Saturday, November 28, 2020

iklan arifudin

Himbauan Covid

Sekda

REDAKSI

REDAKSI

 
BUTON,BUTONRAYANEWS.CO.ID  - Ditengah pandemi Covid-19 dan dalam suasana Ramadhan, Samsu Umar Abdul Samiun menyempatkan diri berkeliling kesejumlah Desa di Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), guna melihat langsung keadaan masyarakat yang terdampak Covid-19, Minggu (17/05/2020).
 
Dalam kunjungan itu, Umar Samiun sekaligus membagikan bantuan beras secara cuma-cuma. Sedikitnya 1058 karung beras 10 kg dibagi untuk masing-masing Kepala Keluarga (KK) yang tersebar dibeberapa Desa. Rinciannya, Desa Kamelanta 194 KK, Desa Barangka 300 KK, Desa Benteng 140 KK, Desa Nambo 254 KK, Desa Suandala 170 KK.
 
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada masing-masing kepala desa dan sejumlah perwakilan warga. Hal itu dilakukan guna menjaga physical distancing atau menjaga jarak serta tetap memperhatikan protokol kesehatan. Saat menyalurkan bantuan itu, Umar Samiun mengajak serta dua puteranya, Odianov Chaliullah Almondo (23) dan Pangeran Qian Santang. Kedua puteranya itu ikut serta menyerahkan bantuan secara simbolis. Bahkan tidak canggung bergabung dan ikut menurunkan karung beras dari atas mobil.
 
"Bapak (Umar Samiun) mengajarkan kami anak-anaknya untuk selalu menanamkan rasa empati, dimana seseorang mampu merasakan keadaan emosional orang lain, merasa simpatik, dan cenderung ingin membantu," beber Almondo. Lebih lanjut dipaparkan Elmondo, sebagai makhluk sosial rasa empati merupakan hal yang perlu dimiliki oleh setiap orang.
 
Bukan hanya orang dewasa saja, rasa empati juga harus ditanamkan sejak dini pada diri seseorang. Olehnya itu, dia mengajak serta adiknya, Kian Santang untuk ikut berkeliling, berbagi kepada mereka yang membutuhkan. "Kami selalu diajak berkeliling untuk melihat lingkungan sekitar. Ada banyak orang yang tidak seberuntung dalam hidup. Kebiasaan melihat penderitaan orang lain akan melembutkan hati," kata Almondo.
 
Sementara itu Kepala Desa Barangka Kecamatan Kapontori, Suharman ST sangat berterima kasih kepada Bapak Samsu Umar Abdul Samiun karena disaat-saat masyarakat membutuhkan bantuan beliau hadir dengan biaya sendiri untuk membantu warga yang terdampak Covid - 19 ini.

"saya berharap kepada semua pihak kita harusnya termotivasi untuk membantu warga dalam kondisi seperti tanpa mengandalkan dana dari APBD, harusnya para pejabat, mantan pejabat ataupun pengusaha kaya itu bisa turun ke masyarakat untuk berbagi," tutupnya.
 
Peliput / Editor : Mulyadi
 

 
 
BAUBAU,BUTONRAYANEWS.CO.ID - Walikota Baubau DR AS Tamrin MH selaku ketua Tim Gugus Tugas Covid 19 Kota Baubau menerima bantuan sembako dan bantuan kesehatan dari Organisasi Dharma Wanita (DWP) Kota Baubau bantuan kepada warga kota yang terdampak wabah pandemi covid-19, sebanyak 1238 paket itu telah diserahkan ke Tim Gugus Covid-19 Kota Baubau, pada Minggu (17/5/2020), 
 
Penyerahan ini dilaksanakan  di Rujab Walikota Baubau. Ketua DWP Kota Baubau, Dr. Nanik Roni Muchtar menyerahkan bantuan DWP kepda Walikota Baubau yang juga Ketua Gugus Covid-19, Dr.H AS Tamrin. Pada waktu yang bersamaan, AS Tamrin langsung menyerahkan paket bantuan tersebut kepada Kepala BPBD untuk kemudian dibagikan kepada warga yang menjadi sasaran penerima bantuan.
  
