Saturday, November 28, 2020

iklan arifudin

Himbauan Covid

Sekda

REDAKSI

REDAKSI

KENDARI, ButonRayaNews.co.id – Relawan pemerhati pembangunan Sulawesi Tenggara (Sultra) Kota Kendari mengapresiasi langkah yang diambil oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari dalam mendukung rencana pembangunan rumah sakit (RS) tipe D yang diusulkan oleh Walikota Kendari, Sulkarnain.

 

Koordinator Rangkul Kendari, Edy Salam Hadiyanto mengatakan dalam menata atau membangun suatu kota maupun daerah dalam suatu wilayah, diperlukan sinergitas yang kuat antara pihak legislativ dan eksekutif. Tanpa adanya sinergitas yang kuat dari dua lembaga tersebut, maka yang dirugikan adalah masyarakat.

 

Menurut Edy, keberadaan Kota Kendari sebagai ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara dianggap layak untuk dibangun sebuah rumah sakit baru (RS tipe D) mengingat jumlah populasi masyarakat di Kota Kendari dari tahun ke tahun yang terus meningkat.

 

“Tidak bisa kita pungkiri, rata-rata di kabupaten kota itu cuma ada satu rumah sakit. Merebaknya pandemi Covid-19 ini, Kota Kendari sukur-sukurnya di back up dengan rumah sakit milik pemprov dan rumah sakit swasta jadi tidak kesulitan dalam pemisahan pasien. Disisi lain, kapasitas rumah sakit juga yang pasti terbatas. Apalagi akhir-akhir ini jumlah pasien Covid di Kendari meningkat ,” tutur Edy pada media ini, Rabu (26/08/2020).

 

Pria berkacamata ini menambahkan akibat meningkatnya jumlah pasien Covid di Kota Kendari, masyarakat menjadi dilema bahkan cenderung takut untuk berobat ke rumah sakit meskipun tidak menderita gejala Covid-19. Dengan adanya rumah sakit tipe D tersebut sambung Edy, maka peningkatan pelayanan umum di sektor kesehatan dapat tercapai.

 

“Jika pemerintah Kota Kendari memiliki dua rumah sakit, maka satu rumah sakit bisa digunakan untuk menangani wabah atau bisa dijadikan sebagai rumah sakit khusus. Maka, dengan mendirikan rumah sakit baru (RS tipe D), tidak akan ada lagi kekhawatiran masyarakat yang berpikir akan dirawat berdampingan dengan pasien Covid-19,” katanya.

 

Rangkul Kendari berkomitmen akan membantu baik pemerintah kota maupun DPRD Kota Kendari dalam hal menyosialisasikan program-program yang telah dan akan dilakukan untuk kemajuan Kota Kendari.

 

Penulis: Muhammad Al Rajap


 
 
KONAWE SELATAN, ButonRayaNews.co.id – Dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari memperingatinya dengan melakukan upacara bendera di sebuah pulau Desa Labuan Beropa, Kecamatan Laonti, kabupaten Konawe Selatan.
 
 
Kepala KSOP Kendari, Letnan Kolonel Marinir Benyamin Ginting mengatakan peringatan HUT kemerdekaan yang dilakukan di pulau kecil tersebut  atau tepatnya di Desa Beropa merupakan pertamakalinya. Dimana sebelum-sebelumnya peringatan HUT kemerdekaan RI selalu diperingati di kantor KSOP Kendari secara formil bersama dengan semua unsur maritim.
 
 
Benyamin Ginting menjelaskan alasan paling mendasar yang melatar belakangi pihaknya memfokuskan untuk memperingati HUT RI ke-75 di Desa Labuan Beropa adalah selama  Indonesia merdeka sejak 75 tahun yang lalu di desa tersebut belum pernah dilaksanakan upacara bendera (peringatan hari kemerdekaan 17 Agustus ).
 
