Thursday, January 27, 2022

REDAKSI

REDAKSI

 

 

Tri Ilmiah Fattah | This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Mahasiswi Pascasarjana Peminatan Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan

Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

 

Di era industri 4.0 berbagai tantangan teknologi dihadapi oleh berbagai sektor termasuk sector kesehatan. Adanya pandemi Covid-19 membuat percepatan layanan kesehatan berbasis digital sangat diperlukan. Pandemi Covid-19 menunjukan permasalahan sistemik yang harus diperbaiki sehingga peningkatan kapasitas dan kualitas layanan kesehatan harus terus dilakukan, juga dengan pandemi ini menyadarkan kita akan pentingnya transformasi digital kesehatan.

 

Potensi yang dimiliki Indonesia yaitu 170 juta pengguna internet yang terus bertambah, lebih dari 60% peningkatan pengguna smarthphone, $ 44 Milyar pertumbuhan internet terbesar dan tercepat di ASEAN dan sekitar 60% ekspektasi pertumbuhan pendapatan kesehatan digital di tahun 2022.Transformasi digital layanan kesehatan ini memiliki banyak keuntungan yaitu pelayanan kesehatan semakin mudah diakses oleh masyarakat Indonesia sehingga kualitas pelayanan menjadi optimal dan menghemat biaya layanan kesehatan. Dengan melihat potensi yang ada, kita optimis bahwa Indonesia siap untuk transformasi digital layanan kesehatan dan masyarakat akan mendukung perubahan tersebut dengan tangan terbuka. Namun, digitalisasi layanan kesehatanmemiliki banyak tantangan dan harus didukung oleh regulasi dan juga sumber daya manusia yang terdidik dan terlatih sehingga transformasi yang diinginkan bisa berjalan dengan optimal.

 

Beberapa aturan sudah dikeluarkan oleh pemerintah untuk mendukung transformasi digital layanan kesehatan di Indonesia yaitu melalui Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Telemedicine antar fasilitias pelayanan kesehatan. Dalam permenkes ini diatur bahwa pelayanan kesehatan yang memberikan konsultasi melalui layanan telemedicine harus memenuhi persyaratan sumber daya manusia, sarana, prasarana, peralatan, dan aplikasi. Adapun sumber daya manusia yang dimaksud adalah dokter, dokter spesialis/dokter subspesialis, tenaga kesehatan lain, dan tenaga lainnya yang kompeten dibidang informatika. Adapun perawat masuk dalam kelompok tenaga kesehatan lain.

 

Sejalan dengan ide transformasi ini, Kementerian Kesehatan telah membentuk sebuah Tim Transformasi Digital Kementerian Kesehatan atau DTO Kemenkes dengan keputusan Menteri Kesehatan RI nomor HK.01.07/MENKES/3605/2021. Tim ini dibentuk dengan visi untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat melalui pengembangan produk teknologi yang fokus kepada pengguna dan pengambil kebijakan dengan berbasis data. Dengan adanya sistem data kesehatan yang terintegrasi, Upaya ini diharapkan menjadi perbaikan pelayanan Kesehatan dari hulu ke hilir dengan mengintegrasikan dan mengembangkan sistem data dan aplikasi serta ekosistem teknologi kesehatan di Indonesia. Kementerian Kesehatan melalui DTO Kemenkes mencanangkan empat pilar transformasi kesehatan yaitu salah satunya meningkatkan kapasitas dan sumber daya manusia dibidang kesehatan untuk mengadopsi dan mengaplikasikan produk-produk digital dan informasi teknologi kesehatan ini kedalam pelayanan kesehatan, pengambilan kebijakan kesehatan yang berbasis analisa data secara menyeluruh. Dari pilar ketiga dapat menjadi acuan bahwa program peningkatan kapasitas sumber daya manusia ini harus dimaksimalkan oleh semua tenaga kesehatan termasuk perawat sehingga dapat bekerjasama untuk mewujudkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih baik.

 

Bagaimana peran perawat dalam menghadapi digitalisasi layanan kesehatan?Perawat merupakan salah satu profesi yang memiliki peran sentral dalam dunia kesehatan. Sebagai profesi dengan jumlah tenaga kesehatan paling banyak di Indonesia, perawat diharapkan menjadi salah satu pionir dalam mengembangkan layanan kesehatan berbasis digital ini. Peran sentral perawat dalam informatika kesehatan sebenarnya sudah tidak asing terdengar. Jauh sebelum dikenal di Indonesia, Nursing Informatics ini telah berkembang dan menjadi salah satuspesialisasi keilmuan bidang keperawatan di Amerika Serikat. Nursing Informatics menurut American Nursing Association (ANA) adalah spesialisasi keperawatan yang mempelajari dan mengintegrasikan ilmu keperawatan, komunikasi data, informasi, dan pengetahuan dalam praktik keperawatan.