Menurut Dr. Nanik Roni Muchtar, donasi tersebut diperoleh dari sumbangan para istri Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lingkup Kota Baubau sebanyak Rp.107.700 000 dan 77 karung beras ukuran 5 kilogram. Total keseluruhan bantuan yang diserahkan DWP senilai Rp. 111.935.000.
 
Saat penyerahan bantuan paket sembako, Dr. Nanik merinci 688 paket sembako akan diberikan kepada masyarakat terdampak covid-19. DWP juga memberikan  215 paket untuk siswa atau pelajar yang belajar dirumah namun tak mempunyai kuota internet dan 45 paket sembako akan diserahkan kepada anak anak yang tidak mempunyai ayah dan ibu di seluruh Panti asuhan di Baubau dan 40 paket sembako untuk warga di kelurahan di tiga wilayah kecamatan.
 
Selain itu, masih ada paket THR berupa sembako untuk 15 Posko Satgas Covid-19 dan 70 paketsembako untuk tiga organisasi majelis taklim, serta paket kesehatan berupa vitamin, susu dan air mineral untuk tenaga medis. Akademisi Universitas Haluoleo itu menyatakan, bantuan DWP mungkin tak seberapa, tapi setidaknya dengan semangat PO5, DWP telah ikut mengambil peran dalam rangka membantu warga yang membutuhkan bantuan ditengah wabah pandemi.
 
Sementara itu Walikota Baubau, DR AS Tamrin mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan. ditengah pendemik Covid 19 ini banyak warga kita terkena dampak. Olehnya itu kita secara bersama-sama bergandengan tangan untuk memutus dan mencegah penyebaran virus Covid 19 ini," ungkap Tamrin.
 
Ia menambahkan bantuan paket sembako dan kesehatan ini tentu sangat berarti khususnya buat warga kita yang terkena dampak wabah yang menerpa seluruh nega didunia ini. Selain DWP Kota Baubau juga sebelumnya ada beberapa pihak dan organisasi yang telah menyalurkan donasi dan sumbangannya kepada tim Gugus Covid 19 Kota Baubau, termasuk juga ada beberapa pihak dan organisasi masyarakat menyerahkan langsung kepada masyarakat.
 
Peliput / Editor : Mulyadi

KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Relawan Indonesia Bersatu Melawan Covid-19 melakukan bakti sosial dengan membagi-bagikan paket makanan kepada masyarakat yang terdampak Virus Corona di Kota Kendari.

 

Koordinator Relawan Indonesia Bersatu Melawan Covid-19 Sulawesi Tenggara, Catur Irianto mengatakan pembagian paket makanan itu difokuskan di depan Tugu Teligi MTQ Kendari dengan menyasar warga yang berada di pinggir jalan seperti pemulung.

 

Catur Irianto menjelaskan selain membagikan paket makanan kepada warga, pihaknya juga turut membantu mendanai pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM yang pendapatannya menurun akibat Covid-19.

 

"Kita bantu hidupkan kembali usahanya agar terus jalan. Jadi, paket makanan yang kita bagikan ini sumbernya dari pelaku UMKM. Jadi bantuannya tepat sasaran. Pelaku UMKMnya terbantu, warga juga turut merasakan bantuannya," jelas Catur Irianto pada media ini, Minggu (17/05/2020).

 

Relawan Indonesia Bersatu Melawan Covid-19 memberikan paket makanan kepada warga di sekitaran Tugu Religi MTQ Kendari. Foto: Muhammad Al Rajap

 

Catur Irianto menambahkan pembagian paket makanan itu akan berlangsung selama lima hari kedepan. Dimana, dalam satu hari pihaknya menyalurkan sebanyak 50 paket makanan. Rencananya, besok pihaknya akan melakukan hal yang sama di Kecamatan Puuwatu.

 

"Relawan Indonesia Bersatu Melawan Covid-19 ini adalah bentukan dari Sandiaga Uno. Beliau juga sekaligus pimpinannya. Relawan ini ada di seluruh Indonesia dan terbentuk akibat Covid-19," imbuhnya.

 

Di tempat yang sama, salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengaku terbantu dengan adanya paket makanan yang diterima dari Relawan Indonesia Bersatu Melawan Covid-19.

