Saturday, November 28, 2020

iklan arifudin

Himbauan Covid

Sekda

REDAKSI

REDAKSI

KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Bahasa Inggris Universitas Halu Oleo (UHO) akan menggelar kongres nasional dalam waktu dekat ini.

 

Jika tak ada aral melintang, kongres nasional yang kedua ini bakal dihelat pada 26 September 2020 mendatang di Hotel Claro Kendari.

 

Ketua Panitia Pengarah (Sterring Committee) kegiatan ini, Asrun Lio mengatakan, acara ini nantinya bakal diikuti dan dihadiri oleh setidaknya 400 orang peserta.

 

"Hasil koordinasi dengan pihak hotel, karena kita masih dalam masa pandemi, maksimal yang bisa hadir dibatasi hanya 400 orang saja," ungkap Asrun, Senin (21/9/2020).

 

Nantinya, lanjut Asrun, kegiatan ini akan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat guna mencegah terjadinya penyebaran penyakit itu.

 

"Kita kerja sama dengan pihak hotel, nantinya protokol kesehatannya akan dilaksanakan secara ketat seperti pemeriksaan suhu tubuh, penggunaan masker, dan menjaga jarak fisik," imbuhnya.

 

Kongres Nasional II IKA Bahasa Inggris UHO tahun 2020 ini mengambil tema "Peran Strategis Alumni, Dosen, dan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris UHO di Era Industri 4.0,"

 

"Di dalam kongres nanti ada beberapa agenda antara lain pembacaan laporan pertanggungjawaban pengurus lama dan pemilihan ketua IKA yang baru," pungkasnya.

 

Sebagai informasi tambahan, Ikatan Keluarga Alumni Bahasa Inggris dideklarasikan pada tanggal 8 Januari 2011 di Kota Kendari. Organisasi ini adalah organisasi tempat berhimpunnya para Alumni Bahasa Inggris UHO dalam rangka membangun komunikasi, memelihara, dan mempererat hubungan antara alumni dengan alumni, dan antara alumni dengan almamaternya.

 

Penulis: Muhammad Al Rajap


KENDARI,ButonRayaNews.co.id – Sistem pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kendari dikeluhkan oleh sabagian masyarakatnya yang melakukan kepengurusan.

 

Pasalnya, masyarakat dibuat menunggu hingga waktu yang tidak ditentukan. Salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku kecewa dengan pelayanan Disdukcapil Kendari.

 

“Pelayanannya sangat bobrok. Disini tertulis sesi ke dua dibuka jam 1 (pukul 13.00 Wita) tapi sampai jam 1.27 belum ada sedikitpun aktivitas di kantor ini. Harusnya praktek-praktek seperti ini tidak boleh dipertontonkan,” ujarnya, Senin (14/09/2020).

 

Senada dengan itu, warga lainnya juga mengaku kecewa dengan pelayanan di dinas tersebut. Dikatakanya pelayanan di kantor tersebut sangat memalukan.

 

“Bikin malu saja ini pelayanannya. Saya perhatikan ini pegawainya banyak pegawai baru. Harusnya jam kerja, ini malah tidak ada pelayanan. Sampai kapan kita menunggu? Copot saja kadisnya,” katanya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kendari, Asni Bonea tidak menyadari jika bawahannya belum melakukan aktivitasnya ketika media ini melakukan klarifikasi.

 

“Sabar yaa… saya telpon dulu anggotaku,” kata Asri Bonea di ruang kerjanya.

 

Berdasarkan pemantauan media ini, pelayanan di kantor tersebut mulai berjalan kembali pada pukul 13.28 menit.

 

Penulis: Muhammad Al Rajap


 
BAUBAU,BUTONRAYANEWS.CO.ID - Berbagai upaya dilakukan pemerintah didalam membantu masyarkat menghadapi dan pencegahan ditengah pandemi Covid 19, berbagai sektor kehidupan menerima dampak dari hal ini, tidak terkecuali dunia pendidikan. Untuk itu dalam rancangan perubahan APBD Tahun 2020 Pemkot Baubau merancang pembangunan Hotspot Gratis.
 
