Sunday, October 20, 2019

45 Organisasi Perempuan Sultra Deklarasikan Tolak Terorisme

Written by  July 11 2019
Para perempuan yang tergabung dalam 45 organisasi yang mendeklarasikan diri menolak terorisme. Foto: Istimewa Para perempuan yang tergabung dalam 45 organisasi yang mendeklarasikan diri menolak terorisme. Foto: Istimewa
KENDARI, ButonRayaNews.co.id -  Sebanyak 45 organisasi perempuan di Provinsi Sulawesi Tenggara mendeklarasikan menolak segala bentuk radikalisme dan terorisme di wilayah Sultra.  
 
Puluhan organisasi ini juga menolak lahir serta munculnya berita hoaks dan masalah SARA.
 
Deklarasi tersebut disampaikan saat acara workshop pelibatan perempuan dalam pencegahan radikalisme dan terorisme Badan Nasional Pencegahan Terorisme bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Sultra di salah satu hotel di Kendari, Kamis (11/7/2019). 
 
Kepala Subdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT Dr. Hj Andi Intan Dulung mengatakan, perempuan sangat berperan penting dalam mencegah timbulnya faham radikalisme di lingkungan keluarga bahkan masyarakat.
 
"Kasus bom Surabaya dan Sibolga secara jelas menunjukkan kepada kita betapa militansinya seorang ibu rumah tangga yang rela mengorbankan nyawanya lewat aksi bom bunuh diri," ujarnya.
 
Dari peristiwa tersebut, kata Andi Intan membuka mata semua orang kalau seorang istri itu lebih militan dibanding suaminya. Mereka rela mengorbankan jiwanya bahkan bersama anak-anaknya melakukan bom bunuh diri tanpa rasa takut sedikitpun.
 
Menurutnya, kearifan lokal yang selama ini dikawal tokoh masyarakat merupakan salah satu unsur untuk mencegah timbulnya faham radikalisme di lingkungan masyarakat, terkhusus di daerah.
 
Workshop yang bertemakan perempuan agen perdamaian juga menghadirkan salah seorang Deportan Syuriah yang pernah direkrut organisasi ISIS, Febri Ramdhani (20). 
 
Kurun waktu 2016-2017, Febri keluar masuk wilayah Syuriah menjadi seorang simpatisan, meski tidak sempat mengikuti wajib militer. Sepanjang perjalanannya bergabung dengan kelompok ISIS semuanya yang dijanjikan seperti jaminan hidup sejahtera dengan menerima aneka fasilitas dengan mudah ternyata jauh dari harapan.
 
"Semua janji yang pernah kita baca atau tonton lewat berbagai media sosial maupun komunikasi secara personal hanyalah sebuah ilusi. Semuanya jauh dari harapan dan kenyataan," kenangnya.
 
Peliput: Muhammad Al Rajap
Rate this item
(0 votes)
Read 140 times

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
TELEPON/WA 0822 9106 0301 / 0813 5444 5525

Visitors Counter

1695984
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
3255
1362
29211
1643979
73766
96715
1695984