Wednesday, April 1, 2020

REDAKSI

REDAKSI

BUTON UTARA, ButonRayaNews.co.id - Guna mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19), Kepolisian Resor Buton Utara yang bekerjasama dengan TNI dan pemerintah daerah melakukan penyemprotan cairan disinfektan di areal publik.
 
 
Kapolres Butur, AKBP Wasis Santoso menjelaskan kegiatan ini dilakukan untuk menindaklanjuti maklumat Kapolri dan surat telegram Wakapolri Nomor ST/1008/III/KES.7/2020 tertanggal 27 Maret 2020 tentang Penyemprotan Disinfektan Secara Massal untuk mendukung keselamatan masyarakat.
 
 
"Ini dilaksanakan sesuai perintah kapolri pada kasatwil untuk melakukan penyemprotan serentak diseluruh Indonesia," jelas Kapolres, Selasa, (31/03/2019).
 
 
Wasis Santoso menambahkan penyemprotan disinfektan dilakukan di jalan-jalan dan tempat umum seperti pasar yang rawan akan penyebaran Virus Corona.
 
 
"Upaya-upaya pencegahan seperti ini akan terus dilakukan, tidak berhenti hari ini saja. Insya Allah minggu depan akan dilaksanakan lagi dengan titik yang berbeda," ungkapnya.
 
 
Ia juga menghimbau agar masyarakat tidak panik dan tetap mengikuti himbauan dan arahan dari pemerintah setempat.
 
 
"Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini tidak ada lagi yang namanya Virus Corona atau Covid-19 khususnya di daerah kita, Kabupaten Buton Utara," harapnya.
 
 
Penulis : Deni Irawan
Editor : Muhammad Al Rajab

 
BAUBAU,BUTONRAYANEWS.CO.ID  - Pencegahan penularan dan merebaknya virus Corona atau covid 19 bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun semua pihak. Kali ini Garda Pemuda Partai Nasdem dan Mapatek Unidayan melakukan penyemprotan disinfektak ke rumah ibadah dan ruang publik.
 
Ketua Garda Pemuda Partai Nasdem, Mulyadi mengungkapkan kegiatan ini merupakan instruksi langsung dari Ketua DPP Partai Nasdem untuk bagaimana seluruh kader dan organisasi sayap partai harus begerak cepat didalam membantu pemerintah, mencegah penularan Virus corona yang sudah sangat mencemaskan ini. "seabagai generasi muda kami ikut prihatin dengan hal ini, untuk itu kami menggagas untuk melakukan aksi sosial yang kami beri Nasdem Siaga Covid 19," ungkapnya.
 
Ia menambahkan lokasi yang menjadi sasaran awal dalam dua hari ini adalah, rumah ibadah, ruang publik seperti stadion betaombari, dan terminal angkutan luar kota. Selain itu ada beberapa permintaan warga sekitaran Wajo, TPI Wameo, Palau Makassar, Lea-lea yang meminta langsung dapat disemprotkan rumahnya dengan cairan Disinfektan.
 
Sementara itu Ketua DPD Partai Nasdem Kota Baubau, Makruf Madi memaparkan Siaga Covid 19 ini merupakan gerakan secara masif yang dilakukan Partai Nasdem seluruh Indonesia. "kami sebagai DPD mendukung penuh kegiatan yang dilaksanakan Garda Pemuda dan juga Garnita ini. Sebab selain melakukan penyemprotan Garnita juga membagikan masker yang merupakan hasil tangan sendiri para kader Garnita," jelasnya.
 
Kegiatan ini adalah langkah awal, ada beberapa agenda yang sudah direncanakan kedepan diantaranya hingga bulan Juni kedepan kita harapkan semua DPC tingkat kecamatan bisa mengambil bagian dalam pencegahan penyebaran corona ini. Dalam waktu dekat DPD Partai Nasdem akan membentuk relawan yang nantinya siap 24 jam bila mana wabah ini belum berakhir. "kita akan melakukan komunikasi dengan pihak terkait khususnya PMI dan dinas kesehatan untuk bagaimana dapat memberikan pengetahuan didalam melakukan pertolongan jika ada pasien terpapar positif Corona.
 