 
Selain itu sambung Benyamin Ginting alasan lainnya adalah melihat sisi kehidupan masyarakat di Desa Labuan Beropa yang kurang memadai dimana di desa tersebut kata Benyamin Ginting untuk akses daratnya sulit untuk dilalui oleh kendaraan dan akses lautnya juga yang terbatas.
 
 
“Untuk kehidupannya, masyarakat disini menggantungkan hidupnya dengan hasil tangkapannya di laut karena berprofesi sebagai nelayan. Olehnya itu kita hadir disini sekaligus memberikan perhatian dan berbagi kepada masyarakat yang ada di Desa Labuan Beropa ini,” tutur Benyamin Ginting di Desa Labuan Beropa, Senin (17/08/2020).
 
 
Di kesempatan itu, Benyamin Ginting memberikan bantuan berupa 310 paket sembako kepada masyarakat desa yang dihuni oleh 270 Kepala Keluarga (KK). Adapun lebihnya kata Benyamin Ginting akan diberikan kepada perangkat desa yang nantinya paket tersebut akan disalurkan kepada warga yang berhak menerima seperti warga yang tidak mampu.
 
 
Tak sampai disitu, selain orang tua yang mendapat bantuan, anak-anak pun tak luput dari perhatian KSOP Kelas II Kendari. Dimana, Benyamin Ginting selaku pucuk pimpinan di KSOP Kendari turun langsung memberikan bingkisan paket makanan untuk anak-anak yang ada di desa tersebut.
 
 
Kepala KSOP Kendari, Letkol Marinir Benyamin Ginting hendak memberikan bingkisan paket makanan kepada salah satu anak Sekolah Dasar di Desa Labuan Beropa. Foto: Muhammad Al Rajap
 
 
“Di masa masa-masa pandemi Covid ini kita semua terdampak. Kita semua susah. Meski begitu, kita masih bisa saling berbagi dengan menyisihkan sebagian dari rezki yang kita miliki. Dan kiranya bantuan yang kami berikan ini berguna untuk masyarakat yang menerima,” harap benyamin Ginting.
 
 
Untuk diketahui, upacara pengibaran bendera merah putih peringatan hari ulang tahun kemerdekaan republik Indonesia ke-75 oleh KSOP Kelas II Kendari di Desa Labuan Beropa, ini diikuti oleh UPP Lapuko, UPP Molawe, Navigasi, KKP, Pramuka Mapala, Ipala UHO siswa SD dan SMP satu atap Labuan Beropa dan masyarakat.
 
 
Salah satu warga Desa Labuan Beropa, Burhanudin sangat antusias dalam kegiatan upacara peringatan hari kemerdekaan Indonesia kali ini. Ia mengucap terima kasih kepada KSOP Kendari yang telah menyelenggarakan upacara peringatan hari kemerdekaan.
 
 
“Baru kali ini ada upacara bendera peringatan hari kemerdekaan di desa ini. Tentu saja kami sangat berterimakasih kepada KSOP Kendari. Dengan ini, kami tidak lagi mendengar atau menonton tetapi langsung ikut serta dalam upacara hari kemerdekaan Indonesia,” kata Burhanudin.
 
 
 
Penulis: Muhammad al Rajap

KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Semarak peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, komunitas olahraga Spartan Komando (Sparko) Indonesia menggelar event Zumba Party Merah Putih, Minggu (16/7/2020).
 
 
Event ini diikuti oleh berbagai komunitas olahraga semisal Sparko Kendari, Sanggar Senam, Gym Kendari, dan masyarakat umum Kota Kendari lainnya.
 
 
Kegiatan bertema "Menuju Adaptasi Kebiasaan Baru (ABK) dengan Meningkatkan Imunitas" ini diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat.
 
 
Sebelum mengikuti acara, terlebih dahulu para peserta diharuskan mencuci tangan menggunakan sabun, lalu pengecekan suhu tubuh, dan pembagian masker di berbagai pintu registrasi yang disediakan oleh panitia.
 
 
Tak lupa, protokol menjaga jarak fisik juga diterapkan, mulai proses registrasi hingga kegiatan ini, yakni senam zumba party.
 