Dalam Rancangan Anggaran Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan tahun anggaran 2020, Pemkot Baubau lebih memprioritaskan percepatan penanganan Covid-19. Hal ini di sampaikan langsung oleh Walikota Baubau Dr. H. AS Tamrin, MH melalui pidatonya atas jawaban pemerintah  terhadap pandangan umum fraksi-fraksi dalam pembahasan RAPBD perubahan tahun anggaran 2020 pada sidang Paripurna DPRD di ruang Auditorium kantor DPRD Kota Baubau, seperti yang dikutip dari reles Dinas Infokom Kota Baubau.
  
AS Tamrin mengakui bahwa, dampak dari Pandemik Covid-19 Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami penurunan. Dampak tersebut menyebabkan lambatnya pertumbuhan ekonomi hingga mengakibatkan penerimaan PAD menurun. Penurunan PAD tersebut yang paling dominan adalah komponen retribusi daerah. Namun demikian, pemerintah daerah melakukan evaluasi kembali terhadap target-target PAD untuk di sesuaikan dengan potensi masing-masing jenis pajak dan retribusi daerah. Terkait dengan rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2020, pihaknya akan meprioritaskan percepatan penanganan Covid-19 serta dampak yang ditimbulkannya terutama di bidang kesehatan, pemulihan ekonomi dan jaring pengaman sosial.
 
Walikota dua periode ini juga mengungkapkan, bahwa pemerintah akan memperhatikan segala keterbatasan pendidikan pada sekolah-sekolah akibat Pandemik Covid-19. Menurutnya,  pihaknya telah mengusulkan pada rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2020 pada dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Usulan perubahan tersebut di peruntukkan pada pembangunan Hospot di beberapa titik, baik dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) maupun tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). “Kita akan pasang Hospot yang dapat di akses oleh para siswa, sehingga mereka dapat terus mengikuti proses belajar dan hal-hal lain yang mendudkung pendidikan dengan kondisi yang kita hadapi saat ini”, ungkapnya.
 
Lebih lanjut AS Tamrin mengungkapkan, pada prinsipnya pemerintah sepakat dengan semua pandangan dari fraksi-fraksi tersebut. Selain itu, pihaknya juga akan menjadikan tanggapan tersebut sebagai rekomendasi lebih lanjut dalam proses revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023. Ia juga menyampaikan bahwa, penetapan lokasi Kawasan Pendidikan Tinggi Negeri pada dasarnya telah termaktub dalam dokumen teknis Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan peraturan daerah (Perda) kota Baubau No.4 Tahun 2014. Perda tersebut mengatur tentang RTRW tahun anggaran 2014-2034 khususnya pada pasal 58 yang menerangkan bahwa kawasan umum termasuk didalamnya kawasan pendidikan tinggi diarahkan pada kecamatan Betoambari, kecamatan Sorawolio dan kecamatan Murhum.
 
“Saat ini pemerintah sedang melakukan proses revisi RTRW, dan tentunya tetap akan memberikan ruang untuk alokasi kawasan dengan fungsi pemanfaatan sebagai kawasan Pendidikan Tinggi di dokumen revisi RTRW kota Baubau. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam usaha pendirian Perguruan Tinggi Negeri di kota Baubau. Untuk itu, atas nama Pemerintah saya menyampaikan terimakasih atas dukungan Dewan dalam upaya percepatan pembangunan  Perguruan Tinggi Negeri ini. Hal tersebut akan menjadi tugas bersama dalam upaya peningkatan sumber daya manusia yang menjadi salah satu pilar dalam mensukseskan pembanguan kota Baubau”, paparnya. 
 
Ditambahkan,  disamping penaganan Covid, pemasangan Hospot dan pembanguan Perguruan Tinggi Negeri, pihaknya juga tengah mengupayakan percepatan pembangunan jembatan penghubung antara pulau Buton dan pulau Muna. Ia mengungkapkan bagwa pembangunan tersebut saat ini sudah masuk pada tahap pertama, yakni pembebasan lahan untuk lokasi tiang pancang seluas kurang lebih 1,5 hektar are. Namun, berdasarkan hasil peninjauan tim Konsultan Perencana dari pusat, lokasi akses jalan masuk jembatan (trase) mengalami perubahan. Untuk itu, perlu dilakukannya identifikasi ulang kepemilikan hak atas tanah dan di lanjutkan dengan penilaian oleh tim Konsultan jasa penilai publik. 
 
