Tuesday, July 14, 2020

Iklan Idul Fitri

Himbauan Covid

Sekda

REDAKSI

REDAKSI

KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai sinergikan program-program kerja sesuai kebutuhan masyarakat.

 

Proses tersebut diawali dengan silaturahmi yang dilakukan Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu bersama rombongan dan Ketua DPRD Sultra H. Abdul Rahman Saleh sekaligus saling bertukar cinderamata diantara kedua bela pihak, Senin (13/7/2020).

 

Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu dalam agenda tersebut juga melaporkan hasil kerja-kerja BLK Kendari sebelum Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) melanda dan setelah melanda hingga saat ini.

 

"Informasi ini penting kita sampaikan agar program kerja kita sama, sebagaimana target yang diinginkan," tuturnya.

 

Ia menjelaskan, BLK Kendari memiliki beberapa jenis paket pelatihan, seperti boarding atau pelatihan yang siswanya di asramakan, non boarding atau pelatihan yang siswanya tidak di asramakan dan Mobile Training Unit atau pelatihan yang dilaksanakan di desa-desa pada setiap kabupaten/kota.

 

Pose bersama Kepala BLK Kendari Dr. La Ode Haji Polondu dan Ketua DPRD Sultra, Abdur Rahman Saleh dan Kepala Seksi Penyelenggaraan BLK Kendari, Fira Febrianti serta staf BLK Kendari

 

"BLK Kendari adalah Lembaga Pelatihan bagi calon tenaga kerja yang belum memiliki skill kompeten dengan belasan kejuruan yang kami buka, dimana pelatihannya disebut Pelatihan Berbasis Kompeten (PBK). PBK inilah yang menjadi kegiatan inti bagi BLK Kendari, akan tetapi karena pandemik Covid-19 maka kami selenggarakan pula pelatihan Tanggap Covid-19 dengan pelatihan meliputi pembuatan masker, pembuatan wastafel, dan memasak, serta pembuatan disinfektan," beber orang nomor satu di BLK Kendari ini.

 

Dalam kesempatan silaturahim itu juga, mantan Kepala Bagian (Kabag) Rumah Tangga Kemnaker RI meminta kepada Ketua DPRD Sultra Abdul Rahman Saleh untuk mendukung dan sekaligus memberikan arahan agar program-program yang dilakukan oleh BLK Kendari benar-benar dapat menjawab kebutuhan masyarakat terutama dalam meningkatkan keahliannya dalam rangka mencari kerja atau menciptakan lapangan kerja.

 

"Kita berencana membuka paket pelatihan otomotive alat berat agar masyarakat kita yang ingin bergelut di wilayah kerja pertambangan bisa memiliki daya saing," tandasnya.

 

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Sultra Abdul Rahman Saleh mengucapkan terimakasih atas kunjungan silaturahmi Kepala BLK Kendari bersama rombongan.

 

"Terimakasih banyak atas kunjungannya, apalagi agenda silaturahmi ini sekaligus mensinergikan program kerja kedua lembaga," katanya.

 

Abdul Rahman Saleh juga mendukung keinginan BLK Kendari untuk mengusahakan tambahan perluasan bagi BLK Kendari untuk menjadi lokasi pembangunan workshop alat berat.

 

"Kami menaruh harapan besar kepada BLK Kendari untuk memberikan keterampilan bagi masyarakat Sultra, untuk itu inovasi pelatihan di sana sangat penting dan perlu diapresiasi. Kami juga mengucapkan terima kasih atas segala kegiatan positif BLK Kendari dalam bersinergi Program dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, terutama perannya dalam Tanggap Covid-19 sebagai upaya bersama kita dalam memutus mata rantai Covid-19 di Provinsi Sulawesi Tenggara," tutupnya.

 

Penulis: Rull


KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di lingkup pondok pesantren yang ada di Sulawesi Tenggara, Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari mulai melakukan penyaluran hasil karya siswa berupa wastafel dan masker.
 
