Saturday, February 23, 2019

REDAKSI

REDAKSI

MUNA, ButonRayaNews.co.id - Kepedulian Siti Aida Aho terhadap kaum perempuan bukan hanya karena dirinya sebagai perempuan saja.
 
Lebih dari itu, dirinya terlibat langsung dengan mengajak masyarakat untuk mengikuti seminar edukasi deteksi dini terhadap kangker payudara.
 
Ida Aho, begitulah sapaan akrab untuk ibu dari tiga anak ini, sebagai seorang wanita karir yang kini menjabat sebagai ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia atau IWPI Kabupaten Muna Barat. 
 
Begitu besarnya perhatian terhadap kesehatan dan pendidikan, sehingga dengan pengalaman dan kemampuan dirinya, baik itu dalam hal politik maupun dalam hal kemasyarakatan, dan saat ini Ida Aho tampil sebagai calon legislatif provinsi. 
 
Disela kegitan hari ulang tahun Yayasan Kemala Bakti Polres Muna yang ke 39, yang diadakan di Aula Polres Muna, Ida Aho bukan saja hadir sebagai Tamu.
 
Tapi kesibukannya sebagai orang yang memiliki perhatian dengan masyarakat khususnya kaum perempuan, terlihat berkali-kali pulang balik menjemput masyarakat guna melakukan pengobatan gratis. 
 
"Terlepas sebagai Ketua IWAPI Mubar, saya sebagai perempuan  sangat mengapresiasi dengan kegiatan yang di selenggarakan oleh bayangkari Polres Muna, bekerja sama dengan Yayasan Pink Fighters karena sangat membantu memberikan edukasi tentang bagaimana cara mendeteksi dini kanker payudara," ucapnya Sabtu (23/02/2019).
 
Ida Aho juga mengimbau kepada perempuan indonesia khususnya masyarakat kabupaten Muna, Muna Barat dan Buton Utara, agar jangan takut dan malu untuk memeriksakan payudaranya. 
 
"Hidup sehat itu mudah, tapi kalau di abaikan akan menjadi susah  apalagi ini menyangkut persoalan penyakit yang dikategorikan sebagai pembunuh kaum perempuan peringkat pertama di dunia" ungkap wanita yang kini berangkat menaiki gerbong Partai Golkar. 
 
Peliput: Aris Apriadi
Editor: Muhammad Al Rajap

 
 
MUNA BARAT, ButonRayaNews.co.id - Gara-gara melaporkan perbuatan pencabulan yang dilakukan oleh AS (51) terhadap anaknya RA (12) ke polisi, keluarga pelaku mengusir istri dan anaknya dari rumahnya sendiri.
Gara-gara melaporkan perbuatan pencabulan yang dilakukan AS (51) terhadap anaknya RA (12) ke polisi, keluarga pelaku mengusir isrti dan anaknya dari rumahnya sendiri pada hari Jumat Malam (22/02/2019). 
 
Istri pelaku pencabulan, Sulastri Rahayu mengatakan dirinya mendapat perlakuan tidak wajar dari iparnya sendiri, Ernawati yang meminta dirinya dan anaknya untuk meninggalkan rumahnya.
 
"Saya tidak mau tau. Kamu harus angkat kaki dari rumah malam ini. Cepat kemasi barang-barangmu, terkecuali barang-barangnya suamimu disimpan," ucap Sulastri menirukan ucapan Ernawati.
 
Tak sampai disitu kata Sulastri, kepalanya bahkan sampai didorong dan kepalanya dijambak oleh iparnya Ernawati. 
 
Ernawati menambahkan, tidak hanya Ernawati yang mengusir dirinya dan anaknya. Iparnya yang lain, Darsono juga ikut mengusirnya.
 
"Suami Ernawati yang berpofesi sebagai polisi yakni Zulman juga datang dirumah ikut mengusir saya," katanya. 
 
Di tempat terpisah, Ernawati mengatakan dirinya mengusir iparnya (Sulastri) dan korban karena dianggap sudah tidak mau berkomunikasi dengan keluarga suaminya.
 
"Saya tidak memukulnya, cuman menjambak rambutnya karena saya kesal dan marah menyebut saya setan," kata Ernawati. 
 
