Friday, August 14, 2020

Sekda

REDAKSI

REDAKSI

- Pasien Baru Ini Belum Diketahui Riwayat Penyebarannya, Hingga Tim Akan Melakukan Pendalaman
BAUBAU,BUTONRAYANEWS.CO.ID - Tim Gugus Tugas Covid 19 Kota Baubau melakukan reless perkembangan dari kasus Covid 19 wilyah Kota Baubau, Jumat (22/5/2020) terdapat 1 kasus baru Positif dan dua pasien Positid dinyatakan sembuh.
 
Hal ini diungkapkan juru bicara tim gugus tugas Covid 19 Kota Baubau, dr Lukaman dihadapan wartawan. " Hari ini kami ingin menyampaikan beberapa hal terkait perkembangan penyebaran Covid 19 di Kota Baubau, dimana hari ini dapat kami sampaikan dua pasien yang sebelumnya dinyatakan positif saat ini sudah dinyatakan sembuh," ungkapnya.
 
Pasien yang dinyatakan sembuh yakni pasien 04 dan 05 dimana kedua pasien ini dilakukan perawan yang berbeda pasien 04 dilakukan di ruang isolasi rumah sehat dan pasien 05 melakukan isolasi mandiri dirumah keluarga. 
 
Sementra untuk pasien positif baru yakni pasien 06 adalah seorang perempuan berusia 34 tahun. Sehingga saat ini total covid 19 terkonfermasi 6 orang dan dinyatakan sembuh dua orang sisa 4 orang yang positif. Hingga berita ini diturunkan untuk riwayat pasien 06 belum diketahui (sporadis) sehingga tim akan melakukan pendalaman riwayat terkonfermasi positif pada pasien 06 ini.
 
Rencananya pasien 06 akan dilakukan penjemputan oleh tim, dan akan dilakukan perawatan dirumah sehat Kota Baubau.
 
Peliput / Editor : Mulyadi

 
BAUBAU, BUTONRANEWS.CO.ID - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Baubau kerjasama Alumni Universitas Airlangga (Unair) lintas fakultas yang tergabung dalam Jaringan Arek Ksatria Airlangga (JaKA) membagikan sedikitnya 200 botol hand sanitizer dan masker gratis. Giat dilaksanakan di tugu kirab Kota Baubau, Jum'at 22 Mei 2020.
 
Ketua PWI Kota Baubau, La Ode Aswarlin mengatakan, giat hasil kerjasama antara PWI Baubau dan Alumnus Unar ini merupakan "Gerakan Sejuta Hand Sanitizer" yang dibagikan kepada masyarakat.
 
Kata La Ode Aswarlin, 200 hand sanitizer dan masker tersebut dibagikan kepada masyarakat pengguna jalan. Ia berharap kedua alat kesehatan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat.
 
"Kami mengimbau agar mayarakat terus mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Jaga jarak, pakai masker, dan rajin cuci tangan menggunakan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer" katanya. 
 
Diharapkan gerakan kecil ini bisa menjadi pelecut semangat bagi semua pihak untuk bersama memerangi Covid-19.
 
Sekretaris PWI Baubau, Yuhandri Hardiman menambahkan, kegiatan ini adalah bentuk kepedulian alumni Unair lintas fakultas yang tergabung dalam oraganisasi JaKA bekerjasama PWI Baubau.
 
"Jadi hari ini kita salurkan sedikitnya 200 botol hand sanitizer dan masker hasil kerjasama itu," katanya.
 
Yuhandri Hardiman menjelaskan, beberapa waktu terakhir masyarakat kesulitan mencari hand sanitizer. Olehnya, melalui gerakan ini hand sanitizer dibagikan gratis kepada masyarakat.
 
"Harapannya agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan, selalu mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer sebelum melakukan aktifitas," katanya.
 
Selain membagikan hand sanitizer dan masker, PWI Baubau juga membagikan 50 paket takjil buka puasa. Takjil dibagikan kepada masyarakat pengguna jalan di beberapa titik di Kota Baubau. (adm)
 
EDITOR : Mulyadi

 
 
- Penumpang Eks KM Dorolonda, OTG, PDP, dan ODP
 
BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Sejak Kamis (21/5/2020) Pemerintah Kota Baubau melalui tim gugus tugas Covid 19 Kota Baubau melakukan repit tes untuk secara massal.
 