 

Di era industri 4.0 perawat diharapkan dapat berkontribusi secara profesional untuk mengembangkan pelayanan keperawatan berbasis digital. Untuk meningkatkan profesionalismenya, perawat harus turut dalam setiap pendidikan dan pelatihan peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan dalam bidang teknologi. Pemerintah harus mendukung penuh dan melibatkan perawat dalam setiap proses tranformasi ini. Saat ini juga telah dibentuk sebuah perhimpunan yang beranggotakan perawat-perawat yang tertarik pada informatika keperawatan dan mempunyai spesialisasi informatika keperawatan. 

 

Perhimpunan ini bernama Himpunan Perawat Informatika Indonesia (HPII). HPII diharapkan dapat ikut serta dalam setiap pengambilan kebijakan terkait perkembangan digitalisasi layanan keperawatan di Indonesia.Selain itu, untuk menjawab tantangan digitalisasi layanan kesehatan,fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit harus bersiap dan beradaptasi dengan sistem elektronik yaitu selain mempersiapkan teknologi yang akan diadaptasi juga menyiapkan sumber daya manusia kesehatan terutama perawat sebagai tenaga kesehatan dengan jumlah paling banyak untuk bisa mengaplikasikan Health Information System, Electronic Health Record, Clinical Decision Support System, Telemedicine dan lain sebagainya. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa peran perawat dalam digitalisasi layanan kesehatan melalui proses transformasi ini sangat penting untuk mewujudkan pelayanan kesehatan Indonesia yang lebih baik. 

 

Rekomendasi yang diajukan penulis untuk mendukung perawat dalam mensukseskan akselerasi digitalisasi layanan kesehatan di Indonesia yaitu: 

 

1. Pemerintah (Kemenkes) dapat bekerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia atau Himpunan Perawat Informatika Indonesia untuk merumuskan regulasi yang spesifik yang mengatur tentang penyelenggaran pelayanan keperawatan berbasis teknologi.

 

 

2. Untuk meningkatkan profesionalismenya, perawat harus turut dalam setiap pendidikan dan pelatihan peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan dalam bidang teknologi. 

 

3. Meskipun saat ini belum tersedia pendidikan Nursing Informatics di Indonesia, pemerintah dapat membantu dengan cara bekerjasama dengan institusi pendidikan menyiapkan tenaga keperawatan yang memiliki kemampuan untuk menggunakan layanan teknologi kesehatan melalui workshop atau pelatihan. Misalnya melalui pengembangan kurikulum. 

 

4. Menyediakan laboratorium teknologi informatika kesehatan, serta merumuskan regulasi yang spesifik yang mengatur tentang peran dan wewenang perawat dalam pengaplikasian layanan keperawatan berbasis digital.

 


 

 

BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Setelah mengikuti pelatihan fisik selama 2 hari sebagai masa pengenalan dasar, 53 orang calon anggota baru Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Baubau akhirnya mengikuti tradisi Pembaretan. Di mana, tradisi Pembaretan tersebut merupakan legitimasi atas lulusnya peserta sebagai anggota baru Damkar dan Penyelamatan.

 

Acara Pembaretan Korps Ksatria Biru Angkatan II Tahun 2021 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Baubau tersebut, dilaksanakan di Bumi Perkemahan Samparona Kelurahan Karyabaru Kecamatan Sorawolio, Jumat (10/12/2021), dan dihadiri serta dilaksanakan langsung oleh Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse.

 

“Tiga Hari yang lalu saudara-saudara telah diserahkan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Baubau kepada Instruktur. Dalam hal ini anggota TNI dari Kompi Senapan A Yonif 725/WOROAGI untuk membimbing, membina, dan mengenalkan beberapa tantangan kepada saudara-saudara,” ujar La Ode Ahmad Monianse dalam sambutannya.

 

Menurutnya, tantangan profesional yang dihadapi dalam dunia yang berkembang dengan cepat saat ini adalah, bagaimana memadukan tugas-tugas yang perlu didukung oleh suatu sistem yang solid, disiplin, terlatih, tangguh, dan cepat, serta efektif bekerja dalam menghadapi perubahan situasi lingkungan maupun dalam menghadapi keadaan darurat.