 
Pondok Pesantren Minhajut Thullab Konawe Selatan (Konsel) menjadi yang pertama mendapatkan penyaluran bantuan berupa satu unit wastafel dan 500 masker dari BLK Kendari sebagai buah tangan dari hasil koordinasi yang dilakukan pihaknya di BLK Kendari, Selasa (7/7/2020).
 
 
Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu ditemui di ruang kerjanya, Selasa (7/7/2020) menuturkan, jika pihaknya memang dalam waktu dekat akan melakukan penyaluran wastafel dan masker di beberapa pondok pesantren, sebagian bagian dari bentuk kepedulian pihaknya guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
 
 
"Kebetulan pihak Pondok Pesantren Minhajut Thullab Konawe Selatan (Konsel) datang melakukan koordinasi ke kami hari ini, maka sekalian saja kita serahkan satu unit wastafel dan 500 masker untuk dibawah pulang," sebutnya.
 
 
Mantan Kepala Bagian (Kabag) Urusan Rumah Tangga Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) ini menjelaskan, bahwa Pondok Pesantren Minhajut Thullab Konsel menjadi salah satu perhatian dari BLK Kendari sebab pondok pesantren tersebut merupakan bagian dari BLK Komunitas Minhajut Thullab Konsel.
 
 
"Bantuan yang kami berikan itu, merupakan tanggung jawab untuk saling menjaga, saling peduli dan bersama-sama memutus penyebaran Covid-19," jelasnya.
 
 
Insya Allah, lanjut orang nomor satu di BLK Kendari ini, dalam waktu dekat pihaknya masih akan menyalurkan kembali ratusan masker dan wastafel ke Minhajut Thullab secara langsung.
 
 
"Kedepannya, kita yang akan langsung antarkan ke sana, khusunya di BLK Komunitas Minhajut Thullab," bebernya.
 
 
Priyadi salah satu perwakilan pihak Pondok Pesantren Minhajut Thullab Konsel yang datang melakukan koordinasi menuturkan sangat berterimakasih kepada Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu dan seluruh keluarga besar BLK Kendari atas bantuan yang diberikan.
 
 
"Mewakili pimpinan saya, saya ucapkan banyak terimakasih atas bantuan ini dan Insya Allah bantuan ini bisa bermanfaat bagi semua dan akan kami manfaatkan juga dengan baik," tutupnya. 
 
 
Penulis: Rull

BUTON UTARA, ButonRayaNews.co.id - Ketua Dewan Pinpinan Daerah (DPD) Partai PDIP Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) telah resmi diganti. Sebelumnya partai besutan Megawati Soekarno Putri itu dipimpin oleh Abu Hasan. Kini jabatan itu diisi oleh Lukman Abunawas.
 
 
Ketika dikonfirmasi, Abu Hasan membenarkan terkait pergantian Ketua DPD PDIP Sultra.
 
 
"Bagi saya ini biasa saja. Dan saya bisa memahami dan bisa menerima dengan jiwa besar dan ikhlas," kata Abu Hasan saat ditemui awak media, di Rujab Bupati, Selasa (7/07/2020).
 
 
"Jabatan ketua DPD ini memang sejak awal seharusnya di pegang oleh Lukman Abunawas, tetapi oleh DPP saat itu entah pertimbangan seperti apa lalu di berikan kepada saya yang saat itu sebagai ketua DPC PDIP Buton Utara," jelasnya.
 
 
Abu Hasan menambahkan dalam rangka konsolidasi organisasi partai mengahadapi pilkada 2020, dipandang perlu untuk reposisi ketua DPD PDIP Provinsi Sulawesi tenggara.
 
 
"Dari saya ke Lukman Abunawas, dan saya di posisikan sebagai Dewan Pertimbangan Partai PDIP provinsi Sulawesi Tenggara," katanya.
 
