Thursday, November 15, 2018

Pengelolaan Parkiran Rumah Sakit Dewi Sartika Diduga Ilegal

Written by  October 24 2018
Foto; Deretan motor yang terparkir di samping Rumah Sakit Dewi Sartika. (Muhammad Al Rajap) Foto; Deretan motor yang terparkir di samping Rumah Sakit Dewi Sartika. (Muhammad Al Rajap)

KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Pengelolan parkir di Rumah Sakit Dewi Sartika yang berada di Jalan Kapten Piere Tendean, Kecamatan Baruga, Kota Kendari diduga ilegal. Pasalnya, juru parkir yang memungut biaya parkir kepada warga yang berkunjung ke rumah sakit tersebut tidak disertai dengan karcis.

Berdasarkan penelusuran ButonRayaNews.co.id, setiap kendaraan roda dua yang masuk ke dalam halaman rumah sakit dipatok dengan biaya sebesar Rp 5.000. Anehnya, juru parkir di rumah sakit itu hanya mencatat setiap nomor polisi kendaraan pengunjung yang masuk dalam sebuah buku yang ditentengnya tanpa memberikan karcis.

Salah satu keluarga pasien yang berhasil ditemui awak ButonRayaNews.co.id, Burhan mengaku kaget dengan sistem perparkiran rumah sakit swasta tersebut Sebab kata Burhan, biaya yang ditarik oleh juru parkir dinilai memberatkan setiap calon pasien yang akan berobat ataupun keluarga pasien yang hendak berkunjung.

"Inikan aneh. Sekali parkir kita dikenakan biaya Rp 5.000, sementara di tempat lain biaya parkirnya hanya Rp 3.000 bahkan ada yang Rp2.000. Anehnya lagi, biaya parkir Rp 5. 000 itu tidak disertai dengan karcis," ucap Burhan dengan nada kesalnya belum lama ini.

Menurutnya, pengelolaan parkir yang tidak disertai dengan karcis retribusi bisa dikategorikan sebagai pengelolaan parkir yang ilegal. Burhan menjelaskan jika sistem parkiran di Rumah Sakit Dewi Sartika itu ilegal, maka bisa dipastikan dana yang ditarik dari biaya parkir masyarakat yang berkunjung di rumah sakit itu tidak sepenuhnya sampai ke pemerintah.

"Saya berharap Pemkot Kendari melalui instansi terkait segera menindaklanjuti dugaan pengelolaan parkir secara ilegal ini. Agar pengelolaan parkirnya transparan dan turut memberikan kontribusi, terhadap pembangunan di kota lulo serta tidak merugikan masyarakat yang akan berkunjung," tutupnya.

Peliput: Muhammad Al Rajap

Rate this item
(1 Vote)
Read 132 times

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
TELEPON/WA 0822 9106 0301 / 0813 5444 5525

Visitors Counter

885761
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1049
2851
11818
857550
35573
97500
885761