 
Ketua Sparko Indonesia, Herfain mengatakan, pelaksanaan kegiatan Zumba Party Merah Putih ini guna memeriahkan HUT Kemerdekaan ke 75 tahun dan juga menuju AKB di masa pandemi COVID-19.
 
 
"Ini tidak terlepas dari pentingngnya pola hidup bersih dan sehat, terutama di masa Pandemi COVID-19. Terselenggaranya event Zumba Party Merah Putih ini kami yakini dapat meningkatkan imunitas selama masa pandemi, tentunya dengan tetap menerapakan protokol kesehatan," ungkap Herfain.
 
 
Dalam kegiatan yang disupervisi langsung oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 ini, cara-cara dan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) turut dikampanyekan.
 
 
"Kegiatan ini, hal yang paling penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola hidup bersih dan sehat (PHBS), terutama di lingkungan keluarga dan masyarakat," imbuhnya.
 
 
Herfain berharap dalam rangka adaptasi kebiasaan baru pastinya, dapat memberikan kesadaran kepada masyarakat agar setiap harinya selalu menerapkan protokol kesehatan, dengan rajin cuci tangan pakai sabun, memakai masker dan berjaga jarak.
 
 
"Dengan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan imunitas melalui Zumba Party Merah Putih. Harapannya semoga, kedepannya pelaksanaan akan lebih mengutamakan lagi kebersamaan dan kekompakan terutama pada komunitas sangar senam, olahraga yang ada di Sultra," jelasnya.
 
 
Dalam kegiatan ini, turut dibagikan berbagai macam hadiah atau doorprize antara lain 1 buah sepeda motor, 2 buah sepeda gunung, 1 buah kulkas, 1 buah mesin cuci, 1 buah tv, 2 buah blender, 1 buah kipas angin, 7 buah strika, 2 buah rice cooker, 10 voucher kamar hotel, 2 buah hp oppo, 5 buah tas, dan 10 buah jaket.
 
Penulis: Muhammad Al Rajap

 
JAKARTA,BUTONRAYANEWS.CO.ID –  Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tetap akan menjadi tuan rumah rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN). Hanya saja, waktunya bergeser dari sebelumnya tahun 2021 menjadi 2022.
 
Pergeseran waktu pelaksanaan HPN di Sultra itu telah diputuskan dalam Rapat Pleno Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan telah disetujui pimpinan Pemprov Sultra, Rabu (5/8/2020). Puncak peringatan HPN diselenggarakan setiap tanggal 9 Februari.
“Provinsi Sulawesi Tenggara tetap menjadi tuan rumah HPN. Hanya saja, karena  pandemi Virus Corona atau Covid-19  yang belum tahu kapan akan berakhir, maka  HPN di Sulawesi Tengga digeser menjadi tahun 2022,” ujar Ketua Umum PWI Atas S Depari, dalam siaran persnya.
 
Menurut Atal, peringatan HPN yang dilaksanakan di sejumlah daerah di Indonesia dimaksudkan supaya  kegiatan setiap tahun ini bisa berkontribusi secara positif terhadap daerah yang menjadi tuan rumah.  
 
“Kontribusi positif yang paling dirasakan adalah datangnya ribuan orang ke daerah tersebut  sehingga terjadi berputaran ekonomi rakyat yang luar biasa. Tetapi, dengan adanya Covid-19 ini, saya khawatir jika kegiatan ini tetap dilaksanakan di Sultra tujuan itu bisa jadi tidak akan tercapai,” ujar Atal.   
 
Di samping itu, kata Atal,  pandemi Covid-19  juga sangat berpengaruh terhadap segala aktivitas termasuk persiapan perayaan HPN 2021. Aktivitas penerbangan, hingga kegiatan fisik maupun pertemuan langsung yang masih sangat terbatas, sehingga tidak memungkinkan bisa berbuat banyak di daerah tuan rumah.  
 