Selain itu, pemerintah juga akan meningkatkan pemberdayaan Masjid Islamic Center Baubau. Hal tersebut bertujuan untuk melindungi, memperdayakan dan mepersatukan umat islam. "Ini bertujuan untuk memajukan umat Islam yang berkualitas, Moderat serta Toleran khususnya masyarakat kota Baubau dan Sulawesi Tenggara pada umumnya. Dan hal ini akan menjadi perhatian pemerintah”, imbuhnya. (ist)
 
Editor : Mulyadi

KENDARI, ButonRayaNews.co.id – Pasca pergantian pucuk pimpinan di Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) beberapa waktu lalu, kini pergantian jabatan kembali terjadi.

 

Adalah pejabat utama (PJU) Polda Sultra yakni Karo Ops, Kombes Pol Budi Wasono. Budi Wasono dipromosikan sebagai Kabagmonev Rokerma KL Ops Polri.

 

Sebagai gantinya, Polri menunjuk Kombes Pol Tumpal Damayanus yang sebelumnya menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Brimob Korp Brimob Polri.

 

Serah terima jabatan dua perwira menengah ini dilaksanakan di Aula Dachara, Rabu (09/09/2020), dipimpin langsung oleh Kapolda Sultra Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya, dan diikuti oleh sejumlah pejabat utama Polda Sultra.

 

Kapolda mengatakan sertijab yang dilaksanakan merupakan bentuk pembinaan karir personel Polri dan merupakan bentuk penyegaran bagi personel dan organisasi yang bersangkutan untuk memberikan pengalaman.

 

Di kesempatan itu kapolda mengucapkan terimakasih kepada Kombes Budi Wasono karena selama menjabat selama kurang lebih tujuh bulan di Ops Polda Sultra dan 3 tahun 1 bulan di Polda Sultra selalu memberikan terobosan kreatif.

 

"Kepada karo ops yang baru agar segera menyesuaikan, peka terhadap perkembangan situasi dan laporkan setiap perkembangan situasi kamtibmas, " pungkas Irjen Yan Sultra.

 

Penulis: Muhammad Al Rajap


KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Pataka Dharma Chakti Raharja secara resmi diserahkan langsung kepada Irjen Yan Sultra Indrajaya oleh Irjen Pol Merdysyam dalam upacara parade pelepasan Kapolda di Lapangan Apel Mapolda Sultra, Jumat (04/09/2020).

 

Dalam kesempatan tersebut Irjen Merdy menyampaikan sambutan perpisahannya kepada segenap personel Polda Sultra. Irjen Merdy mengungkapkan bahwa perjalanan dirinya saat memimpin Polda Sultra merupakan Perjalanan relatif singkat yang penuh dinamika namun berakhir dalam titik yang membahagiakan.

 

Menurut Irjen Merdy selama ia diamanahkan tanggung jawab sebagian kapolda, indahnya harmoni kerjasama merupakan modal utama dalam melaksanakan tugas sehari-hari terutama tak lepas dari dukungan yang tak ternilai dari segenap personel.

 

"Tantangan tugas yang begitu berat sehingga menjadi motivasi tersendiri. Karena September 2019 lalu di Sultra ada kejadian yang cukup menyita perhatian publik, " tutur Merdy.

 

Menurut Merdy Saat ini merupakan waktu yang tepat untuk mengungkapkan terimakasih kepada semua personel dalam bekerja mengayomi masyarakat.

 

Demikian halnya yang diungkapkan Irjen Pol Yan Sultra yang akan berupaya semaksimal mungkin dan berharap dukungan penuh dan kerjasama dari seluruh personel polri dan Polda Sultra.

 

Penulis: Muhammad Al Rajap


KENDARI,ButonRayanews.co.id – Pasca dikeluarkannya surat edaran pemerintah Kota Kendari mengenai pembatasan aktivitas masayarakat di malam hari beragam komentar muncul dalam menanggapi surat edarat tersebut.

 

Ada pihak yang mendukung, ada pula yang mengkritisi kebijakan dikeluarkannya Surat Edaran Nomor 443.1/2992/2020 tetang Pembatasan Aktivitas Masyarakat Dalam Rangka Pencegahan Resiko Penyebaran Covid-19 di Kota Kendari ini.

 

Di internal DPRD Kota Kendari misalnya. Perbedaan pendapat itu dapat dilihat pada Komisi II. Dimana, Andi Sulolipu selaku Ketua Komisi II mendukung surat edaran tersebut namun salah satu anggotanya Apriliani Puspitawati justru memberikan tanggapan berbeda.