Ditempat terpisah Ketua Mapatek Unidayan, Rahim Hidayatullah mengatakan kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama ini diharapkan dapat lebih efektif karena dapat menjangkau lebih luas, dan tidak terkesan fokus dengan satu wilayah. "karena kita tahu kegiatan penyemprotan bukan hanya hari ini, namun juga sudah dilakukan baik pemerintah Kota, Kepolisian, TNI, BPBD dan organisasi masyarakat lainnya. Sehingga kita harap semua lokasi yang rentang dengan tempat perkumpulan warga harus menjadi fokus penyemprotan ini," ucap mahasiswa Teknik ini.
 
Ia menambahkan kami juga berharap kegiatan tidak haya hanri ini, sebab Mapatek juga akan melakukan penyemprotan diwilayah kampus Unidayan, dan ke rumah Dosen dan juga rumah warga yang ingin disemprot rumahnya.
 
Titik kumpul diawali di Sekretariat Partai Nasdem Kota Baubau yang terletak di Kelurahan Wajo, Kota Baubau. Dan selanjudnya tim dibagi dua Tim satu mengambil lokasi Kecamatan Murhum dan Betoambari sedangkan Tim dua mengambil Lokasi Kecamatan Wolio dan Kokalukuna. Lokasinya diantaranya Gereja Lapangan Tembak, SD 2 Wangkanapi, Gudang Expedisi Buton Mandiri Perdana, Mesjid Babussalam, Terminal Waramosio, Stadion Betoambari, rumah Kost dibeberapa titik di Kota Baubau.
 
Editor : Mulyadi

BUTON UTARA, ButonRayaNews.co.id - Puskesmas Kulisusu Kabupaten Buton Utara mulai melakukan penyemprotan disinfektan guna mencegah penyebaran Virus Corona.

 

Kepala Puskesmas Kulisusu, La Jumadil Muhammad Tiu menjelaskan penyemprotan ini merupakan salah langkah untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona di wilayah tersebut.

 

"Ini merupakan inisiatif kami sendiri dan sumber anggarannya pun dari dana operasional Puskesmas Kulisusu. Yang jelas, dana-dana taktis yang dimanfaatkan untuk pencegahan Covid-19," jelasnya saat ditemui awak media di Puskesmas Kulisusu, Rabu (25/03/2020).

 

Jumadil menuturkan dalam upaya pencegahan masuknya Virus Corona di Butur tentu membutuhkan kesadaran bersama dan dibarengi dengan perbuatan. Hal ini kata Jumadi sangat penting, sebab penyebaran virus yang tergolong mematikan ini sangat cepat menular.

 

"Saya menghimbau pada masyarakat yang sudah melakukan skrining di puskesmas dan sekarang berstatus ODP (orang dalam pemantauan), agar melakukan langkah-langkah yang standar seperti isolasi diri, karena itu juga merupakan cara untuk memutus mata rantai Covid-19," imbuhnya.

 

Selain puskesmas itu sendiri, beberapa tempat yang sudah disemprot disinfektan oleh Puskesmas Kulisusu adalah Kantor Dinas Kesehatan Butur, Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Butur , dan Rumah Sakit Umum Daerah Buton Utara.

 

Penulis: Deni Irawan

Editor: Muhammad Al Rajap


BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Dengan maraknya penyebaran virus corona di Indonesia, termasuk di Sulawesi Tenggara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Garda Muda Partai Nasdem Kota Baubau akan melakukan aksi penyemprotan disinfektan ke rumah warga, rumah ibadah, dan ruang publik di Kota Baubau.

Ketua DPD Partai Nasdem Kota Baubau, Makruf Madi ketika ditemui di Sekretariat Partai Nasdem Kota Baubau mengatakan setelah adanya instruksi DPP Partai Nasdem untuk seluruh kader dan juga pengurus agar bisa lebih respon dan mematuhi instruksi petunjuk pemerintah dalam pencegahan Covid 19 secara meluas. "Intinya kami mendukung langkah pemerintah didalam mencegah penyebaran virus Corona secara meluas dengan cara beraktifitas didalam rumah dan mengurangi aktifitas ditempat keramaian yang tidak penting," ungkap Makruf.