Menurut Atal, ada beberapa daerah yang akan menjadi tuan rumah HPN 2021. Tetapi, dia belum menyebutkannya karena masih dalam pembahasan dan penjajakan kepada calon tuan rumah tersebut.
Sementara itu, Sekprov Sultra, Nur Endang Abbas, mewakili gubernur dalam rapat tersebut didampingi Staf Ahli Gubernur, Kadis Kominfo, dan Kadis Pariwisata. Bergabung pula Ketua PWI Sultra, Sekretaris PWI dan para pengurus serta Ketua SMSI Sultra dan pengurus dalam rapat yang dipandu dari Rujab Gubernur Sultra di Kendari. 
 
Nur Endang mengapresiasi pada pengurus pusat yang masih mempercayakan Sultra sebagai tuan rumah HPN meski bergeser menjadi tahun 2022. 
 
Menurutnya, Pemprov akan lebih siap lagi jika dua tahun masa persiapan untuk menyambut kegiatan nasional berskala besar itu. Apalagi menghadirkan presiden di Bumi Anoa.
"Kami sangat berterima kasih kepada PWI pusat dan sangat bangga karena  masih mempercayakan Sultra sebagai tuan rumah tahun 2022. Kami akan berusahakan semaksimal mungkin untuk menjadi tuan rumah dan  menyambut para tamu se Indonesia dan negara sahabat di sini,  yang lebih baik," kata Nur Endang yang baru dilantik menjadi Sekda  beberapa hari lalu itu.
 
Endang menambahkan, untuk tetap mempromosikan Sultra di HPN 2021, pihak Pemprov akan menitip beberapa hal kepada panitia HPN, seperti membuatkan seragam panitia menggunakan kain tenun khas Sulawesi Tenggara, serta hal lain. Ia juga akan berkunjung ke kantor pusat PWI untuk koordinasi lebih lanjut mengenai persiapan tersebut.
 
Sarjono, Ketua PWI Sultra mengaku cukup sedih sekaligus lega dengan keputusan ini. Sebab persiapan yang cukup melelahkan yang dilakukan sejak sebelum pelaksanaan HPN 2020 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan,   harus berujung pergeseran waktu. 
Dia juga lega, karena pandemi Covid ini membuat pengurus PWI Sultra merasa was was dengan kesuksesan kegiatan tersebut jika tetap diselenggarakan di Sultra.
 
"Kita bersyukur karena Covid jugalah membuat waktu kita melakukan persiapan cukup panjang. Dengan pandemi begini langkah kita terbatas, sehingga membuat kita khawatir tentang pelaksanaan HPN kalau 2021 tetap di Sultra," ujar Sarjono.
 
HPN merupakan momen penting bagi seluruh insan pers seluruh Indonesia, yang puncaknya diselenggarakan tiap tanggal 9 Februari. Berbagai agenda yang melibatkan masyarakat pers maupun khalayak umum dilaksanakan dalam rangakain HPN tersebut. Setiap puncak HPN, Presiden Indonesia selalu hadir di manapun dilaksanakan. HPN juga memberi dampak positif yang besar bagi pembangunan daerah maupun perputaran ekonomi masyarakat di daerah tuan rumah.


- Gantikan Budianti Kadidaa
 
BUTON UTARA, ButonRayaNews.co.id - Ir. H. Burhanuddin M.Si, telah resmi menjabat sebagai PJ Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Buton Utara, menggantikan DR. Ir. Budianti Kadidaa, MS. Sebagai Pj Sekda sebelumnya
 
Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Nomor 349 tertanggal 14 Juli 2020. Bupati Buton Utara, Abu Hasan, dalam kesempatannya menjelaskan, ditengah pandemi covid-19, tantangan untuk Sekda baru, cukup berat
 
"Tapi saya yakin, belaui ini bukan orang baru di pemerintahan, beliau cukup matang di birokrasi" jelas Abu Hasan saat memberikan sambutan di Aula Bapeda, Kamis,(23/07/2020). Masalah pandemi Covid-19 yang belum berakhir, lanjut Abu Hasan, tentunya menjadi salah satu masalah organisasi pemerintahan yang akan di hadapi karna akan menimbulkan dampak yang masif, terutama dampak ekonomi
 