 
Penulis : Deni Irawan
Editor : Muhammad Al Rajab

KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Terus berbuat dan selalu peduli terhadap masyarakat guna memutus penyebaran Corona Virus Diseas (Covid-19), kini Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari sasar beberapa pondok pesantren di Sulawesi Tenggara.
 
 
Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu ditemui di ruang kerjanya, Selasa (7/7/2020) mengatakan, dalam proses penyaluran hasil karya siswa berupa masker dan wastafel di beberapa pondok pesantren nanti, pihaknya akan menggandeng Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sultra.
 
 
"Insya Allah dalam waktu dekat agenda ini akan kita lakukan," tuturnya kepada wartawan media ini.
 
 
Ia menjelaskan, saat ini sudah ada beberapa list pondok pesantren yang menjadi sasaran pembagian tersebut sesuai dengan rekomendasi dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) sebagai langkah awal memutus penyebaran Covid-19 di kawasan pesantren.
 
 
"Kita awali dari beberapa pondok pesantren ini dulu, kemudian kita agendakan lagi untuk pondok pesantren yang lainnya," jelas orang nomor satu di BLK Kendari ini.
 
 
Hal ini, sambung dia, merupakan bentuk kepedulian pihaknya yang semata-mata tulus hanya untuk mendapatkan rahmat dari sang pemilik alam semesta.
 
 
"Insya Allah ini akan menjadi bekal kita kelak nanti," tandasnya.
 
 
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Sultra Pendais Haq juga menambahkan, jika pihaknya ikut bergabung dalam proses penyaluran hasil karya siswa BLK Kendari merupakan bagian dari kerjasama yang dibangun antara pihaknya dan BLK Kendari.
 
 
"Kita memiliki program yang sama tentang ini dan untuk itu kami ikut terlibat di dalamannya, apalagi secara teknis untuk wilayah pondok pesantren merupakan lingkup wilayah kerja kami," pungkasnya.
 
 
Rull

BUTON UTARA, ButonRayaNews.co.id - Sempat tertunda karena pandemi Covid-19, kini Pelaksanaan Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), di Kabupaten Buton Utara (Butur), direncanakan akan dilaksanakan pada Agustus hingga Oktober tahun 2020.
 
 
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Butur, La Nita menjelaskan terkait hal tersebut pihaknya masi menunggu surat resmi dari Badan Kepegawaian Nasional Republik Indonesia (BKN).
 
 
"Sudah ada penyampaian tapi itu belum di buatkan dengan surat edaran dari BKN kemarin," jelas La Nita, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (07/07/2020).
 
 
"Paling cepat kita laksanakan di Bulan Agustus dan paling lambat di bulan Oktober, kita tinggal menunggu surat resmi dari BKN pusat," tambahnya.
 
 
Saat ini, lanjut La nita, harus menunggu surat edaran terkait dengan pelaksanaan tes SKB CPNS Karena tidak bisa bekerja tanpa petunjuk langsung dari Panitia seleksi nasional (Panselnas).
 
 
"Karena seminggu pelaksanaan itu harus tersosialisasi di semua peserta untuk mempersiapkan diri mengikuti tes SKB,"ujarnya.
 
 
Ditengah pandemi, masih kata La Nita, untuk pelaksanaan tes SKB CPNS di Butur akan dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan.
 
 
"Kita laksanakan sesuai protokol Kesehatan Covid-19 dan pengaturan mengikuti ujian SKB itu tentu kita sesuaikan dengan kondisi ruangan dengan jumlah peserta," katanya.
 
 
La Nita, berharap kepada peserta untuk mempersiapkan ilmu sesuai profesinya, karena yang akan menentukan lulus ada di nilai SKB.
 
 
"lulus di SKD belum tentu lulus di SKB, keluar nilai yang baik di SKB itu memberikan peluang yang sangat besar untuk lulus dalam seleksi CPNS pemerintah daerah kabupaten Butur," tutupnya.
 