Peliput: LM Sacril
Editor: Muhammad Al Rajap

KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Dalam acara deklarasi relawan Jokowi-Ma'ruf Amin yang diinisiasi oleh Forum Satu Nusantara (Fortuna) Sultra, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo tiba-tiba muncul.
 
Jokowi muncul dan menyapa masyarakat Sulawesi Tenggara dengan menggunakan salah satu bahasa daerah di Sultra, yakni Bahasa Tolaki. 
 
Hanya saja, Jokowi muncul dan menyapa warga Sultra dalam sebuah video yang dipertontonkan untuk semua relawan Jokowi-Ma’ruf dan seluruh masyarakat di Sultra.
 
"Teembe kabaramiu? Bagaimana kabar kalian? (arti dalam Bahasa Indonesia)," sapa Jokowi, Jumat (23/02/2019).
 
Mendengar sapaan tersebut, sontak masyarakat langsung teriak memanggil nama Jokowi. 
 
Dalam video tersebut, Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga memohon maaf tidak bisa hadir dan menyapa langsung masyarakat Sultra. 
 
"Maaf tidak bisa hadir. Makasih dan salam Indonesia maju," tutupnya. 
 
Acara deklarasi relawan Jokowi-Ma’ruf Amin tersebut dihadiri oleh Erick Thohir selaku ketua tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf, dan Ketua Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar.
 
 Peliput: Muhammad Al Rajap

MUNA BARAT, ButonRayaNews.co.id - Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-66, Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Muna Barat menggelar lomba penyuluhan dan yel-yel 10 program pokok PKK. 
 
Ketua Panitia Lomba HKG PKK Mubar, Wa Ode Siti Amzia Ibrahim mengatakan lomba tersebut bertujuan agar masyarakat dan PKK bersinergi dengan pembangunan yang ada di daerah.
 
Dijelaskan Siti Amzia, lomba penyuluhan dan yel-yel tersebut  dikemas dalam sebuah gerak dan lagu dengan pesan sepuluh program PKK.
 
"Kita sengaja mengadakan kegiatan lomba, karena yang menjadi juara dalam akan mewakili Mubar pada jambore PKK tingkat provinsi yang dilaksanakan pada bulan Juni, di Kabupaten Muna nantinya," jelasnya, Jumat (22/02/2019).
 
Wa Ode menambahkan sebelumnya menggelegar lomba penyuluhan dan yel-yel pihaknya sudah menggelar kegiatan lainnya seperti lomba dasa wisma, lomba hatinya PKK, lomba bina keluarga balita, hingga lomba posyandu.
 
Adapun sepuluh program pokok PKK yaitu Penghayatan dan Pengamalan Pancasila, Gotong Royong, Pangan, Sandang, Perumahan dan Tatalaksana Rumah Tangga.
 
Kemudian Pendidikan dan Keterampilan, Kesehatan, Pengembangan Kehidupan Berkoperasi, Kelestarian Lingkungan Hidup serta Perencanaan Sehat.
 
Peliput: LM Sacril
Editor: Muhammad Al Rajap
 

MUNA BARAT, ButonRayaNews.co.id - Seorang ayah melakukan pencabulan terhadap anaknya sendiri di Desa Wapae, Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat. Pelaku bahkan sempat mengancam membunuh korban jika melapor kepada ibunya.
 
Kapolsek Tiworo Tengah, IPDA Muh La Uhil mengatakan kasus tersebut terkuak setelah pihaknya menerima laporan dari seorang ibu bernama Sulastri Rahayu (32) yang tidak lain adalah istri pelaku sendiri. 
 
Sulastri melaporkan suamimya AS (51) yang telah berbuat tidak senonoh terhadap anaknya RA (12) yang masih duduk bangku Sekolah Menengah Pertama.
 
Usai menerima laporan tersebut, anggota Polsek Tiworo Tengah langsung bergegas menuju kediaman pelaku dan langsung meringkusnya. 
 
"Kasus ini merupakan kasus pencabulan seorang ayah terhadap anaknya," ujar IPDA Muh La Uhil, Jumat (22/02/2019). 
 
Dikatakannya, pencabulan itu terjadi sekitar Januari 2019 lalu.  Kala itu korban RA sedang tidur dalam sebuah kamar. Ayah korban kata Uhil langsung masuk di kamar tersebut lalu melakukan pencabulan.
 
Usai melancarkan aksinya kata Uhil, pelaku sempat mengancam korban untuk tidak melaporkan pencabulan tersebut kepada ibunya.
 
