
Rencana pembangunan tersebut akan dilaksanakan tahun ini, sebab stadion kebanggaan milik warga Kota Kendari ini telah banyak mengalami kerusakan.
 
 
Kepala Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, Pahri Yamsul mengatakan untuk renovasi menyeluruh Stadion Lakidende bakal menelan anggaran sekitar Rp27 miliar.
 
 
"Saat ini kita sudah masuk dalam tahap perencanaan amdal (analisis mengenai dampak lingkungan) dan andalalin (analisis mengenai dampak lalu lintas). Insya Allah tahun ini dibangun," tutur Pahri pada media ini dalam sambungan teleponnya, Selasa (16/03/2021).
 
 
Terkait dengan status kepemilikan lahan tempat Stadion Lakidende berdiri yang yang diklaim oleh salah satu warga bernama Andi Malik, Pahri enggan untuk memberikan komentarnya.
 
 
"Ijin pak, terkait masalah lahan kami tidak bisa komentari karena bukan tupoksi kami. Tugas kami adalah untuk membangun, bukan untuk menyelesaikan masalah lahan. Untuk masalah lahan silahkan konfirmasi ke Biro Pemerintahan," tambah Pahri.
 
 
Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan Sultra, La Ode Ali Akbar yang coba dikonfirmasi oleh media ini belum bisa tersambung dengan telepon genggamnya.
 
 
Penulis: Muhammad Al Rajap

KENDARI, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tengggara membangun sinergi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) dalam upaya meningkatkan produktifitas wartawan dalam bidang desain grafis.

Ketua PWI Sultra Sarjono mengatakan tantangan profesi kewartawanan di era disrupsi digital saat ini membutuhkan inovasi untuk menjawab kebutuhan informasi publik.

"PWI menyadari pentingnya peningkatan sumber daya kewartawanan untuk merespon kebutuhan informasi publik. Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari adalah institusi/lembaga yang mumpuni menciptakan sumber daya manusia handal, sehingga PWI membangun kemitraan," kata Sarjono.

Sinergitas PWI Sultra dan BLK dicapai dalam pertemuan silaturahmi pengurus PWI yang diterima Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu, Senin (15/3).

Adapun pilihan bidang pelatihan bagi pekerja lingkungan industri pers yang relevan dengan pekerjaan sehari-hari adalah desain grafis dan komputerisasi.

PWI mengharapkan melalui pelatihan para instruktur handal BLK Kendari mendorong etos kerja pers dalam meningkatkan produktivitasnya.

"Patut bersyukur mendapatkan respon baik dari Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu yang bersedia bekerjasama dengan PWI dalam upaya meningkatkan produktifitas wartawan. Bahkan dalam proses itu, kita tidak dikenakan biaya dan justru ditanggung," ujar Sarjono.

Terkait peserta, lanjut wartawan LKBN Antara ini, PWI akan merekrut dari pekerja pers anggota PWI atas izin pimpinan media masing-masing.

"Hanya saja, ada syarat yang mesti dipenuhi jika bersedia ikut, yaitu sementara waktu dibebaskan dari tugas sehari-hari hingga proses pelatihan usai," tambahnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu menuturkan, pihaknya mendukung penuh keinginan PWI Sultra menjalin kemitraan dengan BLK Kendari terkait pelatihan peningkatan produktifitas wartawan dan menyiapkan paket pelatihan selama lima hari dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang.

"Ini adalah bukti bahwa BLK Kendari sangat peduli dengan kompetensi masyarakat termaksud wartawan yang memiliki peran penting dalam pembangunan daerah, bangsa dan negara," sebutnya.

Untuk itu, lanjut mantan Kepala Bagian (Kabag) Rumah Tangga Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI) ini, pihaknya meminta agar PWI Sultra segera melakukan pengajuan proposal kerja sama seperti yang dilakukan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (KemenkumHAM) Sultra dan Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sultra.

"Kalau itu sudah dilakukan, maka kita tinggal mencari waktu yang tepat untuk pelaksanaannya," tandas orang nomor satu di BLK Kendari.

 

Editor : Mulyadi


BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Apel pagi dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Baubau, H. Rahman Ngkaali, terlaksana penyerahan SK Pelaksana tugas (Plt) Kepala Subbagian tata Usaha (Ka subbag TU) Kan Kemenag Kota Baubau, Senin (15/3).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Baubau", menjelaskan terkait penunjukan Plt Kasubbag TU." jabatan Kepala subbag TU Kan Kemenag Kota Baubau di isi plt karena yang bersangkutan (Kasubbag TU, H. Rustam) atas permintaan nya beberapa tahun lalu mengusulkan alih funsi ke Jabatan Fungsional Penghulu, yang bersangkutan Kasubbag TU sebelumnya beralih fungsi ke Jabatan Fungsional penghulu.

Untuk itu terang, Rahman Ngkaali", Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara memerintahkan dan menugaskan Ibu Khaeriyati Rahmah, SH.I, MH.I sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kepala Subbag TU disamping jabatannya sebagi Penyelenggara zakat wakaf pada Kan kemenag Kota Baubau. Hal itu sebagaimana tertuang dalam Surat Perintah Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara Nomor: B-1947/Kw.24/Kp.7/03/2021 tanggal 12 Maret 2021, terang Mantan Kasubbag Ortala dan Kepegawaian Kanwil Kemenag Sultra.