 

Menanggapi hal ini, Koordinator relawan juang Kendari untuk Sul (Rangkul) Kendari, Edy Salam Hadiyanto sangat menyayangkan perbedaan pendapat tersebut. Sebab menurutnya, perbedaan pendapat itu bisa membuat bingung masyarakat Kota Kendari.

 

“Anggota DPR (Kota Kendari) ini kan representativ dari masyarakat Kota Kendari. Harusnya satu suara dong. Paling tidak komisinya atau unsur pimpinannya. Kalau dari komisinya (Komisi II) saja sudah beda pendapat, bagaimana caranya? yang dibuat bingung kan masyarakat. Sementara, DPR ini bekerja juga untuk masyarakat itu sendiri,” jelas Edy, Kamis (04/09/2020).

 

“Maksud saya disaat pandemic Covid-19 sekarang ini, DPR ketika mengeluarkan pernyataan ke publik jangan ada tendesi apa-apa dulu. Kita bicara soal kemanusiaan dulu. Jangan ada unsur-unsur yang lain,” beber Edy.

 

Untuk itu, Edy meminta DPRD Kota Kendari satu suara dan solid dalam mendukung kebijakan Pemerintah Kota Kendari dalam hal ini mengenai pembatasan aktivitas masayarakat di malam hari.

 

Seperti dibertakan sebelumya, terdapat lima poin aturan dalam surat edaran walikota Nomor 443.1/2992/2020. Yang pertama, masyarakat Kota Kendari diminta untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah diatas pukul 22.00 hingga pukul 04.00 Wita kecuali jika ada kepentingan yang mendesak.

 

Poin yang ke dua adalah, mall, toko, pasar modern, rumah makan, warung kopi, warung makan, café, restoran THM, karaoke, pedagang kaki lima, lapak jajanan, lapangan futsal yang sifatnya tempat perkumpulan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas diatas pukul 22.00 Wita.

 

Kemudian pihak kepolisian, TNI dan Satpol PP dapat menindaklanjuti surat edaran tersebut dengan melakukan pemantauan atau monitoring dari timgkat kecamatan dan kelurahan agar saling bersinergi melakukan kegiatan patrol secara berkala.

 

Poin yang ke empat bagi masyarakat yang masih melakukan aktivitas di luar rumah waktu pemberlakuan jam malam yang telah ditetapkan oleh Pemkot Kendari, maka dapat dilakukan pembinaan oleh pihak kepolisian, TNI dan Satpol PP.

 

Poin ke lima serat edaran tersebut mulai berlaku pada saat diberlakukan peraturan walikota tentang penerapan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan Virus Corona serta dilakukan evaluasi secara berkala.

 

Penulis: Muhammad Al Rajap


KENDARI,ButonRayaNews.co.id – Relawan juang Kendari untuk Sul (Rangkul) Kota Kendari mendukung sepenuhnya surat edaran walikota Kendari dalam pembatasan aktivitas masyarakat di malam hari.

 

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Pemerintah Kota Kendari Nomor 443.1/2992/2020 tentang Pembatasan Aktivitas Masyarakat Dalam Rangka Pencegahan Resiko Penyebaran Covid-19 di Kota Kendari.

 

Koordinator Rangkul Kendari, Edy Salam Hadiyanto mengatakan adanya Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Kendari Nomor 443.1/2992/2020 tersebut merupakan langkah tepat dalam mengurangi bahkan memutus mata rantai penyebaran Virus Corona di ibukota Sulawesi Tenggara ini.

 

“Saya menangkap mungkin apa maksud dari pak walikota (Sulkarnain) dengan mengeluarkan surat edaran tersebut. Karena, sejak merebaknya Covid-19 di Indonesia, Kota Kendari masuk salah satu kota yang berhasil dalam penanganan Covid-19 di Indonedia,” ujar Edy pada media ini, Kamis (03/09/2020).

 

Demi menunjang surat edaran dan efektivitasnya penanganan Covid-19 di Kota Lulo ini kata Edi, aturan pembatasan aktivitas masyarakat di malam hari dapat diberlakukan minimal selama tiga bulan atau selama enam bulan.

 

“Nanti kan aturannya ini bisa di tinjau kembali. Apakah ditinjau per tri wulan (tiga bulan) atau per semester (enam bulan). Dan pada dasarnya, kami (Rangkul Kendari) sangat setuju dengan adanya pembatasan aktivitas di malam hari ini ,” katanya.

