Saturday, September 18, 2021

REDAKSI

REDAKSI

 

BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Sekretaris Daerah Kota Baubau Dr. Roni Muhtar, M.Pd. mengajak seluruh mahasiswa Universitas Muslim (UMU) Buton, untuk membuat perubahan guna meningkatkan taraf kehidupannya masing-masing. Pasalnya, tanpa adanya upaya untuk melakukan perubahan, maka akan lebih sulit dalam menggapai apa yang telah dicita-citakan.

Ajakan tersebut disampaikan Dr. Roni Muhtar, M.Pd. melalui sambutannya saat mewakili Wali Kota Baubau pada acara pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa baru UMU Buton Tahun Ajaran 2021/2022 di halaman kampus UMU Buton Kota Baubau, Sabtu (11/9/2021).

“Perlu kita ingat bahwa yang abadi itu bukanlah kepentingan, namun yang abadi adalah perubahan, Karena hanya dengan perubahanlah kita dapat meraih masa depan yang gemilang. Kalau dalam hidup ini kita sama sekali tidak melakukan perubahan maka kita tidak akan pernah menggapai masa depan sebagaimana yang kita harapkan,” ujar Dr. Roni Muhtar,. M.Pd.

Menurut Dr. Roni Muhtar, untuk menjadi orang sukses, setiap orang harus mengetahui pada posisi mana dia berada. Yaitu dengan memahami apa yang menjadi kemampuannya, serta inovasi apa yang harus dia lakukan untuk bisa membuat perubahan dimasa yang akan datang.

“Tentu dalam melakukan lompatan pengembangan diri, kita juga harus memiliki semangat optimis, yang didukung oleh upaya-upaya yang kreatif dan inovatif. Selain itu kita juga harus dapat menjadi orang yang dapat dipercaya, yang memiliki integritas serta konsisten dengan apa yang telah dikerjakan,” tuturnya.

Dikatakan, di UMU Buton, semua mahasiswa dari tiap-tiap fakultas telah dibekali dengan pengetahuan tentang kewirausahaan. Di mana program tersebut telah dijalankan oleh UMU Buton sebagai upaya untuk memberikan pemahaman kepada semua mahasiswa tentang pengetahuan dasar dalam berwirausaha.

“Saya kira itu bagus, walaupun ada juga fakultas yang secara spesifik mempelajari serta mendalami soal kewirausahaan. Program ini juga sangat sejalan dengan Visi Misi pembangunan Kota Baubau yang dirumuskan oleh Wali Kota kita bapak Dr. H. AS Tamrin, MH. bersama bapak La Ode Ahmad Monianse. Yaitu ingin menjadikan Baubau sebagai Kota yang Maju, Sejahtera, dan Berbudaya,” ungkapnya.

“Indikator maju itu, kalau masyarakat Baubau ini sebahagian besar adalah orang-orang yang Entrepreneurship, dan itulah ukurannya untuk menjadi kota yang maju. Sehingga, dalam rangka untuk menjadikan masyarakat Baubau sebagai orang-orang yang Entrepreneurship, maka Pemerintah Kota Baubau melalui dinas-dinas terkait ditekankan agar porsi anggarannya diperbesar,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dr. Roni Muhtar mengatakan, upaya tersebut dilakukan agar geliat UMKM bisa menjadi pilar utama untuk mewujudkan masyarakat Baubau yang sejahtera. Untuk itu, pihaknya berkomitmen, untuk terus berupaya memberikan dukungan agar UMKM di Kota Baubau dapat berkembang seiring dengan banyaknya masyarakat yang berwirausaha.

“Apa yang di lakukan oleh Universitas Muslim Buton ini sangat sejalan dengan apa yang menjadi visi misi Pemerintah Kota Baubau. Untuk itu kita berharap, agar dimasa-masa yang akan datang akan ada alumni Universitas Muslim Buton yang menjadi pengusaha sukses di Kota Baubau,” pungkasnya.(ist)

Editor : Mulyadi


 

BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Sekretaris Daerah Kota Baubau Dr. Roni Muhtar, M.Pd. mengajak seluruh mahasiswa Universitas Muslim (UMU) Buton, untuk membuat perubahan guna meningkatkan taraf kehidupannya masing-masing. Pasalnya, tanpa adanya upaya untuk melakukan perubahan, maka akan lebih sulit dalam menggapai apa yang telah dicita-citakan.