"Plt Kasubbag TU, untuk menjamin pelaksanaan tugas-tugas penyiapan bahan koordinasi penjabaran kebijakan teknis dan kegiatan, pelayanan urusan persuratan, administrasi, perencanaan kepegawaian, keuangan dan barang milik negara, keorganisasian dan ketatalaksanaan, penyusunan keputusan, kerumah tanggaan, kearsipan, hubungan kemasyarakatan serta publikasi, data dan informasi.

Penunjukan Plt. Kasubbag TU merupakan langkah antisipatif atas tindak lanjut dari surat perintah Menteri Agama RI Nomor: B-055/MA/Kp.07/03/2021 tanggal 2 Maret 2021 yang ditujan kepada Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, Rektor dan Ketua PTKIN seluruh Indonesia untuk tidak melakukan rotasi, mutasi dan promosi terhadap jabatan administrator, pengawas. Kepala Madrasah Negeri dan Kepala KUA, jelas Rahman Ngkaali.

Pantauan kami, apel pagi diikuti jajaran ASN di lingkungan Kemenag Baubau sekaligus menyaksikan penyerahan SK Plt. Kasubbag TU dari Ka Kan Kemenag Baubau kepada yang bersangkutan serta pengambilan sumpah pejabat fungsional penghulu Madya dan Penghulu Ahli pertama.

Sumber: Humas Kemenag Baubau
Editor : Mulyadi


BAUBAUB BUTONRAYANEWS.CO.ID - Sebagai Falsafah luhur yang dijunjung tinggi oleh Umat Hindu, Tri Hita Karana dinilai sangat sejalan dengan Sara Pataanguna yang telah dielaborasi oleh Wali Kota Baubau Dr. H. AS Tamrin MH. menjadi PO-5. Yaitu Pomaamaasiaka, Popiapiara, Poangka angkataka, Pomaemaeaka, dan Pobinci binciki kuli.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse melalui sambutannya, saat menghadiri acara Pesta Adat/Pawai Ogoh-ogoh dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Saka 1943 di Kelurahan Karing-karing Kecamatan Bungi, Sabtu (13/3/2021). Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Baubau Dr. Roni Muhtar, M.Pd.

Ketua Dewan Pembina Forum Kerukunan Umat Beragama ini menuturkan, “Tri Hita Karana” memiliki konsep yang dapat melestarikan keanekaragaman budaya dan lingkungan di tengah hantaman globalisasi dan homogenisasi. Begitu juga “Sara Pataanguna”, yang menjadi pedoman masyarakat Buton dalam menjaga dan menjunjung tinggi keanekaragaman.

“Di Kota Baubau khususnya dan Buton pada umumnya juga memiliki satu Falsafah dalam membangun keharmonisan yaitu Sara Pataanguna. Yang kemudian bapak Wali Kota kita mengelaborasinya menjadi PO-5 dengan menambahkan satu nilai yang sangat penting yaitu Pobinci-binciki kuli. Dan kelihatannya Falsafah ini benar-benar sangat relevan dengan Tri Hita Karana”, tuturnya.

La Ode Ahmad Monianse juga menjelaskan, Tri Hita Karna merupakan falsafah hidup tangguh, memiliki ajaran yang menekankan tiga hubungan manusia dalam kehidupan ini. Yaitu mengajarkan Bagaimana menyelaraskan hubungan manusia dengan Tuhannya, menyelaraskan hubungan manusia dengan alam, serta bagaimana menyelaraskan hubungan sesama manusia.

“Olehnya itu bapak Wali Kota berpesan kepada para Pinandito dan para pemangku Agama Hindu yang ada di Kota Baubau ini. Kiranya dalam membangun konsep PO-5, diharapkan adanya kontribusi dari Umat Hindu untuk menerjemahkan PO-5 ini dalam nilai-nilai keagamaannya. Karena PO-5 ini memiliki nilai yang bersifat universal sehingga dapat diterjemahkan oleh agama apa pun”, ujarnya.

Lebih lanjut La Ode Ahmad Monianse mengungkapkan, sebagai salah satu dari komponen masyarakat Kota Baubau yang membangun peradaban di Kelurahan Karing-karing, Umat Hindu Bali memiliki hak dan tanggung jawab dalam menjaga kerukunan. Selain itu, Pemerintah Kota Baubau juga telah memberikan ruang yang cukup luas bagi Umat Hindu Bali untuk bersama-sama membangun Daerah.

“Perbedaan adalah sebuah keniscayaan, untuk itu perbedaan tidak harus dipertentangkan. Justru perbedaan inilah yang seharusnya menjadi kekuatan kita dalam membangun Bangsa ini. Yang lebih penting adalah mari kita membangun keharmonisan antara Umat Beragama di Kota Baubau ini. Karena pada prinsipnya, dalam kebersamaan kita tidak harus sama”, pungkasnya.(ist)


Page 6 of 156

iklan tahun baru

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
TELEPON/WA 0822 9106 0301 / 0822 9168 7184 

Visitors Counter

5521034
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
44
2757
9512
5481429
44
118254
5521034