 

 Ia menambahkan selain itu pihaknya saat ini telah mempersiakan aksi sosial dimana DPD, Garda Muda, dan Garnita Partai Nasdem akan melaksanakan penyemprotan Disinfektan kerumah warga, rumah ibadah, angkutan umum dan juga ruang publik. "Kami sementara melakukan koordinasi dengan pihak khususnya satgas Covid 19 Kota Baubau, kepolisian dan pihak yang terkait sebelun melakukan aksi ini," papar ketua DPD Partai Nasdem Kota Baubau ini.

Untuk itu pengurus dan kader Nasdem hari ini akan mematangkan aksi sosial ini, dan berharap kepada seluruh kader dan keluarga besar partai Nasdem agar tetap mengikuti himbaun pemerintah untuk tidak beraktifitas diluar rumah jika tidak terlalu penting.

Peliput / Editor : Mulyadi


BUTON UTARA, ButonRayaNews.co.id - Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Buton Utara (Butur), melakukan sidak di RSUD setempat terkait kesiapan penanganan Virus Corona (COVID-19).

Dalam sidak ini Dewan menjumpai masih minimnya Alat Pelindung Diri (APD) para tenaga Kesehatan. "Saat ini tenaga kesehatan harus benar-benar diperhatikan, lengkapi alatnya dan insentifnya juga harus ditambahkan karna mereka merupakan garda terdepan dalam penanganan Virus Covid-19 dan Besok Anggaranya akan dicairkan" tegas Ketua DPRD Butur Diwan di RSUD, Senin (23/3/2020).

Diwan juga menambahkan pihaknya dan Pemerintah Daerah telah sepakat untuk bersama-sama mengatasi Virus Corona. Badan Keuangan Daerah (BKD) dan Dinas Kesehatan, telah menyiapkan dokumen-dokumen untuk pencairan dana APD ataupun Alkes. "Kalau sudah cair besok, akan segera dibeli APD dan kebutuhan tenaga Kesehatan lainnya termaksud renovasi ruang isolasi di RSUD" katannya.

Politisi PAN itu juga mengapresiasi langkah cepat Pemda Butur dalam mencegah penyebaran virus corona. "Semua tidak ada masalah, tinggal kita hubungi lagi Bupati dan semua Muspida, TNI-Polri untuk membicarakan kelanjutan hal ini" ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Butur, Sumardin mengatakan semua kebutuhan di Rumah Sakit telah diajukan ke Dinas Kesehatan. "Pengadaan APD, insentif tenaga medis dan perbaikan Ruang Isolasi sesuai standar, kami suda ajukan ke Dinkes" ungkapnya.

Peliput: Deni Irawan

Editor : Mulyadi


BUTON UTARA, ButonRayaNews.co.id - Pencegahan wabah virus Corona menjadi prioritas seluruh daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Buton Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara. Mencegah masuknya virus ini, Bupati Buton Utara mengambil beberapa langkah pencegahan.

 Bupati Buton Utara, Abu Hasan terus mengajak semua pihak agar bersama-sama mengupayakan pencegahan wabah Virus Corona. "saat ini pencegahan harus diprioritaskan. Beberapa langkah yang bisa dilakukan, yakni memantau pergerakan orang yang keluar masuk daerah Butur," ungkap orag nomor satu di Butur ini,usai meninjau RSUD dan Puskesmas di Butur, Senin, (23/03/2020)

Ia menambahkan dalam waktu dekat ia akan mengeluarkan surat edaran Bupati, untuk mencegah masyarakat Butur keluar daerah, terutama daerah-daerah zona merah Virus Corona . Abu Hasan melanjudkan Posko satgas dalam waktu dekat akan dibentuk di beberapa titik, jalur keluar masuknya masyarakat, baik yang menuju Butur ataupun sebaliknya.