"publik tidak mau tau, organisasi pemerintahan harus memberikan jawaban terkait permasalahan yang dihadapi masyarakat" ujarnya. Meski demikian, menurut Dia, Pembangunan peradaban harus kita lakukan di buton utara yang mempunyai moto folosofi "Lipu Tinadeakono Sara" 
 
"Pembangunan bukan hanya fisik, tapi juga pembangunan moral, etika dan spiritual" katanya. kat hanya itu, Abu Hasan, juga mengajak Kepada semua pihak agar mendukung PJ Sekda yang baru
 
"Mari sama-sama kita dukung PJ Sekda yang baru, bergandengan tangan bersatu membangun daerah yang kita cintai ini" tutupnya.
 
Peliput : Deny
Editor : Mulyadi

- Kelurahan Kadolomoko Masih Zona Hijau

BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Semakin meningkatnya angka terkonfermasi positf covid 19 di Indonesia setia harinya, tentu akan menjadi masalah secara nasional dan terus melakukan langka inovasi, untuk itu Puskesmas Kadolomoko melakukan inovasi dengan membentuk kelurahan sadar co (sadar covid 19) diwilayah kerja puskesmas kadolomoko.

Kepala puskesmas Arni Maruju, AMG, SKM mengungkapkan menurut data rillis gugus tugas percepatan penanganan COVID 19 RI jumlah kasus terkonfermasi positif hingga 15 juli 2030 sekitar 78.572 orang dengan jumlah kematian 3.710. dari kedua angka ini dapat disimpulkan jika data kematian yang disebabkan oleh Covid 19 di Indonesia 4,7 persen," ungkapnya saat ditemui pada pertemuan pembentukkan kelurahan sadarco, selasa 21/07/2020.

Ia menambahkan sehubungan dengan hal tersebut perlu terus melakukan upaya untuk meningkatkan dan memperluas jangkauan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan Covid 19 dan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan berkelanjutan. "Diera new normal tentu sangat perlu adanya kewaspadaan yang tinggi sehingga sangat perlu adanya tin relawan kelurahan Sadarco yakni kelurahan sadar Corona," ujar orang nomor satu di Puskesmas Kadolomoko ini.

Kelurahan Sadarco ini bertujuan  untuk memberikan pemahaman apa itu Covid 19, mendekatkan pelayanan lesehatan kepada masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat, memberika kesadaran masyarakat tentang pentingkan menggunakan masker dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam situasi pandemi covid 19 saat ini. Beberapa kegiatan yang nantinya akan dilaksanakan melalui kelurahan Sadarco yakni melakukan edukasi tentang penyakit Covid 19 di masa new normal.

Erni menambahkan saat ini Kelurahan Kadolomoko masih masuk zona hijau.  Namun sangat diperlukan adanya kesadaran masyarakat tentang kehidupan normal saat ini. "Menggunakan masker, jaga jarak, mencuci tangan dan juga membiasakan pola hidup sehat dan bersih, masyarakat tetap harus sadar jika Covid 19 ini memang betul adanya dan tidak menggap remeh tentang virus ini," tambahnya.

Ada beberapa langkah yang akan diambil jika ada masyarakat yang terkonfermasi positif yakni melalui protokol kesehatan dan tetap melakukan karantina baik dirumah sehat dan rumah pemulihan. Untuk itu diharapkan dengan adanya kelurahan Sadarco akan muncul relawan sadarco, dan akan melakukan penggalangan komitmen bersama lintas sektor yang ada ditingkat kelurahan. Relawan Kelurahan Sadarco melibatkan Ketua RT/RW, Tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan stekholder lainnya di tingkat kelurahan.

Lurah Kadolomoko dalam sambutannya sangat mengapresiasi adanya pembentukan relawan Kelurahan Sadarco dimana diharapkan dengan terbentuknya relawan ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat agar dapat melakukan pencegahan Covid 19 ini.