 
Sementara itu, sebanyak 364 orang yang akan mengikuti tes ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), sementara untuk kuota CPNS Butur tahun 2019 sebanyak 183 orang, dengan rincian tenaga pendidik (Guru) paling banyak sekitar 84 kuota, tenaga kesehatan 76 kuota dan tenaga tehnis 23 orang.
 
 
Penulis : Deni Irawan
Editor : Muhammad Al Rajab

KENDARI, ButonRayaaNews.co.id - Kepala Balai Latihan Kerja Kota Kendari, Dr La Ode Haji Polondu menutup dan membuka pelatihan pendidikan dan keterampilan bidang jasa, manufaktur serta agribisnis bagi narapidana di Lapas Kelas II A Kendari, Senin (60/07/2020).
 
 
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lapas Kelas II A Kendari tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, H Sofyan, Kepala Lapas Kelas II A Kendari Abdul Samad, dan beberapa Kepala Dinas Pemerintahan Kota Kendari serta para narapidana.
 
 
Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu menuturkan, pelatihan tahap I yang telah dibuka sebelumnya kini telah ditutup dengan capaian luar biasa dari warga binaan, karena mampu bekerja dengan baik dalam mengikuti proses pelatihan yang diberikan.
 
 
"Dalam jangka waktu lima hari, para narapidana dapat membuat sebuah hasil karya hebat berupa satu buah tenda terowongan," katanya dihadapan para awak media.
 
 
Orang nomor satu di BLK Kendari ini menyebutkan, meski pelatihan tersebut telah ditutup karena waktunya usai, bukan berarti ilmu dan keterampilan yang didapatkan para narapidana ikut hilang. Capaian yang diraih patut mendapatkan apresiasi dan dari BLK Kendari telah memberikan sertifikat pelatihan kepada para pesertanya.
 
 
"Ilmu dan keterampilan yang mereka dapatkan pada proses pelatihan itu, kami harap bisa diaplikasikan di kehidupan mereka setelah keluar dari sini. Minimal bisa menolong diri mereka sendiri dari sisi ekonomi," jelasnya.
 
 
Kepala Bagian (Kabag) Urusan Rumah Tangga Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) ini melanjutkan, untuk pelatihan yang baru dibuka atau pelatihan Tahap II di Lapas Kendari adalah jurusan otomotif. Pada proses pelatihan ini, pihaknya masih berharap para narapidana bisa belajar dengan baik dan mengikuti proses pelatihan secara sungguh-sungguh.
 
 
"Setelah pelatihan tahap II ini usai, kita akan buka lagi pelatihan tahap III dan seterusnya hingga target kita terpenuhi yaitu memberikan pelatihan bagi 300 narapidana," tandasnya.
 
 
Diketahui, kegiatan program pelatihan yang dibangun antara BLK Kendari dan Lapas Kelas IIA Kendari merupakan bagian dari kerjasama yang telah terbangun sesuai hasil Momerandum Of Understanding (MoU) bersama Kanwil KemenkumHAM Sultra. 
 
Penulis: Rull

KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari buka program rehabilitasi sosial Tahap II bagi pecandu dan penyalahguna Narkotika, Senin (6/7/2020) di Aula Lapas Kelas IIA Kendari.
 
 
Kepala Lapas Kelas IIA Kendari Abdul Samad dalam sambutannya menuturkan, bahwa kegiatan program rehabilitasi yang dilakukan pihaknya kali ini merupakan tindak lanjut dari program rehabilitasi tahap I sebelumnya.
 
 
"Target kita, agar mereka para narapidana kasus ini bisa berhenti dari candunya dan mereka yang menyalahgunakan Narkotika bisa meninggalkan aktifitas itu," katanya.
 
 
Dari capaian program rehabilitasi tahap I sebelumnya, jelas Samad, pihaknya berhasil membuat 100 narapidana lebih baik, dimana dari hasil tes urine yang dilakukan sudah menunjukan bahwa para narapidana tidak lagi positif.
 
 
"Ini capaian yang kuat biasa dan kami berharap di tahap II nanti capaian yang kami raih bisa lebih baik lagi," paparnya.
 