"Kita akan gerakkan semua pemangku kepentingan seperti Dinas Kesehatan, Perhubungan, dan TNI-Polri. Virus Corona ini musuh besar, Kita harus bersatu padu untuk mencegahnya" katanya.

Pemerintah Daerah akan terus melakukan himbauan kepada masyarakat, utamanya warga yang sering berkumpul dalam jumlah banyak. Kegiatan di luar yang tidak mendesak, sebaiknya dibatasi dulu. "Masyarakat harus punya kesadaran yang tinggi tentang pencegahan Virus Corona. Ini tergantung masyarakat, walaupun petugas kesehatan bekerja keras kalau masyarakat tidak mendukung, pasti hasilnya tidak maksimal" tegasnya.

Peliput: Deni Irawan.

Editor : Mulyadi


BUTON UTARA, ButonRayaNews.co.id - Seorang Tenaga Kerja Indinesia (TKI) asal Buton Utara yang sempat berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP) akhirnya dinyatakan negatif dari Virus Corona Covid-19 setelah dilakukan observasi selama 14 hari oleh tim RSUD Butur.
 
 
Dokter Ali Badar selaku Ketua Harian Satgas Covid-19 menjelaskan, setelah melakukan memeriksan terhadap pasien selama 14 hari, pihaknya tidak menemukan gejala-gejala penyakit yang mengarah kepada suspect Virus Corona.
 
 
"Selama 14 hari masa ODP, kami memeriksa si pasien tiap tiga hari dan kami tidak menemukan apa-apa yang berkaitan dengan Virus Corona," jelas Ali Badar setelah memeriksa sang pasien ODP, di Kelurahan Bangkudu, Jumat, (20/03/2020) malam.
 
 
Ali Badar juga mengapresiasi sang pasien tersebut karena selalu mengikuti arahan dari tenaga medis selama masa ODP.
 
 
"Ini merupakan salah satu contoh pasien yang kooperatif, sadar dan mengikuti arahan dari tim medis untuk dipantau dirumahnya selama masa ODP dan juga contoh agar setiap masyarakat dari luar daerah untuk melakukan screening di puskesmas atau di RSUD," ujar Ali Badar.
 
 
Ditempat yang sama, pasien yang sempat berstatus ODP SGT mengungkapkan rasa syukur karena tidak terinfeksi oleh virus yang mematikan tersebut.
 
 
"Saya minta kepada masyarakat agar tidak lagi khawatir karna saya tidak dikena Virus Corona dan saya juga sudah diperiksa oleh dokter," katanya.
 
 
Ia juga mengaucapkan terimakasih atas perhatian dari pihak rumah sakit setempat.
 
 
Penulis: Deni Irawan
Editor: Muhammad Al Rajab
 

BUTONRAYANEWS.CO.ID,BAUBAU - Beredarnya berita di media sosial tentang akan adanya penutupan beberapa pasar tradisonal di Kota Baubau, mulai 23 Maret 2020, ternyata tidak benar alias hoax.

Hal ini langsung ditangapi oleh pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Komukasi dan Informasi Kota Baubau yang mengatakan berita yang beredar di masyarakat tentang akan dilakukan penutupan pasar seperti pasar wameo, pasar karya nugraha itu tidak benar.

Hal ini juga dibenarkan oleh Lurah Wameo, La Ode Mustifi, SPI melalui presilesnya dimedia sosial ,

Pengumuman
Sehubungan dengan maraknya berita yang beredar di kalangan masyarakat bahwa Pasar Wameo akan ditutup mulai hari Senin, 23 Maret 2020 dan telah menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat, dengan ini atas nama Pemerintah Kota Baubau disampaikan sbb:
1. berita tersebut sepenuhnya tidak benar dan dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

2. Pada hari Jumat tadi telah dilakukan sosialisasi pencegahan penyebaran virus COVID-19 kepada para pedagang di Pasar Wameo sebagai upaya preventif pencegahan penyebaran penyakit tersebut.

3. Menghimbau pedagang dan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying/pembelian yang berlebihan dengan tujuan menimbun barang kebutuhan pokok.