Pembentukan Inovasi kelurahan sadar covid 19 tingkat kelurahan ini juga dihadiri Bhabinsa Kelurahan Kadolomo, tenaga medis Puskesmas Kadolomoko dan Ketua RT / RW serta tokoh masyarakat.

 

Peliput / Editor : Mulyadi


MUNA, ButonRayaNews.co.id - Pengadilan Agama Raha meluncurkan sebuah aplikasi berbasis android yang diberi nama SIPETIR (Sistem Informasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pengadilan Agama Raha).
 
 
Kepala Pengadilan Agama Raha, Drs Mustafa menjelaskan aplikasi SIPETIR merupakan inovasi terbaru dari Pengadilan Agama Raha guna memudahkan masyarakat pencari keadilan mendapatkan segala infromasi yang dibutuhkan.
 
 
"Pengambilan nama SIPETIR tentu bukan tanpa alasan, melainkan nama tersebut adalah cerminan komitmen dari seluruh aparatur Pengadilan Agama Raha untuk memberikan pelayanan secara cepat, tepat dan akurat layaknya petir,” tutur Mustafa, Rabu, (15/07/2020) di Ruang Sidang Cakra I Pengadilan Agama Raha.
 
 
 
Aplikasi SIPETIR kata Mustafa sangat mudah didapatkan dengan menginstalnya melalui Playstore secara gratis pada handphone berbasis android. Aplikasi SIPETIR bagaikan rumah yang memuat beberapa aplikasi dengan masing-masing keunggulannya, diantaranya:
 
Gugatan mandiri, yang memudahkan setiap orang untuk membuat gugatannya secara mandiri tanpa harus mengambil blangko di Pengadilan.
 
Hitung panjar,  yang memungkinkan untuk setiap pencari keadilan untuk menghitung sendiri berapa biaya yang dibutuhkan dalam beracara di Pengadilan Agama Raha.
 
Produk pengadilan, yang berisi tentang produk akhir dari setiap perkara yang ada di Pengadilan Agama Raha.
 
Layanan Publik, yaitu item yang berisi tentang jam pelayanan dan SOP pelayanan publik, sebagai bentuk keterbukaan aparatur Pengadilan Agama Raha.
 
Live chat, merupakan wadah untuk para pencari keadilan berkomunikasi secara langsung dengan petugas PTSP, sehingga apapun yang ditanyakan dan dibutuhkan oleh masyarakat pencari keadilan dapat dijawab dan disiapkan oleh admin petugas PTSP Pengadilan Agama Raha.
 
 
Sejatinya, aplikasi SIPETIR adalah sebagai bentuk keseriusan Pengadilan Agama Raha dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta memenuhi amanah asas penyelenggaran kekuasaan kehakiman yaitu peradilan yang sederhana, cepat, dan biaya ringan sesuai pasal Pasal 2 ayat (4) UU No. 48 Tahun 2009," ungkap Mustafa.
 
 
Sementara itu, Ketua Pengadilan Tingga Agama Sulawesi Tenggara, Dr. H. Muslimin Simar menyampaikan apresiasi kepada Pengadilan Agama Raha yang telah menjawab tantangan zaman dengan meluncurkan aplikasi yang sangat bermanfaat kepada para pencari keadilan.
 
 
"Pengadilan Agama Raha ini semakin hari semakin maju. Dengan adanya aplikasi SIPETIR yang bisa di download pada tiap handphone android tentu akan mempermudah masyarakat dalam setiap urusannya di Pengadilan Agama Raha. Jelas ini adalah suatu kemajuan," ujar Muslimin.
 
 
Penulis: Muhammad Al Rajap

KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di lingkup pondok pesantren yang ada di Sulawesi Tenggara, Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari mulai melakukan penyaluran hasil karya siswa berupa wastafel dan masker.
 