"Jika korban melapor kepada ibunya, maka korban akan dibunuh oleh pelaku. Itu pengakuan pelaku," beber Uhil. 
"Pelaku dijerrat dengan UU Perlindungan Anak dan diancam dengan pidana kurungan selama  15 tahun penjara," pungkasnya. 
 
Peliput : LM Sacril
Editor: Muhammad Al Rajap

MUNA, ButonRayaNews.co.id - Sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan tak bernyawa mengambang di Kali Bala-bala Desa Latumpa, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.
 
Jasad bayi yang diperkirakan berusia dua hari tersebut pertama kali ditemukan oleh La Ode Feni, Edo, dan La Koma.
 
Saat itu, ketiganya sedang mencari ikan di sungai yang kemudian melihat sesosok bayi tersangkut pada tiang jembatan.
 
Saat dikonfirmasi, Kapolres Muna AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP dan kemudian membawa jenazah bayi tersebut ke RSUD Raha.
 
"Kasus ini adalah merupakan infaktinsights yang artinya si ibu ini tidak mau diketahui orang tentang kelahiran anaknya," ucap Kapolres, Kamis (21/02/2019). 
 
Perwira dua bunga melati ini turut menyayangkan perbuatan yang dilakukan oleh orang tua bayi tersebut.
 
Menurutnya, bayi malang tersebut sengaja dibuang oleh orang tuanya yang belum siap menerima kehadirannya.
 
"Setelah dilakukan tindakan outopsi kemudian nanti jenazah bayi yersebut akan diurus oleh dinas sosial untuk dikebumikan dengan layak," pungkasnya.
 
Peliput: Aris Apriadi
Editor: Muhammad Al Rajap

MUNA BARAT, ButonRayaNews.co.id - Pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Muna Barat mencapai 111 orang.
 
Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Mubar, Eko Yudianto mengatakan pihaknya telah menginput berkas pelamar PPPK secara online melalui situs sscn. bkn.go.id. 
Nantinya kata Eko pihak Panselnas akan melakukan pengumuman juga melalui situs tersebut (sscn.bkn.go.id).
 
"Kita hanya menginput berkas yang masuk, dan para peserta sudah bisa mengecek melalui situs itu," ujar Eko, Rabu (20/02/2019). 
 
“111 orang pelamar PPPK itu, tercatat 98 orang K2 pendidikan S1 dan D2 serta 13 orang K2 dari penyuluh pertanian. Mereka ini K2 yang sudah teregistrasi sejak di Muna dan Mubar,” terangnya. 
 
Kata Eko, proses pelaksanaan seleksi akan dilakukan secara online dengan sistem CAT UNBK yang dijawalkan mulai 23 sampai 24 Februari mendatang. 
 
"Pihak panitia seleksi perekrutan PPPK sudah menutup pendaftaran hingga Selasa malam". 
 
Sementara itu, pihak BKD belum menentukan lokasi untuk pelaksanaan tes bagi pelamar P3K tersebut.
 
“Yang jelasnya berkas mereka sudah bisa dicek melalui website sscn.bkn.go.id. Kalau dinyatakan lulus berkas tinggal menunggu waktu pelaksanaan," tambahnya. 
 
Peliput: LM Sacril
Editor: Muhammad Al Rajap

MUNA, ButonRayaNews.co.id - Dalam memperingati hari peduli sampah nasional, Kepolisian Resor Muna melakukan giat bersih-bersih sampah di Pasar Sentral Laino, Raha. 
 
Kegiatan yang di ikuti oleh 60 personil dari berbagai fungsi tersebut, di pimpin oleh Kepala Bagian Sumber Daya Manusia, Kompol Saharudin.
 
Perwira satu bunga melati itu mengatakan pihaknya memprioritaskan pembersihan Pasar Laino karena tempat tersebut dinilai lokasi yang paling banyak sampah.
 
"Disini kan pusatnya orang untuk melakukan kegiatan jual beli, dan terbukti memang sangat banyak sampah menumpuk," ucap Saharudin, Kamis (21/02/2019).
 
Selain di Pasar Laino, kegiatan peduli sampah nasional juga dilaksanakan di wilayah sekitaran Polres Muna.
 