 
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil KemenkumHAM) Sultra, Sofyan dalam sambutannya juga menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi Lapas Kelas IIA Kendari dan berharap prestasi tersebut bisa dipertahankan.
 
 
"Kami harap kegiatan-kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, sebab ini memiliki nilai positif dan dengan kegiatan ini bisa menjadikan para narapidana bisa lebih baik bahkan kami berharap ketika mereka di luar nanti tetap seperti ini," tutupnya. 
 
 
Penulis: Rull

KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Sebanyak 80 warga Sulawesi Tenggara ikut pelatihan tanggap Covid-19 Tahap IV di Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari yang pembukaan pelatihannya dilakukan hari ini, Senin (6/7/2020) di Aula Besar BLK Kendari.
 
 
80 peserta atau disebut juga siswa pelatihan yang hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut, tersebar di lima jurusan yaitu satu paket memasak, tiga paket menjahit masker dan satu paket pembuatan wastafel.
 
 
"Dengan jumlah peserta yang banyak seperti ini, kami selalu memperhatikan protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah dan menempatkan setiap siswa di setiap paketnya sebanyak 16 orang," kata Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu saat membuka kegiatan.
 
 
Ia menjelaskan, dalam proses pelatihan yang diikuti para siswa, ada tiga manfaat yang bisa diperoleh mulai dari kemanusiaan karena ikut andil dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kemudian ada unsur pemberdayaannya dimana BLK Kendari memberikan kompensasi kepada para peserta berupa uang saku.
 
 
"Manfaat yang ketiga adalah peningkatan keterampilan dan kami akan memberikan siswa berupa sertifikat kompeten sebagai timbal balik dari kerja mereka," jelasnya.
 
 
Orang nomor satu di BLK Kendari ini juga menambahkan, dalam masa pelatihan yang dijalani siswa selama 10 hari, ada target yang mesti dicapai, misalnya untuk masker harus bisa memproduksi 8.000 masker selama 10 hari, memasak mesti memproduksi 1.500 nasi kotak dan wastafel sebanyak 16 buah.
 
 
"Hasil dari karya siswa ini nantinya akan dibagikan kepada masyarakat dan besar kemungkinan nanti akan dibagikan langsung Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Menaker RI) Dra Ida Fauziah," tutupnya.
 
Penulis: Rull

BUTON UTARA, ButonRayaNews.co.id - Ratusan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buton Utara melakukan aksi demonstrasi atau unjuk rasa di gedung Aula DPRD Butur guna menuntuk hak-hak mereka.
 
 
Masa aksi diterima dan melakukan hearing bersama wakil ketua I DPRD Butur, Ahmad Afif Darvin, Ketua Komisi III, Josri dan anggota DPRD Butur lainnya serta pihak Rumah sakit daerah setempat, Kamis, (02/07/2020).
 
 
Jendral Lapangan, La Ode Abdul Husni yang juga sebagai petugas honorer P3K RSUD Butur, dalam orasinya mengatakan aksi tersebut menyikapi permasalahan uang honor yang tidak sesuai dengan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).
 
 
Selain itu, pihaknya juga mempertanyakan terkait ditiadakannya uang jaga pelayanan dipenganggaran Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) RSUD dan juga dana BPJS tahun anggaran 2019 yang tak kunjung dicairkan.
 
 
"Kalau berdasarkan SK Bupati tentang P3K, gajinya itu sebesar 600 ribu per bulan. Tapi kalau di DPA, gajinya kisaran 800-900 ribu per bulan, seharusnya kan mengikuti DPA," jelas Husni.
 
 
Sebelumnya, kata Husni pada tanggal 12 Juni 2020 lalu, tenaga honorer sempat melakukan aksi mogok kerja terkait tersebut namun belum menemukan jalan keluar. Pihaknya menegaskan akan melakukan aksi yang sama dengan jumlah yang lebih banyak jika hak hak mereka tidak dipenuhi.
 