 
Pondok Pesantren Minhajut Thullab Konawe Selatan (Konsel) menjadi yang pertama mendapatkan penyaluran bantuan berupa satu unit wastafel dan 500 masker dari BLK Kendari sebagai buah tangan dari hasil koordinasi yang dilakukan pihaknya di BLK Kendari, Selasa (7/7/2020).
 
 
Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu ditemui di ruang kerjanya, Selasa (7/7/2020) menuturkan, jika pihaknya memang dalam waktu dekat akan melakukan penyaluran wastafel dan masker di beberapa pondok pesantren, sebagian bagian dari bentuk kepedulian pihaknya guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
 
 
"Kebetulan pihak Pondok Pesantren Minhajut Thullab Konawe Selatan (Konsel) datang melakukan koordinasi ke kami hari ini, maka sekalian saja kita serahkan satu unit wastafel dan 500 masker untuk dibawah pulang," sebutnya.
 
 
Mantan Kepala Bagian (Kabag) Urusan Rumah Tangga Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) ini menjelaskan, bahwa Pondok Pesantren Minhajut Thullab Konsel menjadi salah satu perhatian dari BLK Kendari sebab pondok pesantren tersebut merupakan bagian dari BLK Komunitas Minhajut Thullab Konsel.
 
 
"Bantuan yang kami berikan itu, merupakan tanggung jawab untuk saling menjaga, saling peduli dan bersama-sama memutus penyebaran Covid-19," jelasnya.
 
 
Insya Allah, lanjut orang nomor satu di BLK Kendari ini, dalam waktu dekat pihaknya masih akan menyalurkan kembali ratusan masker dan wastafel ke Minhajut Thullab secara langsung.
 
 
"Kedepannya, kita yang akan langsung antarkan ke sana, khusunya di BLK Komunitas Minhajut Thullab," bebernya.
 
 
Priyadi salah satu perwakilan pihak Pondok Pesantren Minhajut Thullab Konsel yang datang melakukan koordinasi menuturkan sangat berterimakasih kepada Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu dan seluruh keluarga besar BLK Kendari atas bantuan yang diberikan.
 
 
"Mewakili pimpinan saya, saya ucapkan banyak terimakasih atas bantuan ini dan Insya Allah bantuan ini bisa bermanfaat bagi semua dan akan kami manfaatkan juga dengan baik," tutupnya. 
 
 
Penulis: Rull

BUTON UTARA, ButonRayaNews.co.id - Ketua Dewan Pinpinan Daerah (DPD) Partai PDIP Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) telah resmi diganti. Sebelumnya partai besutan Megawati Soekarno Putri itu dipimpin oleh Abu Hasan. Kini jabatan itu diisi oleh Lukman Abunawas.
 
 
Ketika dikonfirmasi, Abu Hasan membenarkan terkait pergantian Ketua DPD PDIP Sultra.
 
 
"Bagi saya ini biasa saja. Dan saya bisa memahami dan bisa menerima dengan jiwa besar dan ikhlas," kata Abu Hasan saat ditemui awak media, di Rujab Bupati, Selasa (7/07/2020).
 
 
"Jabatan ketua DPD ini memang sejak awal seharusnya di pegang oleh Lukman Abunawas, tetapi oleh DPP saat itu entah pertimbangan seperti apa lalu di berikan kepada saya yang saat itu sebagai ketua DPC PDIP Buton Utara," jelasnya.
 
 
Abu Hasan menambahkan dalam rangka konsolidasi organisasi partai mengahadapi pilkada 2020, dipandang perlu untuk reposisi ketua DPD PDIP Provinsi Sulawesi tenggara.
 
 
"Dari saya ke Lukman Abunawas, dan saya di posisikan sebagai Dewan Pertimbangan Partai PDIP provinsi Sulawesi Tenggara," katanya.
 
 
Penulis : Deni Irawan
Editor : Muhammad Al Rajab

Page 3 of 144

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
TELEPON/WA 0822 9106 0301 / 0822 9168 7184 

Visitors Counter

3701138
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
2449
5226
35280
3628406
145144
175656
3701138