"Kami juga melakukan bersih-bersih di sekitaran Polres Muna dalam dalam peringatan hari peduli sampah nasional ini," tutupnya.
 
Peliput: Aris Apriadi
Editor: Muhammad Al Rajap

MUNA BARAT, ButonRayaNews.co.id - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Muna Barat, La Ode Andi Muna mengimbau agar perbedaan pilihan dalam pemilu nanti, tidak dijadikan sebagai sumber konflik.
 
Dikatakannya, menjelang pemilu serentak 17 April 2019 nanti, pihaknya telah melakukan monitoring dan pengawasan diseluruh wilayah Mubar. 
 
"Tentu ini juga menjadi bagian dari tugas Kesbangpol Mubar dalam menjaga kondisi dan situasi wilayah. Dan kita akan bekerjasama dengan semua pihak baik kepolisian, tokoh adat, agama, pemuda dan masyarakat hingga kalawan pers," Selasa (19/02/2019). 
 
Untuk itu, pihaknya akan melakukan pertemuan serta melakukan konsolidasi bersama para tokoh adat, agama dan pemuda jelang pemilu.
 
"Saya berharap kepada seluruh masyarakat Mubar untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian pada Pemilu nanti," imbuhnya. 
 
Peliput: LM Sacril
Editor: Muhammad Al Rajap

BUTON UTARA, ButonRayaNews.co.id - Pasangan Abu Hasan dan Ramadio genap tiga tahun memimpin Kabupaten Buton Utara (Butur). Selama kepemimpinannya, pasangan Berakronim (ABR) itu terus berkarya membangun daerah.

Di tahun ketiga kepemimpinannya ini, ABR telah melahirkan sejumlah karya hebat. Pembangunan di berbagai sektor terus digenjot. Mulai dari pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan, kesehatan, hingga infrastruktur.

1. Tiga Sektor Dikembangkan, Dorong Ekonomi Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Buton Utara terus berupaya menumbuhkan perekonomian masyarakat. Untuk mewujudkannnya, ada tiga sektor yang menjadi fokus perhatian untuk dikembangkan, antara lain pertanian secara umum termasuk perkebunan, kemudian perikanan dan kelautan, serta peternakan.

Bupati Butur, Abu Hasan menuturkan, ketiga sektor ini sangat potensial untuk dikembangkan. Peluang kesejahteraan masyarakat terbuka lebar. Sehingga, salah satu strategi yang dilakukan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat adalah dengan mengembangkan ketiga sektor ini.

Terkait dengan potensi pertanian. Butur memiliki lahan yang subur yang terbentang luas. Berbagai hasil pertanian dan perkebunan melimpah.

Kunjungan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman di Kabupaten Buton Utara

Sektor pertanian yang kini gencar dikembangkan yakni pertanian organik. Salah satu andalannya adalah padi lokal dengan berbagai varietas. Padi lokal dengan cita rasa yang nikmat dan harum ini, sudah dipasarkan di berbagai daerah di Indonesia.

Selain itu, butur juga memiliki hasil perkebunan melimpah. Beberapa diantaranya kelapa, cengkeh, pala, jambu mete dan merica.

Pengembangan sektor pertanian ini pun sudah mendapat dukungan dari Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman. Hal ini terlihat dari pendistribusian berbagai jenis Alsintan ke petani butur. Di samping itu, Mentan juga telah menyalurkan setidaknya 100 ekor sapi di Butur.

Selain mengembangkan sektor pertanian, Pemkab Butur juga gencar mendorong ekonomi masyarakatnya yang bergerak di sektor perikanan. Berbagai sarana dan prasarana pendukung telah disalurkan. Mulai dari bantuan sarana tangkap perikanan, karamba, hingga bantuan kepada petani rumput laut.

"Kalau ketiga sektor ini sukses kita kembangkan, maka masyarakat kita akan terangkat derajatnya, dari yang hidup di bawah garis kemiskinan menjadi masyarakat yang terentaskan dari kemiskinan," tutur Abu Hasan, pada ekspose tiga tahun capaian pembangunan pemerintah Buton Utara, di Gedung Islamic Centre, Senin (18/02/2019).

