Sunday, August 19, 2018

Orang Dengan Gangguan Jiwa Panen Hasil Budidaya Ikan Patin

Written by  August 10 2018
Foto: Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Irmansyah tampak memegang ikan patin hasil tangkapan para ODGJ. (Miftahul Huda for BRN) Foto: Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Irmansyah tampak memegang ikan patin hasil tangkapan para ODGJ. (Miftahul Huda for BRN)

JAKARTA, ButonRayaNews.co.id - Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2 Budi Murni milik Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta memanen hasil budidaya ikan patin. Panen tersebut dibarengi dengan tabur benih ikan nila dan pengembangan teknologi ternak kelinci impor campuran di kompleks panti di Cipayung, Jakarta Timur.

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Irmansyah mengatakan, panen ini merupakan buah sinergitas antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan dunia usaha yang berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Conoco Phillips Indonesia, dan Balai Pengembangan Teknologi Pertanian Kementerian Pertanian.

"Kami komitmen menjalin sinergitas dengan instansi lain dan dunia usaha dalam membangun masyarakat. Khususnya membangun kemandirian bagi mereka yang termajinalkan di panti ini," ujar Irmansyah, Jumat (10/08/2018).

Di samping itu, tambah Irmasyah, ia melihat bahwa di panti ini ada potensi yang luar biasa sehingga hanya perlu pengelolaan yang baik dan kerja keras agar dapat menciptakan hasil yang berguna. Salah satunya kemandirian yang dilakukan oleh ODGJ telantar yang menjadi warga binaan panti.

"Kami mengapresiasi atas adanya kemandirian di panti ini. Ini menjadi bukti komitmen dan kerja keras dari kita semua. Kami ucapkan terima kasih kepada Conoco Phillips Indonesia, dan Balai Pengembangan Teknologi Pertanian Kementerian Pertanian atas kerja samanya. Semoga ke depan semakin kita tingkatkan lagi," tambahnya.

Sementara Kepala Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2, Tuti Sulistyaningsih menyampaikan, kemandirian yang dilakukan oleh ODGJ ini menjadi sarana untuk kepulihan mereka. Aktivitas di panti seperti budidaya ikan, berkebun, beternak dan sebagainya itu membantu mereka untuk pulih dan bisa mandiri.

"Aktivitas panti pada kali ini kami memanen ikan patin, tebar ikan nila dan pengembangan teknologi pelihara kelinci. Total kami membina sekitar 631 ODGJ telantar. Mereka diupayakan agar bisa pulih, bisa ingat keluarga pulang ke rumah, atau ke klaster selanjutnya," ungkapnya.

Ia melanjutkan, selama ini Pemda DKI telah serius mengatasi permasalahan ODGJ telantar yang prevalensinya masih tinggi. Mereka diupayakan agar pulih, kembali keluarga dan bisa mandiri. Upaya itu dengan cara membagi klaster berat, sedang, dan ringan. Pembagian klaster mempermudah pemulihan ODGJ tersebut.

"Kami melihat ada potensi yang perlu kami kembangkan untuk pemulihan ODGJ di panti ini. Yaitu adanya kolam. Namun, awalnya masih tidak bisa difungsikan. Maka kami kerjasama CSR, sekarang kolam itu bisa difungsikan untuk budidaya ikan," kata Tuti.

Sedangkan Kepala Manajer CSR PT. Conoco Phillips Indonesia, M. Adjie Suryaningrat mengemukakan, pihaknya memiliki komitmen untuk menjadi warga yang baik melalui program CSR.

"Pilar utama kami adalah pembinaan keekonomian. Kita bisa lihat ada potensi yaitu kolam. Harapannya, warga binaan panti terus dapat beraktivitas. Kami senang kerjasama ini bermanfaat. Kami sudah survei, bukan hanya warga binaan panti tapi warga sekitar juga bisa menerima manfaat," ujar Adjie.(***)

Editor: Salamun Sofian

Rate this item
(3 votes)
Read 383 times

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
Telepon 082291060301

Visitors Counter

565452
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1162
2715
21537
512707
70372
95767
565452