 

"Alhamdulillah. Berkat santunanya, makan malam saya bisa terpenuhi. Semoga apa yang diberikan para dermawan ini dibalas dengan amal yang setimpal oleh Allah SWT," katanya.

 

Penulis: Muhammad Al Rajap


 
BAUBAU,BUTONRAYANEWS.CO.DI - Ditengah wabah Covid 19, dan mendekati hari raya Idul Fitri yang akan jatuh pada pekan depan Majelis Ulama Indonesia MUI Kota Baubau melakukan rapat koordinasi dengan Pemerintah Kota Baubau dan Tim Gugus Tugas Covid 19 Kota Baubau membahas tentang penyelenggaraan pelaksanaan salat Id, Sabtu 16/5/2020)
 
Ketua MUI Kota Baubau, Rasyid Syabirin, mengunkapkan posisi Kota Baubau yang cukup rapat sebagai daerah transit  dan sebagai daerah yang tidak mampu menutup akses untuk masuk ke Baubau baik darat laut maupun udara sehingga penyebaran virus covid-19 cukup mengkhawatirkan. "meskipun ada asumsi yang terpapar covid-19 baru 5 orang di Kota Baubau, akan tetapi  MUI memilih pentingnya untuk menjaga setiap nyawa seseorang. Apalagi, ada kekhawatirkan masih meningkatmya OTG dan ODP sehingga MUI memberikan masukan kepada gugus tugas covid-19 Kota Baubau bahwa fatwa MUI nomor 28 tersebut ada  opsi-opsi untuk pelaksanaan shalat idul fitri bisa dilaksanakan di rumah, di masjid maupun lapangan. Hanya saja, melihat keadaan sekarang ini maka dari MU Baubau memberikan himbauan untuk shalat Ied di rumah saja dalam rangka menghindari penyebaran covid-19," ungkapnya
 
Sementara itu, Sekretaris gugus tugas covid-19 Kota Baubau Dr Roni Muhtar, M.Pd mengungkapkan, akan ada penyampaian pelaksanaan Shalat idul fitri atau  ibadah lannya kepada masyarakat yang dibarengi dengan sosialisasi secara massif. “Pemerintah hanya bisa menyampaikan pengaturan tapi wujudnya kembali ke hak individu masing-masing dan kami hanya memberikan pemahaman. Namun hak individu masing-masing masyarakat perlu diatur oleh pemerintah.”ujar Roni Muhtar.
 
Peliput / Editor : Mulyadi

BUTON UTARA, ButonRayaNews.co.id - Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Utara melalui Dinas Sosial membentuk tim Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang berfungsi mencatat keluhan terkait masalah sosial seperti penyaluran bantuan sosial (Bansos) Covid-19.
 
 
Tim yang dibentuk ini dinilai sejalan dengan arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Surat Edaran Nomor 11 tahun 2020 tentang Penggunaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Non DTKS Dalam Pemberian Bantuan Sosial ke Masyarakat.
 
 
Kepala Dinas Sosial, Muliana, melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Butur, Alman menjelaskan
dalam tim tersebut terdapat 50 tenaga fasilitator dan tiga supervisor yang tersebar di desa dan kelurahan di enam kecamatan di Butur.
 
 
Sedangkan masing-masing supervisor bertanggungjawab di dua kecamatan. Mereka, dilengkapi nomor kontak (HP) yang dapat dihubungi kapan saja oleh masyarakat yang membutuhkan dalam menyampaikan keluhannya seputar Bansos Covid-19.
 
 
"Ketika ada keluhan di masyarakat, katakanlah mereka merasa bahwa seharusnya dapat, tapi kenyataannya tidak dapat bantuan, mereka bisa menyampaikan keluhannya via telepon dengan fasilitator," jelas Alman, Jumat (15/5/2020).
 
 
Apabila dalam penyampaian keluhan tidak cepat ditindaklanjuti oleh fasilitator kata Alman yang bersangkutan bisa langsung menghubungi supervisor atau manajer tim penyelenggara Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) untuk penanganan fakir miskin dan orang tidak mampu serta pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial Butur.
 
 
"Langsung. Nda ada masalah. Initinya kita beri kemudahan. Jadi, tidak perlu mengeluh di luar, langsung ke SLRT," tutupnya.
 