Ajakan tersebut disampaikan Dr. Roni Muhtar, M.Pd. melalui sambutannya saat mewakili Wali Kota Baubau pada acara pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa baru UMU Buton Tahun Ajaran 2021/2022 di halaman kampus UMU Buton Kota Baubau, Sabtu (11/9/2021).

“Perlu kita ingat bahwa yang abadi itu bukanlah kepentingan, namun yang abadi adalah perubahan, Karena hanya dengan perubahanlah kita dapat meraih masa depan yang gemilang. Kalau dalam hidup ini kita sama sekali tidak melakukan perubahan maka kita tidak akan pernah menggapai masa depan sebagaimana yang kita harapkan,” ujar Dr. Roni Muhtar,. M.Pd.

Menurut Dr. Roni Muhtar, untuk menjadi orang sukses, setiap orang harus mengetahui pada posisi mana dia berada. Yaitu dengan memahami apa yang menjadi kemampuannya, serta inovasi apa yang harus dia lakukan untuk bisa membuat perubahan dimasa yang akan datang.

“Tentu dalam melakukan lompatan pengembangan diri, kita juga harus memiliki semangat optimis, yang didukung oleh upaya-upaya yang kreatif dan inovatif. Selain itu kita juga harus dapat menjadi orang yang dapat dipercaya, yang memiliki integritas serta konsisten dengan apa yang telah dikerjakan,” tuturnya.

Dikatakan, di UMU Buton, semua mahasiswa dari tiap-tiap fakultas telah dibekali dengan pengetahuan tentang kewirausahaan. Di mana program tersebut telah dijalankan oleh UMU Buton sebagai upaya untuk memberikan pemahaman kepada semua mahasiswa tentang pengetahuan dasar dalam berwirausaha.

“Saya kira itu bagus, walaupun ada juga fakultas yang secara spesifik mempelajari serta mendalami soal kewirausahaan. Program ini juga sangat sejalan dengan Visi Misi pembangunan Kota Baubau yang dirumuskan oleh Wali Kota kita bapak Dr. H. AS Tamrin, MH. bersama bapak La Ode Ahmad Monianse. Yaitu ingin menjadikan Baubau sebagai Kota yang Maju, Sejahtera, dan Berbudaya,” ungkapnya.

“Indikator maju itu, kalau masyarakat Baubau ini sebahagian besar adalah orang-orang yang Entrepreneurship, dan itulah ukurannya untuk menjadi kota yang maju. Sehingga, dalam rangka untuk menjadikan masyarakat Baubau sebagai orang-orang yang Entrepreneurship, maka Pemerintah Kota Baubau melalui dinas-dinas terkait ditekankan agar porsi anggarannya diperbesar,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dr. Roni Muhtar mengatakan, upaya tersebut dilakukan agar geliat UMKM bisa menjadi pilar utama untuk mewujudkan masyarakat Baubau yang sejahtera. Untuk itu, pihaknya berkomitmen, untuk terus berupaya memberikan dukungan agar UMKM di Kota Baubau dapat berkembang seiring dengan banyaknya masyarakat yang berwirausaha.

“Apa yang di lakukan oleh Universitas Muslim Buton ini sangat sejalan dengan apa yang menjadi visi misi Pemerintah Kota Baubau. Untuk itu kita berharap, agar dimasa-masa yang akan datang akan ada alumni Universitas Muslim Buton yang menjadi pengusaha sukses di Kota Baubau,” pungkasnya.(ist)

Editor : Mulyadi


BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - WaliKota Baubau Dr. H. AS Tamrin,MH. memimpin langsung rapat koordinasi Tim Wali Kota Percepatan Pembangunan Daerah (TWP2D), di rumah jabatannya, Senin 13 September 2021. Rapat TWP2D itu dilaksanakan dalam rangka mewujudkan kota baubau yang maju, sejahtera dan berbudaya.

Tim itu terdiri dari Wali Kota Baubau Dr. H. AS Tamrin bersama berbagai kalangan dan akademisi-akademisi andal di bidangnya masing-masing dimana perannya memberikan saran dan masukan untuk percepatan pembangunan di Kota Baubau.

Dr. H. AS Tamrin, MH menyampaikan kepada seluruh SKPD agar menindaklanjuti masukan-masukan yang akan disampaikan tim. Terlebih poin utamanya adalah implementasikan nilai-nilai PO 5 dalam rangka menciptakan suatu kedamaian kekompakan didalam melakukan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pemasyarakatan.