 

La Ode Ahmad Monianse menuturkan, tugas-tugas yang dihadapi Anggota Damkar dan Penyelamatan di masa mendatang memerlukan kesiapsiagaan yang tinggi. Di mana, hal tersebut hanya bisa dijawab melalui kesiapan dalam tugas, dengan menjadikan tradisi Pembaretan sebagai salah satu kebutuhan untuk mengawali seseorang menjadi "Kesatria Biru". 

 

“Oleh karena itu, setiap Anggota Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan tanpa memandang perbedaan dan posisi di Kesatuan, harus senantiasa mewujudkan penampilan dirinya sebagai seorang Anggota Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang bermoralitas tinggi, disiplin, dan selalu siap dalam setiap menyelesaikan tugas-tugasnya,” tandasnya. 

 

La Ode Ahmad Monianse juga menghimbau dan menekankan, agar dalam menjalankan tugasnya,  anggota Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab dan senantiasa cinta kepada profesinya. Selain itu, juga harus patuh dan taat pada pimpinan, serta tidak melanggar peraturan yang dapat merusak citra lembaga dan satuannya. 

 

“Bagi anggota baru teruslah belajar, pahami tupoksi masing-masing bidang, sering koordinasi agar paham betul dengan keinginan pimpinan. Saya juga meminta kepada Para Kepala Operasional, Danru, Danton, dan Senior untuk terus membimbing dan memotivasi anggotanya, agar tugas-tugas yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Pelaksana tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Baubau H. La Ode Ali Hasan menuturkan, untuk membangkitkan sikap disiplin, mental, dan jiwa Korsa bagi anggota Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, maka pihaknya perlu melakukan pengembangan latihan fisik dan mental bagi anggotanya sebagai bentuk tanggung jawab.

 

La Ode Ali Hasan menyadari, bekerja sebagai seorang Pemadam Kebakaran bukalah tugas biasa. Untuk itu, dibutuhkan ketangguhan, kecepatan, kesabaran, dan jiwa kemanusiaan terhadap sesama. Selain itu, menjaga jiwa Korsa sesama anggota Pemadam Kebakaran adalah merupakan satu kesatuan yang harus tertanam dalam jiwa dan diri seorang Kesatria Biru Sejati.

 

“Untuk itu melalui kegiatan Pembaretan ini, setiap anggota Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan tidak hanya merasa bangga dan merasa hebat dengan Baret dan Seragamnya. Akan tetapi, momentum ini dapat dijadikan sebagai pembangunan karakter yang kuat dan tangguh sebagai abdi masyarakat,” himbau H. La Ode Ali Hasan saat menyampaikan laporannya sebagai penyelenggara kegiatan tersebut.

 

Editor : Mulyadi


 

 

BUTONRAYANEWS.CO.ID, BAUBAU - Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau terus berupaya agar Benteng Wolio dapat menjadi warisan dunia. Di antara upaya tersebut ialah, Pemkot Baubau melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda), menggelar Seminar Penguatan Kapasitas Pemangku Kebudayaan Untuk Pengusulan Benteng Wolio sebagai World Heritage.

 

Seminar yang dipusatkan di Kantor Balitbangda Kota Baubau tersebut telah memasuki tahap akhir dan ditutup dengan resmi oleh Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse pada Jumat (10/12/2021). Di mana, seminar tersebut telah melibatkan 5 peneliti sejarah dan budaya, yakni La Ode Abdul Munafi, Tasrifin Tahara, La Ode Malim, Tasran, dan Dinna Dayana. 

 

“Sebagaimana penyampaian saya dalam beberapa kegiatan resmi dan non resmi, menjadikan Benteng Wolio sebagai Warisan Dunia bukanlah perkara mudah. Sebab banyak contoh dari daerah-daerah lain di Indonesia yang mengusulkan situsnya namun mengalami banyak hambatan dan tantangan,” ujar La Ode Ahmad Monianse dalam sambutannya. 

 

Meski upaya menjadikan Benteng Wolio sebagai warisan dunia tersebut bukan perkara mudah, namun La Ode Ahmad Monianse meyakini akan adanya jalan untuk menggapai cita-cita besar tersebut. Untuk itu, maka harus memulainya secara perlahan dan penuh optimisme, dilakukan secara bertahap dan bersama-sama, serta tetap melihat potensi dan kekuatan daerah.

 

“Saya percaya tim peneliti adalah mereka yang banyak terlihat dalam hal kebudayaan dan kesejarahan di daerah, termasuk melihatnya dalam perspektif hukum, sehingga kapasitas Pemangku Kebudayaan pada pokok penelitian ini dapat terurai secara ilmiah, dan benar-benar menjadi pola acu mengusulkan Benteng Wolio sebagai Warisan Dunia pada Unesco,” tuturnya. 