 
Penulis : Deni Irawan
Editor : Muhammad Al Rajab
 

BAUBAU,BUTONRAYANEWS.CO.ID - Melonjaknya kasus positif covid-19 baru di wilayah sekitar Kota Baubau yakni Kabupaten Bombana dan Kabupaten Wakatobi membuat Pemerintah Kota Baubau dalam hal ini gugus tugas covid-19 Kota Baubau mulai siaga melakukan antisipasi penyebaran virus covid-19.
 
Kamis(14/5) gugus tugas covid-19 Kota Baubau yang dipimpin wakil ketua 2 AKBP Rio Tangkari didampingi Sekretaris gugus tugas covid-19 Kota Baubau Dr Roni Muhtar, M.Pd menggelar apel siaga di halaman kantor Sekber gugus tugas covid-19 Kota Baubau yang diikuti oleh aparat TNI dan Polri, BPBD, Puskesmas se Kota Baubau dan relawan APIK.
 
Wakil ketua 2 gugus tugas covid-19 Kota Baubau yang juga Kapolres Baubau AKBP Rio Tangkari memberikan apresiasi  dan penghargaan kepada semua pihak atas dedikasi dan semangat yang masih terus melaksanakan kegiatan untuk memberikan kesadaran dan mengedukasi memberikan layanan kepada masyarakat sehingga tugas-tugas gugus tugas untuk selalu menjadi motivator bagi masyatakat memberikan semangat dan bantuan secara riil kepada masyarakat tetap dilakukan dengan semangat.
 
Menurut Rio Tangkari, dalam mengatasi pandemik covid-19 ini yang terpenting adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat  dengan edukasi  sedini mungkin tentang hal-hal apa saja yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan pribadi lingkungan maupun keluarga.  Oleh karenanya pencanangan penggunaan masker di ruang publik dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah jajaran di baubau. Hal ini dilakukan untuk memberikan pemahaman dengan mensosialisasikan kepada masyatakat bahwa pentingnya mejaga kesehatan diri menjaga imnunitas dengan cara menggunakan masker ketika di luar rumah. 
 
Rio Tangkari mengakui, masyarakat Kota Baubau dengan  berbagai latar belakang tidak semua akan memahami penggunaan masker sehingga pihak gugus tugas melakukan secara massif  penggunaan masker di ruang-runag publik di seluruh jajaran,  “Sehingga kesadaran itu akan muncul dan mengurangi potensi penyebaran covid-19 diwilayah kita sehingga kita bisa menyelesaikan pandemic ini dengan kemenangan artinya Kota Baubau dan seluruh jajarannya sangat kuat untuk menyelesaikan masalah ini,”ujarnya.
 
Ditempat yang sama sekretaris gugus tugas covid-19 Kota Baubau Dr Roni Muhtar, M.Pd meminta kepada semua Puskemas untuk secara massif untuk memberitahukan dengan sosialisasi kepada masyarakat tentang penggunaan masker yang mulai Kamis (14/5) sudah mulai dilakukan.
 
Sementara itu, usai memimpin apel siaga, waki ketua 2 gugus tugas covid-19 Kota Baubau Rio Tangkari didampingi Sekretaris gugus tugas covid-19 Kota Baubau melakukan peninjauan dan sekaligus sosialisasi penggunaan masker serta membagikan masker gratis kepada masyarakat di pasar wameo dan pasar laelangi .(ist)
 
EDITOR : Mulyadi

 
BAUBAU,BUTONRAYANEWS.CO.ID, - KinerjaGugus tugas covid-19 Kota Baubau dalam memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 dan penanganan dampak ekonomi dari Pandemic di Kota Baubau mendapat perhatian dari Komisi 2 DPRD Kabupaten Buton Tengah yang melakukan kunjungan di Sekber gugus tugas covid-19 jalan dayanu iksanuddin Kamis (14/5).
 