Menurut Wali Kota Baubau dua periode ini, mengharapkan semua Kepala dinas untuk fokus pada rencana jangka menengah 2020-2024 dan jangka panjang 2024-2029. Hal itu dikemas untuk menyesuaikan dengan Perpres nomor 18 tahun 2020 sehingga sesuai baik dengan RTRW wilayah maupun program pusat tentu disesuaikan dengan visi-misi kota baubau. "Jadi kita harapkan masing-masing bidang ini bisa bentuk tim kecil untuk menajamkan masing-masing program tadi, mengenai banyak hal,"ujarnya.

Ditambahkan, meskipun dibarengi dengan berbagai aktifitas, namun langkah untuk mendukung terwujudnya RPJMD harus terlaksana. Oleh sebab itu, agar seluruh kepala OPD serius dan harus fokus perhatian agar benar-benar bekerja. Sehingga, bukan hanya dijadikan topik pembicaraan saja, tetapi harus terimplementasikan secara komplit dan nyata.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini juga menekankan pentingnya nilai-nilai tulus dalam setiap pekerjaan sehingga apa yang dihasilkan dapat bermanfaat dan dirasakan secara oleh seluruh masyarakat.(ist)

Editor : Mulyadi


KENDARI, Butonrayanews.co.id - PT Adhi Kartiko Pratama (PT AKP) melalui Kuasa Hukumnya, Prisky Riuzo Situru mengingatkan pihak PT Adhi Kartiko Mandiri (PT AKM) dan seluruh pihak yang terkait untuk berhenti melakukan penyesatan opini kepada publik.
 
 
Seperti diketahui dalam beberapa minggu terakhir telah terjadi aksi-aksi pemblokiran di wilayah operasi tambang milik PT AKP oleh beberapa oknum masyarakat.
 
 
Puncaknya, sejak tanggal 29 Agustus hingga hari ini, sejumlah masyarakat melakukan pemalangan dan menghentikan semua kendaraan operasional PT AKP dan kontraktor. Bahkan, oknum masyarakat yang melakukan aksi ini juga membawa senjata tajam.
 
 
"Sungguh disayangkan pihak PT AKM terus melakukan penyesatan opini tanpa didasari fakta hukum yang objektif. Negara ini adalah negara hukum. Negara tidak boleh kalah dengan aksi premanisme seperti ini. Sebagai masyarakat yang beradab, segala masalah harus diselesaikan melalui jalur hukum, bukan melalui aksi premanisme," ujar Prisky Riuzo Situru, Senin (30/08/2021).
 
 
Pihaknya menyayangkan narasi yang dibangun oleh PT AKM bahwa putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 378K/Pid/2021 seolah berimplikasi pada batalnya IUP PT AKP di wilayah produksi tersebut.
 
 
Padahal kata Prisky, putusan tersebut merupakan putusan pidana penipuan dimana terdakwanya adalah individu bukan korporasi. Ditambah, amar putusannya tidak memerintahkan adanya perubahan status IUP PT AKP.
 
 
"Pertama, secara korporasi, PT AKP berkomitmen menghargai segala putusan hukum yang ada. Tetapi kami sebagai korporasi bukan pihak yang berperkara pada kasus tersebut. Setahu kami, putusan tersebut merupakan putusan pidana umum yang tidak memiliki sangkut pautnya terhadap status IUP PT AKP. Jadi saya tegaskan bahwa PT AKP merupakan pihak yang sah secara hukum melakukan produksi di wilayah OP IUP tersebut," lanjut Prisky.
 
 
Prisky mengungkapkan berdasarkan UU Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Pertambangan Mineral Batu Bara, segala keputusan terkait IUP sepenuhnya merupakan ranah pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian ESDM.
 
 
Selain itu, pada Pasal 119 UU tersebut ditegaskan bahwa syarat sebuah IUP yang dapat dicabut oleh menteri jika pemegang IUP melakukan tindak pidana pertambangan, bukan tindak pidana umum.
 
 
"Kami berharap para pihak dapat membaca segala peraturan perundang-undangan secara objektif. Narasi batalnya IUP PT AKP akibat putusan MA tersebut adalah upaya penyesatan fakta hukum. Sebab jelas putusan pidana itu bukan merupakan pidana pertambangan. Ditambah, yang menjadi terdakwa dalam putusan tersebut adalah individu bukan korporasi," tegasnya.
 
 
Selain itu, PT AKP memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polda Sulawesi Tenggara yang telah melakukan penegakan hukum secara objektif dan profesional. PT AKP menepis tuduhan bahwa adanya bekingan dari pihak polda dalam menjaga wilayah IUP PT AKP.
 