 

Ketika ditanyakan mengenai dampak pendapatan para pedagang kaki lima maupun pedagang lainnya yang beraktivitas di malam hari terkait adanya aturan dimaksud, Edy menjawab sedikit banyaknya tetap berpengaruh terhadap omset harian.

 

“Tapi tidak bisa juga dikatakan bahwa akibat surat edaran walikota ini tidak menggerakkan roda ekonomi di Kota Kendari,” ungkap Edy saat di damping Muhammad Anas selaku Koordinator Divisi Teritorial Rangkul Kendari.

Koordinator Rangkul Kendari, Edy Salam Hadiyanto (baju putih) bersama Muhammad Anas, Koordinator Divisi Teritorial Rangkul Kendari. Foto: Muhammad Al Rajap

Untuk itu, pria berkacamata ini mengimbau masyarakat Kota Kendari agar selalu memperhatikan protokol kesehatan dengan rajin mencuci tangan dan menggunakan masker jika melakukan aktivitas di luar rumah serta selalu menjaga jarak.

 

Untuk diketahui, ada lima poin aturan yang tertuang dalam surat edaran walikota yang ditujukan untuk seluruh warga Kota Kendari. Pertama, masyarakat Kota Kendari diminta untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah diatas pukul 22.00 hingga pukul 04.00 Wita kecuali jika ada kepentingan yang mendesak.

 

Kemudian, mall, toko, pasar modern, rumah makan, warung kopi, warung makan, café, restoran, THM, karaoke, pedagang kaki lima, lapak jajanan, lapangan futsal yang sifatnya tempat terjadinya perkumpulan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas diatas pukul 22.00 Wita.

 

Selanjutanya pihak kepolisian, TNI dan Satpol PP dapat menindaklanjuti surat edaran tersebut dengan melakukan pemantauan atau monitoring dari tingkat kecamatan dan kelurahan agar saling bersinergi melakukan kegiatan patroli secara berkala.

 

Poin yang ke empat bagi masyarakat yang masih melakukan aktivitas di luar waktu pemberlakuan jam malam yang telah ditetapkan oleh Pemkot Kendari, maka dapat dilakukan pembinaan oleh pihak kepolisian, TNI maupun Satpol PP.

 

Poin ke lima surat edaran tersebut mulai berlaku pada saat diberlakukan peraturan walikota tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan Virus Corona serta dilakukan evaluasi secara berkala.

 

Penulis: Muhammad Al Rajap


KENDARI,ButonRayaNews.co.id - Setelah resmi menduduki jabatan sebagai Kapolda Sultra, Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya perdana melakukan pelantikan wakilnya Brigjen Pol Waris Agono di Aula Dachara dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan covid-19, Rabu (02/09/20200.

 

Berdasarkan informasi terpercaya yang diterima media ini, Brigjen Waris Agono memiliki segudang pengalaman di Satuan Brimob. Jabatan terakhir jenderal bintang satu ini adalah Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri.

 

Beberapa jabatan yang pernah diduduki oleh lulusan Akpol 1990 ini diantaranya Dansat Brimob Polda Lampung (2007), Kapolres Metro, Wadansat Brimob Polda Jatim (2010), Dansat Brimob Polda Kepri (2011).

 

Selain itu, jenderal bintang satu kelahiran Boyolali, Jawa Tengah, 28 April 1968 ini menduduki jabatan Dansat Brimob Polda Jabar (2012), Analis Kebijakan Madya bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri (2016) serta Kabagops Korbrimob Polri.

 

Wakapolda Sultra sangat dekat dengan media dan wartawan, terbukti saat menjabat sebagai Kabagops Korbrimob Polri ia pernah menggandeng wartawan dari berbagai media untuk mengikuti pelatihan guna memberikan pengetahuan kepada para wartawan agar mengetahui titik aman untuk peliputan saat situasi kerusuhan ditengah unjuk rasa.

 

Penulis: Muhammad Al Rajap


KENDARI,ButonRayaNews.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara memperingati hari jadi Polwan ke-72 dengan menggelar syukuran di Aula Dachara Polda Sultra dengan mengangkat tema yang diangkat dalam hari jadi polwan kali ini yakni "Polwan Siap Mewujudkan Kamtibmas Kondusif, Masyarakat Semakin Produktif".