Komisi 2 DPRD Buton Tengah dipimpin ketuanya H Hasiri didampingi H Kaimuddin PPP, Dani Gerindra, Hendi Syafrini PDIP  dan Rahmaniar PDIP
 
Menurut ketua komisi 2 DPRD Kabupaten Buteng H Hasiri,  sesuai dengan surat yang ditujukan kepada gugus tugas covid-19 Kota Baubau, maka sebagai daerah baru Kabupaten Buteng ini perlu banyak belajar dan bertanya di Kota Baubau  terkait mengenai  mekanisme langkah-langkah penanganan covid-19. Pasalnya,  Kabupaten Buton Tengah kini telah diapit oleh dua daerah zoma merah yakni Kota Baubau Baubau dan Kabupaten Muna .
 
Dikatakan Politisi Partai Amanat Nasional ini, Kabupaten  Buton Tengah saat ini tengah menunggu hasil dari swab dari beberapa orang eks penumpang KM Dorolonda dan pihaknya berharap hasil swab  tersebut adalah negative. “ Pemkab dan DPRD Buton terus melakukan langkah-langkah dan tidak akan lengah. Apalagi, selain zona merah, Kabupaten Buton Tengah juga merupakan jalur lintasan Sultra bahkan Sulsel,”ujarnya.
 
Sementara itu, Sekretaris gugus tugas vovid-19 Kota Baubau Dr Roni Muhtar, M.Pd mengungkapkan, gugus tugas covid-19 dalam penanganan penyebaran covid-19 di Kota Baubau, mulai Kamis (14/5) telah melakukan himbauan kepada masyarakat untuk menggunakan masker dalam beraktivitas supaya nyaman dalam beraktivitas di Kota Baubau. Himbauan tersebut hanya 3 hari. Namun jikalau dalam waktu 3 hari masih ada masyarakat yang tidak menggunakan masker keluar rumah maka akan disuruh pulang ke rumahnya dan tidak berkeliaran tidak menggunakan masker. 
 
Gugus tugas covid-19 Kota Baubau ungkap Roni Muhtar, dalam penangangan covid-19 juga melibatkan  kelompok kelembagaan  masyarakat tenaga kesehatan yang mensuport kinerja gugus tugas covid-19 dengan membangun soliditas klebersamaan melaksanakan tanggungjawabnya untuk mengedukasi.” Kami bersyukur ada kunjungan satu kebanggaan dari DPRD Buteng menganggap Baubau cukup layak dikunjungi dan bertukar pikiran penanganan covid-19 Kota Baubau,”ungkapnya.
 
Editor : Mulyadi

 
BUTON UTARA, ButonRayaNews.co.id - Berdasarkan hasil pemeriksaan swab seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kecamatan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton Utara, dinyatakan negatif Covid-19 atau tidak terpapar
 
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Butur, dr. Ali Badar, menjelaskan pasien telah melakukan Swab Tes di RS Bahteramas sejak tanggal 4 mei lalu dan hasilnya telah keluar. " Alhamdulillah, hasil Swab pasien PDP asal Butur itu Negative Covid-19" Jelas Ali Badar saat di konvirmasi Via Whatsapp, Rabu, (13/05/2020)
 
Meski demikian, Lanjut Ali Badar, Hasil ini belum bisa kita jadikan acuan keberhasilan pencegahan Covid-19. "untuk saat ini, kita belum bisa berbahagia dengan kondisi daerah zona hijau hingga screening diagnostik kita maksimal" ujarnya
 
Dia menambahkan, dalam waktu dekat, pengambilan sampel swab akan dilakukan di RSUD Butur. "Tujuannya agar deteksi kita lebih maksimal. semua kluster yg beresiko, ODP, PDP kita upayakan lakukan pengambilan sampel swab tes" tutup Ali Badar
 
 
Penulis : Deni
Editor : Mulyadi

 
BUTON UTARA, ButonRayaNews.co.id - Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Utara (Butur) menyerahkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bagi 932 Keluarga Penerima Manfaat (PKM) Program Sembako di Desa Rombo, Kecamatan Kulisusu, Rabu, (13/05/2020)
 
Bupati Buton Utara, Abu Hasan mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah pusat maupun pemerintah daerah terhadap masyarakat ditengah pandemik covid-19. "Walaupun dapat bantuan, kita harus tetap kerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ini hanya 200 ribu, tidak boleh di andalkan" tegas Abu Hasan di Balai Desa Rombo
 