 
Diwaktu yang sama, Wakil Ketua DPRD Butur, Ahmad Afif Darvin, mengatakan pihaknya akan memanggil pihak-pihak terkait untuk mengungkapkan apa yang menjadi kendala dilapangan khususnya di RSUD Butur.
 
 
"Jadi kita harapkan kepada pemerintah daerah, mereka ini (petugas honorer rumah sakit) harus kita sejahterakan. Tuntutan mereka juga tidak sulit, mereka hanya tuntut hak-haknya yang diperlambat seperti sekarang ini," ungkapnya saat ditemui awak media.
 
 
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Butur, Josri menjelaskan terkait gaji honorer P3K tersebut akan segera dibayarkan sedangkan tuntutan lainnya masi akan dirapatkan dengan pihak terkait.
 
 
"Kita sudah dengar bersama tadi, gaji mereka akan segera dibayarkan sesuai Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan paling lama itu hari Senin depan. Kalau tuntutan yang lain kita akan memanggil tim TAPD, kepala BPJS untuk membicarakan kembali 6 Juli 2020 mendatang," jelas Josri.
 
 
Penulis : Deni Irawan
Editor : Muhammad Al Rajab

KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Cegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di tataran narapidana penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari, Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari bagikan 1.000 masker hasil produksi siswa pelatihan tanggap Covid-19 jurusan membuat masker.
 
 
Kepala BLK Kendari, Dr La Ode Haji Polondu dalam mengatakan pemberian masker yang dibagikan kepada penghuni Lapas Kelas II A Kendari merupakan bagian dari bentuk kepedulian Keluarga Besar BLK Kendari untuk memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19 di Sulawesi Tenggara.
 
 
"Kalau bukan kita siapa lagi, wabah ini adalah musuh kita semua yang harus kita putus penyebarannya. Salah satu caranya melindungi diri dengan menggunakan masker," tuturnya kepada wartawan media ButonRayaNews.co.id, Rabu (01/07/2020).
 
 
Ia menjelaskan, penyerahan 1.000 masker ke Lapas Kelas IIA Kendari merupakan bagian dari janji yang pernah diutarakannya ketika membuka kegiatan pelatihan untuk warga binaan beberapa waktu lalu.
 
 
"Selain karena janji, kami juga memang sudah berniat untuk membagikan masker ke sini, karena narapidana bagian dari masyarakat yang juga cukup rentan bisa tertular. Jadi lebih baik kita mencegah itu," jelas mantan Kepala Bagian (Kabag) Urusan Rumah Tangga Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI) ini.
 
 
Dilain pihak, Kepala Lapas Kelas II A Kendari Samad ditemui di tempat yang sama menuturkan, pihaknya sangat berterima kasih atas bantuan dari BLK Kendari, dimana bantuan yang diberikan bukan hanya sekedar masker tetapi mau ikut andil dalam proses pelatihan bagi warga binaan di Lapas Kelas IIA Kendari.
 
 
"Memang ini bagian dari kerja sama yang telah dibangun dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil KemenkumHAM) Sultra, tetapi bantuan dari BLK Kendari tetap harus kami apresiasi," sebutnya.
 
 
Apalagi, lanjut dia, harapan pihaknya dan BLK Kendari sama yaitu berharap warga binaan yang ada di Lapas Kelas IIA Kendari saat ini, bisa berubah lebih baik setelah keluar dan kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang dimiliki.
 
 
"Dengan mengikuti pelatihan yang instrukturnya kami hadirkan dari BLK Kendari, Dinas Perikanan dan Kelautan serta Dinas Pertanian, kami harap warga binaan ini bisa lebih baik," tutupnya. 
 
 
Penulis: Rull

Page 1 of 141

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
TELEPON/WA 0822 9106 0301 / 0822 9168 7184 

Visitors Counter

2960546
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
5274
6969
18416
2901959
76812
157962
2960546