 

Lebih lanjut La Ode Ahmad Monianse menuturkan, secara umum, upaya pengusulan Benteng Wolio sebagai Warisan Dunia (Wordl Heritage) adalah salah satu bentuk promosi cagar budaya ke taraf Internasional. Di mana, Benteng Wolio tersebut akan di daftarkan di United Nation Educational, Scientific, and Cultural Organizatiom (Unesco). 

 

“Pendaftaran ini tentu akan bermanfaat untuk perlindungan cagar budaya dimaksud, termasuk keberlanjutannya juga ikut terjaga, namun sekali lagi, ini bukan perkara mudah dan murah. Oleh sebab itu, seminar akhir ini sebagai cara kita memulai, agar bisa menemukan langkah-langkah akademik yang kemudian dipakai sebagai rujukan pada pengusulan nantinya,” pungkasnya.

Editor : Mulyadi


 

BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Ditengah kesibukan Mayjen TNI(Purn) Andi Sumangerukka SE, atau dikenal dengan ASR masih menyisihkan waktu untuk bersilaturahmi dengan masyarakar Kota Baubau, ratusan doorprice disiapkan untuk masyarakat.

 

Dalam kunjungan ASR di Kota Baubau para simpatisan pendukung mempersiapkan berbagai kegiatan untuk memanfaatkan sosok mantan petinggi TNI ini di Baubau. Beberapa agenda yang disiapkan diantaranya melakukan silaturahmi dengan petinggi partai Gerindra Baubau dan pengurus, menghadiri maulid di salah satu pondok pesantren di Baubau, menghadiri acara adat baik di Kelurahan Lipu, Kaisabu, dan juga beberapa agenda di Kabupaten Buton Selatan dan Kabupaten Buton.

 

Minggu (24/10/2021) star dari Pantai Kamali dan berakhir di Kota Mara Kota Baubau ratusan masyarakat Baubau mengikuti jalan santai dan dihadiri langsung  ASR , ketua DPC Partai Gerindra Kota Baubau Nasirun, dan petinggi partai Gerindra. Jalan santai yang digelar panitia menyiapkan ratusan hadia doorprice untuk para peserta jalan santai, diantaranya kompor, kipas angin, Tv, kulkas, sepeda dan hadia utama Sepeda Motor.

 

Dalam sambutan Andi Sumangerukka dihadapan msyarakat Kota Baubau mengatakan saat ini ditengah pandemik Covid 19 seluruh sektor terpengaruh khususnya sektor industri dan ekonomi yang sangat merasakan. Untuk itu ASR mengajak kepada semua pihak untuk tetap semangat, khususnya di Sulawesi Tenggara masyarakat tetap harus semangat dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

 

Berbagai persoalan yang ada ditengah masyarakat ASR sangat memahami hal ini khususnya masyakat bawah yang memang sangat terpukul dengan adanya pandemi ini. "saya memahami untuk itu kehadiran saya di Kota Baubau ingin berbagi rezeki dan sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat Buton pada umumnyal. Ingin melihat akar persoalan lebih dekat dan mencoba memberikan solusi terbaik," ungkap ASR.

 

Ia menambahkan kunjungan yang kedua kalinya di tanah Buton merasa bersyukur karena antusias masyarakat dan rasa kekeluargaan terasa buat kami. "Para relawan ASR juga saat ini sudah berjalan memberikan program untuk membantu UMKM yang terkendala dengan dana, dan alhamdulillah hingga saat ini sudah hampir 2000 KK yang tersentuh dengan bantuan ini. Dan kami akan terus mencoba hadir ditengah masyarakat, saat ini kami melakukan vaksinasi, membagikan alat kesehatan seperti masker, obat, vitamin, dan program lainnya.

 

Pengundian doorprice yang merupakan acara puncak dari jalan sehat, masyarakat mulai mendekati panggung utama untuk mendengarkan nomor kupon yang dipegang. ASR juga berharap kedepan dalam menghadapi pemilu 2024 partai Gerindra akan mendapat dukungan dari masyarakat luas dan akan menjadi pemenang.

 

Peliput / Editor : Mulyadi

 

 


 

BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Sekretaris Daerah Dr Roni Muhtar memimpin langsung rapat pemantapan persiapan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Baubau yang ke-20 sebagai daerah otonom dan hari jadi Kota Baubau yang ke-480 di aula kantor Wali Kota Baubau Selasa (12/10/2021).