Sebelumnya juru bicara tim gugus tugas Covid 19 Kota Baubau, dr Lukman mengatakan didalam mengukur kerja tim gugus saat ini menyiapkan sebanyak 700 alat repit tes. "Pemerintah terus melakukan langkah didalam memutus dan mencegah penularan Wabah virus covid 19 khususnya wilayah Kota Baubau. Saat ini sudah terdapat 700 alat repit tes guna melihat secara langsung hasil apakah warga atau masyarakat terkena virus covid 19 ini atau tidak," ungkap Dr Lukman.
 
Ia menambahkan pelaksanaan repit tes massal ini akan mengutamakan bagi OTG, PDP, ODP dan beberapa pihak yang ingin meminta untuk dilakukan repit tes.
 
Sementara itu Kepala Puskesmas Kadolomoko, Arni Maruju AMG SKM, mengungkapkan sesuai dengan surat yang diterima dari Dinas Kesehatan Kota Baubau tentang pelaksanaan repit tes massal. " Alhamdilillah kami sudah melaksanakan repit tes untuk hari pertama sebanyak 18 orang," ujarnya.
 
Arni menambahkan 18 orang yang dimaksud adalah eks penumpang Dorolonda, OTG , ODP termasuk ibu hamil yang rencana dalam bulan ini akan melahirkan. Dari hasil repit tes yang dilaksanakan semua menunjukkan hasil non reaktif (negatif).
 
Repit tes yang dilaksanakan Puskesmas Kadolomoko juga menyisir keluarga pasien positif covid 19 pada pasien 05 dimana melakukan isolasi mandiri dirumah keluarganya.
 
Peliput / Editor : Mulyadi


 
 
BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Hari ini kamis (20/5/ 2020) pemerintah Kota Baubau menggelar rapid tes massal serentak di seluruh Puskesmas yang tersebar di Kota Baubau, 
 
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Baubau, dr Lukman mengatakan, upaya ini sebagai pencanangan kegiatan semesta penanganan Covid-19. Rapid tes massal menargetkan seluruh OTG, PDP dan ODP utamanya eks penumpang KM. Dorolonda.
 
"Ataupun instansi yang meminta untuk melakukan rapid tes," kata dr Lukman dalam rilisnya, Rabu 20 Mei 2020.
 
Kata dr Lukman, kegiatan rapid tes massal ini bertujuan agar gugus tugas mendapatkan data yang lebih tajam. Dengan begitu, upaya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Baubau dapat dimaksimalkan.
 
Untuk mendukung giat ini, pemerintah Kota Baubau telah mendatangkan sedikitnya 700 unit rapid tes. Alat ini akan digunakan serentak untuk menjaring warga yang memiliki risiko tinggi terpapar Covid-19.
 
Dalam kesempatan ini, dr Lukman menyampaikan selamat hari bakti dokter Indonesia yang jatuh tepat 20 Mei 2020.
 
Dengan tema membangun ketahanan kesehatan bangsa, dokter dan tenaga kesehatan telah membuktikan diri sebagai pilar utama, garda terdepan, sekaligus benteng terakhir penanganan pandemi Covid-19.
 
Pandemi ini tidak mengenal batas wilayah. Ancaman dan dampaknya bukan hanya pada sisi kesehatan namun juga pada sisi ekonomi, sosial, politik, dan menimbulkan stigma.
 
"Tentunya hal ini membutuhkan pemahaman multisektoral, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja dan kesehatan, tetapi melibatkan sektor lain sepetri BNPB, pemerintah dan masyarakat," katanya. 
 
Editor : Mulyadi


 
BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Kepedulian beberapa kalangan di Kota Baubau terhadap yang terdampak pandemi covid-19 terus berdatangan. Kali ini  datang dari Gereja Katolik Santo (STO) Paulus yang menyerahkan donasinya berupa beras ukuran 5 kg sebanyak 250 karung.
 
