Pasir Berbisik Gunung Bromo, Wisata Alam dengan Padang Savana

Butonrayanews.co.id -Pasir Berbisik Gunung Bromo merupakan objek wisata yang menarik dikunjungi ketika liburan tiba. Dari namanya jelas terlihat bahwa tempat wisata kali ini berada di kawasan Gunung Bromo. Seperti yang diketahui, gunung ini menyimpan banyak misteri dengan aura mistis nya.

Namun saat ini kita tidak membahas mengenai hal yang berbau horor, melainkan keindahan dan pesonanya. Hamparan pasir yang sangat luas menjadi daya tarik tersendiri. Sejauh mata memandang hanya terlihat warna hitam dari butiran yang halus dan sedikit kasar.

Lokasi objek wisata ini tepatnya berada di sebelah timur Gunung Bromo dan berupa kaldera. Untuk menjangkaunya tentu butuh perjuangan, namun ada kendaraan khusus yang dapat digunakan apabila kamu ingin lebih santai sambil menikmati suasana alam yang mengagumkan.

Tidak tanggung-tanggung, luas hamparan pasir di sini mencapai 5.000 hektar. Bisa kamu bayangkan bagaimana situasinya. Belum lagi gagahnya gunung yang menjadi pemandangan wajib dan tidak pernah membuat bosan pengunjungnya.

Batuan berbagai ukuran yang merupakan bekas dari letusan tidak luput memanjakan mata. Eksotisme nya semakin memukau tatkala cuaca cerah, dimana warna hitam pasir berpadu dengan langit biru. Gumpalan awan di langit semakin memperindah suasana di lokasi.

Daya Tarik Pasir Berbisik Gunung Bromo

Sebelumnya, objek wisata di Probolinggo ini belum memiliki nama. Pasir Berbisik Gunung Bromo sendiri digunakan karena pernah dijadikan lokasi shooting sebuah film nasional. Film yang dimaksud adalah Pasir Berbisik dan sekaligus melambungkan nama objek wisata ini.

Keindahan Pasir Berbisik Gunung Bromo

Daya tarik pertama tentunya adalah keindahan objek wisata yang begitu mempesona. Hamparan pasir luas membentang menjadikan seolah-olah tidak berada di bumi. Sesaat pikiran menganggap bahwa kamu sedang berada di planet lain yang begitu asing.

Baca Juga :   Pura Segara Ulun Danu Batur Pura Dengan Pesona Keindahan Alam

Gagahnya Gunung Bromo yang membelah sebagian wilayah Jawa Timur tidak pernah lepas dari pandangan mata. Terlihat jelas kubah di bagian atasnya, begitu eksotis dengan bentuknya yang khas. Karena lokasinya yang berada di ketinggian, angin pun datang kencang.

Pada saat yang sama, gesekan antara pasir dengan air menghasilkan suara yang indah. Suara inilah asal mula dari nama Pasir Berbisik Gunung Bromo. Seolah-olah sedang berbisik, itulah yang kamu rasakan ketika mengunjungi objek wisata ini.

Sementara hembusan angin yang kadang kencang dan kadang perlahan juga menghasilkan gelombang pasir yang indah. Tentu saja berbeda dengan gelombang air laut, karena untuk kali ini tidak bergerak sehingga keindahan dan pesonanya selalu terjaga.

Frozen Bromo

Mungkin kamu tidak pernah melihat fenomena alam yang dikenal dengan Frozen Bromo. Meski ada banyak gunung yang ditemui di Indonesia, namun tidak semuanya memiliki fenomena ini. Ketinggian Gunung Bromo yang melebihi 2.000 Mdpl menjadi faktor utama.

Dengan ketinggian tersebut, cuaca yang ada di sini sangat dingin, berbicara pun pasti mengeluarkan asap dari mulut. Pada bulan tertentu, ada fenomena yang dikenal dengan Frozen Bromo. Fenomena ini menghasilkan lapisan es hingga mencapai 3 cm.

Memang tidak setiap saat bisa disaksikan, namun adanya fenomena di Pasir Berbisik Gunung Bromo ini justru menjadi daya tariknya. Pada waktu itu, suhu di lokasi mencapai minus 5 derajat celcius, siapkan jaket tebal jika ingin menyaksikannya.

Pura Luhur Poten

Selanjutnya adalah Pura Luhur Poten yang menjadi daya tarik lain objek wisata Gunung Bromo ini. Pura tersebut dibangun pada tahun 2000 dan saat ini masih berfungsi dengan sangat baik. Suku Tengger masih sering melakukan ritual agama di pura ini.