Berbagai kegiatan nanti akan dilaksanakan antara lain yakni ada ekspose tiga tahun pemerintahan Tampil Manis yang nanti dipresentasikan langsung oleh Wali Kota Baubau Dr AS H Tamrin MH termaksud acara adat peka kande kandea.

 

Dr Roni Muhtar, M.Pd mengaku persiapan Pemerintah Kota Baubau sudah matang, serangkaian kegiatan nanti akan dilaksanakan beberapa hari sebelum puncaknya pada 17 Oktober 2021." Poin penting yang akan dipaparkan Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrin MH adalah soal program pembangunan yang sudah dilaksanakan dan sederet keberhasilan yang sudah dicapai selama tiga tahun periode pemerintahan Tampil Manis," ujarnya.

 

Jenderal ASN Kota Baubau ini berharap kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan nanti terlaksana dengan baik dengan hasil yang maksimal. "Yang terpenting kegiatan-kegiatan yang kita laksanakan itu semua bermanfaat besar untuk masyarakat,"ungkapnya.

 

Sementara untuk pelaksanaan upacara dalam rangka memperingati HUT Kota Baubau ke-480 dan hari jadi ke-20, Sekda Kota Baubau Roni Muhtar, tetap dilaksanakan di lapangan upacara Kantor Wali Kota Baubau Palagimata pada 17 Oktober 2021 mendatang.

 

Editor : Mulyadi


 

 

BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrin MH sangat mendukung aplikasi e-Pandu yang luncurkan Pengadilan Negeri Baubau. Hal itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang sinergisme antar aparatur penegak hukum dan lembaga terkait dalam pelayanan hukum berbasis teknologi informasi yang diteken Wali Kota Baubau Dr AS Tamrin, di ruang sidang I Pengadilan Negeri Baubau, Senin 11 Oktober 2021.

 

Penandatanganan MOU  kemudian dilanjutkan aparat penegak hukum yakni Ketua Pengadilan Baubau Rommel Fransiskus Tampubolon SH, Kapolres Baubau AKBP Rio Tangkari, perwakilan Kajari Baubau, Kalapas Baubau La Samsudin, Kabapas Sri Maryani dan Kepala BNNK Baubau Alamsyah Djufri. 

 

Menurut Wali Kota Baubau AS Tamrin, aplikasi itu dirancang khusus memudahkan pelayanan administrasi kepada masyarakat serta aparat penegak hukum. Karena itu, pihaknya mengapresiasi inisiatif Pengadilan Negeri Baubau dalam mengadakan MoU menyangkut pelayanan penegakkan hukum secara keseluruhan.

 

Wali Kota dua periode ini mengharapkan kepada semua pihak agar betul-betul mengimplementasikan pelayanan dengan baik. Jangan hanya sekedar seremonial. "Kegiatan ini saya dukung sepenuhnya. Semoga semua berjalan lancar. Saya juga akan dorong semua SKPD mendukung kesepahaman ini," ujarnya.

 

Dr H AS Tamrin MH juga menitipkan harapan agar output MoU ini, semua pihak terkait berdedikasi dengan baik sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh sebab itu dirinya meminta semua bekerja sama dan bersinergi dengan baik untuk masyarakat dan untuk kemajuan daerah.

 

Editor : Mulyadi


 

BAUBAU, BUTONRAYANEWS.CO.ID - WaliKota Baubau Dr H AS Tamrin MH resmi mengukuhkan Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Baubau Periode 2021-2025 di Aula Kantor Walikota Baubau, Sabtu 9 Oktober 2021.

 

Dalam Focus Group Discussion (FGD) Revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA) dan peningkatan Capacity Building Penghulu itu, Dr AS Tamrin mengharapkan APRI dalam bekerja selalu mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung didalam Po-5 sebagai instrumen revolusi mental 5.0.

 

"APRI pertama kalinya dicanangkan di kota baubau, inilah bentuk warna warni kebangkitan Kemenag di baubau. Kegiatan ini patut dibanggakan patut diapresiasi dan diacungi jempol. Untuk itu harus diwadahi dengan penuh toleransi kemudian memerlukan kebersamaan dan konsisten semua pihak," ujar Dr AS Tamrin,MH. 

 

Wali Kota dua periode ini menambahkan,  Po-5 itu adalah nilai-nilai kearifan lokal yang sudah ada sejak lama, menyangkut seluruh aspek dimana itu adalah suatu instrumen untuk mengubah mental manusia. Sebab landasan filosofisnya diambil dari "sara pataanguna" landasan ideologisnya dari Pancasila, sehingga tercipta kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional bila nilai-nilainya diimplementasikan. Oleh sebab itu,; pengurus APRI Baubau harus menjadi contoh dan harus memegang teguh substansi dari nilai-nilai Po-5 itu. Sehingga tercipta kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional seluruh anggota APRI.