 
"Kami tentu mendukung langkah-langkah polda untuk terus melakukan langkah-langkah hukum yang objektif dan profesional. Kami yakin polda akan terus berpihak kepada kebenaran formil dan materil. Apresiasi setinggi-tingginya untuk jajaran Polda Sulawesi Tenggara," jelasnya.
 
 
 
 

BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Dalam rangka mengingat kembali sejarah Islam 1400 tahun silam dan budaya Asyura masyarakat buton atau hari ke 10 bulan Muharam, dharma wanita,GOPTKI, dan BKMT bersama 2 organisasi Wanita Kota Baubau berkolaborasi dalam memberikan santunan kepada Anak Yatim, yang disebut dengan Pakandeana Anaana Maelu. Kegiatan ini merupakan program kerja Dharma wanita, GOPTKI dan BKMT bidang sosial budaya dan menjadi kegiatan rutin tahunan yang telah dilakukan selama 2 tahun yg bertujuan melakukan pembiasaan peduli dlm budaya organisasi juga pelestarian budaya lingkungan masyarakatnya.

Kegiatan yang diselenggarakan di rumah jabatan Wali Kota ini dibuka dengan resmi oleh Wali Kota Baubau Dr. H. AS Tamrin, MH. Senin (16/8/2021). Turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Baubau Dr. Roni Muhtar, M.Pd. bersama jajaran, Kepala kantor Kementerian Agama Kota Baubau H. Rahman Ngkaali, S.Ag., M.Pd., dan Kepala BPD Sultra.

Ketua tiga organisa, DWP (dharma wanita Persatuan), GOPTKI (gabungan organisasi penyelenggara TK Indonesia) dan BKMT (badan kontak majelis taklim) Kota Baubau Dr. Nanik H. Roni Muhtar, SE., M.Si. dalam sambutannya mengungkapkan, dua organisasi wanita tersebut yaitu, Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), dan Paguyuban Jawa. Selain itu, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sultra juga turut berpartisipasi.

“Bulan ini adalah bulan yang spesial, baik secara keagamaan dalam hal ini agama Islam, di mana ini adalah bulan awal bagi agama Islam yang disebut dengan bulan Muharam. Ada dua hal yang spesial yaitu, tahun baru 1 Muharam dan 10 Muharam. Di mana pada 10 Muharam adalah merupakan momentum sangat bagus dalam memberikan santunan terhadap anak-anak yatim, lebih2 bertepatan dengan hari ultah kemerdekaan RI ke 76” ujar Dr. Nanik H. Roni Muhtar.

Dr. Nanik H. Roni Muhtar memaparkan, total dana santunan yang terkumpul adalah Rp. 129.934.000. Di mana dana tersebut bersumber dari DWP Kota Baubau sebesar Rp. 85.806.500, GOPTKI sebesar Rp. 8.665.000, PKMT sebesar Rp, 18.263.000, Muslimah NU sebesar Rp. 5.200.000, Paguyuban Jawa sebesar Rp. 8.000.000, dan BPD Sultra sebesar Rp. 4.000.000.

“Dana santunan sebesar Rp. 129.934.000 ini kami akan bagikan kepada 1.082 orang anak yatim-piatu yang berada di sejumlah Panti Asuhan di Kota Baubau. Kami berharap santunan ini, dapat bermanfaat bagi mereka dan bisa membantu meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan dimasa pandemi Covid-19 ini,” tuturnya.

“Tentu ini bagi masyarakat Buton adalah merupakan bentuk dari implementasi nilai-nilai PO-5, yaitu Pomamasiaka, Popiapiara, Poangka-angkataka, Pomaemaeaka, dan Pobinci-binciki kuli. Di mana ada solidaritas dan kekuatan komunitas, bahwa anak-anak panti asuhan adalah menjadi tanggung jawab komunitas,” pungkasnya. (Ist)

 

Editor : Mulyadi


BUTONRAYANEWS.CO.ID, BAUBAU ,- Wakil Wali Kota (Wawali) Baubau La Ode Ahmad Monianse mengajak seluruh masyarakat Kota Baubau untuk selalu menanamkan nilai-nilai luhur Budaya dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan. Nilai-nilai luhur Budaya tersebut tertuang dalam “Sara Pataanguna” yang kemudian dielaborasi oleh Wali Kota Baubau Dr.H. AS Tamrin, MH. menjadi “PO-5”.

Ajakan tersebut disampaikan La Ode Ahmad Monianse saat menyampaikan pidato pengantar Wali Kota Baubau, pada Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Baubau, dengan agenda Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia (RI), dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI yang ke-76 Tahun 2021 di ruang Auditorium DPRD Kota Baubau, Senin (16/8/2021).