 

Kapolda Sultra, Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya mengatakan tema tersebut mengandung makna dan arti yang begitu dalam yaitu komitmen polwan dalam meningkatkan kinerja dan profesionalisme pelaksanaan tugas polri sehingga mewujudkan stabilitas kamtibmas yang semakin kondusif guna mendukung produktifitas masyarakat.

 

"Polwan telah banyak memberikan kontribusi dan sumbangsih dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif," ungkap Irwasda Polda Sultra Kombes Pol Yudi Hermawan, saat membacakan sambutan Kapolda Sultra, Selasa (01/09/2020).

 

Yudi Hermawan bilang polwan sebagai seorang wanita yang mampu menjadi pelopor bagi wanita lainnya dalam pengembangan diri, baik berperan sebagai ibu bagi anak-anaknya dan sebagai pilar bagi tumbuhnya generasi muda yang berkualitas serta mampu sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak wanita.

 

Hingga kini keberadaan polwan di lingkungan polri mempunyai peran dan kedudukan serta hak yang sama baik dalam hal rekrutmen, pendidikan, pembinaan karir dan kesejahteraan personel, maupun dalam pelaksanaan tugas. 

 

Hal ini terbukti dengan sudah banyaknya personel polwan yang bertugas pada fungsi brimob, polair, sabhara maupun keterlibatan dalam misi internasional pasukan PBB.

 

Pengabdian polwan yang telah mencapai 72 tahun ini hendaknya membuat polwan semakin matang serta mampu menampilkan sikap dan perilaku sesuai hakekat jati diri polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

 

Bagi personel polwan, setiap kegiatan yang dilakukan oleh polwan akan berdampak terhadap citra polri. Keberhasilan dan pencapaian yang dilakukan oleh polwan akan membawa citra positif bagi polri, demikian pula sebaliknya jika ada perilaku tidak terpuji dari anggota polwan akan berdampak buruk terhadap citra polri.

 

Secara khusus Kapolda Sultra memberikan penekanan kepada polwan yakni hindari hal-hal negatif yang dapat menurunkan citra polwan, gunakan sarana media sosial dengan bijak dengan tidak menampilkan perilaku yang tidak sesuai dengan etika kedinasan apalagi menampilkan sikap hedonisme serta diharapkan agar menunjukkan kinerja dan performa terbaik dalam pelaksanaan tugas personel polwan dimanapun berada.

Penulis: Muhammad Al Rajap


 
 
        KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Prestasi mentereng kembali ditunjukkan oleh putra daerah Sulawesi Tenggara, Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya yang hari ini Senin, 31 Agustus 2020, didapuk oleh Kapolri Idham Aziz untuk menjabat sebagai Kapolda Sultra menggantikan Irjen Merdisyam yang bergeser untuk menjabat Kapolda Sulawesi Selatan.
 
 
Kenaikan pangkat dan pelantikan sebagai Kapolda Sultra berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: STR.518/VIII/KEP/2020 tertanggal 28 Agustus 2020, Yan Sultra Indrajaya naik pangkat satu tingkat lebih tinggi dari Brigadir Jenderal Polisi (Bintang Satu) menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Bintang Dua).
 
 
"Korp raport kenaikan pangkat menjadi Irjen dan pelantikan sebagai Kapolda Sultra berlangsung di Mabes Polri," ungkap Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Ferry Walintukan.
 
 
Irjen. Pol Yan Sultra Indrajaya, lahir di Kendari, Sulawesi Tenggara, 27 April 1968 dan merupakan lulusan Akpol 1989 ini berpengalaman dalam bidang reserse.
 
 
Beberapa jabatan strategis yang pernah diemban oleh Irjen Yan Sultra diantaranya Kapolres Bombana Sulawesi Tenggara, Dir Resnarkoba dan Dir Reskrimsus Polda Sultra.
 
 
Selain itu, Irjen Yan Sultra juga pernah menjabat Kabid Diklat Reserse Polri, Analis Pid Narkoba Bareskrim Polri, hingga Wadir Tipidkor Bareskrim Polri dan terakhir sebagai Wakapolda Sultra.
 
Penulis: Muhammad Al Rajap

Page 2 of 144

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
TELEPON/WA 0822 9106 0301 / 0822 9168 7184 

Visitors Counter

3701136
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
2447
5226
35278
3628406
145142
175656
3701136