Tuesday, October 16, 2018

Kemenag Sultra Gelar Dialog Antar Umat Beragama di Mubar, Ini Kata Rajiun

Written by  October 12 2018
Foto: Bupati Mubar LM Rajiun Tumada saat memberikan sambutan. (LM Sacril/BRN) Foto: Bupati Mubar LM Rajiun Tumada saat memberikan sambutan. (LM Sacril/BRN)

MUNA BARAT, ButonRayaNews.co.id - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Muna Barat (Mubar) gelar rapat dialog antar umat beragama di rumah jabatan (Rujab) Bupati Muna Barat LM Rajiun Tumada, Kamis (11/10/2018).

Dalam sambutannya, Bupati Mubar LM Rajiun Tumada mengucapkan terimakasih dan merespon positif kepada Kemenag Sultra, yang menjadikan Mubar sebagai tempat dialog antar umat beragama. Hal ini sangat bernilai strategis. Karena eksistensi penduduk Mubar yang multi keyakinan dan yang bisa dikatakan miniatur umat beragama di Indonesia.

Ia menambahkan, kegiatan dialog itu dalam rangka menghindari konflik umat beragama di Indonesia. Sebagaimana peraturan bersama yakni Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 dan 9 Tahun 2006 tentang pedoman pelaksanaan tugas kepala daerah/wakil kepala daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama dan pemberdayaan forum kerukunan umat beragama serta pendirian rumah ibadah.

"Sesuai dengan peraturan Nomor 8 dan 9 pada pasal 2 sampai dengan 7 menjelaskan bahwa pemeliharaan kerukunan umat beragama menjadi tanggungjawab bersama umat beragama dan pemerintah. Dalam pelaksanaanya akan dibantu oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dan kabupaten/kota," ungkapnya.

Kata Rajiun, tugas pemerintah daerah yakni memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat dengan memfasilitasi terwujudnya kerukunan umat beragama di wilayah kecamatan hingga desa. Dan melakukan koordinasi dalam kegiatan instansi vertikal, menumbuh kembangkan keharmonisan, saling pengertian, menghormati dan saling percaya antara umat beragama.

Ia menyebut, di Indonesia kehidupan beragama telah dijamin oleh Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 pasal 29 yang berbunyi negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadah menurut agama dan kepercayaannya itu.

"Betapa pentingnya agama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka pemerintah berkewajiban untuk melindungi setiap umat beragama dalam melaksanakan ajaran agamanya sepanjang tidak bertentangan dengan undang-undang (UU) yang berlaku," jelas panglima Besar BSB Sultra ini.

Peliput : LM Sacril
Editor : Asis

Rate this item
(3 votes)
Read 127 times

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
TELEPON/WA 0822 9106 0301 / 0813 5444 5525

Visitors Counter

801325
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
773
3803
7771
772727
48637
132968
801325