Tuesday, May 22, 2018

Polisi Ungkap Tempat Pembuatan Miras Jenis Ciu di Cengkareng

Written by  May 17 2018
Rumah berkedok pengobatan tempat membuat Miras jenis Ciu digeledah polisi. Foto: Ashari Rumah berkedok pengobatan tempat membuat Miras jenis Ciu digeledah polisi. Foto: Ashari

JAKARTA, ButonRayaNews.co.id - Kepolisian Sektor (Polsek) Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap tempat pembuatan minuman keras (Miras) jenis Ciu di sebuah rumah di Jalan Kampung Utan Bahagia RT 013/012 Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (15/05/2018).

Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri menerangkan, pengungkapan adanya tempat pembuatan Miras jenis Ciu ini dari adanya informasi masyarakat. Dimana untuk mengelabui petugas, pemilik rumah yang diketahui berinisial BJF (57) menjadikan rumahnya sebagai rumah berkedok pengobatan.

Dari informasi tersebut, H Khoiri memerintahkan anggotanya untuk menyelidiki kebenaran informasi yang dimaksud. Dibawah pimpinan Kanit Reskrim AKP Dedi Herdiana dan Panit Reskrim Iptu Rahmad langsung melakukan penyelidikan, melakukan penggerebekan dan menggeledah isi rumah itu.

"Saat digeledah, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa 17 drum isi bahan fermentasi, sebuah alat penyuling berupa kompor gas, gentong air dan selang, lima dus isi botol aqua tanggung berisikan Ciu siap edar, satu buah alkohol meter, satu bal botol kosong (menyerupai botol aqua), satu bal tutup botol kosong, satu plastik dan satu kardus ragi," terang Kompol H Khoiri, Rabu kemarin (16/05/2018).

Tak hanya itu, satu tong kuali berisikan beras merah, setengah karung gula pasir, tiga buah tabung elpiji ukuran 15 kg, dua buah tabung elpiji ukuran 3 kg, dan satu buah tungku penyulingan berikut kompornya turut ditemukan petugas dalam rumah tersebut.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Dedi Herdiana mengungkapkan, menurut keterangan dari tersangka, dalam pembuatan miras jenis Ciu ini terbilang unik yaitu dengan cara beras merah dimasak sampai menjadi nasi, didinginkan di atas tampah kemudian dicampur dengan ragi, setelah dingin dan tercampur lalu dimasukkan ke dalam ember selama empat hari. Setelah itu dimasukkan kedalam drum dengan dicampur air dan gula, didiamkan selama
kurang lebih 15 hari (tahap fermentasi).

Setelah ampasnya mengendap kebawah, air hasil fermentasi tersebut dimasukkan ke tempat tungku penyulingan. Selama proses penyulingan sekitar 5 jam, untuk tungku bagian atasnya dikasih air kemudian apinya dinyalakan menggunakan kompor gas dan hasil uapnya dari tungku tersebut disalurkan menggunakan selang menuju jerigen untuk didinginkan.

Setelah dingin kemudian dimasukan kedalam botol dimana satu jerigen bisa menjadi 34 botol. Kemudian diukur menggunakan alat alkohol meter dengan kadar rata-rata 30-40 persen alkohol.

"Dari hasil olahan itu, ia jual seharga Rp17 ribu perbotolnya," ungkap AKP Dedi.

Dari hasil pengungkapan tersebut, polisi akhirnya mengamankan tersangka berikut barang bukti ke Mapolsek Cengkareng.

"Kami masih memintai keterangan terhadap tersangka, dan tidak menutup kemungkinan kami akan melakukan pengembangan," pungkasnya.(*)

Penulis: Ashari
Editor: Salamun Sofian

Rate this item
(0 votes)
Read 32 times

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
Telepon 082291060301

Visitors Counter

277485
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
732
4816
9181
243921
77869
95699
277485