 

Dikatakan, sebagai wujud kemandirian Pemerintah Kota Baubau dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Baubau bersama Kemenag Baubau sepakat mencanangkan revolusi mental 5.0 dalam bentuk kerjasama program Samawa Five In One. Dimana pasangan baru dimudahkan memperoleh lima dokumen dalam satu kali urus."Semoga semua berjalan lancar. Terimakasih yang sebesar besarnya kepada pimpinan kemenag pusat hingga wilayah sebab sudah mendukung pengimplementasian nilai-nilai yang ada didalam Po 5 bersinergi dengan program kerja kemenag," tandasnya. 

 

Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Baubau, H. Rahman Ngkali, S.Ag, M. Pd menjelaskan,, kerjasama yang dibangun  bertujuan memudahkan  masyarakat agar memperoleh lima dokumen kependudukan sekaligus. Dimana sebelumnya para penghulu usai  menikahkan pasangan biasanya cuma menyerahkan buku nikah untuk laki-laki dan perempuan, kini lebih komplit dengan beberapa buku penunjang sebagai dasar instrumen revolusi mental untuk mencegah KDRT dan lain-lain.

 

Sedangkan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Baubau, Arif Basari mengungkapkan Program Samawa Five In One itu sebagai bentuk pengoptimalan Baubau menuju Smart City. "Untuk mendukung program itu, kita akan menerbitkan Kartu Keluarga dan E-KTP sebagai bahan pelengkap program tersebut. Sehingga pasangan yang baru menikah memperoleh buku nikah, kartu nikah, dan buku PO 5, KK dan KTP," pungkasnya.

 

Editor : Mulyadi


 

BUTONRAYANEWS.CO.ID, BAUBAU - Kejuaraan sepak bola Wadiabero Cup I tahun 2021 secara resmi telah digelar dan dibuka langsung oleh Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrin, MH di lapangan sepak bola lembah hijau Sabtu sore (9/10/2021). Bagi Pemkot Baubau, kejuaraan tersebut selain sebagai ajang untuk memupuk kekompakkan dan ajang silaturahim antara Pemkot Baubau dan Pemkab Buteng juga sebagai ajang pencarian bibit unggul untuk mewakili Kota Baubau pada Porprov Sultra tahun 2021 di Kota Baubau dan Kabupaten Buton.

 

Hal ini diungkapkan Sekda Kota Baubau kepada sejumlah media saat mendampingi tim sepak bola Pemkot Baubau usaibmenghadapi tim sepak bola Pemkab Buteng di lapangan lembah hijau Sabtu sore (9/10/2021).

 

Sebagai tuan rumah Porprov Sultra menurut Jenderal ASN Kota Baubau ini, tentu Kota Baubau akan tampil maksimal untuk memberikan yang terbaik di semua cabang olahraga termaksud sepak bola. Oleh sebab itu, pihaknya berharap, hasil dari kejuaraan open turnamen wadiabero cup I tahun 2021 dapat menghasilkan bibit unggul yang terbaik bagi Kota Baubau. Apalagi, ketua Askot PSSI Baubau dan jajaranya juga hadir pada open turnamen wadiabero cup I tahun 2021 ini.

 

Terkait mengenai pertandingan persahabatan amtara Pemkot Baubau dan Pemkab Buton,  Dr Roni Muhtar, M.Pd mengakui berlangsung sangat ramai terbangun silaturahmi dan persaudaraan sesuai dengan semangat PO 5."Ini sesuatu yang luat biasa dan suasana begitu akrab antara kedua pemerintahan,"ujarnya.

 

Sementara itu, pertandingan persahabatan antara Pemkot Baubau dan Pemkab Buteng pada pembukaan open turnamen wadiabero cup I berlangsung cukup seru. Pada babak pertama jual beli serangan antara Pemkot Baubau yang terdiri dari Kapolres Baubau dan Kasdim 1413 Buton serta beberapa kepala OPD dan anggota DPRD Kota Baubau dan Pemkab Buteng yang juga terdiri dari kepala OPD dan anggota DPRD Buteng. Bahkan, Pemkot Baubau sempat unggul lebih dulu di menit ke-30 babak pertama  yang kemudian disamakan pada menit ke-35 oleh tim Pemkab Buteng.

