Saturday, September 21, 2019

BNNP Sultra Ungkap Peredaran Shabu Jaringan Lapas

Written by  May 06 2019
ButonRayaNews.co.id, KENDARI - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tenggara mengungkap kasus peredaran narkoba jenis shabu yang dikendalikan oleh seorang bandar dibalik jeruji besi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Kota Kendari.
 
Dari pengungkapan kasus tersebut, BNNP Sultra mengamankan tiga orang pria yang diduga sebagai pelaku pengedar barang haram tersebut. 
 
Adapun ke tiga pria tersebut masing-masing berinisial AHB (33), AB (41) dan FT (26) yang merupakan pengendali dari pelaku AHB dan AB di Lapas Kendari. 
 
Kepala BNNP Sultra, Brigjen Pol Imron Korry mengatakan kasus ini terungkap berkat adanya laporan dari masyarakat pada Selasa (30/04/2019) lalu yang mana, di wilayah Konawe akan ada transaksi narkotika.
 
"Dari laporan itu, tim bidang pemberantasan BNNP kemudian mendalami informasinya dan 
didapatkan informasi akan ada kurir (AHB) yang membawa narkotika jenis sabu dari Kabupaten 
Toraja," ucap Imron Korry, Senin (06/05/2019).
 
Selanjutnya tim BNNP Sultra berangkat menuju Konawe. Namun, tim kembali menerima laporan bahwa kurir pembawa sabu telah melakukan perjalanan dengan menggunakan bis dari Toraja menuju Kendari.
 
"Tim lalu mengikuti bis tersebut. Dan setelah ada penumpang yang turun sesuai dengan ciri-ciri yang di dapat dari laporan masyarakat, maka kurir ini kami tangkap," tambah Imron. 
 
Dari keterangan AHB, tim pemberantasan BNNP Sultra melakukan pengembangan dan berhasil menangkap satu pelaku lainnya berinisial AB
di Bundaran mandonga.
 
"Kemudian kita kembangkan lagi kasusnya. Dan diperoleh informasi ada satu pelaku lain (FT) yang mengendalikan dari Lapas Kendari," lanjut Imron. 
 
Setelah pihak BNNP Sultra berkoordinasi dengan Kepala 
Lapas Klas IIA Kendari, pihaknya berhasil mengungkap bandar dan pengendali sabu di dalam Lapas Klas IIA Kendari berinisial FT.
 
Selaim ke tiga pelaku, tim pemberantasan BNNP Sultra turit mengamankan satu bungkus plastik bening yang berisi shabu seberat 1,052 gram,  satu bungkus plastik bening yang berisi shabu yang dibalut menggunakan isolasi warna biru dengan kode II seberat 1,054 gram. 
 
Adapun pasal yang disangkakan, pelaku melanggar pasal 132 ayat (1) junto pasal 114 ayat (2) dan/atau pasal 
127 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal enam tahun penjara hingga terancam pidana hukuman mati.
 
Peliput: Muhammad Al Rajap
Rate this item
(0 votes)
Read 169 times

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
TELEPON/WA 0822 9106 0301 / 0813 5444 5525

Visitors Counter

1591199
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
974
2968
20951
1548325
65696
89717
1591199