Bantuan tersebut Lanjut Abu Hasan, memang hanya sedikit yakni 200 ribu jika dibandingkan dengan BLT yang 600 ribu . "Jadi masyarakat yang dapat bantuan, jangan ada yang saling iri hati karna bantuannya sedikit, BLT itu juga cuman 3 bulan saja" katannya
 
Ia menambahkan, nantinya akan diberikan kartu untuk mendapatkan bantuan setiap bulannya yang dipandu oleh petugas-petugas dari Bank BRI (Agen Brilink). "Penerima Bantuan dari Kemensos tersebut masi bisa juga menerima bantuan-bantuan lainnya yang bersumber dari APBD 2 dan APBD 1" tutupnya
 
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Sosial, Muliana menambahkan Sebelumnya Program Sembako merupakan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang kini diganti oleh Kementerian Sosial (Kemensos)
 
"Alhamdulillah Buton Utara mendapat kuota sebanyak 932 KPM". Tahun ini jumlah yang akan diterima sebanyak 200 ribu, sedangkan tahun kemarin hanya 150 ribu
 
"Meskipun hanya 200 ribu, tapi ini akan diterima setiap bulan dan bisa jadi sampai tahun 2021 nanti karena ini ada kartunya". Penyaluran program sembako dari Kementrian Sosial (Kemensos) tersebut bekerja sama dengan pihak Bank BRI
 
 
Penulis : Deni
Editor : Mulyadi

BUTON UTARA, ButonRayaNews.co.id- Wilayah Kabupaten Buton Utara, yang dulunya berstatus sebagai zona hijau penyebaran Covid-19, kini berubah menjadi zona Kuning. Pasalnya seorang Perempuan (52) telah tercatat sebagai PDD (Pasien Dalam Pengawasan). Hal tersebut berdasarkan update terbaru yang diperoleh dari Gugus Tugas Covid-19 Butur, sabtu (9/05/2020) pukul 18:30 WITA, tercatat dari total 82 ODP sekarang tersisa 3 ODP (orang yang masih dalam pemantauan). 79 diantaranya telah dinyatakan sehat atau selesai masa pantauan, kasus PDP 1 (satu) orang dan kasus Positif tidak ada. Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Butur, dr. Ali Badar, menjelaskan satu orang kasus PDP tersebut merupakan kasus baru dan berasal dari wilayah PKM Waode Buru. " pasien ini juga adalah pasien rawat jalan dengan riwayat penyakit kronik hampir selama 1 tahun dan pasien perna dirawat di RS Wahidin Sudirohusodo selama 3 Bulan" jelas Ali Badar Sabtu, (9/05/2020). Untuk riwayat perjalanannya, Ali Badar Mengungkapkan, Pasien pulang dari Makassar tanggal 25/3/2020, terus pada tanggal 26/3/2020 tiba di Butur dan tinggal Kecamatan Kulisusu Utara, dirumah saudaranya. Pada tanggal 22/4/2020, pasien berangkat kembali ke kendari utuk kontrol. Tanggal 24/4/2020 langsung masuk di salah satu klinik di kendari untuk kemoterapi "setelah itu tanggal 25/4/2020 masuk di RS Bahteramas kendari untuk di rawat dan diberi tranfusi darah selama 5 hari, Kemudian keluar dari rumah sakit dan pulang dirumah keluarganya di kendari" bebernya Pada tanggal 2 Mei, Lebih lanjut, pasien sesak dan disertai gejala pernapasan lainnya, kemudian pasien masuk ke UGD RS Bahtermas non covid. Selanjutnya dilakukan rapid tes, hasinya reaktif. Lalu pasien di pindahkan ke UGD Covid RS Bahtermas "RSUD Bahteramas melakukan Swab pasien pada tanggal 4 mei 2020, hasilnya masih dalam proses. Kini Pasien di tangani oleh dokter spesialis Paru" tutup Ali Badar Penulis : Deni Editor : Mulyadi

Page 9 of 144

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
TELEPON/WA 0822 9106 0301 / 0822 9168 7184 

Visitors Counter

3701150
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
2461
5226
35292
3628406
145156
175656
3701150