Baca Juga :   Pantai Parangendog, Keindahan Sunset Diatas Bukit Eksotis

Menariknya, wisatawan diperbolehkan menyaksikan upacara adat asalkan tidak mengganggu. Memang dari segi usia tidak terlalu tua, namun lokasinya yang tinggi memberinya nilai lebih. Apalagi bangunannya juga tinggi, bahkan yang tertinggi di Indonesia.

Lokasinya tidak menyatu dengan objek wisata utama Pasir Berbisik Gunung Bromo. Tetapi untuk menjangkaunya sangat mudah, jaraknya pun tidak terlalu jauh. Jika tidak ingin berjalan kaki, ada transportasi khusus yang bisa kamu manfaatkan.

Wahana Wisata

Meski hanya berapa hamparan pasir yang membentang luas, namun objek wisata ini memiliki wahana yang menarik untuk dinikmati. Sebut saja tunggang kuda, kamu bisa menyusuri pasir yang membentang luas sambil bersantai diatas hewan tunggangan.

Tidak perlu keahlian khusus untuk melakukannya, karena ad pemandu yang siap menjaga. Berkeliling lokasi sambil menikmati keindahan alam tentunya lebih menarik. Kamu bisa lebih fokus menentukan pandangan, mana yang menurut kamu paling indah.

Selain tunggang kuda, Pasir Berbisik Gunung Bromo menyediakan wahana berupa motor trail. Tidak mudah pastinya menaiki kendaraan ini diatas medan berpasir. Namun bagi yang suka tantangan, justru kesulitan ini menjadi daya tarik tersendiri.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Gunung Bromo membelah beberapa kabupaten yang ada di Jawa Timur. Ini artinya, kamu bisa mengakses objek wisata eksotis ini dari berbagai daerah, tergantung lokasi saat ini. Misalnya dari Lumajang, jarak yang harus ditempuh sekitar 35 kilometer.

Jarak tersebut biasanya membutuhkan waktu lebih dari 1 jam, lumayan lama memang. Tidak jauh berbeda jika posisi saat ini berada di Malang, jarak yang ditempuh juga kurang lebih 35 kilometer. Jarak tempuh yang paling dekat yakni dari Probolinggo, sekitar 33 kilometer.

Secara administratif, Pasir Berbisik Gunung Bromo berlokasi di Krajan I, Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Supaya tidak bingung dan tidak tersesat, kamu bisa menggunakan aplikasi GPS atau Google Maps di perangkat masing-masing.

Baca Juga :   Bukit Karang Gunung Kidul, Pesona Sunset dan Pantai Indrayanti

Harga Tiket Masuk

Mengunjungi objek wisata sebelumnya harus menyiapkan dana yang mencukupi untuk tiket masuk dan kebutuhan lainnya. Jika kamu berkunjung ke sini, tiket masuk yang berlaku adalah 29.000 rupiah ketika weekday, sedangkan weekend 34.000 rupiah.

Harga tersebut untuk wisatawan lokal, lain halnya dengan wisatawan asing yang wajib membayar tiket masuk sebesar 220.000 saat hari biasa dan 320.000 ketika hari libur. Biaya lain yang dibutuhkan yakni untuk menikmati wahana yang disediakan.

Aktivitas yang Menarik Dilakukan

Mengunjungi Pasir Berbisik Gunung Bromo dijamin tidak akan membosankan. Pasalnya, ada banyak aktivitas seru yang dapat dilakukan. Berikut adalah sebagian kegiatan yang dapat kamu lakukan, selebihnya silahkan disesuaikan dengan kondisi dan situasi.

Mencoba Wahana Seru

Adanya wahana yang disediakan semakin melengkapi daya tarinya. Kamu bisa mencoba serunya wahana yang dimaksud. Tunggang kuda misalnya, kamu akan diajak berkeliling sambil berantai. Naik motor trail sepertinya lebih seru bagi yang suka tantangan.

Mengunjungi Pura Luhur Poten

Setelah puas bermain wahana, tidak ada salahnya kamu mengunjungi Pura Luhur Poten. Apa yang didapatkan ketika mengunjungi tempat ibadah Umat Hindu ini adalah dari arsitekturnya yang unik, penuh dengan nuansa khas Jawa Bali.

Berburu Spot Foto

 Liburan sepertinya kurang lengkap apabila tidak mengabdikan momen. Maka dari itu, jangan lupa berburu spot foto ketika berada di sini. Ada banyak objek yang cocok menghiasi latar belakang, yang paling menarik adalah gagahnya Gunung Bromo.

Kesimpulan

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai objek wisata yang menyuguhkan panorama indah, Pasir Berbisik Gunung Bromo namanya. Sebelum berkunjung, pastikan kamu siap dalam hal fisik, karena perjalanan yang harus ditempuh lumayan lama dengan medan yang berat.