Thursday, January 17, 2019

PCNU Kendari Kecam Bom Bunuh Diri di Kabul

Written by  November 23 2018
Foto: Ilustrasi Foto: Ilustrasi

KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Sekertaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kendari Oma Irama mengecam tindakan oknum yang mengganggu jalannya perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kota Kabul, Afganistan.

Menurut Oma, ini bentuk pelecehan terhadap umat muslim didunia. Betapa tidak, ditengah tengah merayakan hari kelahiran Rasulullah, masih ada juga orang yang ingin membatalkan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Sehingga berakibat pada meninggalnya sejumlah tokoh muslim di negara tersebut.

Dan atas peristiwa tersebut PCNU kota kendari mengharapkan kepada PBNU agar menyikapi kejadian tersebut dalam bentuk keprihatinan secara organisasi.

"Kami mohon kepada PBNU agar menyikapi peristiwa tersebut dan PCNU Kendari akan terus mewaspadai potensi potensi seperti ini yang bisa mencederai umat muslim khususnya di Kota Kendari, Jumat (23/11/2018).

Sebelumnya, dikutip dari laman Sindonews.com, puluhan orang tewas dalam ledakan bom bunuh diri yang menargetkan sejumlah besar tokoh agama di Ibu Kota Afghanistan, Kabul. Pelaku melakukan aksinya di aula tempat ratusan tokoh agama yang menghadiri perayaan hari kelahiran Nabi Muhammad.

Juru bicara kementerian kesehatan Afghanistan, Wahid Majroh, mengatakan ledakan menewaskan sedikitnya 43 orang dan melukai 83 lainnya. Jumlah korban tewas bisa meningkat karena setidaknya 24 orang berada dalam kondisi kritis.

Sementara juru bicara kementerian dalam negeri Afghanistan, Najib Danish mengatakan, seorang pembom bunuh diri meledakkan bahan peledak di dalam aula tempat ratusan ulama dan berkumpul untuk menandai hari kelahiran Nabi Muhammad.

Seorang pengelola aula Uranus, yang juga menjadi tuan rumah bagi fungsi politik dan agama, mengatakan kepada kantor berita AFP, seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di tengah-tengah pertemuan para ulama.

"Ada banyak korban - saya sendiri telah menghitung 30 korban," katanya, dengan syarat tidak disebutkan namanya, seperti dilansir Al Jazeera dari AFP, Rabu (21/11/2018).

Pejabat di Rumah Sakit Darurat Kabul mengatakan 30 ambulan bergegas ke lokasi ledakan dan lebih dari 40 orang luka parah.

"Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengecam keras serangan itu dan menyatakan hari Rabu sebagai hari berkabung nasional," juru bicara presiden Afghanistan, Haroon Chakhansuri, menulis di Twitter.

Penulis: Asis

Rate this item
(2 votes)
Read 140 times

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Dirut-BRN

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
TELEPON/WA 0822 9106 0301 / 0813 5444 5525

Visitors Counter

981358
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
358
1484
6305
965669
23400
46632
981358