 

Memasuki babak kedua juga berlangsung cukup seru dan terjadi juga jual beli serangan antara kedua tim. Apalagi, suporter kedua tim memberikan semangat dan yel-yel. Hanya saja, dewi fortuna masih berpihak ke tim Pemkab Buteng dan memenangkan pertandingan dengan  skor 3-1.

 

Editor : Mulyadi


 

 

BUTONRAYANEWS.CO.ID, BAUBAU , Dalam upaya membentuk sebuah sekolah agar bisa menjadi sekolah penggerak, para Kepala Sekolah harus mampu menjadi manajer terbaik di sekolah yang dipimpinnya. Selain itu, para Kepala Sekolah juga dituntut untuk terus melakukan supervisi dan memberikan penguatan kepada guru dalam mengajar.

 

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota (Wawali) Baubau La Ode Ahmad Monianse melalui sambutannya, saat menghadiri acara Pisah Sambut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau di halaman Sekolah Dasar Negeri 1 Lowu-lowu Kecamatan Lea-lea, Ahad (10/10/2021).

 

“Saya kira sekolah penggerak ini kalau saya imajinasikan adalah, adanya keinginan kita agar sekolah-sekolah ini dapat menginspirasi sekolah-sekolah lainnya. Jadi kalau misalnya para Kepala Sekolah tiba-tiba dirolling oleh bapak Wali Kota maka jangan ada perasaan kecewa,” ujar La Ode Ahmad Monianse.

 

Wawali menjelaskan, tujuan dari rollih tersebut adalah, agar para Kepala Sekolah yang berprestasi dapat membuat prestasi terbaik di sekolah lain. Bahkan lebih dari itu, meski tanpa adanya rolling, para Kepala Sekolah dan guru tetap mempunyai tanggung jawab untuk memperbaiki sistem pendidikan di semua sekolah. 

 

“Itulah salah satu keinginan dari sekolah penggerak, Sedangkan tidak dirolling pun, bapak ibu Kepala Sekolah dan para guru punya tanggung jawab untuk memperbaiki sistem pendidikan disekolah lain. Karena Pemerintah Pusat telah menargetkan 2500 sekolah penggerak di Tahun 2021 ini,” ucapnya.

 

La Ode Ahmad Monianse juga menuturkan, salah satu yang menjadi perhatian adalah, agar para Kepala Sekolah dapat menjadi manajer terbaik dan tidak hanya duduk diam dalam ruangan. Namun Kepala sekolah  benar-benar mampu melakukan supervisi dan memberikan penguatan-penguatan kepada guru dalam mengajar. 

 

“Bahkan kalau dibutuhkan oleh sekolah lain untuk membantu mendevelop beberapa program, maka para Kepala Sekolah dan guru harus siap. Sehingga lintas sekolah itu tidak lagi eksklusif, tetapi dapat menjadi kekuatan sebuah sistem yang tidak dapat terpisahkan. Itulah yang disebut sebagai sekolah penggerak,” tuturnya. 

 

Ditambahkan, jika sekolah penggerak tersebut diilhami dari sebuah pemahaman, di mana pendidikan merupakan sebuah mesin penggerak untuk kemajuan sebuah peradaban serta kemajuan bangsa dan negara, maka pendidikan harus terus dibenahi. Dengan demikian, kualitas pendidikan dapat mengikuti perkembangan zaman.  

 

“Untuk itu, kalau tiba-tiba ada perombakan maka jangan kita lihat dari sisi negatifnya, namun mari kita lihat dari sisi positifnya demi kemajuan dunia pendidikan kita. Apalagi pada masa pandemi Covid-19 yang telah menimpa kita kurang lebih dua tahun ini. Bukan hanya dari aspek kesehatan yang terguncang, namun dunia pendidikan kita juga ikut terguncang,” imbuhnya.

 

Lebih lanjut La Ode Ahmad Monianse menuturkan, hikmah yang dapat dipetik dari pandemi Covid-19 adalah lahirnya pemahaman, di mana pendidikan tidak bisa hanya diserahkan sepenuhnya kepada guru. Namun pendidikan yang terbaik adalah adanya kolaborasi antara orang tua, guru, serta lingkungan. Dan pada masa pandemi, orang tua telah aktif membantu anaknya dalam mengikuti pelajaran secara online. 

 

Namun demikian, La Ode Ahmad Monianse menyadari, kehadiran seorang guru dalam dunia pendidikan sangat penting dan tidak bisa digantikan oleh mesin. Pasalnya, selain mengajar, guru juga memiliki fungsi mendidik untuk memberikan perubahan mentalitas dalam membentuk karakter seorang siswa. Untuk itu, belajar secara langsung di sekolah sangat diperlukan, agar guru dan siswa dapat berinteraksi.