La Ode Ahmad Monianse berharap, Filsafat tersebut dapat menjadi nilai dan landasan dalam pergaulan sehari-hari menuju masyarakat Baubau yang Maju, Sejahtera, dan Berbudaya. Dirinya juga berharap, dengan momentum peringatan Hut Ke-76 Kemerdekaan RI, masyarakat Baubau dapat meneguhkan komitmen untuk bersatu padu, serta memberikan karya dan prestasi yang terbaik bagi Negeri.

“Kita Harus bangkit untuk mengisi kemerdekaan dengan membangun daerah yang kita cintai, dengan nilai-nilai persatuan dan kesatuan yang telah diwariskan oleh para leluhur kita, yang dikenal dengan Sara Pataanguna, yang kemudian dielaborasi oleh Wali Kota kita menjadi Filsafat nilai yang disebut dengan "PO-5", yakni : Pomaamaasiaka, Popiapiara, Pomaemaeaka, Poangkaangkataka, dan Pobincibinciki kuli,” ujarnya.

Wawali juga mengajak kepada semua pihak untuk mengintrospeksi kinerja Kolektif yang dicapai, selama membangun Kota Baubau sebagai bagian integral Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pasalnya, kemerdekaan yang dicapai merupakan buah dari perjuangan para Pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

“Kita patut berterima kasih kepada para pendahulu kita, para pejuang pahlawan bangsa, atas perjuangan dan kerja keras, disertai dukungan sepenuh hati dari seluruh rakyat Indonesia. Hari ini di saat kita memperingati 76 Tahun Indonesia merdeka, kita mempunyai modal yang lebih dari cukup untuk melompat maju dalam membangun dan mengisi kemerdekaan,” tuturnya.

Ditambahkan, jika menyimak kembali pidato Bung Karno, yang mengatakan “sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil nasib bangsa dan nasib tanah air di dalam tangan kita sendiri. Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri, akan dapat berdiri dengan kuatnya”. Walau hanya menggaung beberapa detik, namun suara yang menggelegar tersebut menjadi peristiwa besar yang telah mengubah jalan sejarah Indonesia.

“Sekalipun sangat Sederhana, tetapi berlangsung dengan penuh Hikmat, “gema lonceng kemerdekaan” itu terdengar ke seluruh pelosok Nusantara dan menyebar ke seantero dunia. Demikian pula pada hari ini, 16 Agustus 2021, kita hadir di sini, untuk mengikuti salah satu bagian dari rangkaian kegiatan Hut ke-76 Kemerdekaan Indonesia dengan tema "Indonesia tangguh Indonesia tumbuh,” imbuhnya.

Lebih Lanjut La Ode Ahmad Monianse menuturkan, tema tersebut sebagai wujud terciptanya nilai-nilai ketangguhan, semangat pantang menyerah untuk terus maju bersama dalam menempuh jalan yang penuh tantangan, agar dapat mencapai masa depan yang lebih baik, termasuk ketangguhan dan semangat untuk melawan Covid-19.

La Ode Ahmad Monianse juga mengungkapkan, dalam membangun Kota tak bisa hanya mengandalkan pada kinerja Pemerintah Daerah. Pasalnya, perubahan akan dapat terwujud jika seluruh komponen bekerja sama, bergerak dan saling memberikan kepercayaan satu sama lainnya. Untuk itu, pihaknya menaruh hormat dan bangga kepada DPRD yang selalu mengingatkan akan komitmen dan tekad bersama membangun daerah.

“Peranan DPRD Kota Baubau sebagai mitra Eksekutif, merupakan peran yang bersifat konstruktif dalam rangka penyelenggaraan roda Pemerintahan. Begitu juga ucapan terima kasih kami kepada Forkopimda, yaitu : Kapolres Baubau, Dandim 1413 Buton, Kepala Kejaksaan Negeri Baubau, dan Ketua Pengadilan Negeri Baubau atas dukungannya kepada kami dalam mengemban amanah mewujudkan cita-cita Kota Baubau,” ucapnya.

“Serta terima kasih dan penghargaan kepada TNI, Polri, Tim Gugus Tugas, dan para medis yakni Dokter, Perawat, Bidan, Sopir, Petugas Pemulasaraan jenazah dan semua pihak yang telah bertugas dengan ikhlas dan sukarela dalam penanganan dan pengendalian yang maksimal terhadap Covid-19, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Semoga Allah Subhanahu Wata'ala membalas pengabdian saudara-saudara,” pungkasnya.(ist)


 

KENDARI,BUTONRAYANEWS.CO.ID - Pandemi COVID-19 di Indonesia membawa dampak sosial-ekonomi yang besar di luar sektor kesehatan. Dampaknya multisektoral dan efeknya akan terlihat dalam jangka waktu panjang, tak terkecuali mempengaruhi pula sektor pendidikan.

