Friday, August 23, 2019

HIMPSI Sultra Beri Pendampingan Korban Kekerasan Seksual di Kendari

Written by  May 04 2019
Ketua HIMPSI Sultra, Ayub Djafar (tengah) didampingi Humas HIMPSI Sultra, Abdul Jamrin (kanan). Foto: Istimewa Ketua HIMPSI Sultra, Ayub Djafar (tengah) didampingi Humas HIMPSI Sultra, Abdul Jamrin (kanan). Foto: Istimewa
 
KENDARI, ButonRayaNews.com - Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) lakukan pendampingan kepada korban kekerasan seksual di Kendari. 
 
Ketua HIMPSI Sultra Ayub Djafar, mengatakan tujuan dilakukan pendampingan adalah untuk memberikan bantuan pendampingan psikososial kepada korban yang menderita trauma atau masalah kejiwaan lainnya agar memulihkan kembali kondisi kejiwaan korban. 
 
Selain itu, kata Ayub, pendampingan itu dilakukan untuk mengidentifikasi gejala-gejala perubahan perilaku yang muncul pada anak pasca kejadian.
 
"Kami ke lokasi pendampingan dengan mengunjungi langsung kerumah masing-masing korban," ungkap Ayub, Sabtu 4 Mei 2019.
 
Menurutnya, ada beberapa korban yang belum mau ditemui bahkan menolak untuk ditemui. Secara fisik kondisi korban baik-baik saja. Namun secara psikis mereka masih mengalami ketakutan pasca kejadian. Beberapa diantaranya masih belum berani untuk keluar rumah.
 
"Dampak trauma akibat kekerasan seksual yang dialami oleh anak-anak berupa pengkhianatan atau hilangnya kepercayaan anak terhadap orang dewasa (betrayal), trauma secara seksual (traumatic sexualization), merasa tidak berdaya (powerlessness) dan stigma (stigmatization)," ulasnya. 
 
Kata dia, secara fisfi mungkin tidak ada hal yang harus dipermasalahkan pada anak yang menjadi korban kekerasan seksual. Tapi secara psikis bisa menimbulkan ketagihan, trauma, bahkan pelampiasan dendam. 
 
Bila tidak ditangani serius, tambahnya, kekerasan seksual terhadap anak dapat menimbulkan dampak sosial yang luas di masyarakat. Oleh karena itu, penanganan dan penyembuhan traumapsikis akibat kekerasan seksual haruslah mendapat perhatian besar dari semua pihak yang terkait, seperti keluarga, masyarakat maupun pemerintah. 
 
"Saya berharap kepada keluarga agar memberikan perhatian khusus dalam perlindungan dan pendampingan," ulasnya. 
 
"Saya juga berharap kepada pemerintah segera menghapus konten-konten video atau gambar yang memuat data korban anak di media sosial (medsos) untuk melindungi privacy anak," tutupnya. 
 
Peliput: Asis
Rate this item
(0 votes)
Read 172 times

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
TELEPON/WA 0822 9106 0301 / 0813 5444 5525

Visitors Counter

1498359
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
120
3005
18814
1462883
62573
103361
1498359