 

“Alhamdulillah saat ini sekolah-sekolah mulai dibuka, para guru sudah mulai mengajar di kelas-kelas secara tatap muka. Di mana, pendidikan itu bukan hanya memberikan pengetahuan kepada siswa didik, namun pembentukan karakter adalah merupakan hal yang terpenting dalam pendidikan. Untuk itu dibutuhkan kehadiran guru, karena selain mengajar, guru juga mempunyai fungsi mendidik,” pungkasnya. 

 

Acara Pisah Sambut tersebut merupakan hasil dari peralihan jabatan, antara Abdul Karim, S.Pd., M.Si. sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang lama dan telah beralih menjadi Kepala Dinas Perhubungan, dengan La Ode Aswad, S.Sos., M.Si. yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Bappeda dan kini telah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang baru.

 

Acara Pisah sambut tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Baubau Dr. Roni Muhtar, M.Pd., Camat Lea-lea, para Lurah Se Kecamatan Laea-lea, dan beberapa anggota DPRD Kota Baubau. Selain itu, para Kepala Sekolah dari jenjang TK, SD, dan SMP Se Kota Baubau, sejumlah tokoh masyarakat serta beberapa guru SDN 1 Lowu-lowu yang telah purnabakti juga turut hadir.(ist)

 

Editor : Mulyadi


 

BAUBAU, - Sebagai bentuk dukungan ditengah pandemi Covid 19 didalam menekan dan menguruangi korban dari Covid 19 bukan hanya tanggung jawab dari pemerintah namun menjadi tanggung jawab semua pihak. DPD Garda Pemuda Partai Nasdem didalam menghadapi hari sumpah pemuda mendatang akan menggelar aksi sosial yang diberi nama Pemuda Siaga Pademi (PSP)

Ketua Garda Pemuda Nasden Kota Baubau, Mulyadi mengungkapkan sebagai salah satu organisasi masyarakat mencoba mengambil peran didalam membantu masyarakat yang terdampak Covid 19. "Secara nasional Garda Pemuda Nasdem serentak seluruh Indonesia akan menggelar PSP Berderma yakni Pemuda Siaga Pandemi bersama donor plasna. Aksi sosial ini berupa aksi donor darah dan plasma dari bagi penderi Covid 19," ungkapnya

Ia menambahkan dalam mensukseskan acara ini DPD Garda Pemuda Nasdem Kota Baubau akan berkoordinasi dengan PMI Kota Baubau sebagai tindak lanjud dari surat PMI pusat mengenenai rekomendasi mendukung kegiatan yang dimaksud. "Insya allah dalam waktu dekat kami akan berkoordinsi dengan PMI Kota Baubau didalam mensukseskan acara ini," ucapnya lagi.

Untuk itu Garda Pemuda Nasdem Kota Baubau berharap kepada semua pihak khususnya PMI, mahasiswa, dan siswa se Kota Baubau akan dilibatkan dalam akasi donor darah yang akan diselenggarakan oktober mendatang. Dalam aksi sosial ini diharapkan akan terkumpul 100 pendonor yang akan disiap didonorkan darahnya dengan melibatkan pemuda Nasdem, pengurua, mahasiswa dan siswa se Kota Baubau.

Sementara itu ketua DPD Partai Nasdem Kota Baubau, Arifuddin S.Sos menyambut baik rencan kegiatan aksi sosial ini. "Tentu ini akan membantu khususnya ketersediaan darah di PMI dan UTD. Mengingat RS Baubau merupakan salah satu rumah sakit rujukan untuk daerah kepulauan. Hampir setiap hari kebutuhan darah di Kota Baubau meningkat namun ketersediaan darah sangat kurang, sehingga diharapkan dengan kegiatan ini akan sedikit membantu keterdiaan darah di Kota Baubau," tutupnya.

Dalam mempersiapkan aksi sosial ini Garda Pemuda Nasdem telah menggelar rapat koordinasi dengan DPD Partai Nasdem pada Sabtu (18/9/2031) dan telah membentuk team kerja yang nantinya akan bekerja mulai senin ini.

 

Editor : Mulyadi

 

 


Page 1 of 156

iklan tahun baru

Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
TELEPON/WA 0822 9106 0301 / 0822 9168 7184 

Visitors Counter

5798726
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1259
4827
24115
5737762
132327
145409
5798726