Saat ini, pemerintah pun telah mengimbau masyarakat untuk siap beradaptasi dengan pandemi COVID-19 dalam waktu yang cukup lama.

Bahkan, organisasi internasional seperti World Bank dan WHO juga tengah menyiapkan panduan dari sisi kesehatan dan ekonomi selama hidup bersama COVID-19.


Menanggapi hal itu, Korwil Sultra BEM DEMA se-Sulawesi, Abd. Wahid Akhyarudin menyebut pihaknya mendukung langkah pemerintah tersebut, agar masyatakat dapat menjalankan aktifitas ekonomi, pendidikan dan lainya dengan normal termasuk tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Sehingga sekolah, kampus bisa dibuka lagi dengan prokes tersebut, saya mengevaluasi bahwa dengan terlaksananya belajar online ini hampir genap dua tahun, saya melihat ini tidak efektif karena di daerah-daerah secara umum dan terkhusus Sultra masih ada yang kurang dari fasilitas sarana prasana pendukung jaringan,” ujarnya Senin (16/8/2021)

“Sehingga itu juga membuat jenuh, membuat turunya semangat belajar dan kurangnya keaktifan akan pembelajaran yang disampaikan,” lanjut Presma BEM STMIK Catur Sakti Kendari itu.

Kemudian dirinya juga menyorot terkait bantuan pendidikan yang harus sesuai dengan target penerima.

“Untuk bantuan pada pelajar dan mahasiswa yang Insya Allah akan digelontorkan Kemendikbud, agar bisa sampai infonya ke pelajar dan mahasiswa yang ekonomi ke bawah atau yang benar-benar membutuhkan, jika tidak mendapatkan bantuan bisa menyebabkan putus sekolah,” papar Akhyarudin.

Dirinya juga menyampaikan harapan agar pemerintah tidak mewajibkan vaksin menjadi syarat untuk bepergian dan mengurus perizinan hingga dokumen.

“Sehingga akan membuat masyarakat ada paksaan untuk vaksin, bukan dari naluri hati karena pengetahuan akan dampak baik dari vaksin tersebut yang membuat masyarakat ada yang ikut vaksin dengan mengkonsumsi sesuatu yang dianggap untuk penyeteril vaksin demi mendapatkan surat vaksin.

Sosialisasi terkait vaksinasi, yang menurutnya perlu lebih ditingkatkan. Dukungan masyarakat akan terbentuk apabila pemahaman tentang vaksin dan program vaksinasi itu sendiri telah terbentuk.

Termasuk dengan sosialisasi hidup berdampingan dengan COVID-19. Jika kesadaran masyarakat akan penerapan berbagai protokol kesehatan meningkat, maka itu akan memungkinkan menggerakkan masyarakat melaksanakan iklim baru bersama-sama untuk memungkinkan hidup berdampingan dengan COVID-19 tanpa rasa takut.


“Bisa juga sosialisasi digital atau berbasis informasi teknologi.
Kami harapakan pemerintah sebagai pemegang kewenangan keputusan di negara, untuk melakukan sosialisasi terkait pemindaan kebiasaan masyarakat UMKM ,UKM dari offline ke online,” tukas Akhyarudin.

“Nantinya masyarakat bisa mendapatkan pengetahuan akan cara bertahan hidup dengan hasil usaha masing-masing sehingga mulai dari masyarakat, daerah, negara. Semoga bisa sama-sama keluar dari resesi ekonomi dan mandiri dengan ekonomi digital,” pungkasnya.(ist)


KOLAKA UTARA, Butonrayanews.co.id - Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Tenggara (Sultra) Anton Timbang, turun langsung ke Kolaka Utara memantau try out dua pembalapnya, La Ode Muh Sevyan dan Yudhi Prayogo yang dipersiapkan berlaga ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Oktober 2021 mendatang.
 
Anton Timbang yang ditemani tim monitoring Satgas PON Sultra tiba di Lasusua, Jumat (13/8) malam.  Kedatangannya pun langsung disambut para pengurus IMI Kolaka Utara. Nah, Sabtu pagi, Anton Timbang diterima Bupati Kolut, H. Nur Rahman, di Rumah Jabatan.
 