Sebelum menyerahkan donasinya kepada Sekber gugus tugas covid-19, rombongan gereja katolik sto paulus Baubau yang dipimpin dr Kenanga terlebih dahulu menemui ketua gugus tugas covid-19 Kota Baubau Dr H AS Tamrin MH di rujab Walikota Baubau Senin (19/5).
 
Walikota Baubau H AS Tamrin memberikan apresiasi atas partisipasi gereja katolik sto paulus Baubau yang berbagi kepada masyarakat Kota Baubau terkena akibat dampak pandemi covid-19. Tentu ini adalah wujud dari semangat dari PO 5 yang selama ini kita lakukan dalam membangun di Kota Baubau.
 
Terkait mengenai donasi dari Gereja Katolik STO Paulus Kota Baubau, AS Tamrin mengharapkan kepada Sekber gugus tugas covid-19  agar melibatkan lurah dalam penyalurannya karena data- data yang.berhak menerima bantuan dari donatur berasal dari kelurahan.
 
Sementara itu, perwakilan gereja katolik sto paulus Baubau dr Kenanga mengungkapkan, bila donasi yang diserahkan ke gugus tugas covid-19 berasal dari dana umat. Selain itu, juga merupakan kegiatan rutin yang dinamakan bakti sosial peduli kasih dari gereja katolik sto paulus Baubau."Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Baubau yang terkena dampak ekonomi akibat pandemi,"ujar kenanga.
 
Ditempat terpisah, penanggungjawab Sekber gugus tugas covid-19 La Ode Muslimin Hibali, SE, M.Si menjelaskan, dalam penyaluran bantuan yang berasal dari donasi sebagaimana amanat ketua gugus tugas covid-19 selalu melibatkan lurah dan rt termaksud penyemprotan desinfektan ke rumah-rumah masyarakat sebagai tindakan pencegahan dan memutus mata rantai  penyebaran virus covid-19 di Baubau.(ist)
 
EDITOR : Mulyad

 
BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Perkembangan terkini hasil swab keluarga pasien positif covid-19 di Kota Baubau yang dikirim beberapa waktu yang lalu telah keluar dan hasilnya negative.
 
Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kota Baubau dr Lukman, Sp. PD kepada sejumlah media di media centre Sekber gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Selasa (19/5) mengungkapkan, jumlah keluarga pasien 01 dan 02 yang sudah diswab adalah  7 orang dan hasilnya negatif.  Sedangkan untuk pasien 03 ternyata sudah mengisolasi diri secara ketat sebelum diisolasi ke rumah sakit .
 
Sementara untuk pasien 04  sudah dilakukan real kontak.”Ini merupakan kesyukuran besar bagi kita karena selama melaksanakan karantina mandiri baik pasien 01 maupun pasien 02 telah melaksanakan  isolasi ketat mandiri di rumah beberapa waktu yang lalu,”ujar Lukman.
 
Selanjutnya tambah dokter spesialis penyakit dalam RSUD Baubau ini adalah  strategi untuk memutus transmisi dan mencegah penyebaran virus covid-19 yang lebih besar akan tetap terus dilakukan gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kota Baubau termaksud mendatangkan rapit tes sebanyak 700 yang sekarang ini dalam perjalanan ke Baubau. 
 
Oleh sebab itu, dengan adanya rapit tes sebanyak 700 tersebut akan dapat dilaksanakan rapit tes pada kelompok yang lebih besar lagi termaksud status OTG, ODP dan PDP yang keseluruhan berjumlah 151 orang sesuai dengan update data tanggal 19 Mei 2020. Sehingga dengan demikian pihaknya bisa mendapatkan gambaran yang lebih baik lagi dan bisa mendapat data tambahan untuk memperkirakan paling tidak waktu covid-19 di Kota Baubau. 
 