2. Tingkatkan Pelayanan, Wujudkan Masyarakat Sehat

Peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Butur terus dilakukan. Sejumlah fasilitas dan sarana pendukung terus dibenahi. Antara lain, renovasi sejumlah puskesmas, pengadaan alat kesehatan, serta pengadaan kendaraan roda dua dan ambulance puskesmas keliling, untuk memaksimalkan mobilisasi dalam proses pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, sarana dan prasarana di RSUD setempat, juga terus terus dilengkapi. Mulai dari pembangunan kamar operasi, laboratorium, hingga ICU. Hal ini dilakukan, dalam rangka menjawab tantangan RSUD menuju akreditasi.

Bupati Buton Utara, Abu Hasan saat meresmikan gedung rawat inap Puskesmas Waode Buri,Kecamatan Kulisusu Utara

Bupati Butur, Abu Hasan menuturkan, upaya tersebut tidak lain adalah bentuk komitmen pemerintah daerah, dalam memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan harapan, setiap pasien atau penerima layanan, dapat terlayani dengan baik.

Namun demikian, Pemkab Butur tak cepat puas. Untuk memaksimalkan layanan kesehatan, penambahan tenaga kesehatan terus diusulkan ke Kementerian terkait. Hasilnya, beberapa waktu lalu, sebanyak lima tenaga kesehatan didatangkan melalui program Nusantara Sehat, ditugaskan di Puskesmas Kioko, Kecamatan Bonegunu.

3. Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Bersih

Tak hanya fokus membangun pada aspek fisik. Pasangan Abu Hasan dan Ramadio juga menaruh perhatian pada sektor tata kelola pemerintahan. Komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang yang baik (good goverment) dan bersih (good governance) ini pun tak lepas dari perjalanan kepemimpinan duet pasangan berakronim ABR ini.

Bupati Butur Abu Hasan menuturkan, untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya terus menekankan kepada jajarannya, untuk selalu memperhatikan segala aspek yang berkaitan dengan tugas dan fungsinya masing-masing.

Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tenggara, Ririn Kadariyah, saat menyerakan piagam penghargaan dari Kementerian Keuangan RI kepada Bupati Buton Utara, Abu Hasan

Ada beberapa item yang menjadi fokus perhatiannya, antaralain perbaikan tata kelola keuangan, perencanaan, serta tata kelola birokrasi yang menyangkut masalah aparatur sipil negara. Alhasil, sejumlah prestasi ditorehkan, salah satunya predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian, atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, tahun 2017.

"Ini terus kita lakukan, terkait dengan berbagai prestasi yang kita capai, dalam rangka tata kelola pemerintahan," ungkap Abu Hasan.

4. Infrastruktur Dasar Ditingkatkan, Jalan dibenahi

Pemkab Butur, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, terus berupaya meningkatkn kualitas dan kuantitas infrastruktur dasar secara berkelanjutan. Berbagai aspek yang menyangkut kebutuhan masyarakat terkait tak luput dari sasaran kebijakan.

Anggaran miliaran rupiah dikucurkan, untuk membangun infrastruktur. Mulai dari akses transportasi darat, pengaspalan jalan, pembangunan puluhan jembatan, saluran irigasi,  hingga sistem penyedia air minum (SPAM).

Proses perbaikan salah satu ruas jalan di Kecamatan Kulisusu

Bupati Butur, Abu Hasan menegaskan, pihaknya akan terus memperhatikan aspek infrastruktur ini. Di sisa dua tahun masa kepemimpinannya bersama Ramadio, akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk menjawab berbagi tuntutan masyarakat, terkait dengan perbaikan dan peningkatan infrastruktur.

"Tahun ini kita akan terus tingkatkan infrastruktur, terutama jalan kabupaten," ungkapnya.

Abu Hasan tak menampik, dalam mewujudkan pembangunan menuju pencapaian visi dan misi, perlu adanya sinergitas dari seluruh stakeholder. Untuk itu, ia meminta dukungan dari semua pihak, untuk bersama-sama, bergandeng tangan membangun daerah.

"Saya mohon dukungan bapak ibu sekalian untuk mewujudkan Buton Utara yang aman, mewujudkan Buton Utara yang berbudaya, mewujudkan Buton Utara yang religius, menjadi masyarakat Buton Utara yang maju dan sejahtera," kata Abu Hasan memungkasi. (Adv).


Page 1 of 95

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
TELEPON/WA 0822 9106 0301 / 0813 5444 5525

Visitors Counter

1046239
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1700
2076
11987
1023324
38584
49697
1046239