Menurut Anton, kehadirannya bersama Satgas PON dari KONI Sultra bukan hanya memantau namun juga memberi support kedua atlet agar tetap bersemangat sehingga bisa memberikan medali untuk daerah.
 
"Pak bupati terima kasih sudah memberikan izin penggunaan sirkuit untuk latihan atlet PON. Memang ini sudah kami agendakan. Ada dua orang pembalap kita sekarang sedang latihan di sirkuit Sapoe Lidi Kolut," ujarnya, Sabtu (14/8/2021).
 
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Kadin Provinsi Sultra ini mendorong agar pembalap tetap bersemangat dalam memperjuangkan nama daerah. Sebab, jika  berhasil menorehkan prestasi akan menjadi kebanggaan buat diri mereka, keluarga dan akan dikenang sebagai pahlawan.
 
"Saya ingin atlet kita manfaatkan sisa waktu yang ada. Sebab PON bergulir Oktober tahun ini," tuturnya.
 
Di sisi lain, Anton juga mengapresiasi KONI Sultra bersama IMI dan Pemda Kolut  karena telah membantu proses try out hingga berjalan lancar. 
 
"Tentu ini adalah satu hasil dari kerja sama semua pihak. Makanya sekarang kita harap atlet fokus hingga PON nanti," tutupnya.
 
Sementara itu, Bupati Kolut, H. Nur Rahman merespon positif hadirnya atlet PON Sultra di Kolaka Utara. Menurutnya, hal ini sebuah kebanggaan sebab jika para pembalap meraih medali tentu ada nama Kolut juga  ikut harum. 
 
"Saya doakan pembalap kita bisa meraih medali ya. Tetap semangat berlatih," tutupnya.
 
Untuk diketahui, jarak antara kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Indonesia dan Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Indonesia di jalan umum adalah 380.04 km atau 235.62 mil. Jarak antara titik-titik dalam koordinat 177 km atau 106.2 mil. Para pembalap Sultra berlatih di Kolut karena sirkuit di Nanga-Nanga Kota Kendari  masih dalam proses pembangunan.
 
Penulis: Muhammad Al Rajap

KENDARI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan Hari Pers Nasional 2022 di Sulawesi Tenggara bersama Pemprov Sultra, Kamis (12/8/2021) sore secara virtual. Rakor membahas kesiapan Pemprov sebagai tuan rumah, termasuk penyampaian progres panitia pusat untuk menyukseskan agenda tahunan wartawan seluruh Indonesia ini.

Hadir secara virtual, Ketua PWI Pusat Atal S. Depari bersama Sekjen Mirza Zulhadi dan jajarannya, serta Ketua Panitia Pusat Auri Jaya. Dari Kendari sebagai panitia lokal, hadir Sekprov Nur Endang Abbas yang juga ketua panitia, Kadis Pendidikan Asrun Lio sebagai sekretaris bersama Kadis Kominfo M. Ridwan Badallah, Ketua PWI Sultra Sarjono, Ketua SMSI Gugus Suryaman, dan beberapa pengurus PWI.

Ketua PWI Pusat, Atal S Depari, memastikan Sultra sebagai tuan rumah perayaan HPN 2022, apapun kondisinya. Meskipun pandemi Covid-19 nanti belum berakhir sampai puncak HPN di Februari 2022, perayaan tetap dipusatkan di Kendari. Hanya bentuknya yang akan disesuaikan.

Atal juga menyampaikan, kepanitiaan pusat sudah terbentuk. Sehingga panitia lokal juga harus segera dirampungkan. Sebab tahapan seharusnya sudah dapat berjalan.

“Sudah harus berjalan tahapan. Ada banyak kegiatan yang melibatkan publik dan institusi pemerintah. Ada seminar-seminar, bakti sosial, konvensi media, anugerah kebudayaan, lomba karya jurnalistik, dan sebagainya. Ini harus dipersiapkan sejak sekarang,” jelas Atal.

Untuk menyukseskan itu, PWI pusat juga meminta Sekda Provinsi Sultra untuk memfasilitasi dengan dinas-dinas di daerah untuk koordinasi penyelenggaraan kegiatan dalam rangka HPN tersebut.

Sekprov Sultra, Nur Endang Abbas, menyatakan kesiapan menyukseskan HPN di Kendari. Apalagi Gubernur Ali Mazi sangat antusias menyambut kegiatan skala nasional ini. Meski nanti penyelenggaraan ketat dengan protokol kesehatan, seperti wajib PCR dan vaksin.