Terkait kondisi 5 orang pasien positif covid-19, dr Lukman menjelaskan bila sudah dilakukan swab untuk konfirmasi kesembuhan pada semua pasien dan sesuai kesepakatan protokol kesehatan untuk menyatakan kesembuhan pada pasien-pasien confirm positif butuh dua kali swab. “Disinilah permasalahannya karena bila hanya satu kali dilakukan swab dan negative serta satunya positif tetap akan diulang pada dua minggu berikutnya. Sehingga kadang hal ini yang memperlama waktu pasien menginap di rumah sakit. Jadi butuh dua kali hasil swab dan itu sudah dilakukan, “tukasnya.(ist)
 
Editor : Mulyadi


 
BAUBAU,BUTONRAYANEWS.CO.ID - Sebanyak 11236 Paket Sembako mulai disalurkan kepada masyarakat yang terkena akibat dampak pandemic covid-19. Penyaluran bantuan yang dananya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Baubau.
 
Menurut Walikota Baubau Dr H AS Tamrin MH, penyerahan bingkisan sembako dari APBD Kota Baubau kepada masyarakat terdampak covid-19 merupakan hasil kerja keras dari semua pihak karena diketahui ditengah kesibukkan yang luar biasa akhir-akhir ini dalam menangani pandemic namun atas kesabaran yang menjadi senjata kedisiplinan, kepatuhan  terhadap berbagai macam  himbauan termaksud juga masyarakat yang diharapkan harus sabar dan patuh terhadap rambu rambu maupun SOP yang ada. 
 
Ketua DPD PAN Kota Baubau ini, penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak yang nilainya sebesar Rp 500 per orang tersebut haruslah tepat sasaran dan tepat jumlahnya karena jumlah bantuannya disamakan dengan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sultra.  
Diakui memang penyerahan ini bila dikatakan tepat jumlah tepat waktu tepat sasaran itu harus. Hanya saja, didalam menangani orang banyak sering kali tidak seindah aslinya.
 
Sebenarnya Pemkot Baubau ungkap AS Tamrin, sejak minggu yang lalu sudah ingin menyalurkan bantuan sembako ini kepada masyarakat namun pihaknya masih menunggu daftar dari Pemrov Sultra sebab jangan sampai begitu dibagi dari Pemrov Sultra ada daftar nama orang yang sama. Sementara nama itu sudah tidak bisa rubah-rubah lagi sehingga memang serba dilema sehingga sering Pemkot Baubau disoroti soal hal ini. “Kita menguatkan saja yang penting baik dari instansi sosial atau dari donator betul-betul keihlasan dan semangat sementara dari masyarakat diharapkan ada pengertian karena timbal balik antara arus bawah dan arus atas sinkronisasi diharapkan sebagaimana semangat PO 5,’ungkapnya
 
Orang nomor satu di Kota Baubau ini meminta dan mengingatkan kepada Camat dan Lurah untuk harus mengikuti dan  memantau termaksud ada RT dan juga relawan misalnya karang taruna harus pro aktif membantu camat dan lurah. Disamping itu, memberikan penjelasan menenangkan masyarakat seperti misalnya tepat waktu 
 
Diakui AS Tamrin, menangani orang banyak sesungguhnya tidaklah mudah karena butuh ketulusan keihklasan dalam melayani. Apalagi, dalam situasi seperti sekarang ini. “Namun yang pasti, janganlah terbebani tetapi betul-betul ada niat yang tulus untuk mengobankan tenaga dan waktunya untuk ikut berpatisipasi. Dan juga jumlah bantuan harus sama dan jangan dobo-dobol yang dapat bantuan,”tukasnya.
 
Sementara itu, Kadis Sosial Kota Baubau La Ode Abdul Rajab menegaskan, bantuan sembako yang dananya bersumber dari APBD Kota Baubau ini akan disalurkan kepada 11236 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ada di Kota Baubau. Sedangkan sisanya 7630 KPM dari total jumlah keseluruhan KPM di Kota Baubau sebanyak 19127 KPM akan menerima bantuan sembako dan uang tunai dari Pemprov Sultra.(ist)
 
Editor : Mulyadi

Page 6 of 142

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
TELEPON/WA 0822 9106 0301 / 0822 9168 7184 

Visitors Counter

3102414
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1935
4702
24324
3040331
66506
152174
3102414