4. Menghimbau kepada pelaku pasar dan masyarakat untuk berperan aktif mencegah penyebaran COVID-19 ini dengan melakukan tindakan preventif seperti selalu mencuci tangan dengan sabun setelah berinteraksi di pasar.

Demikian, semoga kita semua selalu dalam lindungan Tuhan dan dapat bersatu melawan ancaman musibah ini.

Tertanda. lurah wameo
La Ode Mastifi, S.Pi.

Itulah isi pernyataan yang disampaikan langsung Lurah Wameo

Penulis / Editor : Mulyadi

 


BUTONRAYANEWS.CO.ID,BAUBAU - Beredarnya berita di media sosial tentang akan adanya penutupan beberapa pasar tradisonal di Kota Baubau, mulai 23 Maret 2020, ternyata tidak benar alias hoax.

Hal ini langsung ditangapi oleh pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Komukasi dan Informasi Kota Baubau yang mengatakan berita yang beredar di masyarakat tentang akan dilakukan penutupan pasar seperti pasar wameo, pasar karya nugraha itu tidak benar.

Hal ini juga dibenarkan oleh Lurah Wameo, La Ode Mustifi, SPI melalui presilesnya dimedia sosial ,

Pengumuman
Sehubungan dengan maraknya berita yang beredar di kalangan masyarakat bahwa Pasar Wameo akan ditutup mulai hari Senin, 23 Maret 2020 dan telah menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat, dengan ini atas nama Pemerintah Kota Baubau disampaikan sbb:
1. berita tersebut sepenuhnya tidak benar dan dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

2. Pada hari Jumat tadi telah dilakukan sosialisasi pencegahan penyebaran virus COVID-19 kepada para pedagang di Pasar Wameo sebagai upaya preventif pencegahan penyebaran penyakit tersebut.

3. Menghimbau pedagang dan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying/pembelian yang berlebihan dengan tujuan menimbun barang kebutuhan pokok.

4. Menghimbau kepada pelaku pasar dan masyarakat untuk berperan aktif mencegah penyebaran COVID-19 ini dengan melakukan tindakan preventif seperti selalu mencuci tangan dengan sabun setelah berinteraksi di pasar.

Demikian, semoga kita semua selalu dalam lindungan Tuhan dan dapat bersatu melawan ancaman musibah ini.

Tertanda. lurah wameo
La Ode Mastifi, S.Pi.

 

Itulah isi pernyataan yang disampaikan langsung Lurah Wameo

 

Penulis / Editor : Mulyadi

 


BUTON UTARA, ButonRayaNews.co.id - Pemerintah Kabupaten Buton Utara menginstruksikan untuk meliburkan aktivitas belajar mengajar di sekolah mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
 
 
Hal ini dimaksudkan untuk mencegah merebaknya Virus Corona atau Covid-19 yang telah memakan Ribuan korban jiwa. Terkhusus di Indonesia, data terakhir yang diperoleh media ini yakni sebanyak 172 orang positif Corona. Lima orang diantaranya meninggal dunia.
 
 
"Mulai besok (19 Maret 2020) sampai tanggal 31 Maret 2020, sekolah dari TK sampai SMP akan diliburkan," ujar Abu Hasan saat ditemui usai rapat tertutup terkait pencegahan Virus Corona, Rabu (18/03/2020).
 
 
Dinas-dinas pelayanan masyatakat seperti Dinaas Catatan Sipil, Puskesmas atau rumah sakit masih akan tetap melakukan pelayanan kepada masyarakat sebagaimana biasanya.
 
 
"Untuk petugas kesehatan agar terus fokus dan tentunya akan terus kita dukung agar masalah ini cepat teratasi," tutup Abu Hasan.
 
 
Penulis : Deni Irawan
Editor : Muhammad Al Rajab
 

Page 1 of 131

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
TELEPON/WA 0822 9106 0301 / 0822 9168 7184 

Visitors Counter

2340979
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
6325
6565
24179
2280249
6325
155776
2340979