“Kami sudah sering menjadi tuan rumah kegiatan nasional, insyaallah dengan pengalaman itu kita bisa menyukseskan penyelenggaraan HPN di Sultra,” ucap Nur Endang.

Optimisme suksesnya penyelenggaraan HPN di Sultra disampaikan Ketua Panitia Pusat, Auri Jaya. Dia mengaku lega karena tuan rumah sangat antusias menyambut agenda besar ini.

“Saya optimis dengan perjalanan HPN meskipun dalam situasi pandemi. Karena tuan rumah sangat bersemangat. Selanjutnya kita sudah harus segera susun rencana kegiatan,” kata Auri yang telah tiga tahun dipercaya menjadi ketua panitia pusat perayaan HPN.

Peserta rapat sepakat, panitia pusat dan lokal sudah saatnya gas full. Dimulai dengan koordinasi tim dalam rangka pelaksanaan tahapan HPN.(*)

 

Editor : Mulyadi


BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Rapat Penentuan Idul Adha 1442 H yang dipimpin langsung oleh Sekda Kota Baubau dr Roni Muhtar, M.Pd dan dihadiri oleh pimpinan OPD, Ka Kemenag Baubau, Kepala KUA se Kota Baubau, MUI Kota Baubau Rabu (14/7/2021) di kantor Wali Kota Baubau Palagimata, tetap mengizinkan pelaksanaan shalat Idul Adha 1442 H di Kota Baubau. Hanya saja, pelaksanaan shalat Idul Adha 1412 H tersebut dilakukan di daerah atau wilayah yang bukan zona merah covid-19 Kota Baubau.

Menurut Sekda Kota Baubau Dr Roni Muhtar, M.Pd, Pemkot Baubau mengizinkan shalat Idul Adha 1442 di Kota Baubau mengacu kepada surat intruksi dari Mendagri Nomor 17 tahun 2021 tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat . Kemudian, intruksi Gubernur Sultra Nomor 443.2/2840 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat. Kemudian surat edaran Wali Kota Baubau Nomor 10 tahun 2021 tentang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakar berskala mikro. Serta adanya surat dari Kementerian Agama Nomor 15 tahun 2021 yang menyatakan daerah-daerah yang masuk kategori zona merah tidak diperkenankan untuk melaksanakan shalat Idul Adha.

Dikatakan Roni Muhtar, untuk di Kota Baubau saat ini ada 3 kecamatan yang masuk dalam zona merah yakni Kecamatan Wolio berjumlah 2 kelurahan yakni Kelurahan Wangkanapi dan BWI. Kecamatan Murhum meliputi Kelurahan Wajo dan Kecamatan Betoambari meliputi Kelurahan Katobengke, Lipu dan Waborobo. Namun demikian, dikarenakan masih ada 1 minggu dari sekarang ini pelaksanaan shalat Idul Adha 1442 H, tentu masalah zona covid-19 akan berfluktuasi bahkan tidak menutup kemungkinan akan berubah zonanya.

Jenderal ASN Kota Baubau ini memerintahkan kepada Camat dan lurah untuk senantiasa melihat ketentuan peraturan baik dari, menteri agama RI tersebut dimana apabila didaerahnya ada zona merah maka tidak diperkenankan untuk melaksanakan shalat Idul Adha 1442 H baik itu di masjid maupun di lapangan terbuka.”Hasil rapat ini akan dilaporkan ke Wali Kota Baubau kemudian akan ada lagi rapat di tingkat Muspida untuk melihat bagaimana selanjutnya,”ujarnya.

Sementara itu, dalam kesempatan rapat, Sekda Kota Baubau Dr Roni Muhtar, M.Pd menyerukan agar peserta rapat mengirimkan doa dan membaca surat alfatiha untuk mendiang istri Gubernur Sultra Almarhumah Agista Ariyani yang telah berpulang ke rahmatullah Selasa (13/7/2021). “Kita tetap melaksanakan keagamaan, tapi kita tetap menjaga kesehatan terutama di pandemi ini harus tetap mentaati protokol kesehatan yang ketat. Kita tidak boleh main-main dengan covid-19 karena covid-19 ini ada. Kita tetap berikhtiar dan berusaha dan selanjutnya sudah takdir Allah SWT,”tutupnya.(ist)

 

EDITOR : MULYADI


Page 1 of 155

iklan tahun baru

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
TELEPON/WA 0822 9106 0301 / 0822 9168 7184 

Visitors Counter

5287103
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1434
5077
34163
5213257
92270
161436
5287103