Thursday, June 21, 2018

Sopir Rental Arogan di Bandara Haluoleo

Written by  June 13 2018
Sopir Rental Arogan di Bandara Haluoleo Foto: Ilustrasi

KENDARI, ButonRayaNews.co.id - Polemik driver Grab Kendari dengan Sopir Rental Bandara Haluoleo terus saja bergulir. Hingga saat ini, sejumlah sopir rental tetap tak menginginkan driver online untuk masuk ke area Bandara.

Dengan segala cara, sejumlah sopir rental, bahkan tak segan melakukan aksi arogan kepada sopir driver online yang mencoba masuk ke area Bandara.

Semalam, postingan video dari salah satu Grup Sultra Watch mempertontonkan, aksi sopir rental yang melakukan aksi sewenang-wenang kepada driver online Grab.

Mereka terlihat, mengancam sang sopir Grab, yang mencoba masuk menjemput keluargannya di area bandara, hanya karena mempunyai stiker comunitas Grab.

"Kalau koberdiri di dekatnya  pa Robin, paling da dongkoli lagi kamu," begitu ucapan beberapa sopir rental sembari mengancam seorang Sopir sendirian.

Arogansi sejumlah sopir rental di area bandara bukan kali pertama terjadi. Ini bahkan sudah sering terulang.

Para sopir rental, sering menjebak para sopir Grab Kendari, dengan cara berpura pura menjadi penumpang dan memesan grab melalu aplikasi.

Sopir grab yang tertangkap di Bandara lalu, didenda dan mobilnnya ditahan.

"Masa kita mau antar dan jemput keluarga, malah dilarang. Jadi, bagaimanami ini kasian," kata Rian salah satu sopir Grab Kendari yang pernah dijebak oleh Sopir rental

Sementara itu Kepala Bandara HO Kendari, Rudi Ricardo meluruskan hal tersebut. Katanya, memang driver online tidak diperbolehkan mengambil penumpang di Bandara.

Karena rental memiliki koperasi yang punya kerjasama dengan Bandara. Namun, soal dilarangnya menjemput keluarga untuk para driver online, Rudi membantahnya

Meski begitu dia menyebutkan,  tetap tidak ada aktivitas online mengangkut penumpang sebelum adanya aturan yang berlaku. Namun soal aktivitas para sopir rental, dia berusaha akan melakukan perbaikan terkait, hal hal yang menjadi problem.

Rudi menjelaskan dalam konteks ini, pihaknya tidak menginginkan aktivitas arogan. Namun, Rudi meminta agar semua sportif. Katanya, driver online juga tidak boleh mengambil penumpang di area, kalau belum ada aturan yang baku.

"Pokoknya semua harus berimbang," jelas Rudi

Soal postingan video yang beredar di facebook, Rudi mengakui bahwa belum melihat hal tersebut secara keseluruhan. Dia hanya melihat gambar soal ditahannya sopir grab oleh beberapa sopir rental.

Dia mengaku, aksi pelarangan memang sudah sering dilakukan kepada sopir online. Namun, dia melarang aktivitas arogansi.

 "Kami harap semua dilakukan dengan adil, dan komprerhensif," tuturnnya.(**)

Penulis: Muhammad Al Rajap

Rate this item
(2 votes)
Read 295 times

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

IKLAN PASLON TIGA BUPATI DAN WAKIL BUPATI SAMPANG 2018-2023
OLEH KPU KABUPATEN SAMPANG MADURA

Kontributor: Tricahyo SW













Kontak Redaksi


PT. Media Buton Raya
Alamat Kantor Redaksi :
Jln. Dayanu Ikhsanuddin,
Perum Palm Beach Blok 4, No. 17A,
Kel. Sulaa, Kec. Betoambari, Kota Baubau,
Provinsi Sulawesi Tenggara, Kode Pos 93700
Telepon 082291060301

Visitors Counter

377300
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1728
2844
11703
342255
62522
115162
377300