Sunday, August 19, 2018

Dua Tahun Dibangun, RSUD Buteng Belum Berikan Pelayanan Maksimal

Written by  July 30 2018
Foto: Kepala RSUD Buteng, dr. Karyadi Tumira (kedua dari kiri). (Istimewa) Foto: Kepala RSUD Buteng, dr. Karyadi Tumira (kedua dari kiri). (Istimewa)

BUTON TENGAH, ButonRayaNews.co.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) sudah selesai dibangun sejak tahun 2016 lalu. Namun hingga pertengahan tahun ini belum sepenuhnya beroperasi karena terkendala beberapa hal, akibatnya pelayanan kesehatan belum maksimal.

Kepala RSUD Buteng dr. Karyadi Tumira, saat dikonfirmasi media ini mengatakan, kendala tersebut terkait keterbatasan sarana prasarana, tenaga medis, dan sisi administrasi termasuk SDM rumah sakit. Meskipun izin operasionalnya sudah ada, akan tetapi belum memiliki Perda tentang tarif dasar yang akan diberlakukan.

"Sarana prasarana berupa bangunan, alat kesehatan, air bersih, tenaga medis untuk dokter ahli, rekam medis, apoteker dan administrasi berupa regulasinya tentang tarif dasar itu Perda belum ada, masih diwacanakan minimal Perbup (Peraturan Bupati)," ungkapnya saat ditemui dikediamannya, Minggu (29/07/2018).

"Tenaga medis sudah ditawarkan, tapi belum ada yang masuk, yang meminta masuk dari dokter ahli bedah dan kebidanan, sedangkan kebutuhan kita dokter anak dan dokter ahli penyakit dalam," sambungnya.

Tak hanya itu saja, beberapa kendala lain seperti masih belum adanya ruang Radiologi, jalan menuju ruang UGD dan ruang operasi, dokter spesialis, serta pengolahan limbah juga menjadi kendala belum beroperasinya rumah sakit.

“Alkes masih banyak yang kurang sambil berjalan kita evaluasi, pengolah limbah harus betul-betul ditangani dengan baik," imbuhnya.

Selanjutnya yang menjadi kendala utama, disampaikan Karyadi, yakni persoalan SDM, dimana belum adanya pejabat rumah sakit untuk jenjang-jenjang jabatan fungsional, dimana para pejabat tersebut itulah menjadi penanggungjawab dan pengelola RSUD itu sendiri.

“Masalah pelayanan mohon masyarakat bersabar, karena kondisinya masih seperti ini. Secara aturan fisik sudah ada, prasarana ada, SDM sudah ada, namun masih terbatas, untuk SDM ini penanggungjawabnya itu jabatan fungsional yang masih belum ada. Pejabat yang dimaksud, yaitu para kepala bidang, serta kepala seksi yang merupakan ASN setingkat eselon III dan IV yang ditunjuk oleh Bupati,” ujarnya.

“Saya sudah diminta mengusulkan baik itu tenaga medis, perawat, dokter, dokter spesialis, tapi mereka harus punya izin kerja dulu di tempat itu (RSUD Buton Tengah), baru setelah itu ada. Setelah beres baru bisa melayani,” tutupnya.(#)

Peliput: Ibrahim Haris
Editor: Salamun Sofian

Rate this item
(4 votes)
Read 438 times

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
Telepon 082291060301

Visitors Counter

565401
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1111
2715
21486
512707
70321
95767
565401