Thursday, January 27, 2022

Kendari, Butonrayanews.co.id - PT. Putra Intisultra Perkasa (PIP) angkat bicara terkait berbagai tudingan miring yang menyebut pihaknya menambang dalam kawasan hutan.

 

Direktur Operasional PT. PIP, Rijal mengatakan semua tudingan yang selama ini berseliweran itu tidak benar. Sebab, PIP tidak sama sekali melakukan penambangan liar di kawasan hutan Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara (Konut).

 

Kata dia PT. PIP tunduk terhadap peraturan lingkungan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009.

 

"Kami punya APL (areal penggunaan lain) yang bisa ditambang seluas 32,67 Ha. Itu saja belum semua kami garap," kata Rijal pada awak media di Kendari, Kamis (11/03/2021).

 

Ia menyebut penggunaan Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) diperlukan jika lahan sebuah izin usaha pertambangan (IUP) berada di dalam kawasan hutan produksi terbatas (HPT).

 

Sebagai bukti keseriusan pengembangan investasi yang dilakukan PIP, kata Rijal, pihaknya saat ini tinggal menunggu surat keputusan Kementerian Kehutanan RI. Pasalnya, PIP telah mengantongi surat rekomendasi IPPKH bernomor 522/890 dari Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) sejak 13 Maret 2013 silam.

 

Rijal bilang untuk kuartal pertama di tahun ini, PIP baru membangun infrastruktur jalan, mess dan eksplorasi di wilayah APL.

 

"Silahkan saja Dinas Kehutanan Sultra turun audit ke lokasi, kami sangat menyambut baik hal itu karena tidak ada satu pun yang dilanggar PIP," pungkas Rijal.

 

Penulis: RH

Rate this item
(1 Vote)
Read 521 times
Login to post comments

iklan tahun baru

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
TELEPON/WA 0822 9106 0301 / 0822 9168 7184 

Visitors Counter

5798453
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
986
4827
23842
5737762
132054
145409
5798453